NovelToon NovelToon
Kekasih Perwujudan Kucing

Kekasih Perwujudan Kucing

Status: sedang berlangsung
Genre:Romansa / CEO
Popularitas:297
Nilai: 5
Nama Author: Seven Introvert

Hanya satu persen dari populasi global, manusia yang memiliki warna mata heterochromia. Lunar salah satunya.

Memiliki warna mata hijau dan biru, Lunar menyembunyikannya ketika hidup di luar Silvanwood yang terisolasi dari teknologi.

Untuk menyambung hidup, Lunar tak menduga menjadi aktris di perusahaan entertainment milik Jackson Adiwangsa dan menjadi kesayangannya.

Hingga kejadian tak terduga membuat apa yang disembunyikan Lunar terkuak. Bagaimana kehidupan Lunar, apakah dia akan tetap tinggal atau kembali ke Silvanwood?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Seven Introvert, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Delapan

Begitu panjang lebar pertanyaan wartawan pada Jackson. Mereka masih menunggu jawaban, sementara Jackson masih mencerna lebih tepatnya menyiapkan jawaban.

"Sekali lagi saya tegaskan, saya dan nona Lunar tidak ada hubungan apapun. Dan untuk itu, sudah kewajiban saya memberikan kenyamanan untuk nona Lunar," balas Jackson.

"Bukankah menjadi publik figur sudah resiko, tuan Jackson. Oke, kami memahami prinsip nona Lunar. Tapi, bagaimana dengan sikap profesionalisme dalam pekerjaan. Jupiter Tan menganggap Anda lah yang bertanggung jawab! Apa Anda cemburu, Jupiter Tan melakukan kontak fisik dengan nona Lunar?"

Jackson pun tak sudi menjawab. Pria itu melangkah begitu saja meski tersendat karena paparazzi. Para bodyguard mengerubungi Jackson lalu muncul Naomi menghadapi wartawan.

"Kakakku sedang tidak enak badan. Mengertilah kalian semua," tutur Naomi mencoba ramah.

"Kami tidak puas dengan jawaban beliau. Sepanjang sejarah, tidak pernah AHP plin-plan dan terkesan pilih kasih pada artisnya!"

Naomi ikut geram meksipun yang dikatakan itu benar. Jangankan orang lain, Naomi sebagai adik Jackson pun sama herannya.

Dirasa akan berkepanjangan, gadis itu langsung pergi. Para bodyguard menghalangi wartawan yang terus mendesak Naomi.

Jackson bukan tak tahu semua orang membicarakan dirinya. Hampir channel tivi pun menayangkan wawancaranya. Tapi dirinya tak mengambil pusing.

Berbeda dengan Lunar, mental gadis itu terguncang. Manager sampai membatasi Lunar agar tidak main sosial media atau menonton televisi.

Lunar tak paham, kenapa dirinya menjadi sasaran padahal dia hanya seorang aktris yang ingin berkarya. Beritanya melebihi kasus politik.

Di sisi lain, Alice semakin muak dengan keberhasilan Lunar. Tak hanya Jackson dan Naomi, para wartawan pun mengejar Alice.

Memasang wajah bak malaikat, Alice berkata di depan media untuk menarik simpatik. Asal usul Lunar pun jadi perhatian publik karena statement Alice.

"Apa nona Lunar anak tidak sah?"

"Oooh, aku tidak tahu itu. Tolong, kasihani nona Lunar jangan membuat berita mengada-ngada!" balas Alice.

Hubungan Alice dan Lunar digali netizen sampai terkuak ternyata benar mereka berkerabat. Akan tetapi, kadang netizen menjadi detektif dadakan dan hasil investigasi pun hampir akurat.

Mereka terpecah jadi dua. Lunar yang tadinya disudutkan sekarang diberi empati. Selama ini Lunar hanya diam di tengah gosip panas.

Malah Alice dan maminya dibuat mati kutu ketika sosok Aling disebut. Netizen menggali asal-usul Lunar sampai ke akar. Publik pun tahu bahwa Lunar keturunan dari Aling kakak sepupu orangtua Erina.

Alice dan maminya ketar-ketir ketika semua orang mengatakan bisa saja Lunar dan Aling mengambil haknya. Mentang-mentang Aling tinggal di Silvanwood, teganya orangtua Erina membuat akta kematian Aling.

......................

Jackson tengah rebahan di sofa bad miliknya. Tempo lalu Aaron kembali memeriksa kesehatannya dan Jackson bisa terlelap setelah diberi suntikan.

Pria itu pun penasaran dengan pendapat Aaron terkait gosip panas yang menyeret Alice--- keponakannya. Karena itu, Jackson menghubungi Aaron untuk bertemu.

