NovelToon NovelToon
Tumbal Mayat

Tumbal Mayat

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Tumbal / Iblis
Popularitas:254.8k
Nilai: 5
Nama Author: novita jungkook

Desa ujung pandang kembali di hebohkan dengan mayat yang hilang dari dalam kuburan, namun sebagian orang menyangkal bahwa itu karena sudah lama di kuburkan sehingga jasad mereka sudah habis di makan tanah.

Namun sebagian lagi mengatakan bahwa itu memang di curi orang, semua ini berawal karena secara tidak sengaja seekor anjing menggali kuburan dan mereka melihat bahwa di dalam itu sudah tidak ada lagi mayat nya.

Kemana kah mayat itu pergi?
mungkin kah mayat itu memang di curi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon novita jungkook, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8. Hilang juga

Saat Purnama dan Arya sedang mengobrol tentang kuburan yang di bongkar oleh seseorang di desa ujung pandang, mendadak saja pak RT datang dan dia terlihat begitu panik seolah ada sesuatu yang begitu penting dan harus disampaikan saat ini juga kepada Purnama dan Purnama sudah mengetahui bahwa ini pasti ada sesuatu yang tidak beres.

Biasa nya bila memang ada sesuatu yang mendesak maka sudah pasti RT ini akan datang ke rumah Purnama, ingin minta tolong atau bakal menyampaikan sesuatu Karena dia jelek tidak mungkin bisa mengurus masalah itu sendiri Karena dia juga tidak mengetahui secara pasti apa yang telah terjadi pada desa mereka.

Mana ini pak RT bukan datang sendiri melainkan langsung dengan kepala desa pandan Arum sehingga Purnama segera bangkit untuk bertanya apa yang telah terjadi, Arya dan yang lain juga ikut bangkit karena mereka ingin tahu tentang permasalahan yang sedang dialami oleh desa mereka saat ini juga sehingga datang mendekat adalah solusi terbaik.

Pak RT tampak sedikit lega karena sudah datang di rumah Purnama dan dia bisa mengatakan apa yang telah terjadi kepada wanita ini, sebab Purnama selalu menampung seluruh keluh kesah yang di rasakan oleh seluruh warga atau bahkan kepala desa itu sendiri sehingga dia selalu di mintai tolong dengan perasaan bergantung begitu kuat.

Memang hanya dia yang bisa membantu secara ikhlas dan tidak pernah mengharapkan pamrih dari orang yang telah dia tolong, sedikit saja Purnama tidak pernah menerima uang yang di berikan oleh dia dari para warga itu ketika mereka sudah selesai di tolong sehingga para warga semakin menghargai Purnama.

"Kenapa kalian datang kemari?" Purnama bertanya kepada Bambang yang ada di hadapan dia.

"Pur, salah satu kuburan yang ada di desa ini sudah di gali oleh seseorang dan mayat nya hilang." Hartono sebagai kepala desa langsung membuka suara.

"Hah, bukan kah ini jadi sama dengan yang terjadi di desa kita?!" Davin juga kaget ketika mendengar kabar tersebut.

"Kapan kejadian kuburan ini di bongkar?" Purnama menatap Hartono dan juga Bambang secara bergantian.

"Mungkin saja tadi malam sebab ini masih terlihat sangat baru dan dia sebenarnya ingin menutup kembali kuburan ini, tapi ada salah satu anjing yang menggali dan kami semua melihat ke dalam kuburan itu." Bambang berusaha menjelaskan.

"Apa kalian sudah melihat ke dalam kuburan itu?" tanya Purnama kembali karena takut bila ternyata itu hanya tipuan semata.

"Sudah, ini kuburan nya Reza!" seru Pak RT agak keras karena dia juga sangat syok sekarang akan masalah tersebut di desa mereka.

Arya yang mendengar tentang kuburan Reza maka dia semakin tidak karuan karena Reza adalah salah satu korban yang mati tenggelam di dalam sungai ini dan sekarang setelah meninggal dunia malah kuburannya di gali oleh seseorang, Witri akan begitu berduka setelah mendengar kabar ini karena dia pasti merasa ketenangan sang anak telah di usik.

Bambang memang belum mengatakan kepada keluarga Reza itu sendiri karena tadi dia terburu-buru untuk mendatangi Purnama terlebih dahulu, sebab Dia berharap Purnama akan segera memecahkan kasus ini lalu mereka bisa sedikit waspada tentang kuburan yang di gali oleh seseorang entah untuk di buat apa mereka juga tidak tahu.

"Kasihan sekali anak itu, sudah meninggal begitu sekarang malah di gali pula kuburan dia!" lirih Arya.

"Ayo lihat dulu kuburan dia." ajak Purnama sudah berjalan cepat.

"Sabar dulu, astaga jalan dia cepat sekali." Bambang saja sampai kewalahan kalau mengejar Purnama.

"Arya kau kok cepat juga jalan mu, sudah seperti mau terbang." para tamu juga ikut ke kuburan di desa pandan Arum.

"Adik Kakak ini memang sama saja, kalau sudah dapat kabar mana mungkin mau diam!" Hartono agak berlari mengejar.

