NovelToon NovelToon
Selamat, Dan Selamat Tinggal

Selamat, Dan Selamat Tinggal

Status: sedang berlangsung
Genre:Dikelilingi wanita cantik / Diam-Diam Cinta / Cintapertama
Popularitas:542
Nilai: 5
Nama Author: Awanbulan

Rian telah menunggu jawaban atas cintanya selama dua bulan, hanya untuk disambut kabar bahwa Sari, teman masa kecil yang sangat ia cintai, telah resmi berpacaran dengan orang lain.
Alih-alih merasa bersalah,
Sari justru meminta jawaban cinta Rian "ditunda" agar hubungan mereka tetap nyaman.
Di saat itulah, Rian menyadari bahwa selama ini ia bukan orang spesial, melainkan hanya alat kenyamanan.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Awanbulan, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

23

Sudut Pandang Naya

​“Rian!!! Aku benar-benar minta maaf!!”

​Begitu tiba di belakang gedung olahraga, aku langsung menundukkan kepala sedalam-dalamnya. Berulang kali. Harapan optimis bahwa aku akan dimaafkan semudah Laras, menguap seketika. Berhadapan langsung dengan Rian membuat keputusasaanku menebal. Aku hanya bisa terus merapalkan kata maaf.

​Tolong... Rian... Kumohon maafkan aku...

​Hening. Sunyi yang menyelimuti tempat itu terasa mencekam dan menyakitkan. Aku ingin sekali mendongak, tapi aku menahan diri. Aku bertekad tidak akan mengangkat kepala sebelum Rian berkata, “tidak apa-apa.”

​“...Baiklah, aku memaafkanmu.”

​“…………Huh?”

​Aku tidak bisa menahan pekikan kecil. Itulah kalimat yang paling aku dambakan. Aku dimaafkan. Dadaku sesak oleh rasa lega; aku yakin setelah ini hubungan kami akan kembali normal. Akhirnya, aku memberanikan diri untuk mendongak dan menatap wajahnya.

​“...S-Senior?”

​Baru saat itulah aku melihat wajahnya dengan jelas. Karena tadi terlalu takut, aku tidak menyadari... Rian, kenapa kamu—

​“Mengapa kamu... gemetar?”

​“…………”

​Rian tampak terguncang. Dia terlihat lebih ketakutan daripada aku. Melihat itu, aku refleks berlari menghampirinya karena khawatir.

​“Jangan mendekat!!”

​“...!?”

​Teriakan itu menghentikan langkahku. Suaranya penuh dengan ketakutan, seolah-olah aku adalah monster yang mengancam nyawanya. Aku terpaku, tidak tahu harus berbuat apa. Kenapa? Bukankah kamu sudah memaafkanku?

​“...Naya tidak salah.”

​“...Hah?”

​“Aku harus mengatakannya sekarang... alasan kenapa aku menolakmu mentah-mentah. Sebenarnya aku tidak ingin mengungkit ini, tapi demi kamu... ini mungkin terdengar vulgar, tapi tolong dengarkan.”

​Aku mengangguk pelan, menyimak setiap kata yang keluar dari bibirnya. Aku harus tahu alasan kenapa dia begitu terluka. Namun, apa yang kudengar kemudian benar-benar menghancurkan akal sehatku.

​Trauma Rian bersumber dari ibunya sendiri. Awalnya aku mengira ini ada hubungannya dengan teman masa kecilnya, tapi ternyata luka itu jauh lebih dalam. Dan tanpa sadar, akulah yang telah menggali kembali trauma itu melalui perbuatanku. Aku, yang mengaku paling peduli padanya, justru menjadi orang yang paling kejam menyakitinya.

​“...Ini salahku sendiri karena tidak bisa mengatasi traumaku, jadi ini bukan salahmu, Naya. Tapi setiap kali melihatmu... kamu terlihat sangat menakutkan bagiku. Aku bahkan tidak bisa lagi mengobrol santai denganmu.”

​“Eh, tunggu... itu artinya—”

​Bukankah ini lebih buruk daripada sekadar ditolak?

Dia ketakutan. Dia benar-benar trauma melihatku. Apakah kehadiranku di sini hanya akan memberinya penderitaan? Jika aku ingin dia sembuh, artinya aku harus pergi?

​Pikiran itu membuatku ingin mati. Berpisah darinya beberapa hari saja sudah menyiksaku, apalagi jika selamanya. Perasaanku padanya nyata! Lalu kenapa aku melakukannya dengan cowok lain? Apakah karena provokasi Laras? Benar, ini semua salah perempuan itu! Dia... dia yang memulai semua ini!

​“Tidak... itu tidak benar... hiks... Maaf... Rian...”

​Aku sempat ingin menyalahkan Laras, tapi aku sadar aku hanya mencari pelampiasan. Aku begitu ceroboh, bermain-main dengan orang yang bahkan tidak kusukai, dan akhirnya mengkhianati satu-satunya orang yang kucintai. Semua ini murni kesalahanku.

​“Bukan, Naya... Ini salahku. Luka itu tercungkil dengan cara yang mengerikan, membuatku kembali ke titik nol. Hanya dengan melihatmu saja... aku merasa terancam...”

​Rian, dengan segala kebaikannya, masih mencoba menghiburku yang menangis sesenggukan. Dia tidak membenciku. Dia hanya takut padaku. Fakta itu justru membuatku semakin hancur. Permintaan maafku tidak mengubah apa pun. Popularitas atau kecantikan yang kukejar selama ini tidak ada gunanya jika di mata Rian, aku adalah sumber ketakutan dan penderitaan Rian.

​“…………Rian.”

​Aku akan melakukannya. Aku akan menanggung akibat dari perbuatanku.

​“...Selamat tinggal, Rian.”

​“…………Selamat tinggal.”

​Semuanya berakhir. Aku lari meninggalkan tempat itu secepat mungkin. Jika kebahagiaannya adalah kepergianku, maka aku harus menjauh darinya. Carilah seseorang yang lebih baik dariku, Rian. Seseorang yang imut, baik hati, dan yang tidak akan pernah mengkhianatimu...

​Sudut Pandang Rina

​Aku dan Tina mengamati segalanya dari balik bayangan pohon.

​“Rian... apa yang harus kita lakukan?” bisik Tina cemas.

​“...Aku belum pernah melihatnya sehancur itu,” jawabku sambil menggigit bibir.

​Aku sudah mendengar dari Tina tentang perselingkuhan itu. Awalnya aku hampir pingsan saat tahu Rian punya pacar, apalagi saat tahu dia dikhianati. Aku berniat memberi pelajaran pada gadis itu agar tidak pernah mendekati adikku lagi. Tapi kenyataannya jauh lebih rumit. Naya bukan sekadar selingkuh; dia adalah pemicu trauma masa lalu Rian.

​“Aku akan membicarakan ini dengan Ibu,” kataku dingin.

​“R-Rina? Wajahmu... menakutkan,” ucap Tina gugup.

​Hotel... apa yang dilakukan wanita itu di sana hingga Rian melihatnya... Benar-benar keterlaluan. Aku tidak bisa membiarkan adikku terus-menerus dalam kondisi seperti ini.

1
Awanbulan
bintang 5
Zanahhan226
‎Halo, Kak..

‎Datang dan dukung karyaku yang berjudul "TRUST ME", yuk!

‎Kritik dan saran dari kakak akan memberi dukungan tersendiri untukku..
‎Bikin aku jadi semangat terus untuk berkarya..

‎Ditunggu ya, kak..
‎Terima kasih..
‎🥰🥰🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!