NovelToon NovelToon
Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Puteri Pengganti Untuk Pangeran Buruk Rupa

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Isekai / Time Travel / Reinkarnasi / Fantasi Wanita / Cinta Istana/Kuno
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: ANWi

Shen Kuo Yu, bilioner wanita yang tewas di puncak kejayaannya karena kebocoran jantung, ia terbangun di tubuh Liu Xiao Xiao- gadis malang yang disiksa oleh keluarga angkatnya. Takdir pahit menantinya. Ia dipaksa menggantikan saudari tiri nya untuk menjadi pengantin pengganti dan menikahi Pangeran Keempat yang konon buruk rupa dan berhati kejam.

Shen Kuo Yu akan menaklukan Pangeran itu dan menjadikan nya bidak untuk membalas dendam pada Keluarga Liu yang memperlakukan nya seperti binatang.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ANWi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Episode 6 : Pernikahan

Tiga hari pun berlalu sejak insiden penyiksaan air dingin. Liu Xiao Xiao tengah memandang langit fajar dari jendela kamar nya yang sempit.

" Ini tak terasa berat. Hanya saja..." Pandangan mata nya beralih ke arah nampan besi yang ia letakan di meja. " Aku terus menahan lapar daripada memakan roti busuk itu." Gumam Xiao Xiao.

Tubuh nya semakin kurus. Apalagi, gaun pernikahan merah nya membuat pinggang nya nampak kecil.

"Nona, saatnya berangkat," suara Mao memecah keheningan. Pelayan itu masuk dengan mata merah, membawa sebuah cadar merah transparan yang dihiasi benang emas murah—sangat jauh dari standar pernikahan seorang putri jenderal.

​Xiao Xiao berdiri. Meskipun perutnya melilit karena lapar, punggungnya tegak kaku. Ia membiarkan Mao memasangkan cadar itu, menutupi wajah pucat namun penuh ambisi miliknya.

​"Jangan menangis, Mao. Simpan air matamu untuk hari di mana kita akan melihat mereka yang memohon ampun pada kita," bisik Xiao Xiao dengan nada dingin yang menenangkan.

​Di halaman depan, tandu pengantin sudah menunggu. Tidak ada musik meriah, tidak ada kerumunan rakyat yang bersorak. Pernikahan ini dilakukan seolah-olah keluarga Liu ingin segera menyingkirkan aib.

​Jenderal Liu berdiri di sana dengan wajah kaku. Saat Xiao Xiao melangkah keluar, sang Jenderal mendekat, suaranya terdengar berat namun penuh ancaman. "Ingat, mulai saat ini kau adalah Liu Xiu. Jangan pernah membuka identitasmu jika kau masih ingin kepala pelayan kecilmu ini tetap menempel di lehernya."

​Xiao Xiao tidak menjawab dengan kata-kata. Ia hanya menatap Jenderal Liu dari balik cadar tipisnya. Tatapan itu begitu tajam dan berwibawa, hingga membuat sang Jenderal tanpa sadar mundur satu langkah.

Xiao Xiao naik ke dalam tandu yang sempit dan berdebu. Pintu ditutup, dan tandu pun diangkat.

Perjalanan itu terasa panjang dan sunyi. Hingga akhirnya, tandu itu berhenti di depan sebuah gerbang raksasa yang mematikan. Istana Wang.

Xiao Xiao melangkah keluar tandu. Di ujung aula, duduk seorang lelaki dengan pakaian kebesaran hitam-emas. Wajahnya tertutup topeng perak setengah bagian, namun bekas luka bakar yang mengerikan terlihat jelas di rahang dan lehernya. Matanya yang merah karena kurang tidur menatap Xiao Xiao seperti serigala menatap mangsa.

​Itu adalah Wang Zhi Chen. Sang Pangeran Buruk Rupa.

Disisi lain, tepat di tengah aula terdapat Kaisar dan Permaisuri yang menatap Xiao Xiao datar. Di dekat saja juga terdapat selir Kaisar dari selir agung hingga selir senior.

Tidak terlihat saudara dari Pangeran Keempat sama sekali.

​Zhi Chen berdiri, melangkah mendekati Xiao Xiao dengan suara sepatu bot yang menghentak keras di lantai marmer. Ia mencengkeram dagu Xiao Xiao dengan kasar, memaksa gadis itu menatap langsung ke matanya yang penuh kegelapan.

​"Jadi, Jenderal Liu benar-benar mengirimkan 'hadiah' berharganya kepadaku?" desis Zhi Chen sinis. "Kau tahu, Liu Xiu? Di istana ini, tidak ada bunga yang bisa tumbuh. Hanya ada bangkai."

