NovelToon NovelToon
Terikat Tanpa Pilihan

Terikat Tanpa Pilihan

Status: sedang berlangsung
Genre:Crazy Rich/Konglomerat / Mengubah Takdir / Penyesalan Suami
Popularitas:17.7k
Nilai: 5
Nama Author: ludiantie

Tessa hanyalah gadis biasa yang hidupnya digerakkan oleh takdir dan kesalahan orang lain. Pernikahan mendadak dengan Nickolas Adhitama, pria kaya dan dingin, bukanlah pilihannya, tapi kenyataan yang harus dihadapinya.

Nick, yang terbiasa menguasai segalanya, kini berhadapan dengan Tessa, wanita lembut, teguh, tapi menantang yang membuatnya kehilangan kendali.

Sementara Tessa berjuang menjaga harga diri dan kemandirian, Nick harus belajar bahwa hati manusia tak bisa diatur dengan kekuasaan atau uang.

Di dunia di mana satu keputusan bisa menjadi perang psikologis, akankah cinta tumbuh di antara ketegangan dan luka masa lalu, ataukah mereka hanya menjadi tawanan takdir yang kejam?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ludiantie, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Part 17

Menjelang petang, rumah itu sedikit lebih tenang.

Latihan sudah hampir dua jam.

Kaki Tessa mulai terasa nyeri. Tumitnya sedikit memerah, tapi ia tidak mengeluh.

“Ayo sekali lagi,” katanya pelan.

Clara mengangguk.

Tessa berdiri di ujung wardrobe. Gaun sudah diganti dengan yang akan ia pakai malam ini, potongan panjang warna emerald gelap yang jatuh pas di tubuhnya. Heels tujuh sentimeter tetap terpasang.

Ia menarik napas.

Tumit, ujung kaki, tumit, ujung kaki... Gumamnya pelan sambil tetap melangkah,

Langkahnya kini lebih stabil. Pinggangnya tidak terlalu kaku. Dagu terangkat dengan sudut yang pas.

Ia berbalik perlahan di depan cermin.

Dan saat itulah, suara pintu kamar terbuka.

Tidak keras, tapi cukup untuk membuat Clara menoleh lebih dulu.

Nick sudah berdiri di ambang pintu.

Setelan jasnya masih rapi. Ekspresinya sama datarnya seperti pagi tadi.

Tessa yang baru selesai berputar hampir kehilangan keseimbangan karena terkejut melihatnya sudah pulang.

Tumitnya tergelincir, nick bergerak cepat satu langkah maju.

Tangannya menangkap pergelangan lengannya sebelum ia benar-benar jatuh.

Cengkeramannya kuat tapi stabil.

“Fokus.” suaranya rendah.

Bukan panik, lebih seperti teguran.

Tessa langsung menegakkan tubuhnya lagi.

“Aku tidak dengar kau pulang.”

“Itu bukan alasan untuk ceroboh.”

Nick melepaskan tangannya pelan, tapi tatapannya turun dari ujung kepala sampai ke sepatu.

Mengamati.

Menilai.

Clara segera menunduk sedikit. “Tuan. Kami sedang simulasi berjalan dan penyambutan.”

Nick tidak menjawab Clara.

Tatapannya kembali ke Tessa.

“Jalan.”

Tessa terdiam sepersekian detik.

“Sekarang,” ulang Nick.

Tidak ada nada tinggi, tapi jelas itu perintah.

Clara mundur satu langkah memberi ruang.

Tessa menelan ludah.

Ia kembali ke posisi awal.

Jantungnya kini berdetak lebih kencang daripada saat latihan tadi.

Karena ia tahu, tatapan Nick jauh lebih tajam daripada siapa pun di meja makan nanti.

Ia mulai berjalan.

Langkah pertama stabil.

Kedua.

Ketiga.

Ia tidak menoleh. Tidak menunduk.

Ia berhenti tepat di depan Nick, menjaga jarak satu langkah seperti yang tadi diajarkan.

“Kalau seseorang meragukanmu?” tanya Nick tiba-tiba.

Tessa terdiam sepersekian detik.

Lalu ia menjawab, suaranya lebih mantap daripada yang ia rasakan.

“Aku tidak akan membiarkannya,”

Nick menatapnya beberapa detik lebih lama.

Suasana kembali hening.

Clara bisa merasakan udara di ruangan berubah.

“Ulangi,” ucap Nick.

Tessa tidak mengerti.

“Apa?”

“Jawabannya.”

Tessa menarik napas pelan.

“Aku tidak akan membiarkannya.”

Nick mendekat satu langkah.

Cukup dekat untuk membuatnya sadar betapa tinggi pria itu dibanding dirinya di heels sekalipun.

“Jangan pakai nada ragu.”

Tessa menegakkan bahunya.

Kali ini ia tidak mengalihkan pandangan, menatap lurus pada sepasang mata pria didepannya,

“Aku tidak akan pernah membiarkannya meragukanku,”

Nada itu berbeda.

Lebih tegas.

Lebih jelas.

Nick menatapnya tanpa berkedip.

Lalu akhirnya ia mundur setengah langkah.

“Lumayan.”

Satu kata.

Bukan pujian.

Tapi bukan juga meremehkan.

Clara menunduk lagi. “Tuan, kami masih perlu latihan duduk dan penyambutan tangan.”

Nick melepas jasnya dan meletakkannya di sandaran kursi.

“Aku yang uji.”

Tessa menegang lagi, menelan ludah pelan,

Nick duduk di kursi di tengah wardrobe.

