NovelToon NovelToon
Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Menjadi Yang Kedua: Gadis Belia Untuk Om Duda

Status: tamat
Genre:Perjodohan / Nikahkontrak / Konflik Rumah Tangga- Terpaksa Nikah / Tamat
Popularitas:210.3k
Nilai: 4.9
Nama Author: Nofriza Rahma

Helmi Andika, Presdir duda yg harus terpaksa menikahi gadis buta pilihan papa nya, gadis itu bernama Layla Pradana, sebagai seorang istri,Layla selalu menuruti apa yg di ucapkan oleh Helmi (suami nya) walaupun Layla sama sekali tak mengetahui jika suami nya tersebut bermain di belakang dengan perempuan penggoda yg bernama (Carina Salsabila)

Alasan Helmi bertahan dengan Layla hanya karena posisi Layla sebagai istri penurut bisa membuat Helmi semakin liar di luar tampa ketahuan oleh papa nya (tuan Andika), pemilik semua aset yg di pegang oleh Helmi, tampa memikirkan perasaan Layla yang berstatus istri sah Presdir


Tapi, untunglah ada malaikat penjaga Layla yg bernama "keano vermando", yang melindungi Layla dari kejauhan dan menghibur layla ketika Helmi (suami nya) sedang asik bermesraan dengan wanita lain

Sanggup kah Layla bertahan di pernikahan Tampa cinta dengan Helmi?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Nofriza Rahma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

seharusnya lelaki itu gue bukan Helmi

*****

Kembali ke alur cerita ...

"Wanita?"

"Dokter Keano menolong seorang wanita?"

"Apa anda tidak salah liat dokter Morgan?"Dokter Olga yang memastikan jika apa yang di lihat oleh Dokter Morgan adalah benar Dokter Keano

"Saya pasti, Dokter"

"Jika lelaki itu adalah Dokter Keano"Dokter Morgan yang yakin dengan lelaki yang ia lihat membantu wanita buta

"Tapi ...._"ucapan terpotong

"Tapi apa Dokter Morgan?"tanya Dokter Olga yang begitu penasaran

"Wanita yang di tolong oleh Dokter Keano adalah wanita buta, bagaimana mungkin ... Seorang dokter bedah nomor satu di Indonesia jatuh cinta pada wanita buta?"jelas ucapan dari Dokter Morgan membuat Dokter Olga yakin jika hal tersebut hanya kebetulan.

******

"Mungkin aja itu hanya sebuah kebetulan"

"Sekalipun Dokter Keano terkenal dengan sebutan anti wanita, Dokter Keano pasti akan melakukan pertolongan pertama karena naluri dari sebuah tugas sebagai penyelamat nyawa"

(Dokter Olga berdiri)

"Saya masih harus memeriksa pasien, saya permisi"Dokter Olga yang melangkah meninggalkan Dokter Keano yang yakin jika wanita buta yang di tolong oleh Dokter Keano adalah wanita idaman dari dokter bedah nomor satu di Indonesia

"Apa yang di ucapkan oleh Dokter Olga itu benar?"pikir Dokter Morgan yang juga harus memeriksa kembali berkas pasien yang akan di periksa 1 jam lagi.

*****

Dokter Keano yang sedang berjalan mendekat ke ruangan kerja yang berada di lantai 5, tanpa sengaja berpas pasan dengan Helmi

Helmi dan Keano saling bertatapan satu sama lain,tak ada kata sapaan yang terdengar di antara dua sahabat lama tersebut

"Kamu masih belum berubah"ucap Keano dan kembali melangkah

Helmi yang merasa jika ucapan dari dokter bedah nomor satu tersebut di tujukan pada diri nya lantas berucap

"Apa maksud kamu!"ucap Helmi

"Sekalipun kamu menyembunyikan jarum di tumpukan jerami,maka saya pasti akan menemukan jarum yang berusaha kamu sembunyikan!"balas Keano tampa menoleh sedikit pun pada helmi

"Apa maksud dari perkataan dia sebenarnya?"Helmi yang begitu kepikiran tentang maksud kata isyarat yang baru saja di sampaikan oleh sahabat nya tersebut.

