Black--- Seorang pria misterius yang menjadi pelindung bumi. Di balik pakaian hitam dan topeng hitam nya, tidak ada yang tau wajah nya. Kecuali satu--- Sang kekasih hati-- Evelyn Savana Alexa.
Sampai sebuah kasus tiba - tiba muncul yang memaksa Black harus turun tangan untuk menyelesaikan nya.. Kasus tentang kematian misterius yang tidak bisa di pecahkan oleh pihak detektif kepolisian terpaksa harus melibatkan Black.
Namun.. Apa yang terjadi jika pelaku dari kasus tersebut tiba - tiba memanggilnya. " Ayah!"
Rahasia apakah yang ada di balik kasus kematian para korban. Dan Siapakah sosok pelaku misterius itu? Apakah dia kawan atau lawan?
----------
Update Senin & Kamis... Setiap Update 3 Bab.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ROGUES POINEX, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Breaking News
BREAKING NEWS : KEAJAIBAN DI TENGAH KOBARAN API.
PRESENTER : Evelyn Savana Alexa.
"Selamat siang, pemirsa. Dunia maya saat ini tengah digemparkan oleh rekaman amatir yang menunjukkan aksi luar biasa—beberapa menyebutnya mustahil—di tengah kebakaran hebat yang melanda gedung pusat perkantoran malam kemaren. Di saat ratusan orang terjebak dalam kepulan asap hitam dan suhu yang mematikan, muncul sesosok misterius yang kini dikenal netizen dengan sebutan 'Black'."
Reporter Di TKP / Lokasi Kejadian : "
"Ya, terima kasih. Di belakang saya, api sudah padam, namun atmosfer ketegangan masih terasa sangat kental. Saksi mata di lokasi menggambarkan pemandangan yang seolah keluar dari film fantasi. Saat petugas pemadam kebakaran berjuang melawan api dari luar, sosok Black ini justru terlihat menerjang masuk langsung ke jantung kobaran api tanpa alat pelindung apa pun."
Suara Korban :
"Saya sudah pasrah saat itu, suhu di dalam sangat panas dan pandangan saya gelap. Tiba-tiba ada seseorang yang datang, tangannya sangat hangat tapi tidak membakar. Dia bilang 'Ikuti saya', dan saat dia berjalan, api di sekitar kami seolah-olah tunduk padanya. Dia benar-benar pahlawan sejati."
"Tadinya aku dan keluarga ku datang ke Perusahaan ini untuk bekerja sama.. Karena kami memang bersahabat.. Tapi entah datang dari mana, kami sangat panik sampai - sampai lupa jika anak kami tertinggal di dalam. Tapi api sudah menyebar.. Saya sebagai seorang Ayah hanya bisa menyesal. Tapi tiba-tiba, Black datang dan mematahkan ketakutan kami dengan keberanian nya."
Di tengah hiruk-pikuk jagat maya yang tak pernah tidur, sebuah rekaman amatir mendadak memuncaki daftar tren global, memperlihatkan siluet misterius berjuluk.
Black yang kini menjadi buah bibir jutaan netizen. Narasi berita yang tersebar menggambarkan momen mencekam saat sebuah bangunan pencakar langit tertelan lautan api, namun di tengah kepulan asap hitam yang menyesakkan, sosok ini muncul bukan sebagai korban, melainkan sebagai penakluk elemen. Dengan kemampuan supranatural yang melampaui logika manusia.
Black terlihat menerjang kobaran api seolah panas tersebut hanyalah embusan angin sepoi-sepoi, menggunakan kekuatan sihirnya untuk membelah lidah api yang membara demi membuka jalur evakuasi bagi puluhan warga yang terjebak di dalam maut.
Aksi heroik yang terekam kamera ponsel tersebut menampilkan bagaimana sang pahlawan dikenal sebagai penyelamat manusia ini masuk ke jantung kebakaran tanpa keraguan sedikit pun, kemudian keluar dengan menggendong para penyintas di tengah reruntuhan bangunan yang mulai runtuh.
Kehadiran Black menciptakan gelombang diskusi panas di media sosial, di mana netizen terbagi antara kekaguman luar biasa atas penyelamatan nyawa tersebut dan ketakjuban akan manifestasi kekuatan sihir yang selama ini hanya dianggap sebagai mitos.
Fenomena "Si Penakluk Api" ini tak hanya menjadi laporan utama berita kriminal dan kemanusiaan, tetapi juga simbol harapan baru di tengah bencana, membuktikan bahwa terkadang, di balik keputusasaan yang membakar, muncul sosok-sosok luar biasa yang mampu mengubah takdir dengan keberanian yang magis.
Beberapa Komentar Netizen :
"Woy, ini beneran?! Tadi gue liat dia masuk ke gedung itu pas apinya lagi gede-gedenya. Bukannya kebakar, apinya malah kayak minggir gitu pas dia lewat. Gila, Black ini siapa sih?!"
"Black Pahlawan sejati! Gue jadi penasaran sama wajah di balik topeng Black!"
"Fix, ini mah real life anime. Liat nggak barusan? Dia lari nembus tembok api terus keluar sambil gendong tiga orang sekaligus. Itu sihir api atau dia emang tahan panas?! Kerennn banget parah!"
