NovelToon NovelToon
Putri Duyung Dan Gangster Tampan

Putri Duyung Dan Gangster Tampan

Status: sedang berlangsung
Genre:Lari Saat Hamil / Nikahmuda / Spiritual / Mafia / Reinkarnasi / Cintapertama
Popularitas:902
Nilai: 5
Nama Author: EMiliya PUtry S

putri duyung yang memiliki kekuatan ajaib tanpa senjaga menyelamatkan seorang gengster yang terluka di dasar lautan.
jatuh cinta pada pandangan pertama,,dan dengan tekad juga kerinduan pada ibunya di dunia manusia.
dia membahayakan dirinya sendiri,hingga suatu hari gangster itu mengecewakan nya.
lalu bagaimana dengan kisah selanjutkan,,saksikan kelanjutannya,,yuk mampir ke cerita ku ya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon EMiliya PUtry S, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kedatangan kakek max

 2 Minggu kemudian,selama 2 Minggu itu Daxton tidak pernah lagi muncul,tentu saja Rania merasa senang ,dia sangat yakin Daxton tidak akan berani lagi menemui nya setelah mengetahui bahwa dia sudah menikah dan mengandung anak Max.

dan hari ini adalah hari kedatangan kakek Max,di depan halaman kediaman Rosewood,disana sudah ada Rania,max,Anto,dan kedua pengawal nya.

mereka sudah menunggu kedatangan kakek Max yang sedang dalam perjalanan menuju kediaman Rosewood.

" sayang jika kamu lelah, sebaiknya kamu istirahat saja,kakek juga pasti akan mengerti dengan keadaan mu saat ini " ucap Max sembari mengelus rambut Istrinya.

Rania menggeleng,dia tidak mau jika kakek Max menganggap dia tidak menghormati nya.

" tidak apa-apa Max,lagian sebentar lagi kakek juga akan sampai,kamu tidak perlu khawatir dengan ku," benar saja Rania melihat sebuah mobil mewah memasuki kediamannya,matanya berbinar dia berjalan mendekati mobil itu yang membuat Max gelang-gelang.

" sayang biarkan saja kakek tu.. maksud nya kakek menghampiri mu," hampir saja Max keceplosan mengatakan kakek tua.

tapi Rania tidak mendengar ucapannya,dia tersenyum sembari melambaikan tangannya pada seorang pria paruh baya yang baru saja keluar dari dalam mobil,tingkah Rania memang terasa berbeda saat dia hamil.

disisi Liam dan Joko,mata Liam menatap tajam sahabat nya,dia mendekatkan tubuhnya pada Joko.

" kamu sudah dengarkan apa yang aku katakan tadi ?? ingat !! jangan asal bicara!! jika kamu masih tidak mau mendengarkan peringatan ku,tuan Max sendiri yang akan menghukum mu !! " bisik Liam yang membuat Joko mengangguk cepat.

" ya aku mengingat nya,kamu tenang saja aku akan menutup mulut ku rapat-rapat" jawab Joko sembari melirik kearah Max,dia menyesal soal kejadian kemarin yang terlalu ikut campur, sehingga dia harus menghabiskan malam di dalam penjara bawah Tanah.

sedangkan disisi Theo yang baru saja turun dari dalam mobil,dia menatap kediaman Rosewood dengan takjub,dia tidak menyangka ternyata cucu menantu nya itu berasal dari keluarga kaya.

" robet akhirnya kita sampai,dan coba lihat kediaman cucu menantu ku,hampir sebesar kediaman millier " ucap Theo pada kepala pelayan yang ternyata juga ikut ke Indonesia.

" benar tuan,jika pun tuan Max mengadakan acara pernikahan besar-besaran,semua orang tidak akan merendahkan calon istrinya" anggukan robet dengan tersenyum tipis.

tiba-tiba Theo yang sedang berbincang dengan robet menoleh kearah seorang wanita yang tiba-tiba datang menghampiri nya.

" kakek..? " panggil wanita yang ternyata adalah Rania,melihat kecantikan cucu menantu nya, Theo tersenyum bangga,dia mengangguk dan berjalan mendekati nya.

tapi tiba-tiba tubuhnya membeku saat Rania malah melewati nya dan memeluk kepala pelayannya dengan hangat.

" akhirnya kakek sampai juga, dari tadi aku menunggu kedatangan kakek,,kenapa kakek lama sekali datangnya ?? ohh..aku hampir lupa kakek pasti mereka lelah,,ayo biar aku antarkan kedalam kamar " setelah menguraikan pelukannya,dia berbicara panjang lebar pada robet,yang membuat robet terkejut.

dia memiringkan kepalanya dan menatap tuan nya Theo yang sedang menatapnya dengan tajam.

