NovelToon NovelToon
KUTUMBALKAN TUBUHKU

KUTUMBALKAN TUBUHKU

Status: tamat
Genre:Horor / Kutukan / Iblis / Tamat
Popularitas:12M
Nilai: 4.8
Nama Author: Si_Ro

Kemajuan teknologi di era globalisasi tetap tidak mampu menggerus dunia perdukunan

Bahkan masih banyak yang rutin dengan segala ritual ritualnya

Yang terang terangan ataupun yang sembunyi sembunyi

Ada banyak alasan tentunya
Ada yang pengen usahanya lebih maju
Ada yang ingin kaya tanpa harus memeras keringat
Ada yang ingin kebal senjata tajam dan ilmu santet menyantet
Ada juga yang sengaja membeli batu jimat, yang dipercaya bisa memberikannya kedudukan terpandang dan disegani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Si_Ro, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KT 7.

“Sakiiiiiit…….sakit bu, Rena sakiiiit”

Serena berteriak dan terus meraung. Tangannya sibuk menjambak rambut dan memukuli kepalanya sendiri. Tangisan tengah malam itu membuat seisi rumah terbangun kaget dan langsung berlari menuju kamar Serena.

“Jon…gimana ini Jon. Mbak Serena kumat lagi Jon.” Bi Sari dan juga ibu Serena mulai ikut menangis melihat keadaan Serena yang dilihatnya sedang berguling guling diranjangnya.

“Sakiiit bu…sakiiit”

Zahra yang kebetulan hari ini pulang ke rumah, baru melihat sakit sang kakak langsung pergi ke kamar mandi. Walau pernah mendengar ceritanya dari Bi sari, tapi ini pertama kalinya Zahra melihat secara langsung betapa tersiksanya sang kakak.

Zahra yang calon dokter, tentu sudah terlebih dahulu memeriksa kondisi tubuh Serena. Tapi Zahra tidak menemukan apapun yang masuk akal dengan keadaan saat ini.

Mengambil air wudhu dan mulai membaca ayat ayat suci Al Quran. Setelah sebelumnya menelpon teman kuliahnya. Dan teman kuliah Zahra mengatakan kalau Serena mendapat kiriman guna guna.

Sebelumnya

“Serius lo! Jaman sekarang emang masih ada yang begituan ya Nur?!” Zahra masih ragu dengan penjelasan teman kuliahnya yang bernama Nur Azizah.

“Kamu ngomong sendiri aja nih sama abi.” Nur Azizah adalah anak seorang anak pemimpin pondok pesantren yang dekat dengan fakultas kedokteran tempat Zahra menimba ilmu.

“Assalamu alaikum abi…ini Zahra….”

“Iya bi, Zahra kerjakan sekarang. Terima kasih ya bi. Wassalamu alaikum”

Zahra mengakhiri panggilannya setelah mendengar solusi yang diberikan dari Abi Azzam.

-

“Sakiiit….sakit bu. Rena sakit bu. Aaaaahhhh….sakiiiiit”

Serena terus saja memukuli kepala dan menjambaki rambutnya sampai meninggalkan rontokan rambut dilantai.

“Jon…gimana ini Jon.” ibu serena hanya bisa menangis melihat anak gadisnya tersiksa rasa sakit sampai akhirnya pingsan.

Joni dengan sigap segera memapah tubuh Serena sebelum tubuh itu jatuh ke lantai yang keras dan merebahkannya di ranjang. Ibu Serena mendekat ke dan duduk ditepian ranjang sang putri. Membelai rambut juga mengelap keringat yang membasahi tubuh Serena.

Bi Sari dan bang Jon hanya berdiri dan terus memandangi Serena yang terkulai lemas. Bersiap siaga kalau Serena tiba tiba bangun terus berteriak dan memukuli kepalanya kembali.

Zahra memberikan air putih pada Serena saat kakaknya itu mulai membuka mata. Pandangannya kosong. Bersikap seperti bukan Serena yang mereka kenal.

Ini sudah yang ketiga kalinya dalam kurun waktu satu minggu. Awalnya hanya seminggu sekali. Lalu jadi seminggu dua kali. Dan minggu ini terus meningkat menjadi tiga kali.

“Apa kita bawa saja Serena ke dokter lagi ya nyah?” Bi sari mengemukakan pendapatnya.

“Sakit apa sebenarnya anakku ini ya bi Sari? Dokter jelas jelas bilang kalau dia sehat secara fisik. Bahkan hasil rontgennya juga bagus. ” Ibu Serena kembali meneteskan air mata “Apa ada masalah dengan pekerjaanya Jon?” kini Ibu Serena beralih menatap Joni meminta penjelasan.

“Tidak ada bu”

“Apa kamu lihat Serena akhir akhir ini punya masalah dengan teman seprofesinya Jon?” Ibu Serena kembali bertanya. Masih mencoba mencari tahu penyebab sakit sang anak.

“Sepertinya tidak ada bu”

Joni menutupi kebohongannya. Tidak ingin wanita yang dianggapnya ibu itu merasakan khawatir, yang pasti akan berimbas pada kesehatannya. Tapi Joni melupakan Zahra.

Zahra bisa melihat kebohongan Joni, hanya dengan melihat gelagat dan juga reaksi Joni saat menjawab pertanyaan Ibunya.

***

1
Anonymous
Lanjutkan
Zyka Santi
good
Zyka Santi
keren
Kasih Diana
gak apa2 meskipun aku telat baca novel ini,,tapi aku kagum sm kamu thor,,jalan ceritanya bagus,sering ikut terbawa suasana,,i lop yu banyak2 thorr❤️❤️
Ida Maskhur
jeng jeng jeng.
Fauzan Nazila
baru kali ini aku baca novel yg pemeran utamanya itu begoo bodohhh idiott tololl lengkap sudahhh hah benci bget aku sama Serena
Yaayaaa🌸
ni knp mc cewenya dibuat oon gini sih Thor ahh greget liat serena egois bngett
Yaayaaa🌸
MANTAP DATANG DIWAKTU YG TEPAT WKWKW TP KASIAN JONI HIKS2
Yaayaaa🌸
serena skrg punya 2 bodyguard,satu setan satu manusia🤣🤣
Yaayaaa🌸
somplak juga ni suami setannya si serena🤣🤣
MyFamily
kalau udah buat perjanjian dgn mahluk ghoib susah utk berhenti, iya gak sih?
Nhimasera Sera Sera
Luar biasa
Emn Sc
Juan yg harus d hapuskan
Emn Sc
lah pertarungan apa LG
Emn Sc
JD penurut ... klo Rena yg nyuruh...k 2 makhluk BD dunia.
Emn Sc
pas DECH
Emn Sc
KY minum obat d iklan tokcer bngt g nunggu dlm hitungan.jam pelet n dah ..nerap
Emn Sc
suami astral jg bisa d ajak bertengkar
Alter Tarigan
ga ada kisah lanjutannya kah min?
Dita Ciano
Uda baca cerita mu ini yg kedua x ny Thor,krna mmg sesuka itu sama ceritamu ☺️☺️
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!