NovelToon NovelToon
Kos-kosan Sus Banget!

Kos-kosan Sus Banget!

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Misteri / Spiritual
Popularitas:5.7k
Nilai: 5
Nama Author: DancingCorn

Fandi, seorang mahasiswa jurusan bisnis, memiliki kemampuan yang tak biasa—dia bisa melihat hantu. Sejak kecil, dia sudah terbiasa dengan penampakan makhluk-makhluk gaib: rambut acak-acakan, lidah panjang, melayang, atau bahkan melompat-lompat. Namun, meskipun terbiasa, dia memiliki ketakutan yang dalam.

BENAR! DIA TAKUT.

Karena itu, dia mulai menutup matanya dan berusaha mengabaikan keberadaan mereka.
Untungnya mereka dengan cepat mengabaikannya dan memperlakukannya seperti manusia biasa lainnya.

Namun, kehidupan Fandi berubah drastis setelah ayahnya mengumumkan bahwa keluarga mereka mengalami kegagalan panen dan berbagai masalah keuangan lainnya. Keadaan ekonomi keluarga menurun drastis, dan Fandi terpaksa pindah ke kos-kosan yang lebih murah setelah kontrak kos sebelumnya habis.

Di sinilah kehidupannya mulai berubah.

Tanpa sepengetahuan Fandi, kos yang dia pilih ternyata dihuni oleh berbagai hantu—hantu yang tidak hanya menakutkan, tetapi juga sangat konyol dan aneh

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DancingCorn, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Chapter 6 : Nonton Hamtaro

Pada malam di hari yang sama, Raka kembali dari Kampus sudah lewat tengah malam. Dia berjalan ke kamar kosnya dengan wajah lelah. Dia bahkan tidak mandi dan langsung berbaring di tempat tidur.

Namun, hanya beberapa saat setelah dia memejamkan mata, sebuah suara ketukan keras datang dari balik pintu kamarnya, membuatnya terusik.

Tok tok tok

Raka mengabaikannya

Tok tok tok

Raka masih mengabaikannya

Tok tok tok

Akhirnya Raka tidak bisa mengabaikannya lagi!

"Siapa sih?" gumam Raka kesal, matanya setengah terpejam, masih berusaha mengusir kantuk. "Ini masih malem, gila. Ada kebakaran apa!"

Dia bangun dan membuka pintu, namun tidak ada siapa-siapa di luar. Hanya udara dingin yang menyapa wajahnya. Ketika dia kembali ke kamar, tiba-tiba lampu padam, dan suasana menjadi semakin mencekam.

Malam itu, Raka tidak bisa tidur lagi dan harus menjalani kelas dengan kepala pusing.

Namun gangguan tak berhenti sampai di situ. Di malam-malam berikutnya, ketukan-ketukan itu terus datang. Setiap malam, pada waktu yang sama, pintu-pintu kamar kos akan diketuk satu per satu. Bahkan Dimas yang sering begadang menjadi sedikit ketakutan sekarang dan akan tidur lebih awal.

Namun malang bagi Raka, karena dia tidak hanya mendengar ketukan, dia juga mulai mendengar suara-suara aneh dari koridor yang gelap, langkah kaki dan bisikan-bisikan yang meminta untuk masuk kamarnya.

Raka yang sudah tidak tahan dengan ketakutannya, akhirnya mendatangi kamar Fandi di suatu pagi. Wajahnya tampak pucat, matanya terbelalak ketakutan.

Ini tepat tujuh hari setelah mereka mengembalikan pedang kayu di gudang belakang. Fandi tidak menyangka kalau Raka akan muncul di depan pintunya lagi.

"Fan, lo juga denger kan?" tanya Raka dengan cemas dan suara gemetar. Dia segera bicara begitu melihat Fandi

Fandi yang akan berangkat tampak kebingungan. "Apaan?" jawabnya, masih belum mengerti dengan maksud Raka.

Selama seminggu gangguan di kos-kosan ini, Fandi sibuk dengan kegiatan kuliahnya. Dia tidak mendengar gosip tentang kosan yang dibicarakan Raka, Dimas dan Arief karena dia belum berkumpul dengan mereka.

Selain itu, sebelum teror hantu sempat mengganggu Fandi, Kyai Jagakarsa muncul dan mengusir hantu itu. Hantu itu takut pada Kyai Jagakarsa dan tidak punya pilihan lain selain melewati tempat Fandi. Karena itu, Fandi benar-benar tidak mengalami gangguan dan tidak mengerti maksud Raka.

"Anjir, jangan pura-pura nggak tau deh Lo. Dimas aja sampe nggak pernah begadang selama seminggu ini." Kata Raka sambil mengacak-acak rambutnya bingung.

"Lah, bagus dong." Kata Fandi polos

"Bagus pala Kau!" Raka menarik nafas dalam-dalam. "Meski emang bagus tuh anak jaga kesehatannya sedikit. Lagian dia begadang juga cuma buat main game." Gumam Raka masuk akal.

"Nggak, bentar, bukan itu! Gangguan, yang gue maksud itu gangguannya." Kata Raka setelah mengingat kembali tujuannya.

"Gangguan apaan?"

Akhirnya Raka mulai menceritakan kejadian setelah mereka mengembalikan pedang kayu ke boneka di gudang belakang. Setelah penjelasan panjang, Raka menghela nafas. "Temenin gue di kamar. Pliss!!"

Fandi tercengang, "Apaan sih, kaya bocah lo."

"Bodo amat jadi bocah, gue takut. Gue udah cerita, kan. Dibandingkan Dimas dan Arief, gangguan ke gue lebih banyak."

