NovelToon NovelToon
GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA

GADIS DESA KESAYANGAN TUAN MUDA

Status: tamat
Genre:Cintapertama / Tamat
Popularitas:941.1k
Nilai: 4.8
Nama Author: Bunga Alika

Demi menghindari kejaran para gadis Reby Putra Maheswara membawa seorang gadis desa yang bernama Rania untuk ia jadikan tameng agar tidak ada yang berani lagi mendekatinya, namun yang terjadi malah hatinya terikat pada gadis yang selalu mengklaim dirinya sebagai calon suami itu.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Bunga Alika, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 8

Setelah kejadian tadi Rania menjadi diam, mungkin ia masih merasa malu karena segitiga pengamannya terpampang jelas dihadapan Reby. Agar suasana menjadi tidak canggung Reby pun bertanya padanya, "Beb..." panggil Reby.

"Kenapa,?" jawabnya ketus sambil memainkan ponselnya.

"Kau sudah sarapan?"

"Belum atuh, makan dari mana di sini gak ada makanan mau coba beli keluar juga Rania teh takut kesasar" jawabnya masih dalam mode ketus.

"Kalau begitu, bersiaplah kita pergi sarapan setelah itu kita pergi belanja" ajak Reby. Mendengar kata belanja seketika wajahnya jadi sumringah.

"Beneran kita belanja ?" Tanya Rania.

"Iya, cepatlah bersiap sebelum aku berubah pikiran" kini giliran Reby yang berucap dingin.

"Aihhh, ganteng-ganteng plin-plan" ucapnya sambil pergi ke kamar untuk berganti pakaian.

"Hei...!!! Astaga bocah itu kenapa sangat menyebalkan" ucap Reby yang mencoba menahan dirinya lagi untuk tidak menoyor Rania, karena bayangan - bayangan indahnya tadi masih terpampang jelas dalam benaknya.

Setelah beberapa saat Rania pun selesai berganti pakaian, usianya yang memang belum genap dua puluh tahun juga tubuhnya yang mungil membuatnya terlihat masih remaja.

"Ayo A Reby !" Ajaknya dengan sangat bersemangat, Reby pun bangkit dari duduknya dan berjalan duluan tanpa mengatakan apapun, sedangkan Rania mengekor di belakangnya.

Tubuh kecil itu berjalan dengan sangat riang di belakang tubuh tinggi Reby, Reby pun menghentikan langkahnya dan berbalik ke arah Rania dengan mendadak hingga Rania menabrak dada Reby yang keras.

Dugh...

"Isshhh..." Rania mengusap-usap hidungnya yang terbentur di dada Reby..

"Hei bocah, jika nanti ada yang bertanya siapa kau bilang saja kalau kau itu...."

"Calon istrinya A Reby," potong Rania. Reby pun berdecak sebal mendengarnya. Tangannya selalu gatal jika bicara dengan Rania. Ingin sekali Reby menjitak kepala bocah nakal ini, namun Reby tahan dulu untuk saat ini.

"Kenapa kau itu sangat menyebalkan, !

"Abisnya A Reby gantengnya kebangetan, Rania kan jadi gak bisa berhenti terpesona jadinya" jawabnya dengan sangat jujur.

"Oh astaga, aku sampai lupa akan bicara apa" ucap Reby sambil geleng-geleng kepala dan kemudian melanjutkan lagi langkahnya. Sedangkan Rania tersenyum-senyum sendiri di belakang Reby karena senang barusan bisa menabrak dada bidang Reby. Pikirannya jadi bertraveling ria karena membayangkan jika ia berada dalam pelukan Reby.

Hingga sampai di dalam mobil Rania masih saja tersenyum bodoh, hingga Reby memutar bola mata malas saat melihatnya. Sungguh baru kali ini Reby pergi membawa seorang gadis. Dan di saat pertama kali ia membawa seorang gadis, gadis yang ia bawa itu adalah gadis yang cerewet, menyebalkan dan juga selalu mengatakan jika dirinya adalah calon suaminya.

Setelah mengajak Rania sarapan, Reby membawa Rania ke tempat perbelanjaan terbesar di kota itu untuk membeli pakaian untuk Rania bekerja besok dengannya. Dan melaksanakan tugasnya sebagai penjaganya dari gangguan para gadis yang selalu membuatnya jengah.

Rania berdecak kagum melihat tempat itu, karena baru kali ini ia berada di tempat seperti itu. Namun ia berusaha untuk tidak bersikap kampungan takut membuat Reby malu. Saat pertama masuk ke Mall itu banyak orang yang melihatnya dengan tatapan kagum. Namun Reby dengan pandangan dinginnya tidak mempedulikan tatapan orang-orang padanya. Ia hanya bersikap dingin seperti biasanya.

Sampailah mereka di toko pakaian, Reby langsung memilih beberapa model pakaian untuk Rania. Namun Rania terkejut saat melihat harga pakaian yang tertera disana. Rania pun menarik pakaian Reby perlahan, Reby pun langsung melihat ke arah Rania. Dengan sedikit berjinjit Rania berbisik pada Reby.

"A Reby, bajunya mahal-mahal. Uang Rania mana cukup buat bayar baju di sini " bisiknya.

"Aku yang akan membayarnya," ucap Reby

"Beneran, ?"

"Iya, diam dan jangan cerewet " ketus Reby.

"Aihhhhh ya ampun, makin dekat aja ini mah ke pelaminan teh" ucapnya sambil cekikikan dan menutup mulutnya.

