Mengisahkan tentang seorang wanita yang rela melepaskan suaminya untuk wanita lain. Meski kini dia harus menghadapi semuanya sendiri menjadi orang tua tunggal buat ke empat anak-anaknya namun dia tetap semangat .Tidaklah mudah perjalanan hidup yang dia lewati . Dalam keadaan hamil muda dia harus berpisah dengan suami hingga dia membesarkan anak-anaknya. Namun dia beruntung memiliki Ibu dan adik yang selalu mendukungnya.Apakah dia akan bahagia setelah berpisah dengan suaminya ? Apakah Dia bisa merawat dan membesarkan keempat anaknya???
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Dian Aunankia, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
TEROR SANG PELAKOR
Hari itu bagaikan petir di siang bolong aku mendapatkan sms dari nomor yang tidak dikenal . Aku sungguh tidak menyangka wanita itu akan senekat ini berani mengirimiku sms.
"Apa urusan kamu datang kerumahku menemui suamiku??? " Isi sms nya
"Maaf aku cuman mau perjuangkan RT yang telah kamu rusak " Balasku dan ku kirim pesan itu . Dan tidak lama ada lagi balasan smsnya
"Kasian banget yaa...suamimu itu tidak mencintaimu kenapa kamu tetap bertahan ...tidak tahu malu "
"Kamu yang harus malu karena mengambil suami orang padahal kamu sudah ada suami" balas smsku ke dia
"Suamimu yang mau sama aku ... dan hubunganku sama suamiku itu bukan urusanmu " balasnya memojokkanku
Aku pun berusaha mengabaikannya... Aku tahu saat ini suamiku sama sekali tidak peduli terhadapku dan anak-anak tapi aku harus kuat ...karena aku percaya suatu saat dia berubah. Aku harus mengalah demi anak-anak . Aku tahu suamiku sayang anak-anaknya jadi dia tidak akan menelantarkan mereka .
"Halo.... aku ijin tidur sama suamimu yaaa ...kasihan ya kamu sendirian hahahaha byeeee..... "
"Kasihaaan deh kamuu hahahaha"
"Dasar istri gak bisa nyenengin suami jadi kaburr dech hahahaha "
"Dasar cebol sang pemimpi hahaha "
Berturut turut sms yang wanita itu kirimkan ... Tak lagi aku mampu membalas sms nya ... Aku mungkin terlalu bodoh karena diam saja menerima semua penghinaan nya .Tapi aku harus kuat demi anak-anak .
Aku membaca sms itu dengan terisak ... Ya Allah apa yang harus aku lakukan . Saat ini aku hanya bisa bersabar . Aku tahu kini mereka telah tinggal bersama . Namun aku tidak tahu dimana rumah kontrakannya . Aku hanya ingin fokus ke anak- anak .
Aku mengabaikan sms demi sms dari pelakor itu ... Aku bahkan menyimpan Hp ku di dalam lemari dan aku menuju dapur untuk mempersiapkan jualan buat besok.
Aku kini harus giat mencari uang buat ketiga anak-anakku . Mereka butuh makan dan biaya sekolah .Aku berharap Allah selalu memberiku jalan .
🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷🌷
Berbulan bulan berlalu ... suamiku pun jarang pulang ... kalaupun pulang dia tidaklah menegurku seolah tidak ingin melihatku ... Dia datang cuman melihat anak-anak lalu pergi . Aku hanya bisa diam karena percuma marah juga dia tidak perduli ... Aku hanya fokus ke anak-anak.
Barang-barang nya mulai dia angkut sedikit demi sedikit ... mungkin dia sudah menikahi wanita itu saya tidak tau . Yang jelas mereka sudah tinggal bersama . Dan itu membuat pelakor itu besar kepala karena sudah berhasil sepenuhnya merebut suamiku .
Aku sadar RT kami kini tidaklah sehat . Aku berstatus istri namun tidak lagi mendapat nafkah dari suami . Gajinya entah kemana .Dan sudah berbulan bulan tidak pernah nginap di rumah . Hanya sabar yang bisa aku lakukan . Dan untung Rumah yang kami tempati ini adalah rumah warisan dari orang tuaku .Sehingga aku dan anak-anak ada tempat berteduh meski kecil .
Saat ini aku cuman mengandalkan hasil kios . Semoga ke depan semua berjalan dengan baik.Karena selain itu aku juga menerima orderan pesanan kue dan nasi kotak . Dan alhamdulillah orderan selalu lancar ...meski badan ini capek tapi semua ini demi menghidupi ketiga anak-anakku .
Masalah RT ku juga belum diketahui oleh Mamiku ... Aku masih menutupinya rapat-rapat dari keluarga ... Aku tidak ingin keluarga tahu keadaanku terutama mamiku .Aku tidak ingin melihatnya kaget. Aku akan menghadapinya .Aku hanya menyerahkan semuanya kepada sang ilahi.
NB.Mohon kritik dan saran
bukan pelakor
dasar aja bucin n gatal Krn lama ngga disentuh suami
percuma dan jgn bucin dg dalih anak
sdh bisa cari uang kok msh mau dg suami spt itu
perseteruan sampah dan tong sampah
gantilah no hp...
benci aku ..jadi istri kok bodoh amat
istri polisi lagi..kan kamu bisa visum bude...
bucin emang bikin bodoh