Sorang Ibu Rumah Tangga ikut berkomentar: "Ya Allah, merinding liatnya. Ada anak kecil yang berhasil dia keluarin tadi. Petugas Damkar aja masih sibuk nyiapin selang, dia udah main masuk aja. Semoga mas Black ini selalu dilindungi Tuhan ya, pahlawan banget."
" Black nggak ada duanya! Pahlawan sejati!"
"Gilaaa.. Dia dateng, api langsung padam cuy.. Terus apa gunanya manggil Damkar kalo gitu."
•
•
Di luar sana, suasana negeri seolah sedang berada di ambang histeria massal yang dipenuhi euforia---- setiap sudut kota bergetar oleh percakapan yang sama, layar-layar raksasa di persimpangan jalan terus menayangkan cuplikan samar sosok bertopeng itu, dan sorak-sorai syukur membumbung ke langit seakan sebuah mukjizat baru saja turun ke bumi.
Nama"Black" dielu-elukan bak mesias modern, seorang penyelamat dengan kekuatan sihir yang melampaui nalar manusia, memicu gelombang kekaguman yang nyaris religius di hati setiap warga yang merasa nyawanya baru saja terselamatkan.
Namun, di balik dinding apartemen yang kedap suara ini, hiruk-pikuk itu hanyalah gema jauh yang tak bermakna--- dunia seolah berhenti berputar dalam ketenangan yang kontras, di mana aroma pahit nan menenangkan dari segelas kopi panas yang mengepul di atas meja jauh lebih nyata daripada pahlawan bertopeng mana pun.
Sementara seluruh negeri sedang tenggelam dalam debat kusir dan rasa syukur yang meluap-luap, sosok yang menjadi pusat badai itu justru duduk bersandar dengan santai, menikmati kesunyian yang mewah sambil mengamati uap kopi yang menari-nari pelan, seolah keributan di luar sana hanyalah dongeng pengantar tidur yang sama sekali tidak mengganggu nya.
Sky mengambil ponsel nya, menekan satu nama yang tercantum di layar ponsel nya " Kekasih ku🥰🥰🥰"
"Halo, Sayang! Nanti sore aku jemput kamu ya.. Hari ini kita harus fitting baju buat acara pernikahan kita satu bulan lagi.. Kamu nggak lupa, kan?"
Disana, Evelyn tersenyum. "Jelas nggak dong.. Nanti jemput aja kaya biasanya."
"Oke.. Sekarang kamu lagi apa? Udah makan?"
Evelyn kembali tersenyum, jelas dia bahagia dengan perhatian kekasih nya. " Ini aku lagi istirahat kok.. Bareng sama anak - anak yang lain.. Kamu sendiri gimana? Udah makan?"
" Aku maunya makan kamu." Goda Sky membuat pipi Evelyn disana merona.
"Ihs, dasar mesum.. Udah ah!" Evelyn langsung mematikan nya dan mengipasi wajah nya yang memerah.
Di apartemen nya, Sky terkekeh. " Lucunya calon Istriku!"
•
•
Mentari sore itu mulai meluruh, menyisakan semburat jingga yang membasuh fasad kaca gedung stasiun TV tempat Evelyn mendedikasikan hari-harinya. Di tengah hiruk-pikuk kru yang berlalu-lalang dan deru kendaraan yang tak kunjung reda, Sky berdiri menyandar pada mobilnya dengan sabar, matanya tak lepas dari pintu putar gedung tersebut.
Tak lama, sosok yang dinantinya muncul—Evelyn, sang jurnalis tangguh yang tampak lelah namun seketika bersinar saat tatapan mereka bertemu. Sore ini bukan tentang tenggat waktu berita atau laporan eksklusif, melainkan tentang langkah awal menuju masa depan mereka--- sebuah perjalanan singkat menuju butik untuk mencoba gaun dan setelan yang akan menjadi saksi bisu janji suci mereka di pelaminan nanti.
"Maaf, udah nunggu lama ya.. Tadi ada masalah sedikit." Evelyn memasang wajah menyesal.
Sky yang mengerti segera menarik tubuh Evelyn ke dalam pelukan nya. "It's okey, baby.. Yang penting kamu jangan terlalu kecapean.. Ingat! Kamu lagi hamil, aku nggak mau kamu dan bayi kita kenapa - kenapa."
Evelyn tersenyum, merasa beruntung memiliki sosok yang bertanggung jawab seperti Sky. " Kalo itu kamu nggak usah khawatir, " Kemudian Evelyn mendekatkan bibirnya ke telinga Sky. "Karena anak kita juga sehebat Ayah nya."
Sky tersenyum kemudian mengacak rambut Evelyn.
Sore itu, mereka meninggalkan keriuhan berita demi agenda yang jauh lebih pribadi dan sakral--- melangkah menuju butik untuk melakukan fitting baju pengantin, merajut satu per satu detail masa depan yang sebentar lagi akan mereka genapi dalam janji suci.
Namun.. Tanpa mereka sadari, ada sepasang mata yang menatap mereka dengan sendu." Aku akan mengubah nya.. Karena itu aku ada disini."
•
•
•
BERSAMBUNG