NovelToon NovelToon
Sistem Kepelatihan Xiao Han

Sistem Kepelatihan Xiao Han

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Sistem / Kultivasi Modern
Popularitas:5.2k
Nilai: 5
Nama Author: MagnumKapalApi

Genre: Sistem, Sport, Tactical.
Sub-Genre: Romance, Drama, School, Slice of Life, Friendship.

Arc 1 : Kebangkitan Calon Pelatih Trainee (Chapter 1 — 21) - (22.691 kata)
Arc 2 : Asisten Pelatih yang Diremehkan (Chapter 22 - ... ) - (Ongoing)

Dari gelandang tengah SMA Hangzhou menjadi seorang pelatih muda? Dibekali Sistem Kepelatihan, Xiao Han merajut kembali mimpinya, setelah dokter memvonisnya tak bisa menjadi pesepak bola lagi karena cidera. Mampukah ia menapaki sepak bola sekali lagi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon MagnumKapalApi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 32

Waktu pun berlalu, setidaknya untuk hari ini. Namun, sebelum hari benar-benar habis. Malam harinya, Xiao Han pulang dengan tubuh lelah dan kaki yang berdenyut nyeri. Di meja makannya, seporsi sup ayam hangat menunggu. Ibunya tidak ada di ruang tamu. Mungkin sudah tidur, atau hanya tidak ingin menemuinya.

Ia makan perlahan, lalu membuka ponsel. Ada pesan dari Shen Yuexi.

| Hari kedua. Masih hidup? |

Xiao Han tersenyum. Ia membalas dengan stiker kelinci yang sama seperti biasa, lalu mengetik:

^^^| Masih Yue |^^^

^^^| Walau lelah ini membuatku mati |^^^

Balasan datang cepat.

| Kalau kau lelah, tandanya kau manusia yang hidup |

| Jangan lupa pakai jaket. Hujan masih sering turun. |

| Dan Han ... jangan paksakan kakimu. |

Xiao Han menatap pesan itu lama. Lalu ia membalas. “Apa perasaanku saja ya?” katanya heran. “Ketikannya sekarang diakhiri tanda titik.”

^^^| Aku tidak sendiri di sini |^^^

^^^| Ada Coach Chen. Ada Wei Ying |^^^

^^^| Aku akan baik-baik saja. |^^^

Tanda ceklis dua abu-abu berganti biru. Tapi tidak ada balasan lagi. Hanya stiker kelinci yang sama yang ia kirimkan, dikembalikan kepadanya.

Xiao Han meletakkan ponselnya, membuka buku catatan, dan mulai merancang latihan untuk besok. Formasi sederhana dari buku-buku hadiah sistem. Latihan dasar passing dan kontrol bola. Dan mungkin, jika sempat, ia akan berbicara dengan Sun Xiao lebih lanjut. Anak itu punya potensi. Dengan bimbingan yang tepat, ia bisa jadi sayap yang merepotkan lawan.

Di luar jendela, hujan mulai turun lagi. Gerimis tipis yang membasahi daun-daun pohon rindang di depan rumahnya. Tapi di dalam dadanya, ada kehangatan yang tidak bisa dihapus hujan. Mungkin ia hanya melakukan apa yang selalu ia lakukan, membaca permainan, memahami ruang, dan percaya bahwa setiap orang punya tempatnya di lapangan.

Dan sekarang, lapangannya adalah SMP Hangzhou Xuejun. Dengan enam anak, lapangan beton, dan satu bulan untuk membuktikan sesuatu.

Tapi ia tidak sendirian. Dan itu sudah cukup.

Di malam hari yang berteman sunyi ini. Xiao Han duduk di meja belajarnya, kaki direndam air hangat seperti yang disarankan dokter jika malam tiba. Buku catatan terbuka di hadapannya, pulpen di tangan. Kemudian tangannya terus menulis.

...Jiang Tao — Kelas 7...

...Kelebihan: kecepatan eksplosif, stamina tinggi, refleks alami....

...Kekurangan: tidak pernah bermain tim, teamwork 20 (sistem), defensif buruk, mungkin ada masalah di rumah?...

...Pendekatan: jangan paksa. Biarkan dia melihat sendiri bahwa sepak bola bukan hanya tentang kecepatan....

