NovelToon NovelToon
Kyara, Bangkitnya Istri Yang Tersakiti

Kyara, Bangkitnya Istri Yang Tersakiti

Status: sedang berlangsung
Genre:Penyesalan Suami / Selingkuh / CEO
Popularitas:58k
Nilai: 5
Nama Author: Ama Apr

Punya rumah tangga bahagia adalah dambaan setiap orang. Apalagi bagi seorang wanita. Suami dan mertua yang baik adalah anugerah yang tak ternilai harganya.

Seperti itulah harapan Kyara Nawasena. Menikah dengan lelaki yang ia cintai dan mencintainya ternyata tidak menjamin rumah tangganya berjalan mulus.

"Mas, tidakkah kau punya sedikit pun rasa iba kepadaku? Aku ini istrimu, bukan seorang babu!"

"Kalau kau sudah tak mau menuruti semua perintahku, lebih baik kau keluar dari rumah ini! Aku capek dan muak setiap pulang kerja harus mendengar ocehanmu! Kau itu adalah istri yang menyusahkan dan pembangkang!" Doni menghardik Kyara seraya melemparkan bantal ke wajah istrinya.

Kyara tersenyum getir, "Jika aku istri pembangkang, berarti kau adalah suami yang tidak bertanggung jawab!"

"Kyaraaa!"

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ama Apr, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 10

"Kamu serius, Mas?" Setelah beberapa detik tertegun, Kyara mengeluarkan suaranya. "Kamu tidak sedang mengolok-olokku 'kan?"

"Tidak, Kya! Aku serius dan aku tidak sedang mengolok-olok dirimu. Ambil semuanya, Kya." Doni menyimpan uang dan kartu debit itu di pangkuan istrinya. "Jangan bekerja ya?" ulangnya untuk kedua kali.

"Hm," Kyara membatin. "Ini kesempatanku untuk mengumpulkan uang. Terserah Doni mau berpura-pura atau apa pun itu. Yang jelas, aku harus memanfaatkan kesempatan ini." Perlahan, Kyara menggerakkan jemarinya, dan menggenggam uang serta kartu debit yang diberikan suaminya. "Baiklah, Mas. Aku akan membatalkan niatku untuk bekerja, tapi satu hal lagi ... aku nggak mau kerja di rumah makan Mama lagi. Aku mau beres-beres di rumah saja."

Mata Doni seketika melebar mendengar permintaan Kyara. Ia ingin berkata, "Enak saja", tapi mulutnya seolah dikunci oleh ketakutan jatuhnya reputasi dirinya sebagai suami yang bertanggung jawab dan sabar, karena rela bertahan dalam rumah tangga yang tak bahagia karena istri yang semena-mena. Ia harus menjaga imej itu. "B-Baiklah, Kya. Nanti aku akan bicara sama Mama."

Kyara menggeleng cepat. "Jangan nanti, Mas. Aku maunya sekarang!" ucap Kyara tegas. Sikap penurut yang selama ini selalu Kyara tunjukkan, malam itu tiba-tiba menghilang. Diganti dengan sikap yang cukup berani, dan mengintimidasi.

"Sialan!" Doni hanya mampu mengumpat dalam hatinya. "Kalau bukan untuk menyelamatkan reputasiku, tak sudi aku berbaikan lagi denganmu, wanita kucel."

"Gimana, Mas. Sanggup tidak bicara ke Mama sekar-"

"Iya. Aku sanggup," potong Doni dengan cepat. "Aku ke kamar Mama sekarang juga." Doni berbalik, lalu melangkah keluar dari kamar.

"Alhamdulillah." Kyara meyentuh dadanya sambil menutup mata. "Aku harus segera mengirim Pesan pada Erna." Mata Kyara kembali terbuka. Ia lekas merogoh ponsel di saku sweaternya. Lalu mencari nama Erna. Ia pun menulis pesan. Mengabarkan tentang apa yang baru saja terjadi pada dirinya.

Pesan itu langsung dibaca, dan Erna langsung mengetik. Tak lama, muncullah pesan balasan itu.

Erna: Wah, selamat Kya. Bagus. Manfaatkan kesempatan itu sebaik mungkin untuk menguras uang Doni. Kalau perlu, pindahkan semua uang yang ada di kartu debit itu ke rekeningmu. Kamu punya rekening kan? Kalau tidak punya, kamu bisa mentransfernya ke nomor rekeningku.

Kyara membalas cepat. "Iya, Er. Aku punya rekening kok. Dan aku memang akan memindahkan semua uang ini ke nomor rekeningku untuk jaga-jaga, kalau Doni dan keluarganya mengusirku dari rumah ini. Karena aku tahu, jika Doni pasti pura-pura baik padaku karena ada sesuatu."

