season 1
Naina...gadis cantik yang hidupnya penuh pengorbanan.
setelah papanya meninggal dan adiknya sakit,dia dipaksa keadaan untuk hidup mandiri dan penuh pengorbanan hingga akhirnya terjebak dalam ikatan pernikahan sebagai istri kedua,lebih tepatnya sebagai wanita penerus keturunan keluarga Hardiansyah,karena istri aryo putra Hardiansyah tidak dapat meneruskan keturunan keluarga tersebut.
karna cintanya aryo pada erlita hingga paksaan untuk menikah lagi dituruti dengan syarat dia tidak akan menceraikan erlita.
akankan pengorbanan naina berbuah manis?atau kah pergorbanan nya hanya sebuah pengorbanan disepanjang hidupnya??
season 2
perjalanan kehidupan Kenan dan keluarganya si anak bungsu keluarga Hardiansyah, penuh suka duka tawa dan airmata. Perjuangan dan pengorbanan juga mewarnai kehidupan mereka.
bagaimana posesif nya Kenan terhadap dua putrinya ketika mereka menemukan tambatan hati masing-masing, di warnai dengan kekocakan dan ke gesrekan orang-orang disekitarnya.
Pokoknya kepoin deh, kalo season 1 siap tissue, season 2 siap dua tissue karena kalian akan menangis dan tertawa bersamaan.
(Jangan khawatir season 2 banyak kocaknya dan bisa mengobati luka hati di season 1....istilah menangis- nangis dahulu...ngakak-ngakak kemudian!!)
Jangan lupa like.komen n vote
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bintang Ramadhan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Apa ini baik-baik saja?
"Pagi sayang....." aryo sambil mencium kening erlita.
"sayang..kau tidur disini semalam?....kenapa tak membangun kan aku?"
"hemmm....kau tidur dengan sangat nyenyak..aku tak ingin menganggu mu.."
"bagaimana?...apa sudah ada perkembangan?"
"Sangat baik sayang" sambil memeluk suaminya.
"Dr. risma bilang ini bener2 sudah sembuh total, walopun kemungkinan untuk hamil sudah tidak ada"
"sudahlah jangan dipikirkan lagi.....bukankah sudah ada naina?"
"hemmm...kau benar,aku akan mengajak naina jalan2...anggap saja sebagai perayaan kesembuhan ku" ucap erlita sambil beranjak dr ranjang ke kamar mandi.
"apa mama belum pulang dari luar negri?" lanjutnya.
" belum sayang...."
"Aku akan memberikan kabar ke mama nanti"
#####
"kita mau kemana kak?..." tanya naina pada erlita yang mengajaknya memasuki mobil.
"kita akan belanja nai....untuk calon anak kita nanti"ucap erlita dengan wajah sumringah.
Naina hanya tersenyum kecil melihat betapa bahagianya erlita atas kehamilannya.
dia tau Erlita juga menyimpan kesedihan.. bagaimana tidak dia seorang wanita yang tak bisa memberikan anak untuk suaminya dan bahkan merelakan suaminya menikah lagi.
erlita seorang wanita dewasa yang sangat anggun...dia bahkan pandai meredam setiap emosinya.
naina sangat yakin kalo Erlita tidak baik-baik saja walaupun terlihat sangat baik diluarnya.
sesampainya di mall.
"nai... bagaimana yang ini?lucu tidak?"tanya erlita sambil memilih dan melihat pakaian bayi di sebuah toko.
"semuanya lucu mbak...apa kita akan membeli semua nya?ini terlalu banyak kak"...ucap naina.
"no..no..no...ini cucu pertama keluarga Hardiansyah jadi harus istimewa"
setelah sekian lama berbelanja akhinya erlita mengajak naina ke dr.risma untuk memeriksa kandungan nya.
suasana di sana agak rame... banyak ibu2 yang memeriksa kan kandungan nya.
"nai.... duduklah disini dulu....masih ada beberapa antri nya... aku lupa buat janji dengan dr. risma"..ucap erlita lalu dia pergi meninggalkan naina setelah berpamitan untuk pergi sebentar.
#####
"Berapa bulan mbak?" tanya seorang ibu-ibu dengan perut buncitnya yang di yakini naina pasti lebih dari 7bulan kehamilan wanita itu.
"Mau 5 bulan mbak"...jawab naina sambil tersenyum.
