NovelToon NovelToon
My Hot Kakak Ipar

My Hot Kakak Ipar

Status: tamat
Genre:Berondong / Cinta Terlarang / Masalah Pertumbuhan / Slice of Life / Romansa pedesaan / Tamat
Popularitas:401k
Nilai: 5
Nama Author: Desau

Ini cerita sederhana seorang pemuda di pedesaan. Tentang masalah pertumbuhan dan ketertarikan terlarang. Punya kakak ipar yang cantik dan seksi, itulah yang di alami Rangga. Cowok berusia 17 tahun itu sedang berada di masa puber dan tak bisa menahan diri untuk tak jatuh cinta pada sang kakak ipar. Terlebih mereka tinggal serumah.

Semuanya kacau saat ibunya Rangga meninggal. Karena semenjak itu, dia semakin sering berduaan di rumah dengan Dita. Tak jarang Rangga menyaksikan Dita berpakaian minim dan membuat jiwa kejantanannya goyah. Rangga berusaha menahan diri, sampai suatu hari Dita menghampirinya.

"Aku tahu kau tertarik padaku, Dek. Aku bisa melihatnya dari tatapanmu?" ucapnya sembari tersenyum manis. Membuat jantung Rangga berdentum keras.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Desau, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 21 - Pergi Ke Pasar

Rangga mendengus kasar. Dia memilih tidak melanjutkan obrolan. Namun jujur saja, dirinya merasa agak kesal pada Dita yang juga ikut tertawa.

Usai makan malam, Rangga langsung ke kamar. Dia mencoba melupakan percakapan tak menyenangkan tadi dengan mengirim pesan di grup chat.

Rangga : Kalian percaya nggak? Sekarang aku sudah punya pacar.

Tulis Rangga sambil senyum-senyum. Merasa menang dari dua temannya yang masih jomblo. Tak lama kedua temannya segera membalas.

Junaidi : Preeeeettttt.... Kau percaya nggak, Fan?

Ifan : Enggaklah! Ketahuan banget bohongnya. Lagi ngelantur kau, Ga?

Junaidi : Dia belum minum obat kayaknya. Wkwkwk...

Rangga mencebikkan bibirnya. Karena pada kenyataannya dia memang sudah punya pacar. Dia bahkan sudah melakukan ciuman pertamanya.

Rangga : Terserah deh kalian mau bilang apa, tapi begitulah faktanya. Aku dan pacarku bahkan sudah ciuman pertama🤪

Junaidi : Hahaha! Semakin kelihatan ngibulnya nih anak.

Ifan : Dia kayaknya baru bangun tidur. Mimpinya dikira kenyataan kali😂

Rangga : Tunggu aja besok. Aku akan buktikan. Jangan jantungan ya.

Rangga merasa percaya diri. Terlebih Astrid terbilang gadis yang sangat cantik. Memang patut dibanggakan.

Rangga lantas mencoba tidur. Bertepatan dengan itu, suara desahan kembali terdengar dari sebelah kamar. Akan tetapi kali ini dia merasa desahan Dita terdengar berbeda. Lebih bergairah dan seperti orang yang benar-benar keenakan.

Dahi Rangga berkerut dalam. Dia buru-buru memakai headset, sebelum pisangnya kembali bereaksi.

...***...

Hari telah pagi. Mentari yang cerah menyambut. Rangga masih belum bangun. Karena itulah Dita mengetuk dan memanggilnya dari luar.

Rangga sontak terbangun. Dia menghela nafas panjang dan beranjak dari kasur. Memang kebetulan headsetnya sudah dia lepas tadi malam saat tak sengaja terbangun.

"Aku sudah bangun!" pekik Rangga.

"Cepatan loh, Ga. Nanti kamu telat ke sekolah," kata Dita.

"Aku tahu! Makasih, Kak!" sahut Rangga. Semenjak itu, dia bertekad ingin menjaga jarak dari Dita. Kalau perlu, menghindari sebisa mungkin bertatap muka.

Rangga keluar kamar dan segera ke kamar mandi. Sedangkan Dita terlihat menyiapkan sarapan di meja.

"Eh, Ga. Nanti sekalian antar Kakak ke pasar ya. Kebetulan stok makanan kita di rumah sudah habis!" seru Dita.

"Iya..." Rangga menyahut sambil memejamkan mata. Dia yang tadinya ingin menghindar, malah harus melakukan hal sebaliknya.

Setelah mandi, mengenakan seragam dan sarapan, Rangga siap berangkat. Dita tampak naik ke jok belakang motornya.

"Kau itu sudah berapa sih umurnya?" celetuk Dita.

"17 tahun. Kenapa, Kak? Mendadak banget tanya umurku," jawab Rangga.

"Nggak apa-apa. Pengen tanya aja. Soalnya semenjak kenal kamu, aku nggak tahu umur kamu berapa."