Erna: Bagus kalau kamu punya rekening. Segera pindahkan.

"Siap, Er. Tapi aku minta maaf ya, karena aku membuatmu pusing tentang aku yang awalnya ingin sekali bekerja, tapi sekarang malah nggak jadi."

Erna mengirim emoji tertawa. "Nggak apa-apa. Kalau si Doni sudah ngasih kamu uang lagi, dan dia menjamin kamu nggak bakal jadi kuli tanpa digaji di rumah makan Bu Hesti ... ya lebih baik emang nggak usah kerja. Semangat ya, jangan jadi istri yang lembek lagi. Bangkit, Kya! Kamu pasti bisa."

"Oke bestie!"

Jika Kyara sedang mersakan kebebasannya, berbeda dengan Doni yang ragu-ragu mengetuk pintu kamar ibunya. Ketika pintu kamar sang ibu akhirnya terbuka, Doni agak terhenyak.

"Gimana Don, apa kamu berhasil membuat si Kyara nggak jadi kerja dan tetap jadi babu di rumah ini serta di rumah makan?" tanya Hesti sambil merapikan rambutnya.

Doni memijit pelipisnya. "Berhasil, tapi ..." Ucapan itu sengaja Doni gantung.

"Tapi apa?" desak Hesti.

Doni menjatuhkan tubuhnya di sofa sebelum menjawab pertanyaan ibunya. Ia menarik napas panjang. "Aku berhasil melarang dia bekerja, dan Kyara setuju. Tapi untuk dia tetap kerja di rumah makan ... Kya nolak, Ma. Dia katanya cuma mau beres-beres di rumah ini saja. Dan aku ... mengiyakan."

"Hah?!" Pekikan Hesti menggema. "Gila kamu! Kenapa jadi letoy kayak gini?! Lawan dong! Kamu itu kepala rumah tangga, harus bersikap tegas dan keras!" Hesti berbalik mengomeli anak sulungnya.

"Ma, aku nggak letoy!" sanggah Doni. "Aku terpaksa mengiyakan keinginannya. Karena kalau aku nggak mau menyampaikan ini ke Mama, dia akan tetap bekerja. Dan ... Mama jangan salah paham dulu, aku melakukan ini untuk kebaikan kita sekeluarga."

Mata Hesti melotot. "Kebaikan apa, Doni?!" Suaranya meninggi.

"Dengerin aku dulu, Ma." Doni menyentuh kedua tangan ibunya. "Selama ini ... baik orang-orang sekitar sini dan juga semua rekan kerjaku di kantor, tahunya aku adalah suami yang bertanggung jawab dan sabar menghadapi Kyara yang pembangkang. Kalau sampai Kyara kerja ... hancur sudah imej-ku itu." Ia menjelaskan. "Dan satu lagi, selama ini ... Mama juga dikenal sebagai mertua yang baik hati. Semua orang tahunya, Kyara kerja di rumah makan digaji dengan harga tinggi. Kalau tiba-tiba dia kerja jadi pembantu ... hancur dong nama baik Mama. Semua orang akan tahu kebusukan kita. Dan nanti kita akan jadi cemoohan orang-orang, sementara Kyara akan dapat simpati dari semua orang."

Hesti yang tadinya sudah siap mengeluarkan cerocosan tanpa jeda, kini terdiam. Meresapi penjelasan yang baru saja disampaikan oleh putra sulungnya.

Sejenak, suasana mendadak hening. Mereka berdua tertegun, sibuk dengan pikiran masing-masing.

"Betul juga apa yang kamu katakan, Don." Setelah sekian lama terdiam, Hesti kembali membuka suara. "Kalau sampai si Kyara jadi babu di rumah orang ... berarti semua usaha Mama menjelek-jelekkan dia di hadapan semua orang jadi sia-sia semata. Padahal selama ini, Mama selalu bilang ke semua orang ... kalau si Kya itu menantu yang jorok, malas dan mata duitan."

"Syukurlah kalau Mama mengerti." Doni mengembuskan napas lega.

"Tapi Don," Hesti berbicara lagi. "Kalau dia berhenti bantu-bantu di rumah makan ... Mama bakal kehilangan salah satu koki andalan. Otomatis, Mama harus nyari pegawai lagi, dan itu artinya ... Mama harus keluar uang. Berkurang dong penghasilan Mama. Yang biasanya dapat untung lima belas juta, mau tak mau harus dipotong buat menggaji pegawai baru. Ahh ..." Hesti merengek bak anak balita.

