Jamila Anata gadis sembilan belas tahun yang tiba-tiba hamil anak kakak Iparnya kejadian itu terjadi karena Kakak ipar Mila pulang kantor dalam keadaan Mabuk parah dan dia menganggap Jamila adalah sang istri
Bagaimana kejadian nya simak di novel terbaru ini
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Mesya icha, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bara anak hebat
Makan malam itu penuh canda tawa. Bara selalu membuat Mila tersenyum melihat kelucuan nya.
" Ma, tadi Bala main di taman sama kak Levan, masa ada tiga anak bilang kalau Bala anak halam ma!! Bala endak punya Papa, kata anak-anak itu Bala anak Halam dan tidak punya Papa.
Ma, anak Halam itu apa?? telus papa nya Bala mana Ma?? kenapa Bala endak punya Papa?? Ucapan Bara bagaikan jarum yang menusuk sampai ke jantung Mila.
Apa yang dulu dia takutkan akhirnya terjadi juga. Mila terdiam namun Bara memegang tangan Mila dan menuntut jawaban.
Mila tersenyum mencoba kuat. " Nak, Bara anak mama bukan anak haram atau apapun itu. Papa Bara emang udah enggak ada nak. Papa Bara udah pergi ke rumah Tuhan.
Bara kan anak kuat dan baik, , Nanti kalau ada yang bilang Bara kek gitu lagi bilang sama mereka" Bara punya Papa tapi udah enggak sama Bara aja, Papa Bara udah di ambil Tuhan lebih dulu. " Bara menahan isak tangisnya dan menunduk.
Mila memeluk anaknya. Sungguh dia sangat sedih melihat anaknya sekecil ini harus berjuang dengan nasib yang sangat sulit. Seharusnya Bara di jaga orang kedua orang tua yang lengkap, namun nasib berkata jika itu bukan milik Bara.
Bara anak spesial yang kuat, keduanya saling peluk penuh kasih.
Setelah obrolan menyakitkan itu, Mila membawa sang anak ke kamar. Mila menidurkan Bara dan balita tampan itu pun tertidur dalam pelukan sang Mama.
Mila duduk kembali sambil memandangi wajah tampan sang putra. Wajah ini bagaikan pinang di belah dua dengan ayah nya. Wajah Jovan versi kecil.
Maafkan Mama nak, mungkin jika Mama melepaskan kamu saat kamu masih dalam kandungan Mama, kamu enggak akan di olok-olok begini nak. Tapi Mama akan terus berjuang demi kita sayang.
Mila memeluk Bara dan tertidur bersama.
Di Jakarta, Jovan baru saja pulang kerja. Dinda dan putri nya sudah menunggu di ruang keluarga.
" Daddy" panggil balita dua tahun setengah itu memeluk Kaki Jovan.
Jovan tersenyum dan menyambut sang anak. Balita cantik secantik sang Bunda.
" Anak cantik Daddy, Udah wangi banget ini. Udah minum susu nak?? Jovan mencium putri nya penuh kasih sayang.
Dinda yang duduk di samping suaminya itu pun memeluk lengan suaminya. " Chira andara Jovani" itulah nama gadis kecilnya Jovan dan Dinda.
Udah makan dia yank, makan bubur ya dek tadi sama mbak, ucap Dinda mencolek pipi putri kesayangannya.
Chira mengangguk. Keluarga kecil itu sangat bahagia, terlebih setelah kelahiran Chira, putri yang sangat di tunggu oleh Jovan dan Dinda. Sejak kelahiran Chira, Dinda memutuskan berhenti dari dunia model dan memfokuskan diri menjadi ibu rumah tangga.
Mas, kamu udah tau dimana Mila sekarang?? satu pertanyaan istrinya membuat Jovan terdiam. Memang sejak setahun ini, Dinda meminta Jovan mencari keberadaan adiknya yang menghilang hampir tiga tahun.
Jovan menggeleng. " Belum yank, aku udah minta Robby untuk cari tau dimana Mila sekarang, tapi belum ada titik terang dimana Mila sekarang.
Dinda terdiam, sejak beberapa bulan ini, Dinda selalu mimpi orang tuanya yang menatapnya sedih karena membiarkan Mila hilang.
" Ya udah mas, semoga segera ada titik terang dimana Mila. Aku enggak mau bermasalah terus sama dia Mas, aku akan menerima jika Mila mau mengurus anaknya. Aku akan kasih Fasilitas mas untuk Mila dan anaknya jika mereka kembali nanti.
Jovan tersenyum dan mencium kening istrinya. Jovan terdiam saat di ruang kerja nya. Bayangan dulu saat dia menodai Mila terulang kembali dalam ingatan nya. Bagaimana dia tega menodai adik iparnya walau dia tidak sadar kala itu.
Mila dimana kamu Mila?? siapa ayah anak mu itu Mila. Jovan diam dengan pikiran berkecamuk, sebelum dia bertemu Mila dan bertanya siapa ayah anak yang Mila lahirkan dia tidak akan bisa tenang.
Semoga anak itu bukan anak ku, jika benar anakku hancur lah sudah rumah tangga ku dan dinda. Dinda pasti akan sangat marah karena aku merusak adiknya dan membuat adiknya keluar rumah ini karena itu.
Jovan sungguh pusing sekarang, dia menelpon Robby asisten nya meminta segera cari dimana Mila berada.
Jovan memberi waktu sebulan untuk menemukan Mila.