seorang wanita kejam yang baru saja menyelesaikan tugasnya, tiba-tiba saja mengalami kecelakaan di jalan.
dia menatap kearah langit yang gelap disertai dengan gerimis yang mulai turun,bibirnya tersenyum dingin karna merasa semua ini seperti mimpi.
" ini lah akhir seorang wanita berdarah dingin,,bahkan aku tidak pernah merasakan kasih sayang seorang ibu harus berakhir seperti ini " gumamnya,dia menahan rasa sakit di seluruh tubuhnya.
nafasnya mulai tersengal-sengal,tapi wanita itu tetap menampilkan senyuman dinginnya.
" jika ada kehidupan kedua ,aku ingin merasakan kasih sayang seorang ibu,,itu saja yang aku harapkan " setelah mengatakan itu,wanita cantik yang terkenal haus darah akhirnya mengembuskan napas terakhir.
dan hujan deras turun melanda kota itu,disertai angin yang berhembus kencang.
bagaimana dengan kisah selanjutnya??
apakah keinginan nya di dengar oleh tuhan??
yuk baca cerita nya disini,,,jangan lupa like,komen, ya terimakasih
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Marwiyah Ningsih, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
kematian selir agung dan ketakutan permaisuri
Sedangkan disisi lain,Aluna terlihat sedang berkeliling di pusat kota,dia melihat banyak rakyat yang berjualan,dan matanya menatap tajam pada seorang nenek tua yang terlihat kelelahan.
" ayah bajingan itu tidak becus mengurus kerajaan ini,tapi tenang saja sebentar lagi semuanya akan berubah " gumamnya, tiba-tiba dia melihat para budak yang di seret paksa,dan kaki,tangan mereka di rantai,juga keadaan mereka terlihat sangat memperihatinkan.
Dengan kaki kecilnya,dia mendekati pemilik budak itu yang sedang beristirahat.setelah sampai disana,Aluna memicingkan matanya menatap satu persatu budak tersebut.
Tiba-tiba pandangan nya jatuh pada seorang pemuda yang sedang duduk dengan pandangan kosong.
" hey tuan muda..apa kamu ingin membeli budak ini ? " tanya pemilik budak saat melihat seorang anak kecil yang berpenampilan seperti seorang bangsawan.
Ya Aluna menyamar menjadi tuan muda kecil,dia melakukan itu agar tidak ada yang mengenali nya.
" ya aku ingin membeli nya,tapi aku hanya butuh satu saja " jawab Aluna dengan acuh,mata pemilik budak itu berbinar,dia berdiri dan berjalan mendekati Aluna.
" tuan muda.. silahkan anda pilih budak yang mana yang anda sukai " pemilik budak itu tersenyum cerah,dia menggosok-gosok tangannya karna hari ini dia akan mendapatkan uang.
Aluna menatap mereka yang ternyata sedang menatap nya dengan penuh harap.
" tuan muda,pilih saja saya,,saya orang yang selalu setia pada tuan nya "
" tuan beli saja saya,,saya orangnya pekerja keras dan bisa melindungi tuan muda "
" meski saya seorang wanita,tapi saya bisa melayani anda dengan setia "
" pilih saja saya "
sedangkan pemuda yang di tatap oleh Aluna tidak bersuara,dia hanya melirik Aluna sekilas dan kembali membuang mukanya.
" saya pilih pemuda yang duduk di sudut,,terimalah ini " tanpa basa-basi Aluna menunjuk pemuda itu dan langsung memberikan 2 keping emas.
pemilik budak yang menerima keping emas itu, tangannya bergetar,matanya melotot,dia tidak menyangka tuan muda kecil itu akan membayarnya dengan mahal.
dia menyimpan keping emas nya di dalam kantong nya dengan hati-hati,setelah itu dia membuka sangkar nya dan menarik paksa pemuda yang di pilih oleh Aluna.
" tuan muda.. pilihan anda sangat bagus,,dan kamu mulai sekarang dia adalah tuan mu !! dia sudah membeli mu dengan harga mahal jadi kamu harus patuh pada nya !! " tekan pemilik budak pada pemuda itu,setelah itu dia pergi dari sana dengan perasaan bahagia.
Budak yang lainnya,menatap Aluna dengan benci, sedangkan pemuda itu mendongak dengan wajah terkejut karna dia tidak menyangka Aluna akan memilih nya.
