NovelToon NovelToon
My Hot ART

My Hot ART

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Cinta beda status / CEO / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Seiring Waktu / Pengasuh / Tamat
Popularitas:69.7M
Nilai: 4.9
Nama Author: lena linol

Squel dari My Sexy Old Man, kisah Four J anak dari Xander dan Jeje.

Trauma dengan kisah masa lalunya, membuat Kirana menjadi sosok wanita yang sangat dingin dan membenci semua pria yang akan mendekatinya.

Tapi, bagaimana jida dia di hadapkan empat pria tampan yang berusaha mengambil hatinya dan berusaha untuk memperebutkannya?

Penasaran? Simak terus kelanjutannya.


Follow IG: @thalindalena

Follow fb: Thalinda lena

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon lena linol, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Tawaran Oma Airin

"Maaf Tuan!" Kirana langsung menarik tangannya.

Benar-benar tidak ada yang waras! Batin Kirana.

"Uh, wajahmu sangat manis sekali jika sedang menekuk seperti itu." Ansel mengeluarkan jurus gombalannya lagi, membuat Kirana merasa jengah.

Wajahnya berbeda dengan Tuan Nathan dan Aiden, Wajah Tuan Ansel tidak kalah tampan sih, tapi sikapnya itu loh, ya ampun. Batin Kirana, ia merasa risih dengan sikap Ansel yang terus menggombalinya.

"Jangan mengumpatiku, lihat wajahku sangat tampan bukan?" tanya Ansel dengan sangat narsis, sembari memiringkan tubuhnya dan mengelus wajah tampannya. Berlagak seperti model papan triplek.😆

Kirana mengernyitkan dahinya, sembari menggeleng pelan.

"Maaf, Tuan Ansel. Saya permisi," pamit Kirana tanpa menghiraukan Tuan Mudanya, ia berjalan melangkah ke kamar yang lainnya.

"Hei! Tunggu! Kirana ohhh bunga desa," seru Ansel dengan gaya seperti seorang penyair cinta.

"Sial! Bagaimana bisa ART baru itu tidak tertarik dengan pesonaku? Apa kadar ketampananku ini berkurang?" gumam Ansel, sembari mengambil cermin kecil dari kantong celananya, kemudian ia menatap wajah tampannya di cermin kecil itu.

"Oh! No! Ada jerawat yang tumbuh di hidung mancungku! Mommy help mee, hikss," teriak Ansel, lalu berlari mencari ibunya.

"Woah!" gumam Kirana, ketika ia memasuki kamar yang selanjutnya, kamar yang sangat maskulin dan di dominasi dengan warna abu.

"Ini kamar siapa ya? Apakah kamar Tuan Sean?" Kirana bertanya di dalam hati, kemudian ia segera melakukan hal yang sama seperti yang ia lakukan di kamar lainnya. Menyiapkan air hangat dan mengambilkan pakaian ganti untuk pemilik kamar tersebut.

"Heran deh, masa sudah besar boxernya motif kartun begini," gumam Kirana terkekeh geli, ketika ia mengambil Boxer bermotif spongebob.

"Hi hi hii, bikin gemes aja." Kirana cekikikan sendiri, sambil berlalu dari ruang ganti itu dan meletakkan pakaian beserta boxer yang dia ambil di tepi tempat tidur.

Setelah itu, ia segera keluar dari kamar tersebut dan beralih ke kamar Ansel dan mengerjakan tugas yang sama.

*

*

*

"Mommy!" teriak Ansel, mencari ibunya di setiap sudut rumahnya itu.

"Kau ini berisik sekali!" seru Nathan, dari arah tangga dengan gaya yang sangat keren.

"Terserah aku! Apa kau melihat Mommy?" tanya Ansel, sedikit ketus dan memonyongkan bibirnya lucu.

"Tidak!" jawab Nathan singkat, berjalan melewati Ansel.

"Eits, tunggu!" Ansel menarik tangan Nathan, dan membuat pria itu menghentikkan langkahnya.