Xiao Han menghentikan penanya, lalu memutar pulpen di ujung jari, gerakan yang sama yang dilakukan Jiang Tao dan Chen Hao. Dia datang hari ini. Hanya melihat. Tapi itu sudah cukup.

Beep. Beep. Beep.

Ponsel bergetar. Xiao Han mengecek pesan dari Wei Ying.

| Kak Han, besok teman-teman sekelasku yang tadi ingin lanjut latihan |

Xiao Han tersenyum.

^^^| Bawa saja |^^^

^^^| Tapi bilang mereka harus serius |^^^

| Siap, Kak Han! |

Ia membuka pesan dari Shen Yuexi yang masuk siang tadi, stiker kelinci tersenyum dengan tulisan Kamu pasti bisa. Belum dibalas. Sekarang ia mengetik.

^^^| Hari ini anak nakal itu datang |^^^

^^^| Cuma lihat dari jauh |^^^

^^^| Tidak ikut latihan. Tapi dia datang. |^^^

Denting!

| Stiker kelinci melambai. |

| Itu namanya progress, Han. |

Xiao Han meletakkan ponsel. Ia menutup buku catatan, merasakan denyut di kakinya yang mulai mereda.

Ia mematikan lampu. Di luar, hujan masih turun. Tapi di dalam dadanya, ada sesuatu yang mulai hangat. Bukan karena air hangat di kakinya.

Tapi karena ia tahu besok, Jiang Tao akan datang lagi, entah memilih muncul atau bersembunyi.

Mungkin Jiang Tao akan masuk.

1
Hong Biyeon Adolebit
keren bgt kak, Xiao Han😍
heroestupai: berakkkkkk
total 1 replies
Apakah transgender disunat?
sudah 39 chapter dan tidak ada insect😡
heroestupai: /Smug//Smug//Smug/
total 1 replies
Ren si Pegawai Kantoran
Pak Chen Hao kerjanya ngapain? Eh iya motivasinya kan kecil 🗿
Limian Avina
Iyap, aku pun malas baca itu, jadi diskip/Proud/
Limian Avina: /Facepalm//Facepalm/
total 2 replies
Limian Avina
Ini kayaknya enggak terlalu diperlukan deh/Sweat/
heroestupai: skill issue aja kak, maklumin, cmn ngindarin yg repetitif aja
total 3 replies
Limian Avina
Kebelet ganti PoV😂
Limian Avina
Kenapa jadi PoV satu/Sweat/
heroestupai: ahh iya, bocor POV, nanti saya revisi kak
total 3 replies
Limian Avina
Iya, mengerikan seperti ...
Limian Avina: Enggak jadi/Blackmoon/
total 2 replies
Limian Avina
Beliau terlalu percaya diri :v
Limian Avina: 🗿🗿🗿🗿🗿
total 2 replies
Limian Avina
Gambarnya kayak kamar pribadi🗿
Manusia Biasa: wkwkw tapi masih bagus kok kak, dari ai sih😂🙏
total 1 replies
Limian Avina
Ada gacha-nya/Scare/
heroestupai: masih jauh sih di gacha sistem itu /Facepalm/
total 1 replies
Limian Avina
/Curse//Curse/ Namanya kenapa harus Gacheng?!
heroestupai: Kepikiran itu aja 🗿
total 1 replies
Limian Avina
Nulisnya "Goal" deh seharusnya/Sweat/
Limian Avina: /Scare//Scare/ Secara arti goal = tujuan/sasaran/Facepalm/
total 2 replies
Limian Avina
Woah~! Riset sejarah .../Blush//Blush/
heroestupai: huum 🗿🗿
total 1 replies
Ren si Pegawai Kantoran
cukup menghibur
heroestupai: makasih kak
total 1 replies
Penjaga Gerbang
keren
Ren si Pegawai Kantoran
ditunggu Thor updatenya
Ren si Pegawai Kantoran
developmentnya sedikit terasa di sini, sistem gak semata-mata Deus ex machina, ada konsekuensi juga dari analisa MC, dan emang jadi pelatih itu harus mikirin pemain, bukan semata2 sistem novel lain yg bikin pemain jadi OP kah? 🤔
Ren si Pegawai Kantoran
Thor, jangan lupa huruf miring kalo monolog batin PoV 3 ya 🗿
Ren si Pegawai Kantoran
kambek 4-3
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!