" mulai sekarang kamu akan menjadi pengawal pribadi ku ! Aku tidak suka penghianatan ! Jika kamu berani aku akan membunuhmu hari itu juga ! ayo ikut dengan ku ! " ucap Aluna dengan dingin,dan setelah mengatakan itu dia pergi dengan kaki kecilnya.
Pemuda itu tersentak,dia berdiri dengan wajah yang masih tidak percaya, tiba-tiba air matanya mengalir dia menatap punggung kecil Aluna dengan tersenyum.
" aku berjanji akan membalas kebaikannya,dan aku akan menjaga nya dengan nyawa ku sendiri. !! " pemuda itu mengucapkan nya dengan bersungguh-sungguh,dan dia berlari mengejar Aluna yang sudah pergi terlebih dahulu.
**********
" yang mulia memasuki istana cahaya"
para pelayan yang tadinya terlihat panik karna selir agung belum sadarkan diri akhirnya merasa lega mendengar kedatangan Raja,mereka semua menyingkir saat raja ingin mendekati ranjang.
sedangkan Raja yang melihat wajah pucat selir agung menghela nafasnya,kemudian dia menatap pelayan yang ada disana.
" kenapa tabib lama sekali datangnya? " tanya Raja dengan suara khas dingin nya.
" yang mulia tabib sedang dalam perjalanan kesini, mungkin sebentar lagi akan sampai " jawab pelayan pribadi selir agung.
Benar saja,tabib yang baru saja masuk saat dia melihat Raja juga ada disana,dia buru-buru berjalan dengan wajah takut-takut.
" salam yang mulia,maafkan saya karna terlambat datang " ucap tabib itu sembari menghapus keringat dingin yang sudah membasahi wajahnya.
" hmmmm...cepat periksa selir agung " perintah Raja,tabib pun berjalan mendekati ranjang,dia mengeluarkan perlengkapan nya dan setelah itu memeriksa kondisi selir agung.
Tapi tiba-tiba dia terkejut, tangannya bergetar dan dia langsung berlutut dihadapan Raja.
melihat reaksi nya, Raja menatap nya dengan serius.
" bagaimana keadaan nya ? Kenapa kamu terlihat takut ? " Raja tidak sabar menunggu jawaban tabib.
" yang mulia,,,yang mulia selir agung..dia.. dia sudah tidak bernafas" jawab tabib dengan terbata-bata.
Deggggggggggggggg
semua orang yang ada di kamar selir agung terkejut,mereka menutup mulut dan menatap Raja yang hampir saja terjatuh jika saja Kasim tidak menahan bobot tubuh nya.
" apaa...? ini...ini tidak mungkin" suara lirih Raja tapi masih bisa di dengar oleh mereka semua.
" yang mulia jangan terlihat lemah dihadapan mereka,anda ini adalah seorang Raja,,dan Raja itu harus kuat dan tangguh" bisik Kasim yang juga turut prihatin melihat Raja yang sudah ingin menangis.
Dia yang mendengar bisikan kasimnya, buru-buru menatap langit-langit kamar agar air matanya tidak terjatuh,setelah merasa tenang dia menatap tabib itu yang masih berlutut.
" apa dia juga bunuh diri ? " tanya Raja dengan tangan mengepal kuat.
Tabib itu tersentak,dia menelan ludah nya dan karna tidak bisa menyembunyikan apapun dari penguasa yang dihadapan nya, akhirnya dia memutuskan untuk jujur.
" yang mulia,,, seperti nya yang mulia selir agung di racuni oleh seseorang,karna saya mendapatkan racun yang mematikan dalam tubuh selir agung,,dan racun itu baru saja menyebar dan kemungkinan besar seseorang itu meracuni selir agung tadi malam " jujur tabib dengan serius.
Para pelayan dan pengawal saling memandang dengan wajah tegang nya masing-masing,mereka kemudian menunduk dengan badan bergetar hebat.
" apa....siapa yang berani meracuni selir agung ? Pengawal!!! Cepat selidik siapa saja yang memberikan makanan pada selir ku,,,aku ingin lihat siapa orang yang begitu berani bermain-main pada keluarga Kerajaan!" teriaknya dengan. marah.
Terlihat nafasnya memburu,para pengawal yang dia perintahkan buru-buru pergi mencari tau siapa pelakunya,melihat pengawal nya sudah pergi Raja menatap wajah selir agung dengan tatapan nanar.