*****

Kejadian setelah makan malam romantis bagi Layla ...

"Mas"panggil Layla

"Iya"balas Helmi

"Kamu masih mau lagi?"tanya Helmi yang menduga jika Layla masih lapar

Helmi berpikir seperti itu karena BBQ pesanan Layla sudah ludes habis, bahkan Helmi memberikan suapan daging BBQ potong milik nya ketika melihat Layla begitu menyantap BBQ yang di suapi oleh Helmi

"Kamu masih mau lagi?"Helmi yang cukup berucap romantis pada Layla

Layla hanya memberikan anggukan walaupun sebenarnya Layla sudah begitu kenyang,tapi ... Karena kesempatan ini tak datang 2 kali bagi Layla

Setiap pertanyaan dari Helmi pasti akan di balas oleh Layla dengan anggukan karena tidak tau harus membalas apa dari pertanyaan Helmi

"Sebenarnya aku udah kenyang banget,tapi ... Ngak tau lagi kapan mas Helmi akan suapi aku seperti ini"gumam Layla dengan hati berbunga-bunga memakan potongan BBQ dari suami tercinta

Sedangkan Helmi yang mengira jika Layla benar benar kelaparan, terutama waktu pertama kali Helmi menemukan Layla tertidur dengan paket makanan yang sama sekali tak ia sentuh.

*****

Kilas balik ...

(Helmi mulai tersentuh dengan tindakan Layla)

Helmi terhenti sejenak di depan ruang tamu, Helmi mendapatkan jika Layla sedang ter tidur di meja tempat telfon hotel berada, dengan mengengam telfon kamar hotel, Helmi lupa jika diri nya sama sekali tak ada mengabari tentang diri nya kepada Layla

(Helmi melangkah mendekat ke meja ruang utama)

"Apa dia menunggu ku selama ini?,dia sama sekali tak menyentuh makanan nya?"Helmi yg melihat jika makanan tersebut belum tersentuh Layla

Helmi mencek kapan paket makanan tersebut di kirim, Helmi mengira jika paket makanan tersebut berasal dari kedua orang tua nya yg begitu menyayangi Layla sebagai menantu terbaik, padahal paket makanan tersebut berasal dari keano yg dari jauh melindungi Layla

"Sudah 3 hari?,apa dia tidak makan selama 3 hari?",apa dia tidak makan atau minum sedikit pun?"Helmi yg tersentuh akan tindakan Layla yg setia menunggu diri nya.

*****

Helmi membuang semua bungkus makanan yg ada di meja,dan segera menelepon seseorang untuk membawakan makanan ke kamar hotel mereka

"Saya pesan makanan terbaik hotel, segera bawakan ke kamar hotel saya Sekarang!,saya tidak mau menunggu lebih dari 2 menit!,jika terlewat, jangan salah kan kalian semua akan kehilangan pekerjaan dari sini!"Helmi yg segera menutup telpon dan segera melangkah ke tempat Layla yg tertidur pulas menunggu telepon dari Helmi

"Mas Helmi"Layla yg mengingau memanggil nama suami nya,yg begitu terdengar jelas oleh Helmi.

*****

Helmi juga teringat, walaupun Helmi sudah memesan kan menu makanan terbaik dari hotel keluarga Andika

Helmi belum sempat memberikan makanan itu kepada Layla, karena sambungan telepon dari si mbok yang memberi tau Helmi bahwa tuan Andika masuk rumah sakit

"Tapi ... Buket makanan itu dari siapa?"Helmi yang teringat dengan surat pesan yang di terima oleh Layla dengan inisial pengirim adalah Helmi Andika

Helmi yang begitu penasaran kepada siapa yang menggunakan nama nya untuk mengirim kan buket makanan untuk Layla

"Layla"panggil Helmi

"Iya,mas"balas Layla lembut

"Apa saya boleh melihat kembali surat yang baru saja kamu terima?"tanya Helmi yang ingin melacak surat pengirim yang bertuliskan nama Helmi Andika

"Surat yang mas kasih ke suster itu?"tanya Layla

"Suster?"