Reby pura-pura tidak mendengarnya saja, ia harus mulai terbiasa dengan sikap Rania yang selalu mengklaim dirinya calon suami itu. Lagi pula Rania bukan perempuan agresif yang selama ini selalu mendekatinya. Anggap saja jika Rania adalah seorang remaja yang mengidolakannya pikir Reby

"Cobalah semua pakaian itu" ucap Reby

"Siap Bos..." ucapnya sambil pergi ke ruang ganti, Reby pun kemudian duduk dan menunggu Rania di sana sambil memainkan ponselnya. Tak lama Rania keluar dari ruang ganti dan memperlihatkan penampilannya pada Reby.

"A Reby, liatin Rania cantik gak ?" Reby pun melihat ke arah Rania, dan memang benar Rania terlihat cantik dan pakaian itu sangat cocok untuk Rania. Namun tentu saja Reby tidak mau mengakui jika Rania cantik.

"Biasa saja, " ucapnya dingin, Rania pun mencebikkan bibirnya melihat kearah Reby.

"Susah banget kalau ngomong sama kulkas, bawaannya dingin dan merinding. Untung ganteng jadi Rania teh bisa memaafkan A Reby dengan mudah" Rania pun kembali masuk untuk mencoba pakaian yang lain tanpa memperlihatkannya pada Reby.

"Hai Reby..." panggil seorang gadis disana. Dia adalah Monica salah satu gadis yang selalu mengejar Reby. Pakaian kekurangan bahan adalah ciri khas dari gadis ini. Dan itu membuat Reby sangat tidak suka saat melihatnya.

Tidak ingin menjawab sapaan Monica Reby hanya memainkan ponselnya saja. Dan sikap Reby yang seperti ini tidak membuat Monica untuk berhenti mendekati Reby. Karena bagaimanapun juga Reby adalah seorang anak pengusaha ternama dan ia juga termasuk salah satu jajaran dari pengusaha muda. Dan jangan lupa wajah Reby yang sangat tampan membuat siapa saja yang melihatnya langsung terpesona. Sikap dinginnya malah menjadi daya tarik tersendiri untuk para gadis itu.

Monica mencoba duduk di samping Reby, ia ingin mencoba mengajaknya berbicara dan berharap Reby akan terpesona saat melihatnya. Namun Reby sama sekali tidak terlihat tertarik saat melihat Monica justru sebaliknya ia merasa sangat jengah.

"Reby, sedang apa kau disini ?" Tanyanya mulai basa-basi. Namun Reby tidak mau menjawab pertanyaan dari Monica ia masih fokus pada ponselnya saja. Monica menghela napas kasar, seharusnya ia terbiasa dengan sikap Reby yang selalu mengacuhkannya namun tetap saja hati Monica tidak terima jika Reby selalu bersikap dingin padanya.

"Reby aku bicara padamu," Monica mulai merajuk dan mengeluarkan suara manjanya, namun itu tidak membuat Reby berpaling padanya.

"Bukankah sejak tadi kau berbicara " ucap Reby dingin.

"Tapi kau terus mengacuhkanku" ucap nya dengan nada sedih, namun sayang sekali Reby sama sekali tidak perduli.

'Sedang apa bebek itu' batin Reby yang mulai kesal menunggu Rania yang belum juga keluar dari ruang ganti, namun tiba-tiba ada seseorang yang duduk diantara ia dan juga Monica. Siapa lagi kalau bukan bebek kecil yang baru saja Reby pikirkan.

"A Reby, Rania udah selesai " ucap Rania, melihat seorang gadis kecil yang tiba-tiba duduk ditengah dan menghalanginya untuk dekat dengan Reby membuat Monica kesal bukan main.

"Hei gadis kecil minggirlah ! Memangnya tidak ada tempat lain untuk duduk !" ketusnya.

"Gak ada, " jawabnya santai dan tersenyum ke arah Monica

"Kau sangat tidak sopan, siapa kau ?" Rania pun menyodorkan tangannya seolah ia sedang mengajaknya berkenalan.

"Kenalin, Rania calon istrinya A Reby..." jawabnya sambil tersenyum percaya diri.

"Apa...!!!"

*

*

*

Dukung terus novel ini ya 😘😘😘

1
Maya Lara Faderik
😅😂🤣🤣🤣🤣
thanks ya Thor lucu tak membosankan ..
Erna Sudiastuti
Luar biasa
Erna Sudiastuti
ada ya dihukum seneng 🤣🤣🤣🤣
Erna Sudiastuti
🤣🤣🤣🤣🤣
Erna Sudiastuti
🤣🤣🤣 spesies nya bira
R_ Aqueena
gemes baca nya/Grin/
Mamaheazkia Azkia
waaaahhh 😍😍😍😍😍🌹
Mamaheazkia Azkia
mksih Thor 🌹😍😍😍😍😍😍
Mamaheazkia Azkia
wkwkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣
Mamaheazkia Azkia
🤣🤣🤣🤣🤣
Mamaheazkia Azkia
smngt Thor sehat selalu biar bs bikin karya" seru lainnya 👍💪😍❤️❤️❤️🌹
Mamaheazkia Azkia
🤣🤣🤣🤣
Mamaheazkia Azkia
boleh Thor lanjuuutttt 👍😁😍😍😍
Mamaheazkia Azkia
🤣🤣🤣🤣🤣
Mamaheazkia Azkia
kangen Thor bikin ceritanya donk 😁❤️❤️😍😍
Mamaheazkia Azkia
🤣🤣🤣🤣🤣
Mamaheazkia Azkia
wkwkwkwk 😂😂😂😂😂
Mamaheazkia Azkia
bengek 🤣🤣🤣🤣🤣
Mamaheazkia Azkia
wkwkwkwk 🤣🤣🤣🤣🤣
Alea
oh astaga astaga perut sya teh sakit...ketawa Mulu🤣🤣🤣🤣🤣
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!