" persiapkan acara pemakaman selir agung,dan kabari keluarga nya,," setelah mengatakan itu Raja pergi dengan langkah lebar,air matanya mengalir sepanjang jalan,dia tidak menyangka putri dan selirnya akan pergi meninggalkan nya untuk selamanya.
Dan kabar itu pun menyebar luas,pihak keluarga selir agung merasa terpukul atas kepergian nya,dan mereka juga merasa marah pada pelaku nya yang tega meracuni selir agung.
dan semua rakyat yang mendengar itu merasa terkejut dan bergosip di sana.
" entah kenapa aku merasa orang terdekatnya lah yang berani melakukan hal sekejam itu "
" benar aku sangat paham bagaimana politik didalam istana,bisa saja kan ini juga berhubungan dengan kematian putri Aurora "
" halahhh...biarkan saja.. bukankah itu hal yang bagus kita tidak perlu lagi ketakutan saat bertemu dengan ibu dan anak itu,, sepanjang hidup mereka keduanya sangat angkuh dan suka menindas rakyat "
begitulah gosip yang beredar, sementara di istana permata,istana itu adalah tempat dimana permaisuri tinggal,dia duduk dengan tenangnya sembari memakan kue buatan pelayan nya.
" yang mulia permaisuri akhirnya selir agung mati juga,,aku tidak menyangka rencana yang mulia akan semulus ini,,kini tidak akan ada lagi yang berani mencuri perhatian yang mulia raja" ucap pelayan pribadi nya dengan tersenyum cerah nya.
Permaisuri duduk dengan tegak,lau dia menatap wajah pelayan nya dengan tatapan tajam.
" jangan banyak bicara,, dinding istana pun memiliki telinga,,jika sampai ada yang mendengar ucapan mu,,bukan kamu saja yang akan di hukum mati,,tapi aku juga !!! " kecam nya.
Pelayan itu buru-buru menutup mulut nya dan mengangguk dengan wajah canggung nya.
" yang mulia maafkan saya " ucapnya, permaisuri hanya mengangguk dan kembali memakan kue itu,dia tersenyum lebar karna rencana nya berhasil juga.
" kini aku adalah satu-satunya istri yang mulia raja,,dan sebentar lagi Amanda juga akan mewarisi tahta kerajaan ini... hahahhahahaa...selir agung aku sangat kasihan dengan nasib mu,, pertama putrimu mati dan sekarang kamu juga menyusul nya pergi" batinnya.
Disaat dia larut dalam pikirannya, tiba-tiba sekelompok prajurit datang memasuki ruangan nya,melihat kedatangan mereka yang tiba-tiba membuat permaisuri merasa heran.
Begitu juga dengan pelayan pribadi nya, sebelum dia membuka suaranya dua prajurit tiba-tiba menarik tangannya dengan kasar.
" kalian berani nya kalian bersikap lancang pada permaisuri ini !! Apa kalian sudah bosan hidup !! " teriaknya sembari meronta-ronta,tapi anehnya para prajurit itu malah memperkuat cengkraman nya.
" apa yang kalian lakukan pada yang mulia permaisuri,,,jika kalian masih tidak mau melepaskan nya aku akan memberitahu yang mulia raja,,agar kalian di hukum mati ! " ancam pelayan dengan marah.
" beritahu saja kami tidak akan takut,,karna yang mulia raja sendiri lah yang memerintah kami membawa yang mulia permaisuri ke aula istana ! "beritahu salah satu prajurit itu.
Deggggggggggggggg
jantung permaisuri berdebar kencang,dia terdiam kaku dan menatap pelayan nya dengan wajah pucat nya.
" apa jangan-jangan yang mulia sudah mengetahui nya ? Tidak...itu tidak mungkin,,aku sudah melenyapkan semua buktinya,,,tidak...tidak mungkin..." batin permaisuri yang terdiam saat dia dibawa oleh para prajurit dengan paksa.
Sedangkan pelayan yang melihat itu berlari mengejar nya,dia juga merasa takut rencana permaisuri sudah di ketahui Raja,setelah mereka semua pergi Aluna tiba-tiba muncul dari balik tirai pembatas,dia tersenyum menyeringai melihat kepergian permaisuri.
" ingin menghapus semua bukti ? He...itu hanya mimpi..aku tidak akan menyia-nyiakan kesempatan ini untuk memberikan mu pelajaran!!" ucapnya,dia berjalan dengan santai nya menuju aula istana untuk melihat pertunjukan yang menarik.
lanjut up lagi thor
lanjut up lagi thor
Semangaat thoor💪💪💪❤