NovelToon NovelToon
KEMILAU Cintaku KAMELIA Di Ujung Senja

KEMILAU Cintaku KAMELIA Di Ujung Senja

Status: tamat
Genre:Romantis / Tamat
Popularitas:12.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: radetsa

Kemil Izdan Arayan merupakan anak dari sahabat papa Kamelia Sipria Effendi. Kemil di paksa untuk menikahi Kamelia yang tengah hamil tiga minggu. Sedangkan dia sudah memiliki kekasih yang sangat sulit untuk dia dekati sebelumnya. Gadis itu bernama Misya Putri.

Misya bersedia menjadi kekasih Kemil hanya karena Misya mengetahui Kemil anak dari Idris Arayan pemilik perkebunan terluas di desanya.

"Kemil sudah punya kekasih pa... Dan lagipula Kemil tidak akan pernah sudi menikah dengan wanita murahan itu..." ujar Kemil ketus dengan setengah berteriak.

PLAAAAKK..

Satu tamparan mendarat di pipi Kemil.
Kemil memegangi pipinya yang panas dan memerah akibat tamparan papanya.

"Papa... kenapa kamu memaksa anak kita untuk menikahi anak temanmu yang sudah hamil itu...? Entah anak siapa yang ada dalam kandungannya. Suruh saja orang tuanya mencari lelaki yang telah menghamilinya..." Rahma istrinya Idris mencoba untuk membela Kemil.

"Kamu tidak usah ikut campur kecuali untuk membujuk anak tidak tau diri ini menikahi Kamelia.

Jika anakmu ini tidak mau menikah dengan Kamelia, maka aku sendiri yang akan menikahi gadis itu." Ancam Idris sambil berlalu meninggalkan Rahma dan Kemil yang terperangah oleh kata-katanya.

Akankah Kemil bersedia untuk menikahi Kamelia atas paksaan papanya?

Penasaran bagaimana kisah selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon radetsa, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KEPUTUSAN DAN SYARAT

Sudah hampir malam Kemil baru kembali ke rumahnya. Di depan pintu rumah telah berdiri mamanya dengan gusar dan cemas.

Kemil turun dari mobilnya yang di parkirnya dengan sembarangan dan meminta sopir rumahnya untuk memarkirkan mobil itu ke tempatnya. Kemil menghampiri mamanya yang sudah berdiri dengan tenang karena mendapati dirinya yang terlihat baik-baik saja.

"Kamu kemana saja sih, nak? Kok jam segini baru pulang, sayang?" Seru mamanya dengan panik.

"Maaf, Ma... Tadi Kemil habis ketemuan dengan Misya." Ujarnya merasa bersalah telah membuat mamanya khawatir.

"Lalu bagaimana, nak? Kamu tidak memilih untuk pergi kan, sayang?" Tanya Rahma penuh ketakutan. Dia juga khawatir suaminya itu akan menikah lagi.

"Tidak kok, Ma... Papa mana, Ma?" Tanya Kemil celingak-celinguk melihat ke arah dalam rumahnya.

"Papa ada di dalam, nak... Apa kamu mau bicara dengan papamu?" Tanya Rahma harap-harap cemas.

"Iya, Ma... Mari kita bicara sama papa..." Ajaknya menarik lembut tangan mamanya itu.

Di ruang keluarga, Idris terlihat tengah diasikkan menonton acara TV. Namun pikirannya menerawang jauh entah kemana-kemana. Sebenarnya dia juga tidak terlalu tega mengerasi anaknya seperti itu. Tapi dia juga merasa iba dengan Kamelia.

Dengan tidak mau menggugurkan kandungannya saja, Kamelia sudah terlihat baik. Apalagi dari hal-hal lain.

Dia ingin Kemil putranya bisa memiliki Kamelia meskipun hanya sekedar untuk berteman lagi.

"Pa... Kemil ingin bicara katanya." Seru Rahma mendekati suaminya itu.

"Katakan padanya, jika tidak untuk membicarakan keputusannya, jangan pernah bicara dengan Papa..." Sahut Idris sedikit mengeras.

"Iya, Pa... Kemil sudah ambil keputusan, tapi Mama tidak tau keputusan apa yang akan diambilnya." Ujar Rahma harap-harap cemas.

"Suruh dia kesini..." perintah Idris tanpa menoleh ke arah istrinya sedikitpun.

Rahma menoleh ke arah Kemil yang berdiri di sudut ruangan dan memberi syarat kepadanya agar mendekat. Kemil yang mengerti segera mendekat ke arah papa dan mamanya.

"Kemil sudah ambil keputusan, Pa..." Ujarnya ketika sudah berdiri di sisi papanya itu.

"Baguslah... Apa keputusanmu?" Tanya Idris pura-pura acuh padahal dia begitu berharap.

"Kemil bersedia menikahinya sampai dia melahirkan. Tapi Kemil punya syarat untuk Papa." Ujarnya lagi penuh penekanan.

"Katakan..." perintah papanya tanpa menoleh. Sebenarnya Idris tidak terlalu cemas, karena biasanya yang dibutuhkan putranya itu hanyalah uang dan fasilitas saja.

"Setelah kami menikah, kami akan tinggal disini.... Dan Kemil tidak mau sekamar dengannya..." Ujar Kemil tegas.