"anak pertama?"
"iya mbak...."
"terlihat sekali...kamu masih sangat muda,menikah muda rupannya" kata ibu itu sambil tersenyum.
"berapa umurmu?"lanjutnya.
"19 tahun mbak"
" tuh kan...muda sekali....hehehhehe..ini anak ke tiga ku..anak pertama sudah berumur 10 tahun dan yang ke dua 5tahun keduanya laki2, suami ku minta anak perempuan...jadi hamil lagi deh" terang wanita itu panjang sambil tersenyum.
"bagaimana rasanya melahirkan mbak?" tanya naina penasaran.
"Hemmm.....jangan ditanya...sakit banget!... hehehehe tapi lega.. apalagi ketika melihat buah hati kita yang mungil dan lucu...rasa sakit saat melahirkan seketika hilang di ganti dengan rasa lega dan bahagia"
"kau tau.... ketika kita mendekapnya untuk pertama kali saat belajar menyusui nya... untuk bener2 sesuatu yang sangat sulit untuk diungkapkan"
"pasti bahagia ya mbak...bisa melahirkan dan menyusui anak kita"...ucap naina sambil menerawang.
" tentu saja, ikatan batin antara anak dan ibu akan lebih terjalin erat saat kita sendiri menyusui anak kita sendiri,jangan dikasih susu formula kalo kita masih bisa menyusuinya".
"apalagi saat hamil adalah saat yang paling menyenangkan,karna bisa bermanja dan mengerjai suami kita dengan acara nyidam kita..hehehehee" lanjut wanita itu sambil cekikikan.
"oya kau kesini dengan siapa?aku tak melihat suamimu?kalo suami ku sedang ke kantin...dari tadi siang belum makan heheheh karna antrinya masih panjang jadi aku ijinin"
"suamiku juga sedang ada pekerjaan yang tak bjsa di tinggal mbak,aku diantar oleh kakakku"
"ibu kanaya...." suster memanggil pasien yang antri.
"eh mbak aku dah dipanggil.....sayang lama sekali aku sudah dipanggil tuhh"ucapnya ketika suaminya datang menghampiri.
"aku duluan ya mbak"
"ya mbak...semoga bayinya sehat dan mbaknya juga"ucap naina.
seketika naina mengelus perutnya yang sedikit membuncit mengingat isi obrolannya dengan wanita tadi.
"apa aku akan baik-baik saja tanda dia?"ucap naina sambil mengelus terus perutnya.
"yaa....aku pasti baik-baik saja... bukankah aku sudah biasa mereka tinggalkan?,...nak...maafkan mama ya... 5bulan lagi kita akan berpisah...kau akan mendapatkan ibu n ayah yang baik... mereka akan sangat menyayangi mu..."lanjut naina berbicara sendiri seakan berbicara dengan buah hatinya.
Naina tak menyadari ternyata dari tadi dr daniel melihat semuanya.ketika akan mendatangi naina yang antri di depan ruangan dr.risma.
tanpa di sadari naina,dr.daniel duduk disampingnya yang berjarak 2 kursi hingga dia melihat dan mendengar dengan jelas 2 wanita itu ngobrol.
'Apa aku salah dengan semua rencanaku?'
'apa benar kata aryo,bahwa ini tidak akan baik-baik saja?'
'dia slalu tersenyum di dalam keluarga Hardiansyah selama ini'
'tapi...apa ini...kenapa ekspresi wajahnya segitu sulit ku baca'....batin dr.daniel mulai merasa sedikit bersalah telah menyeret seorang gadis polos kedalam masalah keluarga Hardiansyah,rasa iba tiba2 hadir dihatinya.
"nai.....mau periksa kandungan mu" tanya dr.daniel memecahkan keheningan.
seketika naina menoleh dan ketika matanya menangkap kehadiran dr.daniel...seketika naina tersenyum dengan manis...sambil mengangguk.
Deg.....
'oke fix....aku bersalah' batin dr.daniel.
bersambung......
dua sosok wanita mulia yang dipanggil ibu
*naina wanita mulia yang berkorban nyawa demi keluarga, suami dan anaknya,
*erlita wanita mulia yang berkorban perasaan dan menjadi ibu sambung yang sangat baik
aku sangat bangga masih ada novel yang memuliakan wanita
karena banyak sekali novel yang merendahkan wanita,