NovelToon NovelToon
My Hot Kakak Ipar

My Hot Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Berondong / Cinta Terlarang / Masalah Pertumbuhan / Slice of Life / Romansa pedesaan / Tamat
Popularitas:489.8k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Ini cerita sederhana seorang pemuda di pedesaan. Tentang masalah pertumbuhan dan ketertarikan terlarang. Punya kakak ipar yang cantik dan seksi, itulah yang di alami Rangga. Cowok berusia 17 tahun itu sedang berada di masa puber dan tak bisa menahan diri untuk tak jatuh cinta pada sang kakak ipar. Terlebih mereka tinggal serumah.

Semuanya kacau saat ibunya Rangga meninggal. Karena semenjak itu, dia semakin sering berduaan di rumah dengan Dita. Tak jarang Rangga menyaksikan Dita berpakaian minim dan membuat jiwa kejantanannya goyah. Rangga berusaha menahan diri, sampai suatu hari Dita menghampirinya.

"Aku tahu kau tertarik padaku, Dek. Aku bisa melihatnya dari tatapanmu?" ucapnya sembari tersenyum manis. Membuat jantung Rangga berdentum keras.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 8 - Semakin Resah

"Kau habis mandi?" timpal Dita dengan dahi berkerut dalam. Mengingat Rangga keluar dari kamar mandi, dan di rumah itu, kamar mandi dan wc dibangun terpisah.

"Em... A-anu. Aku habis kencing. Aku emang kadang kencingnya di kamar mandi," kata Rangga tergagap.

"Ish, mulai sekarang jangan deh, Dek. Nanti kamar mandinya bau pesing," tanggap Dita yang langsung percaya.

"Iya, Kak." Rangga mengangguk kikuk. Ia hanya menunduk karena tak berani melihat ke arah Dita.

"Ayo habisin makananmu. Belum selesai kan makannya?" ujar Dita.

"Udah selesai, Kak. Aku udah kenyang," sahut Rangga.

"Udah selesai kok nggak habis? Makanannya nggak enak ya? Maaf ya kalau masakan Kakak nggak enak." Dita tampak sedih.

"Eh bukan gitu, Kak Dita. Makanannya enak kok. Enak banget malah. Tapi aku kan lagi sakit, lidahku masih nggak enak. Minum teh aja rasanya ada pahit-pahitnya." Rangga lagi-lagi berkilah.

"Benarkah? Kalau begitu, sebaiknya kau istirahat lagi aja. Biar cepat sembuh. Jangan lupa obatnya diminum lagi," saran Dita.

"Iya, Kak." Rangga beranjak masuk ke kamar. Ia berusaha mengalihkan pikiran dengan bermain game di ponsel.

Sampai tak terasa malam pun tiba. Kala itu Firza baru saja pulang. Lagi-lagi dia terdengar mengajak Dita bergulat di ranjang. Sering bercinta memang adalah kegiatan rutin yang dilakukan sepasang pengantin baru.

Namun bagi Rangga, itu semua jelas gangguan. Dia lagi-lagi bisa mendengar kakak iparnya mendesah. Kali ini Rangga tidak merasa risih. Seakan mulai terbiasa dengan suara itu. Dia justru merasa tergoda saat mendengarnya. Rangga sampai membayangkan lagi saat tadi pepaya kembar Dita terlihat di depan matanya.

"Astaga! Apa yang aku pikirkan?" Rangga langsung menggelengkan kepala. "Aku harusnya sedih karena baru ditinggal mama. Jangan sampai malah tergoda sama kakak ipar sendiri," keluhnya sambil memukul kepala.

Meskipun berkata begitu, Rangga masih menikmati suara desahan Dita. Ia tak menutupi telinganya lagi dengan headset.

"Astaga... Cobaan apa ini? Sangat menyiksa," ucap Rangga. Hingga dia tertidur, aktifitas panas di sebelah kamar belum selesai.

Saat tengah malam, Rangga terbangun dari tidurnya. Ia merasa tenggorokannya kering dan berniat mengambil air ke kulkas. Namun langkahnya terhenti saat berjalan melewati kamar kakak dan kakak iparnya. Entah salah lihat atau tidak, Rangga melihat Dita telentang di ranjang dalam keadaan tanpa busana.

Karena penasaran, Rangga melangkah mundur dan melihat lagi untuk memastikan. Memang kebetulan pintu kamar sedikit terbuka. Namun saat melihat lagi, sosok Dita sudah tidak ada lagi di ranjang.

