NovelToon NovelToon
Hidup Kedua Sang Istri Teraniaya

Hidup Kedua Sang Istri Teraniaya

Status: sedang berlangsung
Genre:Transmigrasi / Time Travel / Sci-Fi
Popularitas:15.7k
Nilai: 5
Nama Author: Erchapram

"Kau pikir aku masih wanita lemah yang dulu?"

Dara Alvarino, dokter bedah kelompok mafia paling ditakuti mati ditikam dari belakang oleh sahabatnya sendiri. Saat membuka mata, ia terbangun dalam tubuh Kiara Adisaputra, istri lemah yang sedang hamil tiga bulan, dipukuli suaminya sendiri karena dituduh selingkuh.

PLAK!

Tamparan keras mendarat di pipinya. "Pelacur! Ngaku saja kalau anak itu bukan anakku!"

Arkan Adisaputra, suaminya berdiri dengan mata penuh kebencian. Di belakangnya, Lenna si adik angkat tersenyum tipis, pura-pura cemas. "Kak Arkan, jangan kasar... Kak Kiara kan sedang hamil..."

Dara yang sekarang Kiara menatap tajam. Tubuh ini lemah, tapi jiwanya adalah predator yang pernah membedah tubuh manusia tanpa berkedip.

"Kau mau bukti?" Kiara berdiri, mengusap darah di sudut bibirnya. "Aku akan tunjukkan siapa yang sebenarnya berbohong di rumah ini."

Pembalasan dimulai. Kali ini, ia tidak akan mati sia-sia.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Erchapram, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 17 - RIO SI PERANTARA

Dua hari setelah Lenna diusir, Dara mendapat kabar dari Regan bahwa Lenna sekarang tinggal di apartemen Rio.

"Seperti yang kita duga," kata Regan sambil menunjukkan foto dari mata-mata mereka. "Dia langsung lari ke Rio, mungkin dia pikir Rio akan melindunginya."

Dara mengamati foto itu. Lenna terlihat berantakan bukan lagi gadis cantik yang terawat, tapi wanita putus asa dengan mata sembab dan rambut kusut.

"Bagus... Sekarang saatnya kita urus Rio."

"Bagaimana caranya?"

"Kita bongkar siapa Rio sebenarnya. Dan kita pastikan Lenna tahu, cowok yang dia cintai itu tidak lebih baik darinya."

Regan mengeluarkan berkas dari tasnya. "Aku sudah dapat data lengkap tentang Rio Prasetya. Dia kerja di perusahaan properti menengah sebagai tenaga pemasaran. Gajinya standar, sekitar delapan juta per bulan. Tapi..." Regan menunjuk laporan keuangan, "...pengeluarannya jauh lebih besar. Apartemennya sewa dua puluh juta per tahun. Mobil sedan mewah yang dia pakai, masih kredit dengan cicilan lima juta per bulan. Gaya hidupnya... tidak sesuai dengan gajinya."

"Berarti dia dapat uang dari mana?"

"Dari Lenna. Aku lacak transfer dari rekening Lenna ke Rio setiap bulan minimal lima juta. Kadang lebih kalau Rio minta untuk 'keperluan mendesak'."

Dara tersenyum pahit. "Jadi Rio ini parasit, hidup dari uang Lenna."

"Persis... Dan yang lebih menarik..." Regan membuka foto lain, "...Rio punya wanita lain."

Dara menatap foto itu. Rio sedang makan malam dengan wanita muda lain, cantik, modis dan terlihat dari kalangan berada.

"Siapa dia?"

"Namanya Nadya, anak pengusaha properti besar, bos dari perusahaan tempat Rio kerja. Mereka sudah berpacaran enam bulan, Nadya tidak tahu tentang Lenna."

"Dan Lenna tidak tahu tentang Nadya?"

"Sepertinya tidak, Rio pintar main dua kaki."

Dara mengangguk perlahan. "Jadi Rio memanfaatkan Lenna untuk uang, tapi dia juga main mata dengan Nadya untuk naik jabatan dan dapat akses ke kekayaan keluarganya."

"Pria brengsek klasik."

"Sempurna." Dara tersenyum, dengan senyuman yang membuat Regan merinding. "Kita akan buat mereka saling menghancurkan."

"Bagaimana?"

"Pertama, kita pastikan Nadya tahu tentang Lenna. Kedua, kita pastikan Lenna tahu tentang Nadya. Ketiga, kita duduk santai dan tonton mereka bertengkar."

Dua hari kemudian, Dara dan Regan mengeksekusi rencana mereka.