"Jadi ... Dia menggunakan suster rumah sakit,jika seperti ini saya akan dengan mudah menemukan siapa pengirim surat ini sebenarnya dan untuk apa alasan menggunakan nama saya sebagai alamat pengirim"pikir Helmi yang begitu penasaran dengan orang yang mengirim kan Layla surat dengan inisial nama Helmi Andika

"Kenapa mas mau lihat surat itu?"tanya Layla penasaran

"Enggak aku cuman mau liat aja"ucap Helmi yang menerima surat tersebut dari Layla

"Oh ya"

"Apa kamu juga  dapat buket bunga dari suster tersebut?"tanya Helmi yang membuat pipi Layla mulai merona

"Enggak"balas Layla dengan gelengan kecil

"Wahhh, padahal saya kirimkan buket bunga juga buat kamu,apa kamu benar benar tidak menerima buket bunga dari suster rumah sakit ini?"tanya Helmi yang berbohong

"Enggak mas"balas Layla yang semakin berbunga bunga

"Apa mas Helmi seromantis ini yah asli nya?"gumam Layla yang seperti mendapat banyak kejutan, walaupun sebenarnya kejutan tersebut tidak dari suami nya

"Oh ya,suster yang kasih surat ini sama kamu apa kamu masih ingat nama nya?"tanya Helmi yang akan melakukan pelacakan tentang inisial sebenarnya dari pengirim surat dari buket makanan bagi Layla

"Kenapa mas tanya sama aku?, bukan nya seharusnya mas yang lebih tau tentang suster tersebut?"tanya telak dari Layla yang membuat Helmi berpikir jika Layla begitu pintar

"Hikkk"

"Ternyata dia begitu pintar, bahkan bisa membalikkan pertanyaan dari saya"pikir Helmi yang merasa jika Layla sebenarnya begitu pintar,hanya saja fisik Layla yang tak mendukung

"Bukan gitu maksud saya"

"Saya hanya lupa dengan nama suster yang mengirimi kamu buket tersebut, karena saya begitu sibuk"

"Apa kamu masih ingat dengan nama suster tersebut?"tanya Helmi yang begitu pandai membalikkan situasi

"Hmmm"Layla berpikir

"Kalo ngak salah nama suster tersebut  ..."Layla yang masih berpikir

"Suster Amanda"Layla yang teringat dengan nama suster yang mengantarkan diri nya kembali ke ruangan tuan Andika dan yang memberikan surat serta buket makanan dengan inisial pengirim Helmi Andika

"Ohjj, suster Amanda yah"balas Helmi dengan tersenyum licik

"Akhirnya ... Saya akan tau siapa pengirim surat ini!"batin kepuasan Helmi.

*****

"Apa kamu sudah mau ke ruangan papa?"tanya Helmi yang akan memulai melacak si pengirim surat yang asli

"Iya mas, lebih baik kita ke ruangan papa sekarang"balas Layla yang berusaha meraih tongkat bantu nya

Lagi lagi Helmi membantu Layla

"Nih"Helmi yang memberikan tongkat bantu Layla

"Maaf jika saya meletakkan nya terlalu jauh dari kamu"ucap Helmi

"Enggak apa apa kok mas"balas Layla dengan tersenyum manis

"Ya udah yuk"Helmi yang membantu Layla untuk melangkah

"Saya hanya akan mengantarkan kamu ke ruangan papa,saya masih ada pekerjaan yang harus saya kerjakan malam ini"ucap Helmi pada Layla ketika mereka berdua telah sampai di lift rumah sakit

"Iya mas"balas Layla dengan anggukan.