"Ya Allah habis nafas ku mengejar mereka seperti ini, mana jarak kuburan juga lumayan." keluh Bambang karena dia agak gemuk.

Untung tadi Lutfi segera bergerak cepat untuk mengambil motor agar dia bisa mengejar Purnama dan Arya yang sudah berjalan jauh seperti itu, bila tidak membawa motor maka dapat dipastikan dia juga akan bersama dengan yang lain berjalan terengah-engah karena purnama dan Arya memang jalan nya begitu cepat.

Bahkan bukan seperti sedang berjalan karena mereka memiliki tenaga dalam sehingga perjalanan ini seolah melayang saja di udara, kalau yang lain tentu saja masih tertinggal di belakang dan mau tidak mau maka mereka harus mengejar karena belum selesai juga membicarakan apa yang telah terjadi di kampung ujung pandang tempat mereka berada.

"Aduh Alhamdulillah sekali kamu membawa motor sehingga saya tidak perlu berlari seperti itu." Bambang sangat senang dan dia sampai lupa dengan Hartono.

"Maaf Pak, kalau boleh tahu apa kuburan ini masih baru?" Lutfi bertanya kepada Bambang.

"Masih baru, kemarin dia meninggal karena tenggelam di sungai ini." jawab Bambang.

"Oh yang tentang kabar hantu air itu ya berarti." Lutfi mengangguk paham karena dia juga pernah mendengar kabar itu yang belum lama tersebar di desa mereka.

"Benar, tapi alhamdulillah ya karena desa kalian tidak terkena kemarin?" seingat Bambang memang tidak ada dari desa ujung pandang korban hantu air itu.

"Ada satu, Pak! yang rombongan orang mancing, itu salah satunya dari desa kami." jawab Lutfi.

"Oh iya, sangking banyaknya saya sampai lupa itu dari desa mana saja dan karena saat itu saya juga sedang sibuk mengurus para korban yang ada di desa ini." ujar Bambang.

"Memang kemarin banyak sekali korban yang menjadi mangsa hantu air itu ya, Pak." Lutfi agak nyambung berbicara dengan Bambang kali ini.

Sebab biasa nya dia agak kurang nyaman bila berbicara dengan orang baru dan kadang tidak nyambung dengan obrolan yang sudah keluar, tapi kali ini berbeda mungkin karena mereka sedang sama-sama panik dan membutuhkan bantuan dari orang yang sama sehingga berbicara apa saja akan nyambung.

"Itu belok kiri, arah sana lebih dekat dengan kuburan Reza." Bambang mengajak masuk lewat jalan pintas saja.

"Wah udah ramai saja seperti itu apa kabar tentang pembongkaran makam memang sudah tersebar ke seluruh warga, Pak?" Lutfi menata banyak orang yang sedang berkumpul di sana.

"Tadi sih belum, tapi mungkin saja ada yang menyebar sehingga sekarang sudah ramai seperti ini." sahut Bambang.

Mereka berdua segera berlari menuju kuburan itu karena di sana sudah banyak para warga dan salah satunya adalah Purnama bersama dengan Arya, mereka sudah melihat apa yang telah terjadi dan memang benar bahwa mayat Reza sudah tidak ada di dalam liang lahat itu lagi.

Selamat pagi besti, jangan lupa like dan komentar nya ya.

1
Elvi Lusiana
Runtuh harga diri si loreng karena di banting purnama🤣
Ass Yfa
Vier...bingubgkan..udahlah biar purnama yg beresin si Ahmad
Elvi Lusiana
klo beneran Ahmad, pasti Purnama akan akan sedih lagi Krn orang yg dia percaya justru membawa Malapetaka
Ayuk Witanto
masih penasaran kabut hitam itu siapa...apa iya nino🤔🤔kan dulu Nino yang menciptakan kabut hitam
Ayuk Witanto
Nana lagi sensi 🤣
Ayuk Witanto
penasaran di dalam rumah pak lurah ada apa🤔
Nurr Tika
semoga hendra bs mengalahkan kabut hitam
Nurr Tika
davin jgn berisik
Bu sry Devi
wah enak dong GK puasa jadi sehat🤣🤣🤣
Nurr Tika
penasaran bgt
Raffaza Direzky87
takutnya Hendra malah kalah, minta bantuan lagi sama member yg lain
Raffaza Direzky87
asiikk lanjut thor
Ayu Putri
maaf ya pak lurah saya udh suudzon, Alhamdulillah akhirnya ada Hendra yg Dateng,kira2 spa itu kabut hitam Thor
Endang Sulis
jadi penasaran siapakah di balik kabut hitam, pengecut tidak mau menampakkan diri
nara
awas ndra hati hati jangan sampai kau terluka oleh kabut hitam
Safitra
lanjut thor
FiaNasa
untung AQ gak nuduh dirimu pelaku pak lurah😀😀
FiaNasa
duh si xafier nih,,mikir gak sih,,klau si Ahmad bukan cuma dendam dg dirinya tp ingin membantai semua member termasuk purnama & Arya,mas iya mau dibiarkan,itu namanya bukan kelewat baik tp kelewat bodoh kau fier
Nureliya Yajid
semangat thor lanjut
Nureliya Yajid
lanjut
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!