"Ada apa?!" tanya Nathan, lalu menyentakkan tangannya dengan kasar, agar pegangan tangan Ansel terlepas.

Ansel mendekatkan wajahnya dan menelisik wajah Nathan dengan intens. "Hei, kenapa wajahmu itu begitu mulus? Apa rahasianya?" tanya Ansel, masih menatap wajah Nathan.

Nathan berdecak dengan kesal, sembari mendorong saudara kembarnya ke belakang.

"Rahasianya? Jangan jadi anak Mami! Karena sikapmu yang seperti anak kecil, membuat kita semua di perlakukan seperti bayi oleh Mommy dan Daddy, bahkan kita sekarang punya Baby sitter!" Nathan berucap dengan tegas dan meluapkan kekesalannya kepada adik bungsunya.

"Kenapa kau jadi marah dengan ku? Seharusnya kau itu bersyukur karena Mommy dan Daddy begitu perhatian dengan kita semua." Ansel membela diri.

"Ingat umur Ansel! Apa kamu tidak malu dengan gadis itu?" tanya Nathan sedikit kesal, sembari melirik Kirana yang berjalan menuju dapur.

"Kenapa harus malu? Gadis itu manis dan menggemaskan," ucap Ansel, memperlihatkan senyuman manisnya.

"Ck! Kenapa aku harus mempunyai saudara kembar sepertimu, sih!" umpat Nathan, berlalu dari hadapan adiknya.

"Seharusnya aku yang bertanya seperti itu! Kenapa aku punya kembaran yang mirip batu es sepertimu!! Dasar Nathan sialan!!" Ansel mengumpati balik saudaranya itu dengan perasaan kesal.

Tidak berselang lama Oma Airin memasuki rumah dengan gaya yang sangat nyentrik.

Oma Airin memakai celana kodok berwarna kuning dengan memengang tongkat saktinya yang super mahal, tongkat sakti itu berlapis berlian.

Abaikan backgroundnya,🤣

"Hai, bujang! Kenapa kau berteriak seperti itu?" tanya Oma Airin, berjalan mendekati Ansel.

"Aku kesal dengan Nathan si batu es itu!" sahut Ansel kesal. Lalu membantu Oma Airin berjalan menuju ruang tengah dan mendudukan Omanya disana. "Oma dari mana sih? Sudah tua itu jangan keluyuran nanti di tangkap dinas sosial loh," ucap Ansel, tidak berfilter.

"Dasar cucu luknut! Kurang garam!" umpat Oma Airin.

TUK

TUK

TUK

Oma Airin menggetok kepala Ansel dengan tongkat ajaibnya, beberapa kali.

"Sakit tahu!" sungut Ansel, sembari mengelus kepalanya yang berdenyut nyeri dan memonyongkan bibirnya kesal.

"Lagian kau itu menyumpahi Oma mu yang super cuantik ini! Kamu pikir Oma mu ini orang hilang apa?! Oma ini punya bisnis pakaian yang super nyetrik dan kekinian!" ucap Oma Airin sangat sewot.

"Ya ya ya yaa," jawab Ansel, sembari memutar kedua matanya dengan malas.

"Oma dengar Mommy dan daddymu menyewa baby sitter untuk kalian? Apa sudah datang?" tanya Oma Airin.

"Sudah," jawab Ansel singkat, masih memonyongkan bibirnya dengan kesal.

"Apa dia baik dan cantik?" tanya Oma Airin lagi.

"Ya, tapi dia tidak tertarik denganku," jawab Ansel.

"Kenapa? Bukankah cucuku yang paling tampan ini adalah penakhluk wanita?" tanya Oma Airin, menahan tawannya dan juga meledek cucunya.

Ansel adalah playboy kelas teri yang mampu menakhlukan wanita cantik mana saja, hanya dengan mengedipkan matanya. Maka dari itu, Oma Airin heran ketika Ansel berkata jika baby sitter tersebut tidak tertarik dengan cucunya itu.