" hey..kakek ada apa ? kenapa kakek diam saja ? " tanya Rania yang merasa bingung.

robet tersentak,dia menggeleng dan menunjuk kearah Theo,tapi Rania menurunkan tangannya.

" iya aku tau kakek pasti mau masuk,ayo kita masuk kedalam " sembari menggandeng tangan robet,Rania membawanya masuk kedalam,tanpa memperdulikan wajah masam Theo.

Anto dan Max yang melihat itu,saling memandang dengan wajah tercengang.

" tuan kenapa malah si kepala pelayan yang dibawa oleh nona ?? apa nona tidak menyukai tuan besar ?? " tanya anto dengan reflek.

Max menggeleng,dan dia berjalan mendekati mobil tiba-tiba dia menahan tawa saat disana dia melihat kakeknya sedang berdiri seperti patung.

" entah aku harus tertawa atau menangis melihat wajah kakek ku,padahal dia baru saja sampai tapi istriku sudah membuat nya ingin menangis' " Max membuang muka dan berdehem dengan cukup keras.

mendengar suara deheman suaminya,Rania menghentikan langkahnya,dia berbalik badan dan menatap Max dengan bingung.

" ada apa ? kenapa ekspresi wajahmu seperti itu " tanya Rania pada suaminya.

" ehehhmmm...itu sayang..yang kamu bawa masuk itu bukan kakek ku,tapi kepala pelayan yang bernama robet,, sementara kakek ku kamu meninggalkannya disana " tunjuk Max pada Theo yang sedang menahan airmata nya.

Rania tercengang,dia dengan reflek melepaskan pelukannya dan menatap Theo dengan meringis malu,dengan perasaan bersalah dia berjalan mendekati pria paruh baya itu.

" kakek.. maaafkan aku,tadi aku tidak mengenal mu,lagian ini semua adalah kesalahan Max!! dia tidak pernah mau menunjukkan foto kakek,,ini bukan salah ku,,jadi kakek jangan marah padaku ya,," Rania menatap kakek nya dengan mata berkedip lucu.

melihat dan mendengar ucapan cucu menantu nya,Theo akhirnya luluh,dia mengangguk dan tersenyum lembut.

" kakek tidak akan marah,karna ini semua salah Max" ucapnya yang diangguki oleh Rania,tanpa memperdulikan wajah datar suaminya,dia memeluk lengan kakeknya dan membawanya pergi dari sana.

robet yang melihat tatapan mengejek tuannya,hanya menggaruk kepalanya yang tidak gatal.

" Liam,,hari ini bukan aku yang membuat masalah,tapi nona Rania,,apakah dia akan di hukum juga ?? " bisik Joko dengan serius.

Liam menarik nafasnya dalam-dalam,tanpa menjawab pertanyaan sahabat nya,dia memilih pergi mengikuti nona nya,melihat kepergian Liam, Joko merasa heran.

" semua orang yang ada disini benar-benar aneh " gumamnya dengan geleng kepala.

************

sedangkan di tempat lain,di dalam ruang bawah tanah,di dalam sel, terlihat seorang wanita yang keadaan nya sangat memprihatikan.

wanita itu di pasung dengan kawat besi,yang membuat seluruh tubuhnya terluka, rambutnya yang berantakan menutupi wajahnya,dan suara tangisan nya begitu menyayat hati.

" hikkkkssss,, kenapa hidup ku selalu menderita? tidak bisakah aku mendapatkan kebahagiaan dari seseorang yang aku cintai ? Ayara,,aku tau kamu pasti membenci ku,tapi kenapa kamu tidak pernah membiarkan ku bahagia?? kenapa pemuda yang aku cintai harus kamu pengaruhi?? kenapaaaa...?? suaranya terdengar menggema di dalam ruang bawah tanah itu.

     Disaat dia masih terus menangis, tiba-tiba dia berteriak keras dan memegang perut nya yang terasa sakit.

" aaahhhhhhkkkkkkkkkkkkk,,,tolong,,, aaaahhhhhhkkkkkkkk" matanya melotot saat merasakan benjolan yang bergerak didalam perutnya, jantung nya berdebar kencang ternyata dia telah hamil anak Daxton dan sekarang dia akan melahirkan??.

dia jadi mengingat obat perangsang yang dia berikan pada Daxton, bukanlah obat biasa, obat itu hanya di khususkan untuk para duyung yang akan memberikan keturunan dan akan melahirkan  dengan cepat.

" aaahhhhhhkkkkkkkkkkkkk,,tolong,,aku akan melahirkan,, aaahhhhhhkkkkkkkkkkkkk,, tolong aku " teriaknya histeris.

1
Maudy
mantap ayara 😁😁
Maudy
teruskan karya mu sobat
Maudy
cerita bagus dan keren
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!