NovelToon NovelToon
Warisan Mutiara Hitam 4

Warisan Mutiara Hitam 4

Status: sedang berlangsung
Genre:Mengubah Takdir / Kebangkitan pecundang / Fantasi Timur / Balas Dendam
Popularitas:62.1k
Nilai: 4.7
Nama Author: Kokop Gann

(WARISAN MUTIARA HITAM SEASON 4)

Chen Kai kini telah menapakkan kaki di Sembilan Surga, namun kisahnya di Alam Bawah belum sepenuhnya usai. Ia mempercayakan Wilayah Selatan ke tangan Chen Ling, Zhuge Ming, dan Gui. Sepuluh ribu prajurit elit yang berhutang nyawa padanya kini berdiri tegak sebagai benteng yang tak tergoyahkan.

Sebuah petualangan baru telah menanti. Sembilan Surga bukanlah surga penuh kedamaian seperti bayangan orang awam; itu adalah medan perang kuno para Kaisar Agung, tempat di mana Mutiara Hitam menjadi incaran seluruh Dewa.

Di Sembilan Surga, hukum duniawi tak lagi berlaku. Di sana, yang berkuasa hanyalah Kehendak Mutlak.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Kokop Gann, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gang Kabut Hitam

Kota Awan Putih memiliki dua wajah. Di atas, cahaya matahari perak menyinari jalanan batu giok yang bersih, tempat para dewa bangsawan berjalan dengan anggun. Namun di bawah, di celah-celah bayangan menara yang menjulang, terdapat dunia lain yang tidak pernah disentuh oleh cahaya murni.

Gang Kabut Hitam.

Ini adalah labirin lorong sempit yang lembap, diapit oleh dinding-dinding bangunan yang berlumut hitam. Udara di sini berbau asap tungku murah dan ramuan gagal. Di sinilah para Pendaki miskin, alkemis gagal, dan pedagang barang rongsokan mencoba bertahan hidup di bawah tekanan ekonomi kota yang mencekik.

"Di sini, Tuan," Ah-Gou berhenti di depan sebuah bangunan tua yang pintunya miring dan atapnya bocor. "Ini adalah bekas bengkel pandai besi yang sudah lama ditinggalkan. Pemiliknya mati karena keracunan api esensi sepuluh tahun lalu. Sewanya murah, hanya dua keping Pasir Dao per bulan."

Chen Kai melangkah masuk. Lantai kayu berderit di bawah kakinya. Debu tebal menutupi segalanya, dan ada sarang laba-laba esensi di sudut-sudut ruangan.

"Sempurna," kata Chen Kai, menyapukan tangannya di udara.

"Hukum Vitalitas: Pembersihan."

Gelombang angin hijau lembut menyapu ruangan. Debu dan kotoran terangkat, lalu terurai menjadi partikel udara bersih. Dalam hitungan detik, ruangan yang tadinya kumuh itu menjadi bersih dan layak huni, meskipun perabotannya masih tua.

Mo Yan meletakkan kotak Bunga Jiwa Hitam di meja kerja yang baru dibersihkan. Tangannya gemetar karena kegembiraan dan kelelahan. "Tuan... tempat ini cukup terisolasi. Saya bisa merasakan bahwa aliran Qi di sini kacau, yang justru bagus untuk menyamarkan aura saat kita meracik obat terlarang."

"Bagus," Chen Kai mengangguk. "Ah-Gou, kau pergi ke pasar. Belikan kami tungku alkimia bekas, tapi pastikan tungku itu terbuat dari Batu Besi Bintang. Jangan beli yang terbuat dari tembaga biasa, itu tidak akan tahan panas apiku."

Ah-Gou menerima sekantong kecil Pasir Dao dari Chen Kai dan berlari keluar dengan semangat.

Chen Kai kemudian menoleh pada Mo Yan.

"Sekarang, mari kita bicara bisnis," kata Chen Kai, duduk di kursi kayu yang berderit. "Kau butuh obat untuk jiwamu. Aku butuh informasi tentang Paviliun Penyulingan. Kita bisa mendapatkan keduanya dengan satu cara."

"Apa itu, Tuan?"

"Kita akan membuka praktik," Chen Kai tersenyum tipis. "Di kota ini, alkemis resmi mematok harga yang gila untuk pil penyembuh. Rakyat di distrik ini tidak mampu membelinya. Mereka mati karena luka kecil atau keracunan esensi ringan."

"Kita akan menjual Pil Pemurni Hampa versi sederhana. Harganya murah, efeknya instan. Kita akan mengumpulkan kekayaan dan reputasi dari bawah tanah."

Mo Yan ragu. "Tapi Tuan... Sekte Kuali Awan memonopoli penjualan obat. Jika mereka tahu ada alkemis liar yang menjual obat di wilayah mereka, mereka akan mengirim Unit Penegak Hukum untuk menghancurkan kita."

"Biarkan mereka datang," kata Chen Kai tenang. "Saat mereka datang, kita sudah akan memiliki pasukan pelanggan setia yang akan melindungi kita. Dan lebih penting lagi... aku ingin memancing perhatian seseorang di Paviliun Penyulingan."

Beberapa jam kemudian, Ah-Gou kembali dengan sebuah tungku hitam besar yang tampak kusam dan penuh goresan.

"Ini yang terbaik yang bisa saya dapatkan, Tuan. Pedagang bilang ini bekas tungku peleburan senjata, jadi tahan panas."