"Aku tidak tahu, mungkin karena ada jerawat di wajahku," jawab Ansel, membuat Oma Airin tertawa terbahak.

"Ha ha ha haa, bukan karena jerawat di wajahmu, akan tetapi karena mata gadis itu nomal," ucap Oma Airin, semakin tergelak keras.

"Dasar Malin gesrek!" umpat Ansel, lalu segera melarikan diri dari amukan neneknya.

"Ya! Dasar cucu kurang garam! Kurang santan dan kurang asam!" teriak Oma Airin, kepada Ansel yang akan memasuki lift.

"Huh, jangan marah-marah, nanti keriputan di wajahmu bertambah," gumam Oma Airin, sembari menghembuskan nafasnya berulang kali untuk meredakan amarahnya.

"Kan udah keriput Oma, bukan keriput malah tapi kisut," sahut Nathan dari belakang Oma Airin.

Nathan bisa aja, keturunan siapa sih? 🤣🤣

"Bagaimana bisa sih, Jeje dan Xander punya anak seperti kalian? Gesrek semua!" umpat Oma Airin, menatap tajam Nathan yang sudah duduk di sampingnya.

"Biangnya siapa coba?" balas Nathan, sembari tersenyum tengil membuat Oma Airin gemas dan langsung mecubit paha Nathan dengan kuat.

"Oma sakit!!" keluh Nathan, sembari mengusap pahanya yang terasa pedih dan panas.

"Mampus! Rasakan cubitan kepitingku itu!" Oma Airin tersenyum puas, melihat cucunya itu kesakitan.

"Tuan Nathan tidak apa-apa?" tanya Kirana, yang melintasi ruang tengah itu dan tanpa sengaja mendengar Nathan mengeluh.

Nathan yang meringis kesakitan, berdehem dan merubah ekspresi wajahnya dengan datar.

"Tidak!" jawab Nathan dingin.

"Huuu, sok ganteng!" bisik Oma Airin, membuat Nathan mendengus kesal.

"Jadi kamu baby sitter para cucuku?" tanya Oma Airin, menelisik penampilan Kirana dengan teliti.

"Iya, Oma. Perkenalkan saya Kirana," ucap Kirana dengan sopan kepada Oma Airin. Sebenarnya Kirana menahan tawanya, karena melihat penampilan Oma Airin yang super nyentrik.

"Hem, Iya. Kenapa kamu mau jadi baby sitter? Apa kamu tidak berniat untuk menjadi menantu dari keluarga ini?" tanya Oma Airin, membuat Nathan dan Kirana terkejut.

Aduh, cobaan apa lagi ini? batin Kirana.

Sabar ya Kirana, 🤣🤣🤣

Jangan lupa dukung karya emak dengan cara like, komentar, vote dan kasih gift semampu kalian❤❤❤