*****

Ketika Helmi dan Layla tengah menunggu pintu lift terbuka, ketika itu lah datang seorang wanita hamil dengan suami nya yang seperti nya ibu muda itu ingin melahirkan malam ini

Ketika Helmi dan Layla ingin melangkah,tiba tiba saja suami dari ibu hamil tersebut berucap

"Maaf Pak, Buk"

"Apa boleh kami yang masuk duluan, istri saya mau melahirkan"pinta suami dari ibu hamil dengan begitu berkeringat peluh

Layla yang begitu khawatir akan ibu hamil tersebut, lantas berucap

"Silahkan Buk"

"Semoga istri bapak melahirkan dengan selamat yah pak"ucap Layla yang membuat Helmi heran.

*****

Ketika ibu hamil dan suami nya tersebut sudah masuk dan pintu lift sudah kembali tertutup

"Kenapa kamu biarkan mereka masuk lift sih?"

"Kan saya sudah bilang barusan,jika saya masih ada urusan yang begitu penting malam ini!"tanya Helmi dengan raut wajah kesal karena Helmi ingin begitu tau tentang pengirim surat yang asli

"Mas"ucap lembut Layla pada Helmi yang masih kesal

"Kan waktu gue berkurang untuk mencari tau tentang identitas si pengirim surat yang asli ini!"batin kesal Helmi

"Kamu pasti liat kan ibu muda tadi,jika kamu berada di posisi suami nya,apa yang akan kamu lakukan?"tanya Layla dengan begitu lembut,lagi lagi membuat Helmi kembali tersentuh

Helmi sama sekali tak menjawab pertanyaan dari Layla, Helmi hanya diam membisu sembari memerhatikan Layla

"Mas,masa hamil itu adalah masa terberat bagi seorang perempuan,ia memperjuangkan sebuah nyawa yang akan lahir ke dunia, terkadang ... Tampa memikirkan nyawa nya sendiri demi sang buah hati"

"Mas pasti juga akan merasakan hal seperti suami ibu tadi,di mana perasaan takut akan kehilangan istri tercinta atau buah hati yang sudah di tunggu tunggu 9 bulan lama nya"cairan bening di mata Layla yang bisa di lihat oleh Helmi

Helmi yang melihat jika Layla berusaha menahan rasa tangis nya di depan Helmi

"Atau ... Bahkan kehilangan kedua kedua nya dalam waktu bersamaan"Helmi yang begitu bisa merasakan jika Layla begitu sensitif menjadi sebagai seorang wanita

Helmi hanya bisa diam ketika mendengar kan ucapan dari Layla,tapi ... Batin Helmi begitu tersentuh oleh ucapan dari istri buta nya tersebut

"Apa ... Gue udah salah selama ini?"batin Helmi.

*****

"Enggak !"

"Enggak!"

"Gue ngak boleh jatuh cinta sama gadis buta ini!"

"Gue cuman cinta sama Carina, cuman Carina yang bisa bikin gue bahagia,gue cuman mau menikahi gadis buta ini karena mama,jika bukan karena itu,gue akan lebih memilih kawin lari dengan Carina!"Helmi yang masih belum bisa membuka pintu hati nya untuk Layla.

*****

"dia pasti bertindak seperti ini ... Karena tau jika gue orang nya sensitif!"

"Dia cuman mau bikin gue merasa bersalah karena perselingkuhan yang gue lakukan!

"Gue ngak sebodoh itu!,gue nggak akan ke makan sama wajah sedih yang wanita buta ini buat!"Helmi yang masih belum bisa menerima Layla yang buta sebagai istri sah nya.

*****

"Sudah!"Balas Helmi yang kembali ke sifat sinis nya kepada Layla

"Kamu apa masih mau di sini dengan ucapan omong kosong tersebut?"tanya Helmi yang segera masuk ke dalam lift ketika lift tersebut terbuka tanpa membawa serta Layla masuk

Helmi yang berusaha memastikan jika yang ada di hati nya adalah Carina bukan Layla

"Enggak!"