“Kau masuk ruangan. Kau melihatku dan ayahku sudah duduk.”

Nada suaranya berubah lebih dingin.

“Bagaimana caramu menyapa?”

Tessa berjalan mundur ke pintu wardrobe.

Ia menarik napas.

Lalu berjalan masuk lagi dengan langkah terukur.

Berhenti dua langkah dari Nick.

Menundukkan kepala sedikit.

“Selamat malam.”

Suaranya tenang.

Nick menatapnya tanpa ekspresi.

“Terlalu lembut.”

Tessa mengulang.

“Selamat malam.”

Sedikit lebih jelas.

Nick berdiri tiba-tiba.

Langkahnya mendekat lagi.

“Tatap mata saat berbicara.”

Tessa mengangkat wajahnya.

Menatap langsung ke matanya.

Beberapa detik.

Tidak mudah.

Tatapan Nick selalu terasa seperti menguji.

Tapi kali ini ia tidak menghindar.

Hening.

Nick akhirnya berkata pelan,

“Jangan buat aku terlihat salah memilih.”

Kalimat itu dingin.

Tajam.

Tapi bukan hinaan.

Lebih seperti standar.

Tessa tidak menunduk.

“Tidak akan,”

Jawaban itu keluar spontan.

Bukan “iya”.

Bukan “baik”.

Nick terdiam sepersekian detik.

Tatapannya berubah tipis, hampir tak terlihat, sebelum kembali datar.

“Kita berangkat satu jam lagi.”

Ia mengambil jasnya lagi dan berjalan keluar kamar tanpa menoleh.

Clara baru berani menghembuskan napas setelah pintu tertutup.

Tessa masih berdiri di tempatnya.

Kakinya sakit dan hatinya lelah.

Tapi tessa mulai mengerti sejak pagi tadi,

Ia tidak merasa sekadar sedang dibentuk.

Ia sedang diuji.

Dan ia tidak ingin gagal.

1
Nur Halida
jangan lepaskan nick tessa .. apapun yg terjadi kqmu gak boleh pisah sama nick..
nick milikmu dan kamu milik nick..
that's simple😁
Jelita S
kalian berdua bisa yuk saling jatuh cinta😄😄
Nur Halida
semoga tessa cepetan punya baby juga ..
Bunga
Nick n Tessa punya Beby twins
Jelita S
semoga Tessa cepat hamil😄😄
itsmecancer: Hehe 😆 noted doanya! Kita lihat nanti gimana, yang penting perjalanan mereka tetap seru ya🤭
total 1 replies
Jelita S
bagus lah si Nick mulai memahami Tessa
Jelita S
Tessa kamu bisa
Nur Halida
nah... gitu dong nick...
Nur Halida
berusahalah membuat tessa jatuh cinta sejatuh2nya padamu nick agar dia tidak menoleh ke masalalunya lagi ..
jangan nyerah karena tessa pernah mencintai seseorang sedalam itu ..
jadilah orang berikutnya yg akan dicintai tessa lebih dalam dari orion ..
semangat nick.. 💪💪💪
Bunga
duh jangan bikin Nick salah faham lagi dong thor
itsmecancer: kita tunggu besok ya🤫🤔
total 1 replies
Jelita S
Orion oh Orion selalu membuat salah paham Nick
itsmecancer: Orion lama-lama jadi kompor deh😌
total 1 replies
Nur Halida
yah.. baru juga hangat nick pasti.salah paham lagi ngeliat orion dan tessa berduaan di dapur apalgi nick habis bermimpi tinggal oleh orang2 yg dia sayang😔
itsmecancer: doain aja ya mudah²an Nick gak error lagi😌
total 3 replies
Nur Halida
sekarang aku ngerti kenapa nick bersikap seperti itu pada tessa dan orion .. karena nick selalu ditinggal oleh orang2 yg dia sayangi ..dan mereka meninggalkan nick karena orang dari masa lalu ..
jadi nick kalo kamu tidak mau ditinggal tessa kamu harus berubah lebih baik jangan bersikap egois dan penih ambisi seperti papamu ..
itsmecancer: setujuuu ❤️
total 1 replies
Henik Irawati
hadewh harusnya KLO haus Tessa bisa bangunin nic
itsmecancer: harusnya, iya... 🤔
total 1 replies
Nur Halida
dunia nick penuh misteri .. nick pasti punya trauma yg berkaitan dengan ibunya ..
apa ibunya pergi ninggalin nick demi sesuatu atau seseorang ??atau ibunya meninggal dunia dg tak wajar??🤔🤔🤔
Nur Halida
wahhhh .. 🫠🫠🫠nick....
itsmecancer: akhirnya yaahh.. 🤭❤️
total 1 replies
Nia Nara
Nick mau pamer ke orion ya? 😅
Nur Halida
nick... kamu udah gak bisa jauh2 dari tessa nick..😁😁😁 jadi jangan juat tessa kecewa lagi .. buang semua egomu itu nick...
Nur Halida
berbagilah nick dengan tessa mungkin dg bercerita bisa sedikit beban yg selama ini kamu sembunyikan ..
Nur Halida
apa nick melakukan itu mau menunjukkan pada orion kalo tessa benar2 sudah jadi miliknya dan orion tidak punya kesempatan buat deket2 dg tessa ..
atau nick emang udah tulus dan bener2 berubah lebih eksperif lagi menunjukkan perasannya pada tessa di depan umum??
itsmecancer: Bisa jadi dia lagi nunjukin sesuatu… atau justru lagi jujur tanpa sadar 😌
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!