Regan mengirim paket ke alamat Nadya, berisi foto-foto Rio dan Lenna bersama, bukti transfer uang dari Lenna ke Rio, dan surat anonim yang menjelaskan bahwa 'pacar Nadya sedang memanfaatkan wanita lain untuk uang'.

Di saat yang sama, Dara mengirim paket serupa ke apartemen Rio, ditujukan untuk Lenna. Berisi foto-foto Rio dan Nadya berkencan, chat mesra mereka, dan informasi bahwa 'Rio akan menikah dengan Nadya dalam enam bulan'.

Kemudian mereka menunggu, tidak perlu menunggu lama.

Sore harinya, Regan mendapat laporan dari mata-mata mereka yang mengawasi apartemen Rio.

"Nadya datang ke apartemen Rio, dia terlihat marah sekali. Masuk dengan membanting pintu."

"Lenna ada di dalam?"

"Ada, dia baru pulang dari supermarket."

"Bagus... Sekarang kita tunggu ledakannya."

Di apartemen Rio, kekacauan dimulai.

Nadya menyerbu masuk... wajah merah, membawa amplop berisi semua bukti.

"RIO! KELUAR SEKARANG!"

Rio keluar dari kamar tidur, wajahnya pucat melihat Nadya.

"Nadya? Kenapa kamu di sini..."

"JANGAN PURA-PURA TIDAK TAHU!" Nadya melempar foto-foto ke wajahnya. "Siapa wanita ini?! Kenapa kamu main dua kaki?!"

Lenna yang sedang di dapur mendengar keributan dan keluar, dia berhenti melihat Nadya.

"Siapa dia, Rio?"

Rio terlihat panik... kepala menoleh ke Nadya, lalu ke Lenna, seperti tikus terjebak.

"Dia... dia cuma..."

"Cuma?!" Nadya menatap Lenna dengan tatapan menghina. "Jadi kamu yang namanya Lenna? Wanita bodoh yang memberikan uang pada pria yang tidak mencintaimu?"

Lenna tersentak. "Apa maksudmu..."

"Rio tidak pernah cinta kamu! Dia cuma memanfaatkan uangmu!" Nadya menunjukkan bukti transfer. "Lihat! Setiap bulan kamu kirim uang padanya! Dia pakai uangmu untuk gaya-gayaan, untuk apartemen ini, untuk mobil mewahnya! Sementara dia bilang padaku, dia pria mandiri yang sukses sendiri!"

Lenna menatap Rio dengan mata penuh air mata. "Rio... apa ini benar..."

"Sayang, dengarkan aku..."

"JANGAN PANGGIL AKU SAYANG!" Lenna berteriak histeris. "Jawab aku! Apa semua yang dia bilang itu benar?!"

Rio terdiam, dia tidak bisa menjawab.

"Dan kamu..." Nadya menatap Rio dengan jijik, "...kamu bilang kamu serius denganku. Bilang kamu mau menikah denganku, ternyata kamu masih punya simpanan?!"

"Nadya, aku bisa jelaskan..."

"Tidak perlu!" Nadya melempar cincin, cincin pertunangannya ke wajah Rio. "Kita putus! Dan aku akan pastikan ayahku tahu siapa kamu sebenarnya, kamu akan kehilangan pekerjaan besok!"

Nadya keluar, membanting pintu.

Lenna dan Rio terdiam, keduanya shock dengan apa yang baru terjadi.

"Len..." Rio mencoba mendekati Lenna.

Tapi Lenna mundur. "Jangan sentuh aku."

"Dengarkan aku dulu..."

"Aku sudah cukup mendengar!" Lenna menangis. "Kamu... kamu bohong padaku? Selama ini kamu cuma manfaatkan uangku?"

"Bukan begitu! Aku memang cinta padamu..."

"BOHONG!" Lenna mengambil vas bunga, melemparnya ke Rio... meleset, pecah di dinding. "Kalau kamu cinta padaku, kenapa kamu pacaran dengan wanita lain?! Kenapa kamu mau menikah dengannya?!"

"Karena dia kaya! Karena keluarganya punya koneksi! Karena dengan dia, aku bisa naik jabatan!" Rio akhirnya jujur... frustrasi, lelah berpura-pura. "Kamu pikir cinta cukup untuk hidup, Len? Kita butuh uang! Banyak uang!"

"Dan kamu pikir memanfaatkan aku adalah caranya?!"

"Aku tidak memanfaatkanmu! Kamu yang dengan senang hati memberiku uang!"

