NovelToon NovelToon
1000 HOURS WITH YOU

1000 HOURS WITH YOU

Status: tamat
Genre:CEO / Cinta Seiring Waktu / Romansa / PSK / Tamat
Popularitas:4.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

🏆JUARA 2 (EVENT CINTA YANG TAK DIRESTUI-SEASON 3)

Kecelakaan 2 tahun yang lalu membuat rumah tangga Aslan hancur. Bagaimana tidak? Akibat kecelakaan itu dia mengalami difungsi ereksi atau impoten. Bahkan ia rela dan pasrah saat istrinya meninggalkannya dan menikah dengan pria lain. Di saat sedang terpuruk dia bertemu dengan seorang wanita malam yang bersedia membantu mengatasi masalahnya.

“Aku akan membayarmu 1 Miliyar jika kamu berhasil menyembuhkan penyakitku,” tegas Aslan.

“Berikan aku waktu 1000 jam untuk menyembukanmu!” balas Irina.


Lalu bagaimana kisah mereka selanjutnya? Simak terus kelanjutannya ya!
Jangan lupa subcribe dan beri bintang ⭐⭐⭐⭐⭐

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Omong kosong!

Irina menatap rumah mewah yang ada di hadapannya, lalu beralih menatap alamat rumah yang tertera di kartu nama yang dia pegang. Wanita itu berdecap kagum pada rumah tersebut, kemudian ia melangkahkan kedua kakinya semakin mendekat ke pintu gerbang, baru saja akan memencet bel, pintu gerbang tersebut terbuka otomatis, membuat Irina sangat terkejut.

“Canggih banget,” gumamnya sambil berjalan masuk ke area rumah mewah tersebut.

Seolah sudah tahu dengan kehadirannya, Aslan menyambutnya di halaman rumah mewah tersebut. Pria arogan dan sangat sombong itu berdiri sambil menyimpan kedua tangan ke dalam kantong celana pendeknya. Tidak lupa tatapan tajam dan wajah datarnya itu selalu terlihat mengintimidasi Irina.

“Lama!” kesal Aslan pada Irina yang berjalan menghampirinya sambil menenteng tas.

“Kayak nggak tahu Kota Jakarta saja!” balas Irina tidak kalah kesal seraya menghela nafas panjang, seraya mengikuti Aslan yang sudah masuk ke dalam rumah.

“Ini rumah atau istana?” gumam Irina ketika melihat rumah tersebut yang diisi dengan barang-barang mewah dan sangatlah mahal.

“Nggak usah norak!” umpat Aslan yang tidak sengaja mendengar gumaman Irina. Aslan memanggil kepala pelayan lalu memperkenalkannya kepada Irina.

“Dia adalah kekasihku, jadi mulai hari ini dia akan tinggal di rumah ini, dan tidur di dalam kamarku!” ucap Aslan dengan datar dan sangat dingin.

Irina melotot mendengar ucapan Aslan. Dia ingin protes akan tetapi pria tersebut sudah memberikan kode kepadanya agar tetap diam.

“Selamat datang, Nona, mari saya antarkan ke kamar Tuan Aslan. Oh, iya, kita belum berkenalan, Anda bisa memanggil saya Bi Inah,” ucap wanita paruh baya itu lalu mengambil alih tas yang Irina pegang.

“Salam kenal, Bi Inah.” Irina balik menyapa sambil berusaha merebut tasnya lagi akan tetapi Bi Inah melarangnya. Kemudian wanita paruh baya itu menuju lantai atas diikuti oleh Irina dan Aslan.

“Apa-apaan kamu ini? Kenapa memperkenalkan aku sebagai kekasihmu?!” protes Irina kepada Aslan yang berjalan di sampingnya.

“Lalu aku harus memperkenalkanmu sebagai seorang pelacur begitu? Ingat! Nggak usah GR, karena aku melakukan itu semua demi kebaikanku sendiri, aku tidak ingin kedua orang tuaku tahu kalau aku berhubungan dengan seorang pelacur sepertimu!” desis Aslan kepada wanita yang ada di sampingnya ini.

