NovelToon NovelToon
Benih Titipan Sang Milyarder

Benih Titipan Sang Milyarder

Status: sedang berlangsung
Genre:Menikah Karena Anak / Slice of Life / Single Mom / One Night Stand / Crazy Rich/Konglomerat / Komedi
Popularitas:13.5k
Nilai: 5
Nama Author: DityaR

Apa jadinya jika air ketuban pecah di malam kencan pertamamu?

Panik dan syok, itulah yang dirasakan Maggie saat menjalani kencan pertamanya dengan Kael, seorang miliarder tampan dan karismatik.

Kencan romantis itu mendadak berubah kacau ketika air ketubannya pecah di tengah acara makan malam.

Alih-alih ikut panik, Kael justru sigap mengangkat Maggie dan membawanya ke limusin mewahnya untuk segera menuju rumah sakit.

Namun, apa yang terjadi selanjutnya?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon DityaR, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Gladi Bersih

Jamuan makan malam itu mewah, seperti yang sudah diduga. Sebuah ballroom diubah menjadi ruang makan yang megah, dindingnya dilapisi sutra, dengan ledakan bunga di setiap sudutnya.

Sebagian besar yang hadir adalah keluarga Adiputra dan Barros mengisi sebagian besar meja berbentuk U.

Joann, Monica, dan Kael duduk di ujung sisi keluarga Subandono, yang hanya dihadiri sedikit orang sebagai perwakilan Salifa.

Orang tua Salifa duduk di sebelah kanannya, tapi Kael mendengar kabar bahwa saudara laki-lakinya menolak ikut perjalanan ini. Ada seorang nenek tua yang kemungkinan besar adalah neneknya. Di sebelahnya duduk tiga perempuan yang tampaknya para pendamping pengantin, salah satunya membawa pacar.

Maggie duduk tepat di seberangnya, di samping keluarga Adiputra. Biann ada di bahunya, dan mata mereka sering bertemu dari seberang. Maggie terlihat memukau, seperti bintang film dengan rambut pirang panjang dan gaun merah berpotongan duyung. Kael tidak bisa berhenti menatapnya.

Monica mencondongkan badan. “Apa kita perlu Nubia buat menjemput bayinya? Aku udah mengatur semuanya untuk besok, tapi sama sekali enggak kepikiran soal malam ini.”

“Kalau dia rewel, aku bakal antar mereka ke Villa kita,” kata Kael.

Monica mengangguk dan kembali ke saladnya.

Namun klan Barros sudah punya rencana. Saat hidangan kedua keluar, Feronica membawa cucunya agar Maggie bisa makan dengan cepat. Kael tidak tahu bagaimana mereka bisa bertahan tanpa babbysiter.

Ia merenungkan situasi itu untuk kesekian kalinya ketika mereka beralih ke hidangan utama. Kael dan Maggie nyaris tidak saling mengenal jika dibandingkan dengan pasangan seperti Joann dan Monica, atau Jennie dan Davis.

Namun Kael sudah menghabiskan lebih banyak waktu dengan Maggie dibandingkan dengan perempuan mana pun yang ia ingat belakangan ini.

Hubungan Kael dengan wanita-wanita itu biasanya hanya karena terlibat acara amal, beberapa malam keluar, lalu jeda panjang karena perjalanan Kael.

Tapi Maggie berbeda. Kael sudah terbang ke Jakarta dua kali, sekali bahkan dari Italia, hanya untuk menemuinya. Ia juga membatalkan atau menunda enam jadwal Meetingnya untuk Maggie.

Jelas, ini bukan hal biasa.

Maggie menangkapnya sedang menatap dan melambaikan tangan. Kael menyukai sudut pandangnya dari sini. Ia bisa melihat Maggie dengan jelas, mengamati interaksinya dengan sang Mama. Dan ia juga mendapat pemandangan menggoda dari kaki panjang Maggie di bawah meja. Sepatu merahnya benar-benar menyiksanya.

Kael bertanya-tanya apakah Maggie akan kabur nanti. Dan apakah ia masih akan mengenakan gaun itu.

Kael sudah bisa merasakan Maggie dalam pelukannya, rambutnya jatuh di punggung saat ia menarik gaun merah itu melewati tubuhnya, seperti yang ia lakukan padanya di malam sebelumnya.

Kael menggeser tubuh di kursinya. Sadewa Adiputra mengangkat gelas untuk bersulang, disusul beberapa orang lain. Hidangan penutup datang dan pergi, dan Kael mengetuk-ngetuk jarinya ke paha dengan tidak sabar. Berapa lama lagi makan malam ini akan berlangsung?

Meski berusaha mengalihkan pikiran, setiap kali menatap Maggie, kepalanya dipenuhi bayangan liar. Mencium kulitnya. Menyingkap tubuhnya di bawah guyuran shower.

Bisakah ia menggendong Maggie kembali ke kamarnya?

Akankah Maggie merindukannya?

Kael mengembuskan napas panjang, membuat Joann dan Monica menoleh. Ia langsung menepis kekhawatiran mereka.

Monica condong ke arahnya. “Ini lama sekali.”

Akhirnya, kursi-kursi digeser dan keluarga mulai berdiri.

Syukurlah.

Begitu orang-orang mulai bergerak, Kael langsung menuju Maggie dan berdiri di hadapannya di meja panjang itu.

