NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:695
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 5

Beberapa hari telah berlalu namun gea masih berharap suga bisa menghubungi nya dahulu tapi nyatanya setelah mereka bertukar nomor ponsel suga tak kunjung menghubunginya.

Pagi ini gea bangun lebih pagi dari biasanya entah terkena angin darimana ia berniat sekali bangun pagi, sampai eommanya pun terheran.

"Tumben sekali kamu ge, ini masih jam 6 tapi kamu sudah bersiap untuk kuliah" Ucap mamanya.

"Aku ingin mengembalikan barang temanku ma" Jawab gea sambil menunjukkan paper bag yang tak terlalu besar.

"mama curiga pasti hadiah untuk kekasihmu kan" Ejek hana.

"Ihh enggak ma, ini jaket yang di pinjamkan kepadaku, jadi hari ini aku akan mengembalikan nya" Titah gea.

"Sarapan dulu ge, panggil papamu untuk sarapan juga" Perintah hana.

Gea beranjak dari kursinya dan berjalan menuju kamar appanya di lantai dua.

"Daddy… daddy" Seru Gea memanggil appanya.

Namun Gea tak mendengar sahutan dari appanya, sehingga masuk ke dalam kamar untuk mencarinya.

Ia menelusuri setiap sudut kamar tersebut tapi tetap saja tak menemukan papanya.

Akhirnya ia memutuskan untuk kembali ke ruang meja makan.

"Daddy tidak ada di dalam kamar ma, apa dia sedang keluar? " Tanya Gea kepada mamanya.

"Entahlah Gea, terakhir mama lihat masih di kamar sedang cuci muka" Jawab hana.

Selang beberapa menit kemudian tuan Gerald datang dari arah samping rumah.

"Daddy kemana saja, aku cari di kamar gak ada" Tanya Gea.

"Daddy hanya pergi jalan- jalan sebentar di jalanan komplek Gea dan tak sengaja bertemu teman lama daddy, kata teman daddy anaknya juga sekampus dengamu tapi entah siapa namanya daddy lupa untuk menanyakan nya" Jawab tuan Gerald.

"Gea pun tak tau jika ada teman kampus yang tinggal di komplek sini dad" Ucap Gea.

"Ngomong- ngomong nanti malam mereka akan berkunjung ke sini untuk makan makan bersama, jadi setelah tak ada jam kampus segera pulang lha dan bantu mamamu nak, anggap saja sebagai berjamuan setelah lama tak bertemu, lagi pula daddy sebentar lagi akan pergi ke London lagi untuk mengurus perusahaan di sana yang belum terselesaikan" Ucap Gerald sambil mengelus kepala putrinya

"Baik dad" Balas Gea tampak lesu, karna rencananya hari ini setelah kuliah ia sudah membuat rencana akan pergi ke mall dengan yoona, karna ada film favorit nya yang akan tayang di bioskop.

Setelah menyelesaikan sarapannya Gea segera berangkat ke kampus menggunakan motornya, entah kenapa Gea sangat menyukai berkendara dengan motor mungilnya.

Jalanan cukup macet pagi ini karena ada kecelakaan di sebrang jalan menuju kampusnya, namun dengan keahlian berkendara nya dengan motor untuk mencari celah jalan, kemacetan itu bukanlah penghalang gea untuk cepat sampai ke kampus.

Ia segera memarkirkan motornya dan bergegas menuju kelasnya, namun ia tak menemukan hyunjin di ruang kelasnya.

Namun gea tak kehabisan akal, ia mencari nomor kontak hyunjin di grup kelasnya dan tak butuh lama ia menemukan nya dan segera menghubungi hyunjin.

Gea : ( hyunjin-ah aku Gea, kamu dimana? Aku ingin mengembalikan jaketmu yang waktu itu kau pinjamkam padaku)

"Ihh kenapa lama sekali ia membalas pesanmu" Gerutu Gea yang sudah duduk di bangkunya.

Triinggg!!!

Hyunjin : (aku ada di atap gedung ini)

"Buat apa dia ada di atap, apakah ia sedang merundung seseorang, ahh sebaiknya aku memeriksanya ke sana" Ucap gea.

Ia berlari sambil membawa paperbacknya ke atap gedung.

Sesampainya di atap ia menatap sekitar namun tak ada siapa - siapa di sana.

"Hyunjin-ahh kau dimana? " Teriak gea.

"Hhmmm" Jawab hyunjin di balik kardus kardus yang tertata di sana.

Gea yang menyadari keberadaan hyunjin segera menghampirinya.

"Apa kau sedang merundung seseorang di sini?" Ucap gea sambil ter engah-engah karena capek berlari.

"Apa kau tak melihat aku sendirian di sini hmm? " Tanya hyunjin.

Tatapan hyunjin yang intens membuat Gea terdiam terpaku sejenak, namun ia segera tersadar dari lamunannya.

Batin Gea "apa yang kau pikirkan Gea, ingat dia itu teman sekelasmu dan kau hanya ingin mengembalikannya jaketnya"

"Ini jaketmu, dan Terima kasih sudah mau menolongku waktu itu, aku memberikannya sekarang karna kalau aku memberikannya di kelas yang ada malah aku di judge Hyuna dan teman-temannya" Ucap Gea.

