NovelToon NovelToon
Sahabat

Sahabat

Status: sedang berlangsung
Genre:Teen / Tamat
Popularitas:512
Nilai: 5
Nama Author: Anang Bws2

cerita kehidupan sehari-hari (slice of life) yang menyentuh hati, tentang bagaimana tiga sahabat dengan karakter berbeda saling mendukung satu sama lain.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Anang Bws2, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

kebersamaan

Setelah beberapa saat terdiam dalam suasana yang penuh dengan emosi, Devi perlahan mengangkat kepalanya dan menyeka air matanya dengan lengannya. Wajahnya yang tadinya penuh penyesalan mulai sedikit menunjukkan ekspresi yang lebih ringan. Dia melihat Rohita yang masih menatap ke arah lantai dengan wajah yang masih serius, lalu melihat Dewi yang sedang menatap mereka berdua dengan mata penuh perhatian. Tanpa berpikir panjang, Devi mendekatkan wajahnya ke arah telinga Rohita dan kemudian mengusap-usap leher kakaknya dengan tangan kecilnya sambil membuat suara “cucur cucur” yang lucu.

“Kak Rohita… jangan marah lagi dong,” ujar Devi dengan nada manja yang khasnya, sambil masih terus mengusap-usap leher Rohita dan terkadang menggigit pipinya dengan lembut. “Aku sudah tahu salah kan? Nanti aku akan lebih bijak dan tidak akan melakukan hal yang sama lagi. Janjian ya!” Rohita yang tadinya masih sedang memikirkan berbagai hal, tiba-tiba merasa geli karena sentuhan Devi yang tidak terduga. Dia menjauhkan wajahnya dengan cepat dan kemudian melihat Devi dengan ekspresi yang mulai tidak bisa menahan tawa.

“Aduh Devi! Jangan begitu dong! Kamu tahu kan aku tidak tahan dengan geli!” seru Rohita sambil menepuk tangan ke arah Devi, namun gerakannya lebih seperti bermain ketimbang marah. Wajahnya yang tadinya serius mulai menunjukkan sedikit senyum, dan akhirnya dia tidak bisa menahan diri lagi sehingga tertawa bersama Devi. “Kamu memang suka membuat omong kosong dan melakukan hal-hal yang tidak terduga! Kalau bukan karena kamu, mungkin aku akan terus terjebak dalam kesedihan dan kemarahan saja.”

Devi melihat bahwa kakaknya sudah mulai rileks, maka dia semakin semangat untuk membuat suasana menjadi lebih ceria. Dia berdiri dengan cepat dan kemudian mulai menari-nari kecil di tengah kamar sambil menyanyi lagu anak-anak dengan nada yang sedikit diubah menjadi lebih lucu. “Kak Rohita, kak Dewi… ayo ikut menari bersama! Biarkan saja semua masalah kita hilang sejenak dengan menari dan bernyanyi!” panggil Devi sambil mengajak kedua kakaknya dengan tangan yang menggoyangkan-goyangkan. Rohita hanya menggeleng-geleng kepala dengan senyum namun kemudian ikut berdiri dan menirukan gerakan tari Devi dengan gaya yang sedikit kaku namun lucu.

Sementara itu, Dewi yang masih berada di atas tempat tidur, hanya berbaring menyamping sambil menyaksikan kedua kakaknya yang sedang bermain ria. Bibirnya yang biasanya tertutup rapat mulai menunjukkan senyum lembut yang indah. Mata kecilnya penuh dengan kebahagiaan saat melihat suasana yang dulunya penuh dengan ketegangan kini berubah menjadi penuh keceriaan. Dia mengangkat satu kaki dan kemudian menggoyangkannya perlahan mengikuti irama lagu yang dinyanyikan Devi. Kadang-kadang dia juga mengeluarkan suara nyanyian pelan yang menyatu dengan suara Devi dan Rohita.

“Kak Dewi juga ikut dong! Jangan hanya tiduran saja!” teriak Devi sambil mendekati tempat tidur dan kemudian menarik tangan Dewi dengan lembut. Dewi sedikit merasa malu, wajahnya menjadi kemerahan karena diperhatikan oleh kedua kakaknya. Namun dia tidak bisa menolak ajakan Devi yang penuh semangat itu. Dia perlahan berdiri dan kemudian mencoba mengikuti gerakan tari yang diajarkan Devi. Gerakannya memang tidak seperti Devi atau Rohita, namun setiap gerakan yang dia lakukan membuat kedua kakaknya semakin tertawa dan merasa bahagia.

Setelah beberapa menit menari dan bernyanyi, ketiganya akhirnya merasa lelah dan berbaring bersamaan di atas tempat tidur yang cukup luas untuk mereka bertiga. Udara di kamar menjadi hangat dengan suasana kebersamaan yang penuh kasih sayang. Rohita berbaring di tengah, dengan Devi yang menyandar kepalanya di dadanya dan Dewi yang berbaring di sisinya dengan tangan yang menyentuh lengan Rohita. “Kamu memang nakal banget Devi, tapi kamu juga yang bisa membuat hari-hari kita menjadi lebih hidup,” ujar Rohita dengan nada lembut sambil membelai kepala Devi yang sedang menutup mata menikmati sentuhan itu.

Devi mengangkat kepalanya dan kemudian mencium dahi Rohita dengan lembut. “Terima kasih ya kak sudah mau memaafkan aku. Aku janji nanti akan lebih baik dan tidak akan membuat kamu marah lagi,” ujar Devi dengan suara yang penuh kesungguhan. Rohita hanya mengangguk dan kemudian melihat ke arah Dewi yang sedang menatap ke arah langit-langit kamar dengan wajah yang tenang. “Bagaimana dengan kamu Dewi? Kamu sudah merasa lebih baik kan? Kamu tidak perlu takut lagi ya, kita akan selalu bersama dan saling melindungi satu sama lain.”

Dewi mengangguk perlahan dan kemudian menoleh ke arah Rohita. “Aku merasa tenang sekarang kak,” ujar Dewi dengan suara pelan namun jelas. “Aku senang melihat kakak berdua bisa bahagia lagi. Kita memang sering menghadapi kesulitan, tapi aku tahu kita pasti bisa melewatinya bersama-sama.” Rohita mengeluarkan napas lega dan kemudian menutup matanya sejenak, merenungkan kata-kata Dewi yang penuh kebijaksanaan itu. Suasana di kamar kembali tenang, dengan hanya suara napas mereka bertiga yang terdengar dan sinar matahari yang masih menyinari sebagian sudut kamar melalui jendela kecil yang terbuka.

1
Jing_Jing22
Aduh, nyesek banget lihat Dewi nangis sendirian begitu. 🥺 Untung ada Rohita yang lewat. Walaupun awalnya kelihatan galak, ternyata Rohita peduli banget. Semoga Dewi mau cerita masalahnya ya!
Wida_Ast Jcy
do re mi donk🤭🤭🤭 tiga sahabat dipanggil do re mi hehheh
Wida_Ast Jcy
Saran ya thor dialog dengan narasi ada baiknya dipisah lho. 🙏🙏🙏
Mingyu gf😘
bahasa formal sama bahasa sehari hari jangan di campur
Mingyu gf😘
Jangan terlalu suka kepo dengan orang yang gak di kenal
Anang Anang
lanjut
Dini
mantap
Dini
sangat mengispirasi
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!