NovelToon NovelToon
Penantang : Dari Sekolah

Penantang : Dari Sekolah

Status: sedang berlangsung
Genre:Spiritual / Action / Duniahiburan / Fantasi
Popularitas:745
Nilai: 5
Nama Author: Xdit

Rio Mahadipa adalah Korban bully di sekolahnya semasa dia Berada di sekolah menengah, tetapi saat dia tidur dirinya mendapati ada yang aneh dengan tubuh nya berupa sebuah berkat lalu dia berusaha membalas dendam nya kepada orang yang membully nya sejak kecil

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Xdit, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Sebuah club

Rio melihat pengumuman klub di papan informasi, lalu mengambil brosur kecil yang tertempel di sana. Tulisannya sederhana, hanya lokasi, ketua, dan tujuan klub.

"Mungkin ini tempat yang cocok… atau setidaknya ada sesuatu untuk dicoba. "Tanpa menunda, ia menuju ruang klub sesuai petunjuk.

Sambil berjalan, ia membaca ulang brosur itu. Ruangannya terletak di lantai dua, pojok kiri gedung menghadap halaman utama.

" Sekolah ini bertingkat tiga; jika dilihat dari atas, bentuknya seperti huruf ‘U’, dengan halaman luas di tengah—tempat segala hiruk-pikuk tumpah setiap hari."

Tiba-tiba sebuah tangan menyentuh pundaknya. Rio langsung memutar tubuh ke kanan dan melompat menjaga jarak, refleks yang terbentuk dari banyak pengalaman. Napasnya sempat menegang sebelum ia melihat wajah orang itu. Riko berdiri sambil tersenyum kikuk, seolah tak tahu apa salahnya.

“Hey, ini aku. kau Terlalu waspada,” katanya. Rio menghela napas kecil, sadar bahwa tubuhnya bergerak lebih cepat dari pikirannya.

Riko mendekat dan menepuk pundaknya lagi. “Gerakan tadi… kau berkembang ya .” Nada kagumnya membuat Rio sedikit kaku, tapi tidak menolak. Ia hanya melanjutkan langkah, bersiap naik ke lantai dua menuju klub koran, sementara Riko mengikuti tanpa suara.

Dalam perjalanan, Rio akhirnya bertanya tanpa menoleh. “Kenapa kau mengikuti ku?. Bukannya biasanya bersama Rivaldo dan kelompoknya?” Riko menggaruk kepala, mencoba merangkai jawaban yang masuk akal.

“Untuk apa mengikutinya?kan Kau yang mengalahkanku.” Kata-kata itu mengambang di udara, membuat Rio menimbang ulang urutan kekuatan yang selama ini ia dengar.

"Jadi.. kau tidak akan menyesali nya?.Aku selalu di rundung bahkan semenjak aku berada di SMP."

Percakapan berlanjut perlahan. Riko mengakui bahwa ia sering dianggap lemah dan menjadi sasaran sejak SMP.

Rio hendak menghindari topik seperti itu, namun Riko melanjutkan dengan mantap, “Karena itu aku ingin mengikuti. Ada sesuatu yang berbeda darimu.”

Rio menutup mata sesaat, mengatur napas, lalu mengiyakan tanpa banyak kata. “Aku akan mengalahkannya.”

Dan mereka sampai di depan ruangan klub yang mereka tuju sebelumnya .

Tok. Tok.

Rio mengetuk pintu klub dan mendorongnya perlahan. Ruangan kecil itu mirip kelas standar, namun lebih sempit. Hanya ada meja persegi panjang dan beberapa kursi. Dua orang duduk di sana, terlihat santai seolah menunggu siapa pun yang masuk.

"Halo selamat datang..,aku adalah ketua klub Koran ini."

Ketua klub menyambut dengan cerah,"Maaf jika kami masih kekurangan, lagi pula klub baru saja di buat." mengaku bahwa klub koran baru saja berdiri.

"Baru di buat!!?."