Hening sejenak, Fandi kemudian ragu-ragu bertanya, "Lo nggak ambil barang aneh-aneh lagi kan?"

Raka langsung terlihat bodoh. "Anjir, jangan nuduh sembarangan. Mana berani gue!"

"Yaudah, gue temenin." Kata Fandi sambil menghela nafas pasrah.

Fandi melewati Raka dan berangkat kuliah, mengabaikan Kyai Jagakarsa yang berdiri bangga menyembunyikan prestasinya yang membantu Fandi menangani masalah.

Malam datang.

Seperti malam sebelumnya, tepat pada pukul 2 dini hari, pintu kamar Raka diketuk. Tapi kali ini Raka memiliki Fandi, sang anak indigo di sisinya. Dia merasa sudah siap. Saat ketukan kedua berbunyi, Fandi segera membuka pintu dengan cepat.

Mereka terkejut dengan pemandangan di depan mereka.

Sebuah boneka kayu yang tidak asing, berdiri dengan tangan boneka terangkat.

"Ini... boneka ini... dia... gerak!" ujar Fandi dengan suara tercekat.

Raka memandang boneka itu dengan tidak percaya. "Gue nggak ngerti lagi! Ini nggak masuk akal! Kenapa harus ke gue, Apa salah gue sekarang? Gue nggak sengaja nemu pedang itu, oke. Gue suka koleksi barang-barang kerajinan gituan. Apalagi pedang itu ukirannya keren. Tapi udah gue balikin, kan?" kata Raka dengan suara yang bergetar, matanya penuh kegelisahan dan keluhan.

"Tenang, Rak." Kata Fandi, meski dia takut ada Raka disebelahnya, dia harus menahan ketakutannya. Dia melihat boneka itu dan bertanya dengan tajam. "Ngapain Lo kesini, apa yang Lo mau?"

Boneka itu bergerak perlahan, tanpa ada yang menyentuhnya. Matanya yang rusak seolah berubah, dan wajahnya yang dulu tak berwarna kini tampak semakin menyeramkan. Setiap gerakan boneka itu semakin mengerikan, dan aura yang menyertainya semakin mencekam.

Tiba-tiba, boneka itu mengeluarkan suara pelan dan sedih khas anak-anak. "Aku, aku hanya ingin nonton Hamtaro..."

Fandi dan Raka tercengang, mereka saling memandang.

Fandi: "...."

Raka: "....."

Tunggu sebentar, kita tadi lagi ngapain?

1
Husein
loh dah mo habis dong kak...
jd kisah ttg Asti ini nanti jd yg terakhir ya?
DancingCorn: Begitulah, hehee...
total 1 replies
Husein
kak, kl kita baca itu dg mata merem, bisa beneran liat yg tak kasat mata ga?
Husein: hehe oke kak
DancingCorn: nggak bisa. jangan dilakuin (⁠≧⁠▽⁠≦⁠)
Untuk memiliki kelebihan tidak semudah itu :3
total 2 replies
Husein
maaf lahir dan batin jg ya kak oThor 🙏
Krisna Adhi
/Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Krisna Adhi
novel ini berbeda , seperti larut dalam ceritanya , emosi ,haru campur jadi satu , good job thor /CoolGuy//Casual//Casual/
Krisna Adhi
aih aih /Facepalm//Facepalm//Facepalm/
Krisna Adhi
/Facepalm/
Husein
mohon maaf lahir dan batin jg kak oThor.....
maaf jika selama ini ada komen aku yg ga berkenan 🙏🙏🙏

cerita dr kak oThor bagus banget, cuma belom sempet buat baca kisah yg lain🙏🙏🙏 so sorry
Husein
sepertinya sdh tdk ada kak...
eh mbak parti kmrn udh belom ya, sama.yg dia berubah punya sayap hitam 🤔...
DancingCorn: udah kok. Si Parti kan Parto 😂
cuma bentuk perubahannya aja...
total 1 replies
Husein
🤭 udah kek setendap komedi... segala kucing kena roasting
Husein
😀😀 hantu aja punya jodoh....
Fandy dan yg lainnya msh jomblo, emang sengaja ga dibuatin jodohnya ya kak oThor?
Husein: sapa tau kak oThor ada yg pengin kek Jayden dan Mina, minta dicarikan jodohnya 😀😀....

tp sebaiknya ga usah lah, takutnya nanti ngerusak cerita 🤗

ngikut alurnya kak oThor aja deh😀👍👍
DancingCorn: 🤣🤣🤣
Yah, lagipula ini bukan genre romance 🤭🤭
total 2 replies
Husein
gpp kak oThor... biar sedikit bisa ngobatin kangen ke Fandy dkk,😍
netizen nyinyir
duhhh thorrrr kirain mau tamat, btw cepat sembuh thorrr
Husein
lekas sembuh kak🤗
kutunggu sll lanjutan ceritanya 😍🙏🙏
Husein
ceritanya amazing 😍
Husein
apakah dugaanku benar? ato tidak?
pemilik kos biasanya menyimpan rahasia yg tak terduga... apa iya Bu Asti bukan mnausia?
Husein
oh no, tyt lbh rumit dr yg dibayangkan...
sosok ini berhubungan dg kehadiran dek Anis jg tayangga ...
siapakah sosok itu? apakah musuh Fandy dr dunia goib?
Husein
wahh ...up nya banyakkk 😍😍😍

maaci kak oThor
Husein
lagi kak oThor... lanjut
Husein
good job Jayden 👍👍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!