Irina menelan ludahnya dengan pahit. Hampir saja dia melupakan pekerjaan haramnya. Dan seharusnya dia sangat berterima kasih kepada Aslan, karena tanpa di sengaja pria tersebut menyembunyikan identitasnya yang sebenarnya.

Mereka bertiga telah sampai di dalam kamar mewah dan sangat luas.

“Bibi, boleh keluar!” titah Aslan dengan dingin, akan tetapi tatapan matanya terfokus pada Irina yang sedang menatap setiap sudut kamarnya.

“Baik, Tuan.” Bi Inah bergegas keluar dari kamar tersebut, tidak lupa menutup pintu kamar dengan rapat.

“Lalukan tugasmu sekarang juga!” Aslan berkata setelah memastikan Bi Inah keluar dari kamarnya.

“Se-sekarang?” Irina terkejut sekaligus gugup.

“Kau tuli?!” Aslan menggeram kesal seraya menatap tajam Irina yang masih berdiri di tempat.

“Baiklah, tapi di mana?”

“Di sini!” Aslan langsung menurunkan celana pendek beserta boxer-nya, kemudian menyembullaa buyung kutilang yang bobok ganteng, terlihat imut dan sangat menggemaskan.

GLEK!

Irina menelan ludahnya dengan kasar, saat melihat pemandangan erotis tersebut. Ia meletakkan tasnya di atas lantai, kemudian menghampiri Aslan yang terlihat tidak sabaran. Lalu ia berjongkok di hadapan pria tersebut, dan segera melakukan tugasnya.

“Beneran, Bi, kalau wanita cantik tadi adalah kekasih baru Tuan Aslan?” tanya salah satu pelayan kepada Bi Inah. Mereka bertujuh sedang ngerumpi di dapur sambil membicarakan Irina.

“Iya, sopan dan baik lagi, nggak kayak nenek lampir,” jawab Bi Inah memuji Irina.

“Tapi, dari penampilannya lusuh banget, kayak bukan selera Tuan Aslan yang suka yang bening, modis dan selalu tampil sexy.” Pelayan lainnya menimpali.

“Heleh! Masalah penampilan bisa di permak!” sahut Bi Inah seraya mengibaskan salah satu tangan di depan wajahnya, menatap keenam pelayan yang mengelilinginya.

“Stop!” Aslan menghentikan aksi Irina. Dia langsung menarik senjatanya dari dalam mulut wanita tersebut. “Kamu kayak terpaksa melakukannya!” Aslan marah karena senjatanya masih saja loyo tidak berdaya.

“Ya, aku terpaksa melakukannya, karena aku rela menjalani pekerjaan ini demi pengobatan suamiku yang sakit kritis!” jawab Irina lalu berdiri dan menatap kesal pada pria sombong itu.

“Cih, kau pikir aku percaya dengan bualanmu itu?!” Aslan tertawa sarkastik ketika mendengar alasan Irina menjadi seorang pelacur. “Bagiku, semua wanita itu sama saja! Pengkhianat dan juga mata duitan!” Aslan langsung keluar dari kamarnya, meninggalkan Irina sendirian.

Irina menatap kepergian Aslan dengan tatapan heran, “aku juga tidak memaksamu untuk percaya kepadaku!” kesal Irina, tapi sayangnya Aslan tidak mendengar ucapannya, karena pria tersebut sudah keluar dari kamar.

Aslan saat ini berada di ruang pribadinya yang tidak jauh dari kamarnya. Dia menghubungi sahabatnya Dimas.

“Sepertinya caramu itu nggak efektif!” maki Aslan dari sambungan telepon.

“Why? Apakah servisnya tidak memuaskan?” ledek Dimas dari ujung telepon, dan langsung mendapatkan umpatan dari Aslan.