1
Yanti Adiasari
seruuuu
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙝𝙖𝙙𝙚𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙜𝙬𝙚𝙣 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙥𝙚𝙘𝙞𝙘𝙞𝙡𝙖𝙣 𝙙𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧𝙞𝙣 𝙖𝙥𝙖 𝙠𝙖𝙩𝙖 𝙨𝙪𝙖𝙢𝙞 𝙟𝙖𝙙𝙞𝙣𝙮𝙖 𝙘𝙚𝙡𝙖𝙠𝙖 𝙠𝙖𝙣... 𝙘𝙤𝙗𝙖 𝘽𝙚𝙙𝙖𝙞𝙣 𝙨𝙖𝙖𝙩 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙜𝙖 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙙𝙖𝙣 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙝𝙖𝙢𝙞𝙡 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙝𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙚𝙢𝙗𝙖𝙝𝙖𝙮𝙖𝙠𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙣𝙙𝙞𝙧𝙞 𝙩𝙥 𝙗𝙖𝙮𝙞𝙢𝙪 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙨𝙪𝙠𝙖 𝙝𝙚𝙧𝙖𝙣 𝙢𝙤𝙙𝙚𝙡 𝙥𝙚𝙧𝙚𝙢𝙥𝙪𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙜𝙬𝙚𝙣.🤦‍♀️
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙤𝙬𝙝 𝙙𝙞𝙗𝙚𝙣𝙩𝙖𝙠 𝙠𝙖𝙧𝙣𝙖 𝙞𝙩𝙪 𝙮𝙖 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙡𝙖𝙝 𝙧𝙚𝙣, 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙢𝙖𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙨𝙖𝙧 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙜𝙞𝙩𝙪 𝙣𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙤𝙧𝙩𝙪 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙚𝙢𝙤𝙨𝙞 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙖𝙣𝙖𝙠𝙣𝙮𝙖 (𝙨𝙚𝙖𝙣) 𝙟𝙖𝙙𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙚𝙗𝙖𝙬𝙖 𝙙𝙖𝙣 𝙜𝙖 𝙛𝙖𝙩𝙖𝙡 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙠𝙖𝙩𝙖 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨𝙣𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙖𝙣 𝙟𝙪𝙜𝙖 𝙣𝙜𝙚𝙧𝙩𝙞 𝙖𝙡𝙖𝙨𝙖𝙣 𝙤𝙧𝙩𝙪 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙢𝙚𝙡𝙖𝙠𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙞𝙩𝙪 𝙨𝙚𝙢𝙪𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙣𝙮𝙖𝙡𝙖𝙝𝙞𝙣 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙖𝙧𝙣𝙖 𝙠𝙚𝙝𝙞𝙙𝙪𝙥𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙨𝙚𝙠𝙖𝙧𝙖𝙣𝙜.
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙤 𝙮𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙖𝙙𝙖 𝙮𝙜 𝙠𝙪𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙝𝙪𝙧𝙪𝙛 "𝙞𝙧𝙚𝙣𝙚 𝙮𝙜 𝙠𝙪𝙖𝙩 𝙙𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙠 ᗰᑌᗪᗩᕼ 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 ᗰᑌᗪᗩ 𝙙𝙞 𝙩𝙚𝙣𝙩𝙖𝙣𝙜" 𝙩𝙝𝙤𝙧.