"Gue ngak boleh jatuh cinta pada gadis buta ini!"batin Helmi yang melihat jika ada seseorang yang menggunakan sarung tangan khusus dokter mengayomi Layla

"Keano?"batin Helmi ketika melihat lelaki itu adalah Keano (sahabat lama Helmi)

"Layla"panggil Keano lembut ketika Keano dengan sigap memegang pinggang Layla yang hampir terjatuh akibat Helmi yang langsung melepaskan genggaman tangan Layla

"Suara itu?"batin Layla yang merasa mengenal suara yang baru saja memanggil nama nya

"Apa kamu tidak apa apa?"

"Apa kaki kamu terkilir?"tanya Keano yang begitu khawatir kepada Layla

"Enggak"balas Layla yang mencoba menahan rasa sakit di bagian kaki nya

"Tapi ... Makasih yah kamu udah selamatin aku yang hampir terjatuh"balas Layla yang ingin menetes kan air mata nya

Keano yang begitu peka sebagai seorang lelaki, begitu paham tentang perasaan Layla

"Kenapa kamu menangis seperti ini?"tanya Keano yang segera melirik pada Helmi yang sudah berada di dalam lift yang hitungan detik akan tertutup kembali

"Enggak kok"

"Aku ngak nangis,mata aku cuman kemasukan debu doang"ucap Layla yang berbohong

Ketika itu lah lift kembali tertutup, Helmi yang hanya terdiam ketika Keano membantu Layla

Sementara itu Keano yang sekarang sedang bersama Layla, layak nya kekasih yang siap siaga untuk Layla

"Seharusnya ... Gue yang ada di posisi Helmi"

"Gue pasti akan menjadi lelaki paling bahagia yang bisa memiliki wanita kuat seperti nama nya yaitu (Layla)"cairan bening di wajah Keano yang ingin menetes.

*****

Bagaimana nasib Layla nanti nya ??, mampu kah Layla bertahan di rumah tangga yg tidak ada kata cinta di dalam nya ??"

Nantikan update episode terbaru dari author!

Author insya Allah bakal update setiap hari minimal 1 episode!

Jika lagi semangat 45 nya, insya Allah author akan update 2 sampai 3 episode dalam sehari!

Salam manis dari author 🤗.

1
Zubaidah Harahap
kenapa ceritanya banyak kali kilas baliknya jD bosan bacanya.
Ira Susana
nasib lah Layla
Akun Lima
othor tidak adil sumpah
🦋⃟ℛ★KobeBlack★ᴬ∙ᴴ࿐ 🐍Hiatus🐍
mampir kk
Ufika
aku mampir ya kak☺ mampir juga boleh di karya aku makasih☺
TK
🙏🙏✌️
Nina Rochaeny
kilas balik terus..pusing bcnya
🎤༈•⃟ᴋᴠ•`♨♠Echa🐞Jamilah🍄☯🎧
salah sasaran ma kucing ja lah..
🎤༈•⃟ᴋᴠ•`♨♠Echa🐞Jamilah🍄☯🎧
nice thor.
🎤༈•⃟ᴋᴠ•`♨♠Echa🐞Jamilah🍄☯🎧
next
🎤༈•⃟ᴋᴠ•`♨♠Echa🐞Jamilah🍄☯🎧
jejak ku
🎤༈•⃟ᴋᴠ•`♨♠Echa🐞Jamilah🍄☯🎧
up
YouTrie
Jejak kak author semangat
🐰Far Choinice🐰
perrrmiiisiiii.. numpang lewat buat nyicil bacaaa kak
wwevideos collector
ok. Manda ponakan, Helmi anak tunggal. butanya Layla masih misteri.
wwevideos collector
Manda itu adeknya ?
wwevideos collector
mantap
pat_pat
triple like ❤️
кคกīค❁︎⃞⃟ʂ𝕰𝖘𝖙🗻𝖕𝖚𝖈🌱🐛
mampir lagi kakak
nana laviestbelle
wah...semoga layla baik2 saja
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!