“Dia terlalu kaku!” balas Aslan sembari mengambil sebatang rokok dengan salah satu tangannya, lalu menyelipkan rokok tersebut ke sela bibirnya, kemudian ia beralih mengambil korek api, dan menyalahkanya untuk menyulut ujung rokoknya.

“Wajar saja dia kaku, karena dia baru menjadi wanita malam. Dia sebenarnya wanita baik-baik Bro! Hanya saja keadaan yang membuatnya tidak mempunyai pilihan lain.” Dimas menjelaskan kepada sahabatnya. Dimas tahu tentang Irina dari Meyda.

“Halah omong kosong! Mana ada wanita baik-baik jadi seorang pelacur!” umpat Aslan tidak percaya pada ucapan temannya itu.

"Dasar ngeyel! Hatimu akan berubah saat mengetahui kebenarannya! Aku akan mencari bukti bila Irina adalah wanita baik-baik." Dimas berkata terdengar sangat kesal di ujung telepon sana.

"Ck! Kenapa kamu begitu membelanya? Apakah kamu menyukainya?!" tanya Aslan dengan nada tidak suka.

"Ha ha ha ha, apakah kamu cemburu?" Dimas kembali meledek.

"Tidak sama sekali!!!" jawab Aslan dengan tegas, lalu menutup panggilan teleponnya secara sepihak.

"Dasar sinting! Mana mungkin aku cemburu. Apa spesialnya wanita itu!" Aslan meletakkan ponselnya di atas meja dengan kasar, kemudian menikmati asap nikotin yang mulai memenuhi paru-parunya.

1
Hariyanti
ga tau terima kasih si yoga.tau gitu mending mati aja ga usah operasi 😤
Hariyanti
apa mungkin setelah operasi berhasil,yoga akan dipaksa cerai dgn Irina oleh Aslan 🤔
Rezqhi Amalia: permisi kak, siapa tahu kakak minat mampir dikaryaku yang berjudul 'Dipaksa Menikahi Suami Sahabatku'

terimakasih sebelumnya 🤗💐
total 1 replies
Hariyanti
sombong banget yaaaa 🤔 pantas dikasih cobaan jadi impoten sama author 😤
Hariyanti
seandainya suamimu dan ibu mertuamu tau apa yg kau kerjakan 🤔
Hariyanti
mampir
Caca Tina: namanya siapa
total 2 replies
𝓛𝖊𝖊𝖈𝖍𝖞𝖗𝖆
see u next time thor
Yuliati
irina tetep salah sih, menjual tubuh demi pengobatan suami
Nia
apa bedanya sopi sm irina sama2 selingkuh dari suaminyam..yg membedakanny cuma tujuanny z...sopi krna ingin sex dn irina krna duit
Dewi Ink: Hallo ka, ijin sharing🙏 karya Novelku yang berjudul:
180 Hari Menjalani Wasiat Perjodohan.
Siapa tahu suka, terimakasih😊
total 1 replies
RieNda EvZie
/Good//Good//Good//Good//Good/
Aurell And Friends
Luar biasa
Aurell And Friends
Lumayan
Sumarni Mmh alfatih
Ouh anaknya gery dan alegra yg kembar tiga aslan Arkan arabella ..baru enggeuh
Nining Chili
yeaaiii tengkyu thor 🥰🥰
Anonymous
Good Good Good⛈🔥🔥🔥
Anonymous
Agus Thor….emosi jiwa❤️❤️❤️
Nur Adam
smgt untuk kryau tjoor
Jamayah Tambi
Adakah Aslan harus merebut bini Yoga.Aslan jd pembinor
Jamayah Tambi
Cinta itu memang aneh ya/Sob//Sob/
Jamayah Tambi
Biasanya lelaki itu pantang dicuit.Terus terbang burungnya.
Jamayah Tambi
Susah juga tugas menaikkan lelaki mati pucuk/Facepalm//Facepalm//Facepalm//Facepalm/
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!