NovelToon NovelToon
ENIGMA

ENIGMA

Status: sedang berlangsung
Genre:Manusia Serigala / Dokter Genius / CEO Amnesia / Cinta pada Pandangan Pertama / Transformasi Hewan Peliharaan / Pengasuh
Popularitas:1.1k
Nilai: 5
Nama Author: Ceye Paradise

Di sebuah fasilitas penelitian bawah tanah yang terisolasi dari peradaban, seorang peneliti jenius bernama Esmeralda Aramoa terjebak dalam dilema moral dan ancaman nyawa. Demi bayaran besar untuk kelangsungan hidupnya, ia setuju memimpin Proyek Enigma, sebuah eksperimen ilegal untuk menyatukan gen serigala purba ke dalam tubuh seorang pria bernama AL. Selama satu bulan, Esme menyaksikan transformasi mengerikan sekaligus memikat pada diri AL, yang kini bukan lagi manusia biasa, melainkan predator puncak dengan insting Enigma yang jauh lebih buas dari Alpha mana pun. Hubungan antara pencipta dan subjek ini menjadi permainan kucing dan tikus yang berbahaya, di mana batas antara benci, obsesi, dan insting liar mulai memudar saat AL mulai menunjukkan tanda-tanda perlawanan terhadap kurungan kacanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ceye Paradise, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 5: Insting yang Terjaga

Keheningan malam di lereng bukit itu terasa mencekam saat Esmeralda Aramoa menatap tubuh raksasa yang tergeletak di atas tanah hutan. Secara perlahan, sebuah fenomena biologis yang luar biasa terjadi di depan matanya. Tubuh AL yang tadinya membengkak hingga dua ratus sentimeter mulai mengalami penyusutan massa otot dan tulang. Suara retakan kecil terdengar dari persendiannya saat kerangka tubuhnya menyesuaikan diri kembali, menyusut hingga mencapai tinggi sekitar seratus sembilan puluh sentimeter. Meskipun masih jauh lebih besar dan lebih kekar daripada manusia normal, setidaknya kini ukurannya lebih masuk akal untuk dipindahkan.

Dengan sisa-sisa tenaga dan bantuan alat penarik beban yang biasa ia gunakan untuk mengangkut kayu bakar, Esme berhasil membawa tubuh pingsan itu masuk ke dalam ruang leb pondoknya yang telah ia ubah menjadi laboratorium botani rahasia. Ia membaringkan AL di atas meja kayu panjang yang kuat, lalu segera mengunci pintu dengan palang besi. Tangannya masih gemetar saat ia memegang botol cairan penyemprot yang tadi ia gunakan untuk melumpuhkan makhluk itu.

"Jika cairan nutrisi tanaman ini bisa memberikan reaksi penenang yang begitu kuat pada sistem saraf Enigma miliknya, maka ada harapan," bisik Esme pada kesunyian ruangan itu. "Mungkin... mungkin aku bisa mengembalikan kemanusiaannya yang hilang."

---

Dua hari berlalu dalam ketegangan yang menyesakkan. Selama empat puluh delapan jam itu, Esme tidak tidur dengan nyenyak. Ia menghabiskan setiap detiknya untuk mengambil sampel darah AL yang masih pingsan, menganalisis struktur selnya yang kini jauh lebih kompleks dan agresif. Ia mencampurkan ekstrak tumbuhan langka dengan formula kimia yang dulu ia gunakan di proyek pemerintah, mencoba menciptakan sebuah serum penawar yang bisa menekan insting predator tanpa membunuh inangnya. Esme bekerja dengan dedikasi seorang wanita yang sedang mencari penebusan dosa.

Pada malam ketiga, saat cahaya bulan mulai mengintip dari celah jendela kecil di atas, Esme merasa telah menemukan komposisi yang tepat. Ia mengisi sebuah jarum suntik besar dengan cairan berwarna biru bening. Langkah kakinya mendekati meja tempat AL terbaring. AL masih tampak tenang, napasnya berat dan dalam, dadanya yang bidang naik turun dengan ritme yang lambat. Namun, Esme tidak menyadari bahwa suhu tubuh AL mulai meningkat drastis, sebuah tanda bahwa sistem imun Enigma miliknya sedang melakukan regenerasi total.

Saat ujung jarum itu baru saja menyentuh kulit lengan AL, sebuah pergerakan kilat terjadi.

Mata AL terbuka lebar, menampakkan warna kuning yang berpendar tajam dalam kegelapan. Sebuah geraman rendah yang mengerikan meledak dari tenggorokannya, menggetarkan seluruh ruangan. Sebelum Esme sempat menarik diri, tangan besar AL menyambar pergelangan tangannya dengan kekuatan yang sanggup meremukkan tulang.

"Ah! AL, lepaskan!" jerit Esme ketakutan.