"Loh, kemana dia?" gumam Rangga pelan. Dia memilih tak ambil pusing dan melakukan tujuan utamanya. Yaitu mengambil air ke kulkas.

Setelah puas minum, Rangga kembali ke kamar. Matanya terbelalak tatkala menyaksikan Dita tidur di kasurnya dalam keadaan tanpa busana. Persis seperti yang dilihatnya tadi.

"Tunggu dulu. Ini kamarku kan?" Rangga mencoba memastikan apakah dia salah masuk kamar atau tidak. Tetapi dirinya tidak salah sama sekali. Itu berarti Dita yang salah masuk kamar.

Rangga berniat membangunkan Dita. Namun tak jadi karena terganggu dengan penampilan Dita yang bugil. Rangga sampai dibuat panas dingin karenanya. Untungnya area pribadi Dita tertutup lutut karena posisi perempuan itu dalam keadaan meringkuk.

"Bang Firza lagian kemana malam-malam begini? Kenapa dia biarin istrinya tidur di kamarku dalam keadaan begitu?" imbuh Rangga. Ia berniat keluar untuk mencari kakaknya.

"Kau mau kemana?" ujar Dita.

Deg!

Jantung Rangga rasanya seperti disambar petir.

1
ayu cantik
next
Mimik Pribadi
Firza sm Rangga kakak adik kandung bkn sih??? ko ibunya cm mewarisi rmh itu buat Firza doang,gak dibagi dua ,ada yng disembunyikanbkah sm Firza??
Mimik Pribadi
Dita ceroboh bngt sih kluar kmr mandi hanya kembenan anduk doang,pdhl dirmh punya adik ipar laki2 yng sdh bsr,bener2 cobaan berat bagi Rangga,karna hrs mati2an menahan hasrat,jngn smpe nnt jadi coba'in klo sering berdua-an dirmh trus iparnya mancing2 dngn posisi berpakaian terbuka gitu 😫
Mimik Pribadi
Waduh! jari rangga yng kena beling mlh diemut Dita,,,bisa2 adik kcl Rangga makin nyut2an tuuuhh! 🤭🤭
Linda Othman
Tahniah
Yulia
ok lah cus ke cerita baru💪
Ass Yfa
oke kak💪💪
Rommy Wasini Khumaidi
aku deg²an pas bacanya thor,kenapa Dita?
Agus Hidayat
rangga goblok..
koq bisa² nya bilang ke astrid skandal dia dgn ipar nya,,biar apa coba,, goblin goblok..!!!!
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
ih
Tiara Bella
ehhh tamat msh gk percaya....tp beneran....
Erti [hiatus]
akhir cerita kok begini rangga dita apa tidak bersama
Desau: ceritanya masih berlanjutnya kak, di novel Hot Policeman
total 1 replies
lestari saja💕
aku kecewa
lestari saja💕: kecewa ma keputusan dita ka
total 2 replies
lestari saja💕
akhirnyaaaa....
semoga pak tejo ga bocor ke firza
lestari saja💕
kan masih hampir tapi pintu nya Tuhan?????
lestari saja💕
betulll....
lestari saja💕
betulllll....ikhtiar boleh tapi jangan yg itu,emamg rangga bakalan bangga dgn jalan itu????bukannya rangga sdh bilang apapun hasilnua dia legowo,sama saja kau menyepelekan Tuhan mu dita....
pikirin seberapa kecewa rangga padamu padahal dia sdh berlatih dgn mbh rustam dan kamu meragukannya dgn jln kotor
Rommy Wasini Khumaidi
aku bilang si jangan Dit,kasihan Rangga kalau usahanya sia² Rangga memperjuangkan cintanya sama kamu makanya berusaha sebisa mungkin masuk polisi tanpa uang,tenang saja Rangga pasti ketemu sama polisi yang baik kemarin
Tiara Bella
semoga Rangga tw dan bs cegah Dita pinjem duit sm pak tejo
D_wiwied
nah, dengerin saran teman2 mu Dit
kamu berpikir dg meminjam uang ke pak tejo bisa menyelesaikan masalah, tp blm tentu niat yg menurutmu baik akan diterima oleh Rangga.. kamu spt tidak menghargai kerja keras dia, kamu meremehkan kemampuan Rangga
pikir2 lg deh, drpd kamu kena marah Rangga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!