NovelToon NovelToon
Forbidden Lecture

Forbidden Lecture

Status: sedang berlangsung
Genre:Dosen
Popularitas:985
Nilai: 5
Nama Author: Ra H Fadillah

Ia dikenal sebagai dosen yang tenang, rasional, dan tak pernah melanggar batas.
Sampai suatu hari, satu tatapan membuat seluruh prinsipnya runtuh.
Di ruang kelas yang seharusnya netral, hasrat tumbuh diam-diam tak pernah diucapkan, tapi terasa menyesakkan. Setiap pertemuan menjadi ujian antara etika dan keinginan, antara nalar dan sisi manusia yang paling rapuh.
Ini bukan kisah cinta.
Ini adalah cerita tentang batas yang perlahan retak dan harga mahal yang harus dibayar ketika hasrat tak lagi bisa dikendalikan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ra H Fadillah, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 7 Panggung dan Tatapan yang Berbicara

Pagi itu, suasana kelas jauh lebih tegang dibandingkan saat ujian mendadak dua hari lalu. Kursi-kursi tertata rapi, namun wajah-wajah mahasiswa di dalamnya tampak pucat. Jordan Abraham masuk dengan kemeja navy yang pas di tubuh atletisnya, memberikan kesan otoritas yang sangat kuat. Ia tidak membawa buku, hanya sebuah pulpen mahal yang ia putar-putar di antara jemarinya.

​"Kita mulai," ucap Jordan dingin. "Dion Pratama, silakan maju."

​Dion berdiri dengan kaki gemetar. Ia mencoba mempresentasikan materi tentang manajemen risiko, namun baru tiga menit berjalan, Jordan sudah memotongnya.

​"Risiko yang kamu jelaskan itu terlalu mendasar. Jika perusahaan kehilangan vendor utama dalam satu malam, apa langkah taktisnya? Jangan baca teks, gunakan otakmu," cecar Jordan tanpa ampun.

​Dion gelagapan. Ia melirik Airin dengan tatapan minta tolong, namun Jordan segera menegurnya. "Jangan melihat ke arah Airin. Dia tidak akan ikut ujian bersamamu di dunia kerja nanti."

​Setelah Dion, giliran Thea yang "disidang". Jordan memberikan pertanyaan yang begitu memutar hingga Thea hampir menangis di depan kelas. Mahasiswa lain hanya bisa menunduk, bersyukur bukan mereka yang sedang berdiri di depan. Bagi mereka, Pak Jordan memang monster yang tak punya perasaan.

​Namun, suasana seketika berubah saat nama terakhir dipanggil.

​"Airin Rodriguez. Silakan."

​Airin berdiri dengan anggun. Hari ini ia mengenakan dress bunga sakura berwarna merah muda pucat yang membuat kulit putihnya tampak bersinar. Rambut keritingnya disampirkan ke bahu kiri,

memperlihatkan leher jenjangnya. Ia melangkah ke depan dengan tenang, membawa flashdisk dan mulai memaparkan materinya.

​Suara Airin yang lembut namun tegas menggema di ruangan yang sunyi. Ia menjelaskan tentang integrasi vertikal dalam perusahaan besar dengan sangat sistematis. Tidak ada kegugupan, tidak ada jeda yang tak perlu.

​Jordan, yang biasanya duduk bersandar dengan wajah bosan, kini menegakkan punggungnya. Ia menumpu dagunya dengan tangan, matanya tidak lepas dari wajah Airin. Setiap kali Airin tersenyum kecil karena berhasil menjelaskan poin yang sulit, Jordan seolah kehilangan fokus pada materi dan justru terhipnotis oleh lesung pipi gadis itu.

​Setelah Airin selesai, kelas hening menunggu "eksekusi" dari Jordan. Namun, yang terjadi justru di luar dugaan.

​"Analisis yang luar biasa," puji Jordan terang-terangan. Suaranya tidak lagi dingin, melainkan terdengar hangat dan penuh apresiasi. "Kamu tidak hanya memahami teori, tapi kamu punya insting seorang pemimpin. Penjelasanmu jauh melampaui level mahasiswa semester lima."

​Teman-teman sekelasnya yang lain tidak menaruh curiga. Mereka mengangguk setuju karena memang Airin sangat pintar. Bagi mereka, pujian itu wajar didapatkan oleh sang bintang kelas.

​Namun, berbeda dengan Kriss dan Dion. Mereka berdua saling lirik dengan tatapan penuh arti.

​"Lo lihat nggak cara Pak Jordan mandang Airin?" bisik Kriss sangat pelan ke telinga Dion.

​"Iya, gila. Itu bukan tatapan dosen ke murid, Kriss. Itu tatapan singa yang baru nemu betinanya," balas Dion dengan dahi berkerut. "Dan pujian itu... terlalu berlebihan buat ukuran Pak Jordan yang pelit nilai."

​Dion memperhatikan bagaimana Jordan memberikan nilai di buku absennya dengan sebuah coretan tebal yang mantap, lalu memberikan kerlingan mata tipis hampir tak terlihat saat Airin melewatinya untuk kembali ke bangku.

​Airin sendiri hanya menunduk malu, merasakan pipinya memanas. Ia merasa pujian itu terlalu mencolok di depan teman-temannya.

​"Kelas selesai. Airin, tetap di sini sebentar. Ada berkas yang perlu kamu bantu rapikan sebagai asisten sementara," titah Jordan saat jam pelajaran berakhir.

​Dion dan Kriss saling menyenggol lengan. "Tuh, kan? Ada aja alasannya," bisik Dion sambil membereskan tasnya dengan cepat.

​Thea yang polos hanya melambaikan tangan pada Airin. "Rin, kita tunggu di depan ya!"

​Airin mengangguk pelan, sementara di depan sana, Jordan sudah menunggu dengan tatapan yang seolah siap mengurung Airin dalam dunianya sendiri.

1
brawijaya Viloid
jgn lupa update thorrr 🥲
shabiru Al
mungkin karena status yang dmiliki jordan sebagai kelurga abraham kali ya.. jadinya tuan rodriguez menerima baik kehadiran jordan
shabiru Al
keluarga jordan menerima baik airin,, tpi apakah keluarga rodriguez pun sebaliknya...
shabiru Al
benarkah jordan tulus mencintai airin... bukan hanya obsesi semata
shabiru Al
airin udah dtandai sama jordan.. gak akan bisa kabur
shabiru Al
ternyata jordan lawan yang seimbang bagi kelurga rodriguez....
shabiru Al
dan jordan.... apa seimbang dengan keluarga rodriguez ?
shabiru Al
kenapa juga airin mau d intimidasi sama jordan... memangnya seberapa besar nama rodriguez itu ya sampai airin gak mau teman2nya tahu
shabiru Al
ternyata hanya sesama pria yang bisa memahami sikap jordan sama airin,, airin nya polos banget
shabiru Al
mesti kasihan gak sih sama airin ntar d possesifin sama jordan
jajangmyeon
menarik bgt, saran update trus y thor 😊🥳
jajangmyeon
kepo bgt 2 bocah 🤣
brawijaya Viloid
jordan mw ngapain hayoo🤭
brawijaya Viloid
okk
brawijaya Viloid
cool bgt
jajangmyeon
lanjuttt
Anonymous
gantung bgt plis thor update terussss 💪💪
Anonymous
lanjut thor
shabiru Al
mulai dekat nih....
shabiru Al
hhmmm semakin tertarik nih kayaknya jordan sama airin
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!