Dengan satu sentakan kasar, AL membalikkan posisi tubuh mereka. Meja kayu itu bergeser keras saat AL mendorong Esme hingga punggung wanita itu menghantam permukaan meja yang dingin. AL menindihnya dengan seluruh beban tubuhnya yang berat dan keras seperti batu. Esme terperangkap di bawah tubuh predator itu, kedua tangannya dikunci di atas kepala oleh satu tangan AL yang sangat besar.

Tangan AL yang lain kini melingkar di leher Esme, mencengkeramnya dengan kuku-kuku hitam yang panjang dan tajam yang mulai menekan kulit lehernya yang halus. Esme bisa merasakan ujung kuku itu hampir menembus kulitnya. Napas AL yang panas dan berbau musk liar menerpa wajah Esme, menciptakan suasana yang sangat menyesakkan dan penuh intimidasi.

Suasana di laboratorium itu berubah menjadi sangat panas dan mencekam. AL tidak hanya menyerang sebagai musuh, tetapi ada sesuatu yang lebih primitif yang terpancar dari aura tubuhnya. Posisi mereka yang sangat rapat membuat Esme bisa merasakan setiap jengkal otot keras AL yang menempel pada tubuhnya. Kelamin mereka bertemu di balik lapisan kain tipis, dan Esme bisa merasakan dorongan insting birahi yang sangat kuat dari makhluk di atasnya ini. AL tampak seperti hewan yang sedang berada dalam masa puncak gairah liar, dipicu oleh perubahan hormon yang tidak stabil.

AL mendekatkan wajahnya ke leher Esme, hidungnya mengendus-endus kulit leher wanita itu dengan kasar. Dia mengeluarkan suara dengusan panjang, seolah sedang menghirup aroma tubuh Esme sedalam mungkin. Bagi insting Enigma yang kini menguasai otak AL, bau tubuh Esme bukan lagi sekadar bau manusia; ada sesuatu di dalam genetik Esme yang memicu bau seperti Omega yang sangat manis dan memabukkan bagi sang predator.

"Baumu..." geram AL, suaranya terdengar seperti gesekan logam yang haus akan darah. "Bau ini... kenapa kau memiliki bau seperti itu?"

Esme terengah-engah, matanya terbelalak menatap langit-langit saat pasokan oksigen ke otaknya mulai berkurang akibat cengkeraman di lehernya. Ia bisa merasakan air mata mulai mengalir di sudut matanya. Kematian terasa begitu dekat, hanya sedalam satu inci tekanan kuku AL di tenggorokannya. Namun, di tengah ancaman nyawa itu, ia juga merasakan ketegangan seksual yang sangat aneh dan menakutkan yang dipancarkan oleh AL.

"AL... kumohon... ini aku..." rintih Esme dengan sisa tenaganya, suaranya hanya berupa bisikan yang pecah.

Cengkeraman AL sedikit mengendur, namun dia tidak melepaskan tindihannya. Dia menatap langsung ke dalam mata Esme dengan tatapan yang sangat asing, penuh dengan rasa lapar dan kebingungan yang mendalam. Pupil matanya bergetar, mencoba memproses informasi yang masuk ke dalam otaknya yang kini sudah kehilangan seluruh memori manusianya.

"Siapa kau?" ucap AL tiba-tiba. Suaranya bergetar, terdengar sangat lapar namun juga tersiksa di saat yang bersamaan. "Kenapa kau ada di sini? Dan kenapa... kenapa tubuhku menginginkanmu sampai aku merasa ingin merobek isi perutmu?"

Esme membeku. Jantungnya seolah berhenti berdetak mendengar pertanyaan itu. Kenyataan pahit menghantamnya lebih keras daripada serangan fisik mana pun. AL benar-benar tidak mengenalnya. Pria yang dulu menjadi pusat dari segala penelitiannya, pria yang telah ia hancurkan hidupnya, kini menatapnya seolah ia hanyalah sepotong daging yang menarik atau mangsa yang harus segera dikuasai.

"Kau... kau tidak ingat aku?" tanya Esme dengan nada penuh luka, mengabaikan rasa sakit di lehernya.

AL hanya menjawab dengan geraman yang lebih keras, wajahnya kembali mendekat, bibirnya yang memiliki taring tajam itu kini nyaris menyentuh bibir Esme, menciptakan ketegangan yang membuat seluruh ruangan seolah ikut terbakar oleh hawa panas yang mereka ciptakan. Di bawah cahaya lampu yang remang-remang, masa depan mereka kembali menjadi gelap, terkunci dalam sebuah insting liar yang tidak lagi mengenal masa lalu.

Akankah Esme berhasil menggunakan serum itu saat AL sedang dalam puncak insting birahinya, atau apakah AL akan membiarkan sisi predatornya mengambil alih sepenuhnya malam itu?

1
Ceye Paradise
🫶😆
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!