"Emang penting ya umur buat orang saling mengenal?"

"Penting lah. Biar tahu muda atau tua." Dita terkekeh geli.

Tanpa sadar Rangga ikut tersenyum. "Yang jelas aku masih muda ya, Kak. Yang tua itu kan Kakak," balasnya.

"Dasar kamu ya." Dita menepuk pelan pundak Rangga. "Asal kau tahu ya, yang muda belum tentu bisa ngerasain jadi tua," sambungnya.

Bersamaan dengan itu, Rangga tak sengaja menabrak lubang di jalan. Saat itulah Dita refleks memeluknya dengan erat.

Mata Rangga terbelalak. Dia bisa merasakan pepaya kembar Dita nemplok ke punggungnya. Rasanya begitu kenyal dan besar. Seketika Rangga kembali teringat bagaimana penampilan Dita saat tanpa busana.

"Pelan-pelan, Dek..." ujar Dita. Namun anehnya Dita tak melepas pelukannya.

"I-iya, Kak..." gagap Rangga sambil menenggak salivanya. Kini motornya melewati jalanan berbatu, sehingga membuat gunung kembar Dita di punggungnya semakin terasa. Rangga bisa merasakan benda kenyal itu bergetar menyentuh punggungnya.

'Ini kenapa Kak Dita masih meluk aku?' batin Rangga. Walau heran, tapi dia menikmatinya.

1
Linda Othman
Tahniah
Yulia
ok lah cus ke cerita baru💪
Ass Yfa
oke kak💪💪
Rommy Wasini Khumaidi
aku deg²an pas bacanya thor,kenapa Dita?
Agus Hidayat
rangga goblok..
koq bisa² nya bilang ke astrid skandal dia dgn ipar nya,,biar apa coba,, goblin goblok..!!!!
kaliaa🐈🐈‍⬛👯
ih
Tiara Bella
ehhh tamat msh gk percaya....tp beneran....
🦋⃞⃟𝓬🧸𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 Erti🌻͜͡ᴀs♉
akhir cerita kok begini rangga dita apa tidak bersama
Desau: ceritanya masih berlanjutnya kak, di novel Hot Policeman
total 1 replies
lestari saja💕
aku kecewa
lestari saja💕: kecewa ma keputusan dita ka
total 2 replies
lestari saja💕
akhirnyaaaa....
semoga pak tejo ga bocor ke firza
lestari saja💕
kan masih hampir tapi pintu nya Tuhan?????
lestari saja💕
betulll....
lestari saja💕
betulllll....ikhtiar boleh tapi jangan yg itu,emamg rangga bakalan bangga dgn jalan itu????bukannya rangga sdh bilang apapun hasilnua dia legowo,sama saja kau menyepelekan Tuhan mu dita....
pikirin seberapa kecewa rangga padamu padahal dia sdh berlatih dgn mbh rustam dan kamu meragukannya dgn jln kotor
Rommy Wasini Khumaidi
aku bilang si jangan Dit,kasihan Rangga kalau usahanya sia² Rangga memperjuangkan cintanya sama kamu makanya berusaha sebisa mungkin masuk polisi tanpa uang,tenang saja Rangga pasti ketemu sama polisi yang baik kemarin
Tiara Bella
semoga Rangga tw dan bs cegah Dita pinjem duit sm pak tejo
D_wiwied
nah, dengerin saran teman2 mu Dit
kamu berpikir dg meminjam uang ke pak tejo bisa menyelesaikan masalah, tp blm tentu niat yg menurutmu baik akan diterima oleh Rangga.. kamu spt tidak menghargai kerja keras dia, kamu meremehkan kemampuan Rangga
pikir2 lg deh, drpd kamu kena marah Rangga
D_wiwied
berarti kamu ga yakin sm kemampuan Rangga bahkan lbh parahnya kamu tdk percaya sm Tuhan yg maha mengabulkan doa setiap umatNya yg mau berusaha dg sungguh,, yaa manusiawi bgt sih tp jd ga suka sm Dita jd orang koq pesimis percuma dong usaha Rangga sampe dibela2 in babak belur digembleng mbah Gustam kalo sampe kamu beneran mau pinjem duit ke pak tejo
D_wiwied
gausah minjem2 ke pak tejo Dit, yg ada kamu yg bakal dijadikan jaminannya.. dah apal sm modelan ky pak tejo itu
D_wiwied
semangat kak, jangan lelah berkarya 💪💪👍
🦋⃞⃟𝓬🧸𝕮𝖎ҋ𝖙𝖆 Erti🌻͜͡ᴀs♉
niat dita baik menurut dia mau bantu biar lolos jadi polisi, tapi gak baik bagi rangga karena jadi polisi gak berusaha sendiri tidak buat rangga bangga
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!