“Senang lihat kamu di sini,” kata Maggie sambil meletakkan serbet di samping piring.

“Kael,” kata Feronica. “Kami sungguh berterima kasih karena kamu membawa Maggie ke sini. Ini membuat acara ini jauh lebih istimewa.”

“Tentu. Senang kita bisa berkumpul di sini,” kata Kael, sambil tetap menatap Maggie, yang tersenyum padanya.

Orang tua Maggie saling bertukar pandang. Darwin menepuk punggung Biann. Saat ini, ia sedang kebagian tugas mengurus bayi.

“Dia bakal balik ke Jakarta sama kamu?” tanyanya.

“Iya,” kata Kael. “Aku bakal atur jadwal sama Joann. Dia mungkin kembali lebih dulu daripada kami.”

Alis Maggie terangkat mendengarnya. Mereka belum membicarakan tanggal kepulangan.

Namun tiba-tiba, Kael tak bisa membayangkan mengantarnya kembali ke Jakarta, sementara dirinya berada di New York atau tempat jauh lainnya. Ia ingin Maggie bersamanya.

“Berapa lama kalian berdua bakal tinggal di Jogja?” tanya Mamanya, wajahnya tampak cemas.

“Enggak bakal lama,” kata Maggie. “Soalnya ada bayi.”

Feronica menatap Biann yang tertidur lelap di bahu kakeknya. “Benar. Dia masih kecil.”

“Enggak apa-apa,” kata Maggie. “Aku selalu mengurusnya di mobil. Dia tidur nyenyak. Hampir enggak pernah rewel.”

Maggie mendorong kursinya sedikit ke belakang. Ia sudah selesai dengan topik pembicaraan ini. Kael tidak menyalahkannya.

Saat Maggie berdiri, Feronica bertanya, “Apa kita bawa bayinya kembali ke kamar? Aku lihat kamu punya botol susu.”

“Iya, ada beberapa di kulkas,” kata Maggie. “Aku rencananya mau menyiramnya dengan air panas biar hangat.”

Jennie mencondongkan badan dari tempat duduknya di seberang Papa mereka. “Ambil aja selagi masih sempat.”

“Aku pikir kita bisa jalan-jalan ke taman,” kata Kael.

Maggie tidak perlu diminta dua kali. Ia langsung bangkit dan memutari ujung meja. “Ma, Pa, kabari aku kalau ada apa-apa!”

Mereka bergegas keluar dari koridor dan masuk ke aula besar dengan perapian yang menjulang. Beberapa tamu duduk di sofa-sofa yang tersebar. Kael mengenali beberapa wajah, tapi mereka segera melintas dan masuk ke aula Peony.

“Kita mau ke mana?” tanya Maggie, sepatu haknya berdetak di lantai

...𓂃✍︎...

...Mari usahakan untuk mulai undur diri dari hal-hal yang berulang kali membuat kita mempertanyakan kelayakan diri sendiri....

...────୨ৎ────...

1
Adellia❤
tau gak sih nyengirr teruss q selama baca ini sumpah ini momen paling sempurna buat momy yg baru lahiran berada di kota yg sejuk makan di pinggir jalan bayi yg tidur aroma kopi yg wangii dan... cowok ganteng di sebelah enggak perlu mati dulu buat ke surga ya maggie... 😍😍😍
Adellia❤
jangan lupa main ke candi borobudur ya kael enggak harus naik ke candi karna pasti repot bawa bian kasian juga panas stay ajah di kampoeng seni borobudur ada kuliner pertunjukan seni dan mini konser dari artis" daerah termasuk dari jatim juga loh😍😍
Adellia❤
kael... ya ampuun kasian bangett km iih gemezzz sini q bantu😂😂
Adellia❤
kebayang paniknya kael 😂😂
Adellia❤
kayak mimpi ya maggie bahkan untuk bayanginya ajah maless pergi" dgn bayi baru lahirr rasanya enggak mungkin😂😂
Adellia❤
ya ampuun tuh pesawat dah kayak apartemen komplitt km gak akan kesusahan maggie😍
Adellia❤
ya ampuun ampe nangiss q 😭😭 seorang cowok single tampan kaya raya punya jett pribadi datengin emak" baru lahiran punya bayi kecil kira" segede apa cintanya kael ke maggie😭😭
Adellia❤
hidup sesuka hati manusia lenyap dalam sekejap😂😂
Adellia❤
seriuss 200 galon?? banjir bandang donk.. 😂😂 ah jadi ingett mas" yg nyumbang ratusan milyar di sumatra kemaren dan dy bener" memastikan sumbanganya utuh sampai ke masyarakat tanpa di potong ini itu😍😍
Adellia❤: iya loh sumpah salut banget dy tuh bener" manej sendiri sumbangan dari donatur bener" utuh jadi bener" sampe ke masyarakat yg membutuhkan😍😍
total 2 replies
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
Cindy
lanjutt
Cindy
lanjut
sipuuttt
lagii saii😍
Cindy
lanjut
Dwi ratna
kirain kael bpknya bian, berarti judulnya benih titipan musisi nmanya bukan milyader
Cindy
lanjut
Dwi ratna
s bian anknya kael bukan si? 😤
Cindy
lanjut
Putri Salju
lanjuutt💪
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!