NovelToon NovelToon
The Invisible Girl

The Invisible Girl

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Dikelilingi wanita cantik / Romansa
Popularitas:8.9k
Nilai: 5
Nama Author: Daeena

Di Universitas Negeri Moskow, kekuasaan tidak hanya diukur dari nilai, tapi dari sirkel pergaulan. Sky Remington adalah puncaknya, putra konglomerat Rusia yang sempurna, dingin, dan tak tersentuh. Selama empat bulan terakhir, ia menjalin hubungan yang tampak ideal dengan Anastasia Romanov, gadis tercantik di kampus yang sangat membanggakan statusnya sebagai kekasih Sky.
Di dalam sirkel elit yang sama, ada Ozora Bellvania. Meskipun ia adalah pewaris kekaisaran bisnis perkapalan yang legendaris, Ozora memilih menjadi bayangan. Di balik kasmir mahal dan sikap diamnya, ia menyimpan rasa tidak percaya diri yang dalam, merasa kecantikannya tak akan pernah menandingi aura tajam Anastasia, Stevani, atau Beatrix.
Selama ini, Sky dan Ozora hanyalah dua orang yang duduk di meja makan yang sama tanpa pernah bertukar kata.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Daeena, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Rahasia di Balik Gaun Kasmir

Malam itu, di dalam kamarnya yang luas dan bernuansa klasik modern, Ozora duduk di tepi tempat tidur.

Ia melamun, menyentuh dadanya yang masih terasa bergemuruh. Bayangan wajah Sky yang begitu dekat di lorong tadi, serta kehangatan tangan pria itu di pinggangnya, seolah masih membekas di kulitnya.

"Kenapa jantungku seperti ini?" gumamnya lirih pada kesunyian kamar.

Ozora kemudian berdiri dan berjalan menuju cermin besar di sudut ruangan. Ia melepas turtleneck kasmir nya, menyisakan pakaian dalam sutra yang mahal. Di sana, di balik citranya yang pendiam dan kutu buku, terpampang sebuah rahasia yang tidak akan pernah disangka oleh Anastasia, Stevani, atau bahkan Sky sekalipun.

Di perut bagian bawahnya, melingkar sebuah tato bunga peony dan lili yang sangat indah. Guratan tintanya halus, seolah menari mengikuti lekuk pinggangnya.

Bagi Ozora, ini bukan pemberontakan, ini adalah seni. Ia mencintai estetika tato yang kontras antara kulit yang lembut dengan tinta yang berani.

Ia sering menghabiskan waktu berjam-jam menonton video seniman tato di internet, mengagumi bagaimana setiap jarum menorehkan cerita. Tato di tubuhnya itu dibuat setahun lalu dengan izin orang tuanya yang berpikiran terbuka, sebagai bentuk apresiasi Ozora terhadap keindahan yang tidak perlu dipamerkan kepada dunia.

Ozora menyentuh area pinggangnya, tepat di mana tangan Sky sempat hinggap tadi pagi di kafetaria. Ia bergidik sedikit. Sky menyentuhnya tepat di atas posisi tato itu berada, hanya terhalang lapisan kain baju yang tebal.

"Kalau dia tahu..." bisiknya pada cermin.

Ia membayangkan ekspresi Sky yang perfeksionis jika melihat sisi lain dari dirinya ini. Ozora yang terlihat polos dan rapuh ternyata memiliki selera yang liar dan berani. Namun, di saat yang sama, ia merasa ada sebuah ikatan aneh. Sky mencintai kejujuran, dan tato ini adalah bagian terjujur dari dirinya yang ia sembunyikan dari sirkel elit mereka yang palsu.

Di kampus, sirkel mereka kembali berkumpul. Phoenix, yang sudah tahu rahasia Sky, terus memberikan kode-kode kecil yang membuat Sky harus menahan senyum.

"Sky, sepertinya Ozora butuh bantuan untuk mengangkat tumpukan buku referensi itu di perpustakaan," ucap Phoenix sambil mengedipkan sebelah mata saat mereka sedang berjalan di koridor.

Anastasia yang mendengar itu langsung menoleh. "Kenapa bukan kamu saja yang bantu, Phoenix? Sky harus menemaniku ke butik sore ini."

"Ah, aku ada urusan mendadak, Ana," sahut Phoenix cepat, lalu ia menatap Sky.

"Pergilah, Sky. Jangan biarkan teman satu timmu kesulitan."

Sky tidak membuang waktu. Ia berjalan menghampiri Ozora yang memang sedang kesulitan membawa beberapa buku besar. Saat Sky mengambil alih buku-buku itu, ia sengaja berdiri sangat dekat di belakang Ozora.

"Kamu tampak banyak melamun hari ini, Ozora," bisik Sky rendah di dekat telinga gadis itu. Tangannya kembali menyentuh pinggang Ozora untuk membimbingnya jalan, tepat di titik yang membuat Ozora teringat pada tatonya di balik baju.

Ozora tersentak kecil, wajahnya memerah sempurna. "Aku... aku hanya kurang tidur, Sky."

"Atau mungkin kamu memikirkan hal yang sama denganku?" gumam Sky, suaranya mengandung nada yang lebih dalam dari biasanya.

Siang itu, Phoenix benar-benar menepati janjinya. Dia berhasil menarik Anastasia untuk menemaninya memilih kado "ulang tahun ibunya."

sebuah alasan klasik yang membuat Anastasia bersemangat karena bisa memamerkan seleranya di butik perhiasan.