Mereka pun berbincang segala hal seperti biasa. Jackson jadi tahu respon Aaron perihal posisi Alice tergeser oleh Lunar, dia bersikap netral tak ikut campur. Sama seperti Aaron, meledaklah amarah Jackson ketika tahu bahwa Alice dan maminya yang menjual Lunar.

Menurut Aaron, Lunar lebih layak dibanding Alice. Andai dirinya tidak terpikat Lunar, Aaron akan mengatakan hal sama.

Lunar memiliki inner beauty yang tak dimiliki Alice. Wajar saja Alice begitu membenci Lunar, selain karier aktris pendatang baru itu menarik perhatian ceo AHP.

Aaron menarik napas panjang. Pria itu mendumel dalam hati, sejak dirinya datang sosok Lunar tak dilihatnya.

Alice dan maminya memang keterlaluan. Mereka memanasi Aaron bahwa Lunar memadu kasih bersama Jackson.

Sorot mata Aaron menyiratkan sesuatu. Jackson sampai mengernyit melihatnya. Mereka berdua sama-sama pria, mustahil Jackson tak bisa menerka isi otak Aaron.

Mendadak dia teringat kejadian di gudang. Tadinya, Jackson pikir Aaron bersikap kurang ajar pada Lunar karena pengaruh minuman. Akan tetapi setelah melihat ini, Jackson merasa Aaron memang menginginkan Lunar. Jackson pun pura-pura batuk membuat kesadaran Aaron pulih.

"Bukankah hal bagus, kalau Lunar jatuh ke pelukanku? Coba jika bukan padaku, kau bisa bayangkan nasib gadis itu?" tanya Jackson.

Aaron mengakui itu. Tapi, jika saja dia mengetahui lebih awal niat Alice mungkin sampai saat ini Lunar bersamanya. Jackson bisa melihat raut kecewa dari Aaron.

"Oh, ya. Bagaimana kondisimu?" Aaron mengalihkan pembicaraan.

"Aku merasa lebih baik," balas Jackson enteng.

Aaron manggut-manggut. Pria itu membuka botol minuman utuh, lalu menuangkannya. Aaron sampai mengernyit saat meminumnya.

"Aku tak percaya pria yang bekerja di bidang kesehatan ternyata pemabuk," ledek Jackson.

"Haha! Oknum sepertiku selalu ada, Jackson!" balas Aaron.

Jackson pun membenarkan, sementara Aaron merasa geli pada diri sendiri. Sewaktu-waktu Aaron bisa waras lalu menggila. Aaron memang seperti bunglon, selalu berubah di saat yang tepat.

Meskipun begitu, Jackson sangat berterimakasih pada Aaron. Berkat pria itu, rasa sakit di kepala Jackson tidak sehebat dulu.

Sedikit nostalgia, Jackson dan Aaron bertemu di bangku SMP. Mereka menjadi dekat dan sering menginap di rumah satu sama lain bahkan membagi apa pun.

Jackson pun kaget ketika Aaron memilih universitas kedokteran meski mengetahui gaya hidup sang sahabat seperti apa. Sekian tahun mereka terpisah dan bertemu lagi setelah sukses dengan profesi masing-masing.

"Bagaimana pendapatmu tentang Alice?" Aaron tersenyum tipis.

Melihat ekspresi Jackson berubah membuat Aaron mengerti. Dengan cepat dokter itu menyanggah bahwa dia tidak berencana menjodohkan Jackson dengan keponakannya.

"Aku mengenal Alice saat dia masih kecil dan dia sangat manja," Jackson menggantung ucapannya.

"Dia pun masih manja sampai sekarang," tukas Aaron cepat.

Memang pada saat itu Aaron marah besar dan tak mau bicara pada Alice dan maminya karena menjauhkan Lunar.

Kecerobohan Alice membuat Aaron berpikir kembali. Kali ini, Alice dan maminya lebih hati-hati untuk tidak merendahkan Lunar di depan Aaron.

Dengan terbawa perasaan, mami Alice berusaha meminta simpati pada Aaron. Selama ini, Aaron selalu memberikan apa pun yang Alice inginkan selepas kepergian papi Alice.

Alice merengek seperti anak kecil pada Aaron, bahwa dia inginkan Jackson menjadi miliknya. Jika tidak, Alice akan mengakhiri hidupnya.

Tertegun Aaron dibuatnya, jika dipikir keduanya di posisi yang sama. Alice menginginkan Jackson sementara Aaron menginginkan Lunar.

"Alice sangat terluka melihatmu bersama Lunar. Tidakkah kau kasihan padanya, Jackson? Mustahil kau lupa ketika Alice kecil kita selalu memberikan apa yang anak itu mau," Aaron mengajak Jackson bernostalgia.

"Aku tidak lupa. Tapi, aku tak bisa membalas cinta Alice karena ..."

"Karena kau mencintai Lunar. Benar 'kan?" sembur Aaron membuat Jackson terkejut.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!