"Itu pasti... Jika kamu ingin sekamar dengannya nanti juga boleh, tapi harus tunggu ulang nikah setelah dia melahirkan." Ujar papanya tak kalah datar.

Kemil merasa geram dengan pemikiran papanya.

"Tapi masih ada lagi, Pa..." Ujarnya dengan sedikit kesal.

"Katakan..." sahut Idris lagi.

"Kemil akan terus berhubungan dengan Misya, pacarnya Kemil, meskipun setelah menikah dengan anak sahabat papa itu. Dan bahkan Kemil akan mengajaknya pada saat prosesi pernikahan Kemil nanti..." Tutur Kemil melempar kartu mainnya.

Idris menatap marah ke arah putra semata wayangnya itu.

"Itu tergantung, Papa... Kalau Papa tidak setuju, Kemil minta maaf, Pa. Kemil tidak mau menuruti permintaan Papa untuk menikahi anak teman Papa itu." Tutur Kemil lagi tanpa takut tatapan membunuh dari papanya itu.

Rahma memucat mendengar kata-kata putranya itu. Dia berharap saja bahwa suaminya akan menyetujui permintaan Kemil.

"Baiklah... Papa akan turuti maunya kamu... Tapi selama kehamilannya kamu yang harus bertanggung jawab menjaga kesehatan dia dan anaknya, termasuk mengantarkannya untuk cek kandungan ke puskesmas." Ujar papanya tak kalah bengis.

"Tapi kenapa begitu, Pa?" protes Kemil.

"Terserah kamu mau atau tidak. Keputusan ada di tanganmu." Ujar Idris menutup.

Dengan berat hati Kemil menyetujui ucapan papanya.

"Baiklah... Kalau begitu besok sore kita sudah akan datang bersama keluarga kesana melamarkannya untukmu." Tambah Idris lagi.

"Besok sore???" Ujar Kemil dan mamanya bersamaan.

"Iya... Pagi-pagi besok papa akan beritahukan kepada kerabat kita disini untuk bersiap-siap." Ujar Idris lagi seraya bangkit dari duduknya dan bergerak ke arah kamarnya meninggalkan putra dan istrinya yang masih ternganga dengan keputusan dirinya.

.

.

.

.

.

.

1
Mei.Na
ceritanya bagus
Ratna Dewita Sari: terima kasih kk🥰
total 1 replies
Nia Nurasiyah
berulang kali aku baca ini cerita,masih aja nangis kejer😭😭😭😭😭
Ratna Dewita Sari: hehe. terima kasih kakak🥰
total 1 replies
Nia Nurasiyah
aku kembali ka des,setelah sekian purnama aku mulai lagi baca karya" mu tapi masih aja nangis bombay😭😭😭
Nia Nurasiyah: ka des masih inget aku
total 2 replies
Nia Nurasiyah
luar biasa
Ratna Dewita Sari
Luar biasa
Djie Ria
pusing aku bacax
Cah Dangsambuh
kaaak des udah kelar di sini aku mo lanjut satu lagi kisah si toni makasih kak udah banyak kasih pembelajaran karya thn 2024nya mana
Ratna Dewita Sari: hehe... masih stuck di draft kk... belum berani, soalnya buntu
total 1 replies
Cah Dangsambuh
maaf oooh takbiran 2021 sekarang hampir takbiran 2024 woooow jauh banget😂
Cah Dangsambuh
wooow keren aku tertinggal setaun ini juga hampir takbir baru dapet cerita yg banyak ilmu untuk pemahaman bagus bet
Cah Dangsambuh
siang siang nangis bombai
Cah Dangsambuh
tidak kusangka ternyata papa tonipun hanya ingin menjaga keutuhan rumah tangga sahabatnya
Cah Dangsambuh
itu yg sama kamelia ramdani x hehe maaf telat bersuara
Cah Dangsambuh
tidak kalah mengharu biru dengan endro cuma beda masalahnya
Cah Dangsambuh
pingin ku gantung si toni jadi lelaki kok menye menye
Cah Dangsambuh
aku lanjut kesini kak des,tapi kok ada perkosaan segala aku jadi ngeri mo lanjut hehe🙏🏻🙏🏻🙏🏻
Ratna Dewita Sari: terima kasih kembali kakak...
total 3 replies
Srikandi Rebelle
Luar biasa
Alanna Th
tp masa smp diemin 2 hari, trus smp istrinya mkn gk bnr jg dcuekin. aq stuju, plng aza slagi ortu msh ada. gk spt aq mo plng kmpng jauh, gk punya ongkos. skrg ortu tlh tiada, mo ngadu k mn? 💔😱😫😵😥😭
Ratna Dewita Sari: Ada Tuhan tempat bersandar, kk🥰
Semangat selalu kk🤗
total 1 replies
Alanna Th
hayooo, khan minggat deh. kemil sih diemin istri yg lg hamil y?
Alanna Th
naaa, khan kamil jd minggat. klabakan deuh s kemil 🤭😂🤣👍😘💗
Alanna Th
beling brserakn lbh aman dsapu lngsng msk serokan, jd tdk mlukai tangan 🤔😱😵😫
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!