"Cukup," kata Chen Kai.

Ia meletakkan tungku itu di tengah ruangan.

"Mo Yan, siapkan bahan dasar. Rumput Esensi Liar, Akar Batu, dan Air Hujan yang dikumpulkan Ah-Gou tadi."

"Tapi Tuan, itu semua bahan sampah," protes Mo Yan. "Kita tidak bisa membuat pil tingkat Dewa dengan itu."

"Siapa bilang kita butuh bahan dewa?" Chen Kai meletakkan tangannya di permukaan tungku dingin itu. "Alkimia bukan tentang bahan. Alkimia adalah tentang Transformasi."

Chen Kai memejamkan mata. Di dalam Dantiannya, Mutiara Hitam berputar.

"Hukum Pemurnian: Ekstraksi Inti."

Api hitam—bukan api biasa, melainkan api yang terbuat dari gravitasi dan esensi—menyala di bawah tungku.

Chen Kai memasukkan bahan-bahan "sampah" itu ke dalam tungku.

Di bawah kendali apinya, kotoran dari rumput liar itu dibakar habis dalam sekejap, menyisakan setitik esensi hijau murni. Air hujan yang kotor dimurnikan menjadi uap suci.

Satu jam kemudian.

Aroma obat yang sangat harum, namun lembut dan tidak mencolok, menyebar di Gang Kabut Hitam. Aroma itu membuat para pengemis dan kuli yang lewat di depan bengkel berhenti dan menarik napas dalam-dalam. Rasa sakit di punggung mereka mereda, dan pikiran mereka menjadi jernih.

"Bau apa ini?"

"Wangi sekali... seperti bau surga."

Pintu bengkel terbuka. Ah-Gou keluar, memasang papan kayu sederhana yang baru ditulis dengan arang.

"KEDAI OBAT BAYANGAN XIAO FAN: PENYEMBUHAN RAKYAT. HARGA: SUKARELA."

Chen Kai berdiri di balik meja, mengenakan topeng separuh wajah yang terbuat dari kain hitam. Di depannya, berbaris sepuluh botol pil kecil yang bersinar redup.

"Pelanggan pertama," panggil Chen Kai pelan.

Seorang wanita tua yang menggendong anak yang batuk-batuk darah memberanikan diri maju. "Tuan... anak saya keracunan debu tambang. Saya tidak punya Kristal Dao..."

"Gratis untuk anak-anak," kata Chen Kai, memberikan satu butir pil.

Wanita itu meminumkan pil itu ke anaknya. Dalam hitungan detik, anak itu berhenti batuk. Warna kulitnya yang abu-abu kembali merah muda. Dia bernapas lega.

"Ajaib!" teriak wanita itu, menangis dan bersujud. "Terima kasih, Tuan!"

Berita itu menyebar seperti api di padang rumput kering.

Dalam waktu setengah hari, antrean di depan Kedai Obat Bayangan sudah mengular hingga keluar gang.

Di lantai atas, Mo Yan melihat pemandangan itu dari jendela dengan takjub.

"Dia bukan hanya alkemis..." gumam Mo Yan. "Dia sedang membangun fondasi kerajaan baru tepat di bawah kaki musuh."

Namun, di menara tinggi Paviliun Penyulingan Awan di pusat kota, seorang pengawas mulai memperhatikan adanya anomali pada aliran penjualan obat rendah.

"Ada tikus yang mencuri remah-remah kita," kata pengawas itu dingin. "Kirim unit inspeksi. Hancurkan tempat itu dan bawa pemiliknya ke sini untuk diadili."

Konflik pertama di Kota Awan Putih akan segera dimulai. Bukan dengan pedang, tapi dengan kuali.

1
Jeffie Firmansyah
tidak sabar tunggu update nya 💪💪💪💪👍👍👍👍
terimakasih Thor 🙏🙏🙏
MyOne
Ⓜ️🔜🆙🔜Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🙎‍♂️🙎‍♂️🙎‍♂️Ⓜ️
saniscara patriawuha.
sikattt manggg chennnn...
MyOne
Ⓜ️😏😏😏Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️😎😎😎Ⓜ️
MyOne
Ⓜ️🤜🏻💥🤛🏻Ⓜ️
Cak Rokim Dakas
jangan lama² nyambungnya Thor ..
Dobi Papa Sejati
✔️
nyoman suta wirawan
mantap
Wahyu Roro Ireng.
aku suka banget alur ceritanya ,ya walau terkadang penulisan nama aktor keliru ,iru wajar..

dan semoga kedepannya lebih bagus lagi
Sibungas
mantab
MF
💪/Drowsy/💪💪💪💪💪
Dian Purnomo
tetap setia sampai akhir thor
Dian Purnomo
up.. lanjutkan thor semangat💪💪💪
Jojo Firdaus
💪💪💪
jaka saba jati
/Bomb//Bomb//Bomb/
Jeffie Firmansyah
hadeuhhh .... jd ikutan sesek bacanya... seolah q ,jd ikutan perang
Kai.... sikat semua dewa2 palsu nya
BTW.... pasti dewa2 Asli nya jadi tahanan mereka ya ?.......... 💪💪💪💪
rosidi didi
keren
@ᴛᴇᴘᴀsᴀʟɪʀᴀ ✿◉●•◦
Taklukkan 🔥🌽
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!