"KARENA AKU CINTA PADAMU, BODOH!" Lenna jatuh terduduk, menangis. "Aku memberikanmu segalanya... bahkan uang yang seharusnya untuk ibuku yang dulu sekarat... aku kasih padamu... karena aku pikir kita akan bersama..."

Rio terdiam, akhirnya merasa bersalah.

"Len..."

"Pergi." Suara Lenna pelan, tapi tegas. "Keluar dari apartemen ini, aku mau sendiri."

"Ini apartemenku..."

"Aku yang bayar!" Lenna menatapnya dengan mata merah. "Aku yang bayar uang muka, aku yang bayar sewa selama ini. Jadi secara teknis ini apartemenku, dan aku mau kamu pergi... Sekarang!"

Rio menatapnya... terlihat akan protes, tapi melihat tatapan Lenna yang penuh kebencian, dia akhirnya mengambil kunci mobil dan keluar.

Lenna sendirian di apartemen yang sepi.

Jatuh ke lantai, menangis tanpa suara.

Di mobil yang parkir di seberang gedung apartemen, Dara dan Regan menonton semuanya lewat kamera tersembunyi yang mereka pasang di apartemen Rio.

"Kasihan juga ya," kata Regan pelan.

"Kasihan?" Dara menatapnya. "Dia mencoba membunuh anakku, dia manipulasi keluargaku, dia membiarkan ibunya sendiri mati, dia tidak layak dikasihani."

"Tapi dia juga korban, Kak. Korban dari kemiskinan, dari sistem yang tidak adil, dari..."

"Kita semua korban dari sesuatu, Regan." Dara memotong. "Tapi tidak semua korban jadi monster, Lenna memilih jadi monster. Dan sekarang dia harus bayar harganya."

Regan terdiam tidak bisa membantah. Dara menatap layar, Lenna yang menangis sendirian di lantai apartemen.

Sebagian dari dirinya, bagian kecil yang masih punya kemanusiaan merasa sedikit kasihan. Tapi sebagian yang lebih besar, bagian yang pernah dikhianati Salma, yang hampir mati karena Lenna merasa puas.

Ini baru permulaan, Lenna. Kamu belum merasakan apa-apa.

1
asih
saya ikut tegang bacanya
Dewi Sri
ceritanya bagus tp masih sepi koment, semangat kak author
Erchapram: Terima kasih
total 1 replies
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
pilihan yang sulit tapi aq yakin dara pintar dan cerdas pasti ada jalan keluar nya tanpa harus membunuh keduanya
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
wow
Dew666
👍👍👍👍
asih
pilihan yg sangat sulit,harus pintar bermain licik Dara
Ma Em
Dara kamu wanita cerdas mantan dokter mafia , kalahkan Viktor juga Rendra dgn siasat licikmu Dara jgn sampai mau di perbudak lagi sama Rendra juga Viktor mereka pasti punya titik lemahnya .
Dew666
🌹🌹🌹🌹
Wulan Sari
ceritanya dari bab perbab semakin menarik dan selalu buat penasaran semoga cerita di akhir akan bahagia, trimakasih Thor semangat buat karya lain salam sukses selalu ya cip 👍❤️🙂🙏
Erchapram: Terima kasih
total 1 replies
🏡s⃝ᴿ . Incha
kira ada cakaran rambut atau apa kek
Erchapram: Puasa Kak, mode kalem. Pembalasam intelektual bukan kek preman 🤣🤣🤣
total 1 replies
Anto D Cotto
menarik
Anto D Cotto: sama2 👌👍
total 2 replies
Anto D Cotto
lanjut crazy up Thor
vj'z tri
Lo , w end 🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
vj'z tri
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣 penipu yg tertipu
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
coba km hidup baik-baik len nasib km g bakalan sprti ini
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
lenna bilang cinta sama arka sekarang bilang cinta sama rio, jd sebenarnya yg mn nih lenna, wah pemain juga si lenna
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
lenna trlalu jahat sampe sampe nggak sadar kl dya di jahatin🤣🤭
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
author kapan penyelidikan calon istri regan di mulai? hehehe...
lupita namanya siapa ya
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉: lupita itu lupa thor aq plesetin🤭🤣
total 2 replies
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
tarik satu nafas... dan cuma satu kata wow 🤭
@ᴍ͜͡s͜͡𝆺𝅥⃝©⍣⃝𝖕𝖎ᵖᵘ ⍣⃝🦉ꪻ꛰͜⃟ዛ༉
semoga lancar ya thor
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!