​Xiao Xiao tidak gemetar. Ia justru tersenyum tipis di balik cadarnya, sebuah reaksi yang membuat Wang Zhi Chen mengerutkan dahi.

​"Pangeran," suara Xiao Xiao terdengar jernih dan berani. "Bangkai pun bisa menjadi pupuk yang luar biasa jika diolah oleh tangan yang ahli"

Wang Zhi Chen tertegun.​

"Kau..." Zhi Chen menyipitkan mata. Lalu dengan kasar ia menyentak cadar merah itu hingga terlepas.

​"Jadi, kau adalah putri kesayangan Jenderal Liu?" desis Zhi Chen sambil mencengkeram dagu Xiao Xiao. Xiao Xiao tidak berkedip. Ia menahan rasa sakit di dagunya dan justru menatap balik mata pangeran itu dengan berani.

"Sayang sekali wajah cantikmu harus membusuk di istana terkutuk ini bersama monster sepertiku."

​"Kenapa Anda berpikir begitu, Pangeran?" tanya Xiao Xiao dengan suara jernih.

​Pangeran Zhi Chen terdiam. Ia melepaskan cengkeramannya, tampak sedikit terkejut karena gadis ini tidak menangis ketakutan seperti wanita-wanita lain yang pernah melihatnya.

​"Kau punya nyali juga," ujar Zhi Chen dingin. "Tapi di sini, keberanian saja tidak cukup untuk bertahan hidup. Kau tahu apa yang terjadi pada orang yang mencoba menipuku?"

​Xiao Xiao tersenyum tipis. Ia tahu pangeran ini belum menyadari bahwa dia adalah pengantin pengganti. "Saya tidak punya niat untuk menipu Anda, Pangeran. Saya hanya ingin membuat kesepakatan. Jika Anda memberikan saya perlindungan, maka saya akan memberikan apa yang tidak bisa diberikan oleh siapa pun di istana ini kepada Anda."

​Zhi Chen menyipitkan mata. "Apa itu?"

" Saya bisa memberikan kesetiaan saya dan membantu anda mengatur strategi...namun, ada harga yang harus disepakati." Ujar Xiao xiao pelan.

Alis Zhi chen terangkat. Berani nya bertransaksi dengan ku.

***

Happy Reading 🥰

Mohon Dukungan untuk

● Like

● Komen

● Subscribe

● Ikuti Penulis

Terimakasih ^_^ ❤️

1
sahabat pena
ayuk semangat pangeran...
sahabat pena
nyesel deh... tp tangan istri mu yg indah sdh terluka.. kau yg memberi jarak.. skrg gmn reaksi xiao. menjaga jarak jg tdk dgn pangeran
ANWi: bener banget kak ~
total 3 replies
sahabat pena
pangeran nya 4 kemah... mau aja masuk jebakan putra mahkota. kenapa td gudang nya ga dibakar aja xiao?
ANWi: xiao xiao : nanti meledak kak ada bubuk mesiu trs bukti kejahatan nya ilang
total 1 replies
sahabat pena
menegangkan...
sahabat pena
syukur lah terpecah kan. ternyata kaisar nya bijaksana dlm mengambil keputusan... ayuk balas putra mahkota.. guling kan putra mahkota
si kecil nikkey
lanjuuttt mantaapp
si kecil nikkey
lanjuuttt.....ceritanya seruu
ANWi: makasi suda mampir kaka si kecil nikkey~
total 1 replies
si kecil nikkey
liu xiu menuju kesialannya
Murni Dewita
double up thor
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
lanjut kak💪
ANWi: siap kak~
total 1 replies
saniamycloe
cerita nya menarik dan membuat saya penasaran untuk melihat part selanjut nya.
ANWi: mkasi ulasan nya ka sania~
total 1 replies
Murni Dewita
👣
Mila Sari
baru baca, udah penasaran ceritanya thor💪
ANWi: makasi sudah mampir kaka cantik~
total 1 replies
sahabat pena
setelah menegangkan... skrg melihat keuwuan mereka berdua.. so sweet. lanjut kak.
ANWi: siap kak~
total 1 replies
sahabat pena
langkah awal menang... masih hrs waspada..lanjut..
sahabat pena
ututututu... pengeran bisa berkata romantis jg😍😍😍
sahabat pena
dag dig ser nih... nunggu cerita berikut nya.. 🤣🤣🤣lanjut kak
sahabat pena
eh kok up nya cuma 1 kak
ANWi: maaf kak, lagi liburan , tanggal merah hehe
total 1 replies
gacadam
suka
gacadam
baru baca
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!