𝙨𝙤𝙙𝙖𝙧𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙠𝙤𝙢𝙥𝙖𝙠 𝙨𝙖𝙡𝙞𝙣𝙜 𝙢𝙚𝙣𝙙𝙪𝙠𝙪𝙣𝙜.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙠𝙬𝙠𝙠𝙬𝙠 𝙠𝙖𝙨𝙞𝙖𝙣 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙥𝙖𝙠𝙨𝙪 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙠𝙤𝙧𝙗𝙖𝙣 𝙥𝙤𝙨𝙚𝙨𝙞𝙛𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙪𝙢𝙞𝙡, 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙩𝙪 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙠𝙤𝙧𝙗𝙖𝙣 𝙠𝙚𝙖𝙜𝙧𝙚𝙨𝙞𝙛𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙢𝙞𝙡.. 🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙖𝙟𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙗𝙖𝙜𝙪𝙨 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙗𝙚𝙧𝙩𝙚𝙡𝙚2 𝙙𝙖𝙣 𝙝𝙖 𝙜𝙧𝙖𝙨𝙖 𝙜𝙧𝙪𝙨𝙪 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙪𝙠𝙖... 𝙩𝙧𝙨 𝙗𝙚𝙧𝙠𝙖𝙧𝙮𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧.👍👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙞 𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙜𝙖 𝙘𝙤𝙘𝙤𝙠 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙭𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧 𝙥𝙖𝙠 𝙜𝙚𝙧𝙧𝙮 𝙢𝙖𝙨𝙖 𝙣𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙠𝙚𝙗𝙖𝙧𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙙𝙞 𝙥𝙖𝙣𝙜𝙜𝙞𝙡 𝙚𝙢𝙗𝙖𝙝 𝙨𝙞𝙝, 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙗𝙚𝙣𝙜𝙚𝙠 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖... 𝙝𝙖𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝 𝙗𝙚𝙨𝙖𝙣 𝙖𝙙𝙖2 𝙨𝙖𝙟𝙖.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙚𝙡𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙠𝙞𝙧𝙖𝙣𝙖 𝙣𝙖𝙩𝙝𝙖𝙣 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙠𝙚𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙗𝙮 𝙩𝙬𝙞𝙣 𝙣𝙮𝙖.👏
𝙜𝙬𝙚𝙣, 𝙢𝙚𝙡𝙞𝙨𝙖, 𝙞𝙧𝙚𝙣𝙚 𝙩𝙖𝙧 𝙜𝙞𝙡𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙠𝙖𝙡𝙞𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙝𝙞𝙧𝙖𝙣 𝙗𝙖𝙧𝙚𝙣𝙜 𝙗𝙞𝙖𝙧 𝙧𝙞𝙬𝙚𝙪𝙝.🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙖𝙖𝙝𝙝 𝙗𝙖𝙗𝙮 𝙩𝙬𝙞𝙣𝙨'𝙣𝙮𝙖 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙜𝙖 𝙨𝙖𝙗𝙖𝙧 𝙡𝙖𝙣𝙜𝙨𝙪𝙣𝙜 𝙥𝙚𝙣𝙜𝙚𝙣 𝙠𝙚𝙡𝙪𝙖𝙧 𝙨𝙖𝙟𝙖 𝙩𝙖𝙣𝙥𝙖 𝙝𝙖𝙧𝙪𝙨 𝙠𝙚 𝙧𝙪𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙚𝙧𝙨𝙖𝙡𝙞𝙣 𝙮𝙖 𝙩𝙬𝙞𝙣𝙨.👍
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙗𝙪𝙨𝙮𝙚𝙩𝙩 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙗𝙪𝙢𝙞𝙡 𝙖𝙜𝙧𝙚𝙨𝙞𝙛 𝙣𝙜𝙖𝙡𝙖𝙝𝙞𝙣 𝙥𝙖𝙧𝙖 𝙥𝙖𝙠𝙢𝙞𝙡.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙠𝙬𝙠𝙬𝙠𝙠𝙬.. 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙤𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙢𝙚𝙡𝙞𝙨𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙖𝙣𝙨𝙚𝙡 𝙩𝙤𝙤𝙝𝙝𝙝 .. 𝙝𝙖𝙗𝙞𝙨𝙡𝙖𝙝 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙖𝙣𝙨𝙚𝙡 𝙙𝙞 𝙨𝙚𝙧𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙗𝙪𝙢𝙞𝙡.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