Hal ini memberikan ruang bernapas bagi Sky dan Ozora di perpustakaan pusat.

"Lihat ini," gumam Ozora sambil menunjukkan sebuah pasal dalam buku hukum kuno yang tebal.

Sky mencondongkan tubuhnya, menatap ke arah yang ditunjuk Ozora. Namun, bukannya melihat buku, mata Sky justru tertuju pada wajah Ozora. Untuk pertama kalinya, Ozora tidak langsung menunduk. Ia justru menoleh dan memberikan sebuah senyum kecil yang tulus, senyum yang memperlihatkan lesung pipit tipis yang selama ini ia sembunyikan.

"Kenapa?" tanya Ozora, suaranya kini lebih santai, tidak lagi bergetar penuh ketakutan.

"Kamu tersenyum," bisik Sky. Ia menutup buku itu pelan, mengabaikan tugas mereka sejenak. "Itu pemandangan yang jauh lebih menarik daripada teori hukum mana pun di ruangan ini."

Ozora tertawa kecil, suara yang membuat jantung Sky berdegup tidak keruan. "Aku hanya merasa... nyaman. Ternyata kamu tidak semenakut kan yang kukira saat pertama kali kita duduk di meja yang sama."

Saat mereka tertawa bersama dalam volume yang sangat rendah, Ozora sempat meregangkan tubuhnya karena pegal. Tanpa sadar, sweater kasmirnya sedikit terangkat ke atas.

Hanya sedetik. Tapi bagi Sky yang memiliki mata setajam elang, itu sudah cukup.

Sky melihat kilasan warna di atas kulit pucat pinggang Ozora. Sesuatu yang berwarna gelap, melengkung indah, sangat kontras dengan imej polos gadis itu. Sky terpaku, namun ia cukup sopan untuk tidak langsung bertanya.

Apakah itu tato? pikir Sky dalam hati.

"Sky? Ada apa?" tanya Ozora, menyadari perubahan ekspresi pria di depannya.

Sky berdehem, mencoba menguasai dirinya. Ia teringat pesan Phoenix tentang mendukung jika butuh bantuan. Sky menyadari bahwa Ozora memiliki kedalaman yang tidak akan pernah bisa dipahami oleh orang-orang dangkal seperti Anastasia.

"Tidak ada," gumam Sky sambil kembali membuka buku, namun kali ini tangannya bergerak berani. Ia meletakkan telapak tangannya di atas meja, tepat di samping tangan Ozora, hingga jari kelingking mereka bersentuhan.

"Aku hanya sedang berpikir... betapa banyak rahasia yang kamu simpan di balik sikap diam mu ini, Ozora."

"Semua orang punya rahasia, Sky," bisik Ozora sambil balas menatap mata biru itu dengan keberanian yang baru ia temukan. "Termasuk kamu yang harus bersandiwara setiap hari di depan ibumu dan Anastasia."

Sky tersenyum getir. "Sandiwaraku terasa semakin berat setiap kali aku melihatmu tersenyum seperti tadi."

🌷🌷🌷🌷🌷

Happy reading dear 🥰🥰

1
Erni Kusumawati
duh jd takut sendiri semuanya mempunyai misteri masing2
Ridwani
😳😱Ternyata sama² 😈😈
Erni Kusumawati
keren Ozora.. keren...
Erni Kusumawati
suka dg sikap Ozora, lemah, lembut tp mempunyai inner yg kuat... ☺
JR Rhna
sama² gilakk🤣
shabiru Al
ceritanya lain dari yang lainya... cinta romantis yang posessif dan mungkin sedikit gila,, ada rahasia juga tentang ibu dari sky dan ozora yang masih belum terungkap,, serta tujuan sky yang sebenarnya sama ozora
shabiru Al
iya bener banget si sky sama ozora itu samasama gila
Imas Karmasih
ceritanya bagus engga bertele-tele suka yg beginian engga banyak drama
Imas Karmasih
ko aku yg tegang😄
ros 🍂: Harap bersabar ini ujian /Smile/🤣
total 1 replies
Berlian Nusantara dan Dinda Saraswati
harusnya ada microfon kecil dibjunya biar omongannya kerekam buat bukti ke sky
shabiru Al
gak sabar liat reaksi ozora pas tau bahwa sky sama sptnya bahkan d hati pertama masuk universitas
ros 🍂: Harap Bersabar ini ujian/Sleep/
total 1 replies
shabiru Al
apa yang sebenarnya d incar oleh sky dari ozora bahkan sky sudah mengintai ozora sejak masuk universitas.. gak mungkin kan hanya obsesi semata pasti ada sesuatu
shabiru Al
jangan2 baik ibu ozora maupun ibu sky sama 'gila'nya ya
shabiru Al
nah kaaaaaan dah dbilangin pasti ada sesuatu ttng sky gak mungkinlah....
falea sezi
lanjut
ros 🍂: Ma'aciww Atas dukungan nya kak 😍
total 1 replies
falea sezi
menarik licik tp q suka hehehe/Hey/
falea sezi
mending batalin lah serakah amat ne laki pengecut
JR Rhna
mereka berdua sama² menakutkan ya thor
shabiru Al
jangan lama2 up nya ya thor
shabiru Al
aduh udah deg degan pas cristine bawa dokumen ttng ozora ke sky,, ternyata d luar dugaan sky menerima dengan baik malah langsung mengancam balik cristine agar tdk menyebarkan kondisi sebenarnya ttng ozora.... btw sky juga gak menyembunyikan sisi lain dirinya spt ozora iya kan thor....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!