kisah seorang anak laki laki yang memiliki keistimewaan dari lahir yaitu mata batin. bukan hanya bisa melihat mahkluk gaib namun bisa menyembuhkan dan mengatasi permasalahan yang berhubungan dengan hal gaib. perjalanannya bahkan sampai ke alam gaib untuk membantu jin yang sedang kesulitan. bukan hanya manusia saja yang bisa di obati bahkan mahkluk tak kasat mata juga di obati. ikuti terus kisahnya dan petualangannya, semoga kalian terhibur dengan karya kami ini.
terima kasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Alfrelen, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
BAB 8
Setelah mereka memasuki warung tersebut dan mendapati bahwa warung tersebut sepi tidak ada pembeli. hanya mereka saja yang ada di warung itu.
mereka pun duduk di meja depan dan di hampiri pemilik warung untuk menanyakan pesanan yang mau mereka pesan. setelah memesan makanan tidak butuh lama pesanan tiba. mereka pun makan dengan menikmatinya dan sambil mengobrol ringan.
" eehh enak juga loh disini makanannya,,,baru ini aku makan mie seenak ini " ucap Nisa
" iya ya, tapi kok sepi ya ? bukannya rame yang beli kalau mienya enak ini " timpal Nina
" ya mungkin aja masih baru kali belom ada yang tahu kalau mie di sini enak " kata Wati
timpal mereka yang mengobrol dengan bertanya tanya kenapa tempat ini bisa sepi gak ada pembeli selain mereka.
mereka lahap makan dengan senang karena rasa masakan di warung ini emang di akui bagi mereka enak. dan azam juga makan dengan nikmat tanpa ada celetukan yang biasa bikin mereka kaget.
mereka mengobrol panjang karena memang sudah lama tidak ketemu di waktu yang lama. dan azam memandang ke depan warung sambil memperhatikan dengan fokus apa yang di lihatnya. kemudian azam pergi ke depan tanpa di sadari ibunya dan teman ibunya.
sampai di depan azam mengernyitkan dahinya, dia tampak berpikir apa yang mau di lakukan selanjutnya. dan di saat itu pula sang pemilik sempat memperhatikan apa yang di buat anak kecil itu di depan warungnya.
" hmmm,,,,ini harusnya di bersihkan deh kayaknya " gumam azam sambil mencari sesuatu untuk bisa membersihkan apa yang di lihatnya.
pada saat itu matanya tertuju ke samping pemilik warung. sambil tersenyum dia kemudian pergi ke tempat yang di tuju. sang pemilik yang sejak tadi memperhatikan pun bingung dengan apa yang mau di perbuat anak itu.
" lah ni bocah kenapa liat kesini sambil senyum senyum ke arahku, mana mau jalan kesini lagi" gumam sang pemilik. azam langsung datang menghampiri pemilik warung itu.
" pak,,,boleh gak pinjam sapu itu " tanya azam sambil menunjuk sapu
" ohhh iya boleh, tapi untuk apa dek pinjam sapu ? " tanya pemilik warung yang bingung
" itu pak mau bersihkan tanah yang di depan kotor banget itu " kata Azam
" haaa tanah ? Kotor ?" pemilik warung melihat ke depan tidak ada yang kotor maupun tanah yang di sebutkan anak tadi, tetapi pemilik warung tetap memberikan sapu itu ke Azam.
Azam membawa sapu itu dan membersihkan tanah yang membuat kotor warung tersebut. dengan ajaibnya setiap tanah yang di sapu azam pun hilang entah kemana tidak ada bekas atau jejak sama sekali seperti hilang di bawa angin.
" nah gini kan enak bersih jadinya gak kotor lagi deh " gumam azam sambil tersenyum senang karena sudah membersihkan tanah yang di lihatnya. lalu azam pergi ke tempat pemilik warung tersebut dan mengembalikan sapu yang di pinjam tadi.
" nih pak sapunya udah beres udah bersih " kata azam sambil tersenyum
" ehhh i,,ii,,iya dek " jawab pemilik warung yang bingung dengan tindakan azam tadi.