Itu menjelaskan brosur seadanya dan tidak adanya promosi. Lelaki itu memperkenalkan diri sebagai Arya Morningstar, siswa tahun kedua kelas A, dengan rambut two block dan kacamata bulat yang membuatnya tampak lebih dewasa.

"Salam kenal namaku Rio Mahadipa."

"Aku Riko Hanggara."

Rio memperkenalkan diri, diikuti Riko. Namun satu orang di samping Arya belum bicara—seorang siswa pendiam dengan rambut berantakan dan tatapan yang sulit dibaca.

Saat Rio menyapanya, ia bangkit dan menjelaskan dengan sopan bahwa namanya Tadeus Kriss, siswa tahun pertama kelas A. “Kita seumuran, panggil saja Kris.”

"Baiklah kalian semua sudah saling mengenal."

Arya menepuk tangan dengan ceria dan meminta semua duduk. Penjelasannya tentang tugas klub sederhana: Kris membuat koran, Arya menyebarkan, sedangkan anggota baru mencari informasi. Gerak tangannya seolah sedang menggambar udara dengan antusias.

Riko mengangkat tangan."Aku punya berita menarik."

Saat Riko berkata punya “berita menarik”, Rio langsung merasakan firasat buruk. dia menatap Riko Denga rasa curiga.

"Rio mengalahkan David."

Ceritanya soal kemenangan Rio melawan David tidak terlalu memancing reaksi.

"Dalam pertarungan."

sampai kata “pertarungan” keluar dari mulut Riko. Arya langsung kembali hidup, memperhatikan Rio dengan tatapan penuh tanya."Apakah itu benar!!?."

Dia melihatnya Rio dan Rio hanya mengangguk saja.

Setelah memastikan kebenarannya.

"Kriss cepat tuliskan,ini adalah berita yang menarik."

Arya berteriak meminta Kris menuliskannya sebagai berita hangat. Ruangan kecil itu jadi sesak oleh semangat mereka, seakan klub kecil ini menemukan napas baru.

Hari berlari hingga petang. Klub selesai, dan Rio merenggangkan lengan yang pegal meski hanya duduk seharian.

Ia pulang bersama Riko, mengobrol ringan soal masa lalu hingga jalan menuju rumah mulai terasa sepi.

Di ujung jalan, empat orang berdiri menghadang. David ada di tengah, wajahnya penuh dendam yang belum diselesaikan.

"David!!?,Apa yang kau lakukan di sini!?."

Riko langsung membentak, emosinya memanas dalam sekejap.

"Ah ternyata Riko si pengecut, pergilah ini tidak ada urusannya dengan mu, atau kau ingin di kalahkan lagi oleh ku."

David mengejek balik, membuat Rio terkejut mendengar bahwa Riko pernah kalah darinya.

Rio mendengar hal itu matanya membesar dia melihat bolak balik ke Riko dan david.,"David?, mengalahkan Riko?,aneh sekali."

"Habisi mereka..!."

Perintah David meluncur singkat. Tiga orang menyerbu, dan Riko langsung melesat melawan mereka dengan kecepatan yang hanya terlihat ketika ia serius.

Rio maju sendiri, berdiri tepat di depan David. Rasanya berbeda dari sebelumnya—lebih tajam, lebih bersemangat. Senyumnya muncul perlahan, mata melebar menatap mangsa yang sama-sama menatap kembali.

“Jadi… sekarang giliran kita?”

1
DANA SUPRIYA
kasihan Rio, sabar ya walaupun sabar itu membuat hati kesal
lyks kazzapari
ya saya bantu dg like dan hadiah 😄
Rdt: wah makasih banyak,aku jadi ngerepotin kamu jadinya 😅
total 1 replies
Hans_Sejin13
jangan lupa bantu saya kak
Rdt: oke ,udah ku bantu
total 1 replies
Rdt
peak
Anisa Febriana272
Mampir, jangan lupa mampir juga ya.
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!