"Hhmm" Jawab hyunjin dengan datar.

"Baiklah aku akan kembali ke kelas" Pamit Gea.

"Tunggu sebentar" Hyunjin memajukan tubuhnya tepat di depan Gea, hingga jarak antara mereka berdua hanya sekitar 10 cm.

Hyunjin mengulurkan tangannya ke surai rambut Gea, yang ternyata ia hanya mengambil daun yang terselip di surai Gea.

Betapa terkejutnya Gea dengan perlakuan hyunjin yang mendadak itu, ia di buat salah tingkah dan wajahnya seketika berubah memerah karna malu.

"Apa yang kau pikirkan, aku hanya mengambil daun yang terselip di rambutmu" Ucap hyunjin dengan menunjukkan daun yang di ambilnya.

"Aahh aakk akku hanya terkejud" Balas Gea dengan gagap.

"Sebentar lagi kelas akan di mulai, ayo turun" Ajak hyunjin sambil berlalu berjalan dengan langkah panjang nya.

"Tu tunggu aku " Teriak Gea yang masih gelagapan karna ulan hyunjin tadi.

Sesampainya di kelas Hyuna yang melihat hyunjin dan Gea masuk ke kelas bersama, merasa cemburu dan menatap Gea dengan nyaalang.

"Apakah mereka ada hubungan? Masuk kelas harus bersama sama seperti itu" Ucap heyrin salah satu teman Hyuna.

"Apa kau tidak bisa diam hah, Hyuna sedang menahan amarahnya karena cemburu melihat mereka berdua" Balas Irene.

"Lihat saja nanti Gea, kau akan mendapat balasannya jika kau berani menjalin hubungan dengan hyunjin" Ucap Hyuna dengan menahan amarahnya.

Di sisi lain yoona yang baru datang segera menghampiri sahabat nya itu, mereka berdua sebenarnya berbeda jurusan namun kelas kali ini yoona juga mengikutinya.

Tak di sangka kelas kali ini di kampus mereka kedatangan beberapa prajurit militer untuk memberi materi tambahan tentang kemiliteran negara.

Ilmu itu bisa bermanfaat untuk menambah pengetahuan bagi laki-laki di kampus tersebut yang akan menunaikan wajib militernya nanti. Dan untuk perempuan untuk sekedar pengetahuan saja.

Semua mahasiswa/ mahasiswa sudar berkumpul di ruang kelas yang amat besar itu. Pintu terbuka menampakkan dosen yang akan mengarahkan mereka.

"Mata kuliah hari ini akan di gantikan oleh beberapa prajurit militer yang sedang bertugas di kota ini" Ucap dosen tersebut.

Yoona sangat terkejud ketika melihat seorang laki-laki yang akan membawakan materi, ternyata itu kakak sepupunya yaitu suga.

Beberapa mahasiswa bergemuruh karna melihat suga yang begitu tampan dan juga gagah di depan sana.

"Ge gea liat itu siapa? " Ucap Yoona sambil menggoyang goyangkan lengan Gea, tapi Gea masih sibuk dengan ponselnya.

"Apa sih yoona" Balas gea dengan mengalihkan pandangannya ke depan aula. Gea di buat terkejut dengan apa yang di lihatnya.

Batin Gea "suga ngapain dia sini'

"Tampan sekali dia"

"Apa dia punya pacar?"

"Gagah sekali, aku ingin menikah denganya"

(Ucap beberapa mahasiswi yang mengagumi suga di depan sana)

Sebelum suga memulai materi, ia memkenalkan dirinya sambil menatap setiap mahasiswa/mahasiswi yang hadir, sampai ia berhenti ketika menemukan wajah Gea di tengah-tengah sekumpulan manusia di situ, suga menatapp intens ke arah Gea yang membuat Gea seketika salah tingkah.

"Ciee di liati tuh sama pacar" Ejek yonna.

"Apasih yoon, udah mantan ih" Jawab Gea.

Dua jam berlalu materi sudah suga sampaikan semuanya dan di sesi terakhir ia memberi kesempatan kepada mereka yang akan bertanya.

"Sebelum kelas berakhir apakah ada yang mau bertanya" Ucap suga.

Tiba-tiba seorang mahasiswa berdiri dengan mengakat tanganya.

"Bapak udah punya pacar belum kalau belum aku mau daftar"

Pertanyaan tersebut di sambut gemuruh oleh semua mahasiswa.

"Untuk saat ini belum mungkin lain kali" Jawab suga.

"Nikah sama saya saja pak, saya sudah siap lahir batin menerima bapak jadi suami saya" Teriak salah satu mahasiswa yang di dekat Gea dan yoona.

Pernyataan tersebut hanya di balas senyuman oleh suga.

"Apaan sih ini anak, keganjenan banget" Ucap yoona tak suka melihat mahasiswi tersebut.

"Udah ahh biarin, kelas udah berakhir kan" Jawab gea.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

.

Apakah akan terjadi sesuatu di balik rempeyek

Entahlah tunggu aja update selanjutnya

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!