Cooper Anderson, laki-laki dingin dengan sejuta rahasia.
Dia menikahi putri pertama Keluarga Pratama tapi dimalam pertama yang dia tiduri adalah si bungsu nya bukan istri nya.
Malam pertama yang seharusnya menjadi malam pertama Elia, dijadikan nya malam pertama bersama Rihanna.
Tidak ada yang tahu rahasia apa yang sebenarnya Cooper sembunyikan dari semua orang.
Laki-laki itu lebih tertarik pada Rihanna bahkan mengklaim gadis itu dari ujung kaki hingga ujung kepalanya adalah milik nya.
"Kau gila...... kakak lepaskan aku...aku benci pada mu"
Rihanna Zivilia
"Aku tidak akan pernah melepaskan mu, jika kamu macam-macam maka akan aku pastikan aku akan menarik seluruh saham milik ku di perusahaan ayah mu, akan aku pasti kan keluarga kalian Jatuh bangkrut dan aku akan menghancurkan keluarga mu tanpa sisa"
Anderson Cooper
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nila KingShop Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Meninggalkan dirinya
Kediaman utama Keluarga Anderson
10.10 Malam
Setelah mereka tiba di rumah utama Keluarga Anderson, Mama Cooper langsung membawa mereka naik ke lantai atas, menunjukkan satu kamar Besar kepada kedua orang tersebut.
"Ini Kamar Cooper, sudah cukup lama anak nakal ini tidak pulang, bibi pelayan hanya bisa membersihkan nya saja Setiap pagi"
Ucap wanita itu sambil mengembangkan senyumannya.
Sejenak Rihanna diam, memperhatikan kamar Tersebut untuk beberapa waktu, kemudian dia menatap ke arah Cooper.
"Mama akan ambilkan tambahan bantal nya"
Mendengar kata menambah kan bantal, bisa dipastikan mereka benar-benar akan tidur sekamar malam ini.
Pada akhirnya seorang pelayan terlihat mengantar kan beberapa bantal.
"Jika ada yang kalian butuhkan, jangan sungkan untuk memanggil Kami"
Ucap Mama Cooper pelan.
Setelah itu wanita tua itu langsung pergi meninggalkan mereka turun menuju ke lantai bawah.
Cooper sendiri langsung beranjak berjalan menuju ke atas kasur.
"Kemarilah'
Perintah laki-laki tersebut.
Rihanna terlihat diam, menatap wajah laki-laki itu untuk beberapa waktu.
Melihat ekspresi Rihanna yang seperti itu, Cooper langsung berdiri dari duduknya, dia mendekat ke arah Rihanna kemudian berkata.
"Apa aku terlihat seperti seorang hantu?"
Tanya Cooper dengan tatapan penuh kekecewaan, dia menatap dalam bola mata Rihanna.
Rihanna sama sekali tidak bergeming.
"Apa setiap kali bersama Ku yang ada di kepala mu hanya soal tidur bersama? aku bahkan tidak berfikir akan menyentuh mu malam ini, hanya ingin kita melewati malam ini bersama, mengobrol dengan baik dan..."
Laki-laki itu menghentikan ucapannya, dia pada akhirnya menghembuskan berat nafasnya.
"Naik lah ke atas kasur"
Masih tidak mendapatkan jawaban juga dari perempuan itu, akhirnya Cooper membuang pandangannya.
"Aku akan pergi keluar malam ini, akan aku pastikan kembali sebelum jam orang-orang rumah terbangun dari tidur mereka besok pagi"
Setelah berkata begitu Cooper langsung bergerak keluar dari sana, pergi beranjak meninggalkan Rihanna seorang diri dengan keterkejutan nya.
Perempuan itu sudah berfikiran yang tidak-tidak soal malam ini, realita nya yang terjadi lain dengan apa yang dia Fikir kan.
Sejenak dia berbalik, menatap punggung kokoh itu yang bergerak semakin menjauh.
Cooper terlihat bergerak dengan cepat, berlalu dari sana tanpa menoleh kearah belakang nya kembali.
"Sayang?"
Mama nya tahu-tahu bertanya.
Agak bingung melihat putranya tiba-tiba turun dari lantai atas dengan keadaan tergesa-gesa.
"Ada apa?"
"Aku harus pergi sebentar ke perusahaan"
Ucap Cooper sambil mencium pipi kiri dan kanan Mama nya.
"Apa ada sesuatu hal yang buruk?"
Jutaan kekawatiran terlihat dari balik wajah cantik itu.
"Sedikit persoalan"
Ucap Cooper kemudian.
"Jangan kembali terlalu larut, Rihanna mungkin merasa sedikit tidak nyaman jika sendirian di tempat yang asing"
Ucap wanita itu lagi.
"Yes Ma, aku akan kembali secepat nya, tidak akan begitu lama"
Janji Cooper lagi.
Laki-laki itu melesat keluar meraih kunci mobilnya, mendekati ke arah garasi Secara perlahan.
Kemudian dia langsung membuka pintu mobil nya dengan cepat, naik kedalam sana Lantas mulai pergi berlalu dari sana.
Begitu suara deru mobil tersebut terdengar menjauh, Rihanna secara perlahan mengintip dari arah kaca jendela, menatap mobil mendominasi berwarna hitam tersebut yang semakin lama semakin menjauh, keluar dari kediaman Anderson begitu saja.
Sejenak Perempuan itu diam, lalu tiba-tiba secara perlahan Rihanna mengeluarkan air mata nya.
apalagi ada gambar perangnya juga
siiip thor
mantab thor