🤣🤣 𝙬𝙖𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝 𝙨𝙞𝙖𝙥𝙖 𝙩𝙪𝙝, 𝙖𝙥𝙖 𝙟𝙚𝙟𝙚 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙭𝙖𝙣𝙙𝙚𝙧 𝙮𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙚𝙣𝙜𝙚𝙧 𝙨𝙚𝙖𝙣 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙗𝙪𝙠𝙖 𝙥𝙪𝙖𝙨𝙖.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙬𝙖𝙙𝙪𝙪𝙝𝙝𝙝.... 𝙟𝙤𝙣𝙞 𝙠𝙖𝙢𝙪 𝙠𝙖𝙮𝙖𝙠 𝙙𝙖𝙥𝙖𝙩 𝙡𝙤𝙩𝙧𝙚 𝙗𝙞𝙨𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖 𝙥𝙪𝙖𝙨𝙖.🤭🤭
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙢𝙤𝙙𝙪𝙨𝙢𝙪 𝙣𝙖𝙩𝙝𝙖𝙣.🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙩𝙮𝙥𝙤 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙢𝙪𝙣𝙜𝙠𝙞𝙣 𝙢𝙖𝙠𝙨𝙪𝙙𝙣𝙮𝙖 "𝙨𝙚𝙥𝙖𝙩𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙪𝙠𝙖𝙣 𝙨𝙚𝙥𝙖𝙧𝙪𝙩𝙣𝙮𝙖" 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙚 𝙩𝙖𝙠 𝙪𝙡𝙖𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙪𝙖𝙩 𝙣𝙮𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜𝙞𝙣 𝙩𝙞𝙖𝙥 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙚𝙝 𝙩𝙚𝙧𝙣𝙮𝙖𝙩𝙖 𝙚𝙢𝙖𝙣𝙜 𝙖𝙙𝙖 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙙𝙞 𝙠𝙞𝙧𝙖 𝙖𝙠𝙪 𝙨𝙖𝙡𝙖𝙝 𝙗𝙖𝙘𝙖. 𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙮𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙖𝙠𝙪 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣 𝙠𝙚𝙠 𝙜𝙞𝙣𝙞.🙂
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙖𝙖𝙗𝙖𝙧 𝙮𝙖 𝙨𝙚𝙖𝙣, 𝙘𝙤𝙗𝙖 𝙙𝙞 𝙪𝙨𝙖𝙥2 𝙗𝙖𝙗𝙮 𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙧𝙨 𝙗𝙞𝙨𝙞𝙠𝙞𝙣 𝙖𝙜𝙖𝙧 𝙟𝙖𝙣𝙜𝙖𝙣 𝙧𝙚𝙬𝙚𝙡 𝙠𝙖𝙡𝙖𝙪 𝙙𝙚𝙠𝙖𝙩𝙖𝙣 𝙨𝙖𝙢𝙖 𝙥𝙖𝙥𝙖𝙝𝙣𝙮𝙖.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙨𝙖𝙠𝙞𝙣𝙜 𝙡𝙖𝙢𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙜𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙨𝙖𝙢𝙥𝙚 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙟𝙖𝙡𝙖𝙣 𝙘𝙚𝙧𝙞𝙩𝙖𝙣𝙮𝙖 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙙𝙞𝙠𝙞𝙧𝙖𝙞𝙣 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙣𝙚𝙧𝙖𝙣 𝙩𝙖𝙢𝙖𝙩 𝙚𝙝 𝙜𝙖 𝙩𝙖𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙢𝙖𝙨𝙞𝙝 𝙖𝙙𝙖 𝙗𝙤𝙣𝙪𝙨.🤣🤣
🤎𝙏𝙚́𝙩𝙚̇𝙝 𝙎𝙪𝙣𝙙@✿︎シ︎
𝙣𝙮𝙖𝙢𝙗𝙪𝙣𝙜 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙡𝙖𝙜𝙞 𝙩𝙝𝙤𝙧, 𝙢𝙖𝙖𝙛 𝙠𝙖𝙧𝙣𝙖 𝙗𝙖𝙧𝙪 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣 𝙥𝙖𝙙𝙖𝙝𝙖𝙡 𝙪𝙙𝙖𝙝 𝙗𝙚𝙗𝙚𝙧𝙖𝙥𝙖 𝙟𝙪𝙙𝙪𝙡 𝙣𝙤𝙫𝙚𝙡 𝙤𝙩𝙝𝙤𝙧 𝙮𝙖𝙣𝙜 𝙙𝙖𝙧𝙞 𝙙𝙪𝙡𝙪 𝙖𝙠𝙪 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙩𝙖𝙥𝙞 𝙘𝙪𝙢𝙖 𝙡𝙞𝙠𝙚 𝙙𝙖𝙣 𝙛𝙖𝙫𝙤𝙧𝙞𝙩𝙞𝙣 𝙙𝙤𝙖𝙣𝙜 𝙨𝙖𝙠𝙞𝙣𝙜 𝙨𝙚𝙧𝙪𝙣𝙮𝙖 𝙗𝙖𝙘𝙖 𝙡𝙪𝙥𝙖 𝙠𝙤𝙢𝙚𝙣.🤭🤭
Nimih Fatih
suka bangetttttttttttt😍😍😍😍😍😍😍
Melani Sunardi
🤣🤣🤣🤣🤣 ikut pusing kepala gara gara cuma mu itu Sean .....
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!