Azam pun kembali ketempat duduk dimana tempat ibunya duduk bersama temannya.
baru saja azam duduk tiba tiba pembeli lain datang. dari awalnya yang datang satu dan datang lagi dua kemudian banyak yang datang lagi sampai warung tersebut jadi ramai.
pemilik warung jadi senang karena sudah lama belum ada juga pembeli yang datang. hingga pemilik warung jadi semangat karena banyak pembeli, saking banyaknya pembeli sampai kewalahan untuk melayani pembeli. untung saja ada keluarga pemilik warung jadi bisa terbantu.
pemilik warung tiba tiba memandang azam sambil memikirkan dengan tindakan yang di lakukan azam. karena setelah ke anehan yang di lakukan azam membuat warungnya mendadak ramai pembeli.
" apa yang kamu lakukan dek apa yang kamu buat kenapa mendadak ramai warung ku ini, YA Allah terimakasih engkau kirimkan malaikat kecil untuk memberikan rezeki kepada hamba sehingga warung hamba menjadi berkah " ucap pemilik warung yang terharu karena sudah lama warungnya sepi pembeli.
tidak tahu apa penyebab yang pasti yang membuat warungnya sepi dan kini telah kembali ramai lagi.
Azam yang duduk santai tidak tahu apa yang di perbuatnya membuat warung tersebut jadi ramai. terdengar dari para pembeli yang berbicara ke pemilik warung bahwasannya kenapa selama ini warungnya baru buka tapi pemilik warung menjelaskan selama ini warungnya tiap hari buka.
pemilik warung akhirnya sadar ada oknum yang iri atau berniat jahat untuk membuat warungnya sepi dan bangkrut. alhamdulillah dari perantara azam warung tersebut di bersihkan dari perbuatan jin yang menutup warungnya pembeli melihat warungnya terasa tidak buka.
ibu wati dan temannya menyadari bahwa warungnya ramai pembeli dan membludak. karna awalnya mereka datang sepi tidak ada satupun pembeli.
tanpa di sadari mereka duduk sampai waktu sudah mau sampai maghrib. karna ke asyikan ngobrol.
" nis,,nin,,keknya udah mau maghrib nih kita balik yuk,,udah kelamaan juga kita duduk " ucap Wati
" ehh iya gak terasa kita lama ngobrolnya,,,ayok lah balik kita " kata Nisa
" ya udah yuk,,,kita langsung aja bayar ke kasir " timpal Nina
mereka pun bangkit dari duduknya segera menuju ke kasir untuk membayar. " pak berapa total tadi pesanan kami " tanya bu wati ke pemilik warung
" iya bu,,,pesanan ibu tadi gratis tidak usah bayar bu,," kata pemilik warung sambil tersenyum
" loh kok gratis pak ? " heran Wati
" iya bu gratis,,,malah saya terima kasih sama anak ibu karna berkat anak ibu warung saya jadi bisa ramai. jujur aja bu semenjak di bulan ini warung saya tidak pernah ada yang beli, saya sudah frustasi bu. berkat anak ibu tadi alhamdulillah warung saya jadi ramai " ujar Pemilik Warung
" kok karna anak saya pak ? ,emang anak saya buat apa untuk warung bapak ? " tanya bu wati yang kebingungan
pemilik warung kemudian menjelaskan apa yang terjadi sebenarnya. dari cerita pemilik warung bahwa azam sudah membantu untuk memulihkan warungnya dari orang yang mencoba membuat warungnya bangkrut.
" anak ibu luar biasa dan istimewa saya bersyukur bisa berjodoh bertemu anak ibu, mungkin perantara dari anak ibu Allah membantu usaha saya " ucap Pemilik Warung
" iya pak alhamdulillah, terima kasih pak atas di gratiskannya makanan kami " kata bu wati walaupun bingung tetap tersenyum dan bangga dengan anaknya.
setelah itu mereka bergegas pulang karna hari sudah mau gelap. mereka lalu berpisah menuju ke rumah masing masing. bu wati melajukan motornya menuju ke rumah dengan kecepatan sedang jangan sampai mereka pulang sampai hari gelap.