"Ya, ya, aku tahu. Tapi sudahlah, Ma. Lebih baik kehilangan beberapa juta, daripada kita sekeluarga jadi bahan olok-olokan para tetangga. Nanti deh aku pikirin cara untuk membuat Kyara nurut lagi ke aku. Sekarang, kita ikuti saja keinginannya," tukas Doni sambil memijit kepala.

Hesti membuang napas kasar. "Ya udah, deh. Tapi jangan lama-lama mikirnya. Apalagi sampai berbulan-bulan. Mama nggak mau ya."

"Iya." Doni pun beranjak dari sofa di kamar ibunya. "Aku mau kembali ke kamar."

Hesti mengangguk.

Sepanjang menaiki tangga, Doni berpikir keras untuk membuat Kyara patuh lagi padanya. "Duh, gimana caranya supaya si Kya nurut lagi ke aku dan Mama? Kalau dia jadi pemberani kayak gini ... bisa-bisa aku gagal poligami." Ia menepuk jidatnya sendiri.

1
Anonim
Lanjut thor ayo kama buka aib mereka
Ama Apr: siapp kk
total 1 replies
Yuni Ngsih
Author klw lg asyik baca dipotong ku greget banget nih ,ceritra lg bgs" nya dasar Kamu Thor .....lanjut & tetap semangat
Ama Apr: hehe maaf ya kk, aku lanjut kok🫰
total 1 replies
April Dwiwati
lanjut dong
Ama Apr: siap kk
total 1 replies
Anonim
Lanjut up thor
Ama Apr: siap kk
total 1 replies
Yuni Ngsih
Kiaraaaa kamu jangan diam aza betul lawan laki" dzolim ky gitu cepet bereskan bjumu kwluar dari Rumak laknat itu biar tau rasa ,....klw kamu dah keluar dari situ smg pelangi kehidupanmu muncul ...ih Thor ku ngenes ya dasar Ceritramu nih bgs banget jd bikin ku yg baca emozi ...
Ama Apr: terima kasih kk🤭🥰
total 1 replies
Evi Lusiana
lah si nayla blom tahu siapa kama
Ama Apr: belum kk🤣
total 1 replies
Evi Lusiana
lucu x y,abis ngadain pesta pernikahan mewah trs d ciduk polisi
Ama Apr: wkwkwk nggak jd bahagia🤣
total 1 replies
Evi Lusiana
nayla angkuhny minta ampun,tr abs nikah scr megah mewah,trs suaminy d ciduk sbg koruptor dan brg² mewahny di sita,mampus
Ama Apr: hahaa mkn tuh kemewahan
total 1 replies
Evi Lusiana
bnr² kluarga bejat
Ama Apr: nah kan
total 1 replies
Anonim
emang pasangan terkontol dan terMMQ
Ama Apr: aduh sadis🤣
total 1 replies
Evi Lusiana
dipikir doni para atasan ny org bodoh kali,milyaran kok d anggep kcil dasar tikus berdasi
Ama Apr: begitulah kk klo udah gelap mata
total 1 replies
Laila Amilia
si doni duit dari mana paling juga duit hasil korupsi, buat nayala sama somi orang yang kerjaan, y iri sama sirik tanda tak mampu
Ama Apr: wkwkwk emang hsil nyolong dia
total 1 replies
Evi Lusiana
kk ny mo jd koruptor,adekny mo bundir
Ama Apr: kluarga ripuh ye
total 1 replies
Evi Lusiana
selingkuh bearti sm² mau,giliran ketahuan blg ny khilaf lah,d jebak lah kelakuan mnsia² tk puny iman
Ama Apr: iya, dan itu penyakit kronis y kk
total 1 replies
Evi Lusiana
tmbh video bertemuny bu hesti sm org sruhan ny si wildan,yg sdh memfitnah kyara berzina
Ama Apr: nanti diup lagi sm kama duarr
total 1 replies
Evi Lusiana
awal perang dunia kelima kt kama
Ama Apr: hahahah
total 1 replies
Evi Lusiana
beruntung kyara lepas dr pecundang dpt lelaki yg meratukan
Ama Apr: aamiin, selalu ada terang setelah kegelapan🥹
total 1 replies
Evi Lusiana
demi jalang matre,doni mk jd koruptor
Ama Apr: demi memenuhi keinginan selengki an🤭
total 1 replies
Evi Lusiana
kapok lo doni mbuang berlian demi krikil matre,blom karma yg datang
Ama Apr: wkwkwk betul
total 1 replies
Evi Lusiana
doni blom ngrasain yg nmany karma y
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!