NovelToon NovelToon
Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Perjalanan Menjadi Dewa Terkuat

Status: tamat
Genre:Fantasi Timur / Misteri / Romansa / Tamat
Popularitas:3.2M
Nilai: 4.9
Nama Author: Sang_Imajinasi

JUARA 3 YOU ARE A WRITER 2025 (KATEGORI IV)

Terlahir kembali sebagai Tian Feng di Desa Batu Angin yang terpencil, ia merasakan keputusasaan total.

Mantan Dewa Langit, kini terperangkap dalam tubuh lemah tanpa Dou Qi, menjadi sasaran cemoohan.

Titik baliknya adalah penemuan batu hitam misterius yang ternyata menjadi wadah bagi Yao Ling, seorang ahli Dou Zun yang disegel.

Di bawah bimbingannya, Tian Feng tidak hanya melatih Dou Qi dari nol, tetapi juga melatih kembali jiwanya untuk menerima kondisi fananya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Sang_Imajinasi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

CHAPTER 35

Sensasi saat melintasi gerbang dimensi dengan cepat digantikan oleh kejutan yang dingin dan brutal.

Tian Feng membuka matanya ke sebuah dunia tanpa warna. Langit di atasnya berwarna abu-abu yang tak berujung, tanpa matahari, bulan, ataupun bintang. Sumber cahaya satu-satunya adalah pendaran redup dan menyedihkan yang datang dari langit itu sendiri, memandikan lanskap dalam bayang-bayang yang panjang dan aneh.

Mereka berada di sebuah dataran tandus yang tertutup pasir hitam halus. Pohon-pohon mati yang aneh dan bengkok, tanpa sehelai daun pun, mencakar ke arah langit seperti jari-jari kerangka. Di kejauhan, formasi bebatuan hitam yang tajam tampak seperti gigi naga yang patah. Keheningan di sini begitu pekat hingga terasa memekakkan telinga.

"Hati-hati!" seru Ling Yue tiba-tiba, suaranya tegang. "Energi di sini..."

Tian Feng sudah merasakannya. Udara di sini tidak hampa, tetapi dipenuhi oleh sejenis Dou Qi yang liar, kacau, dan korosif. Rasanya seperti menghirup udara yang dipenuhi serpihan kaca yang sangat kecil. Energi itu mencoba meresap masuk melalui kulit mereka, mengikis lapisan pelindung Dou Qi mereka.

Semua murid yang baru tiba langsung bereaksi, menyalurkan Dou Qi mereka untuk memperkuat perisai energi di sekitar tubuh mereka. Ini adalah pengurasan energi yang konstan. Hanya untuk berdiri di sini saja sudah menghabiskan kekuatan mereka.

"Telan pilnya!" perintah Ling Yue. Ia dengan cepat mengeluarkan sebotol Pil Penolak Racun yang telah dimodifikasi oleh Tian Feng dan memberikannya pada Han Xue. Tian Feng sudah menelan pilnya sendiri. Sensasi hangat menyebar di dalam tubuhnya, membentuk lapisan pertahanan internal yang menetralkan sebagian besar energi korosif yang berhasil masuk.

WUUUUUSSSSHHH...

Tiba-tiba, angin dingin bertiup melintasi dataran. Namun, itu bukan angin biasa. Angin itu membawa serta suara ratapan yang menyayat hati, sebuah jeritan kesakitan dan kebencian yang tampaknya menyerang langsung ke dalam pikiran.

Beberapa murid yang lebih lemah langsung memucat, memegangi kepala mereka kesakitan.

"Mereka datang!" teriak Han Xue, menghunus pedangnya yang memancarkan cahaya putih yang tajam.

Dari pasir hitam di sekitar mereka, bayangan-bayangan mulai bangkit. Sosok-sosok bayangan yang tidak jelas, terbuat dari asap hitam pekat dengan mata merah yang menyala-nyala. Mereka tidak memiliki kaki, hanya melayang rendah di atas tanah. Mereka adalah para Yuan Ling.

Sekawanan yang terdiri dari puluhan roh pendendam itu melesat ke arah kelompok murid Sekte Langit Senja, tertarik pada energi kehidupan mereka yang hangat dan lezat.

"Formasi bertahan!" teriak Feng Xuan dari kejauhan. Para murid inti dengan cepat membentuk lingkaran, Dou Qi mereka bersinar terang.

Serangan pertama para Yuan Ling bukanlah serangan fisik. Gelombang ratapan yang menusuk jiwa menghantam semua orang.

Saat gelombang mental itu menyapu Tian Feng, sebuah pola teratai emas yang rumit bersinar samar di kedalaman matanya. Formasi Cermin Jiwa Teratai Emas berputar dengan tenang di lautan kesadarannya, dan gelombang mental itu pecah menjadi ketiadaan bahkan sebelum bisa menyentuh jiwanya. Ia kebal.

Namun, murid-murid lain tidak seberuntung itu. Beberapa berteriak dan jatuh berlutut, pikiran mereka diserang.

Para Yuan Ling kemudian menyerang secara fisik. Cakar-cakar bayangan mereka yang tajam menebas ke arah para murid.

Han Xue bergerak. Pedangnya menari, setiap tebasan dilapisi oleh Dou Qi berwarna perak yang tajam. Saat pedangnya menebas sesosok Yuan Ling, roh itu menjerit dan sosoknya memudar, tetapi tidak hancur. "Serangan fisik biasa tidak terlalu efektif!" serunya.

Ling Yue, sebagai seorang alkemis, mundur ke belakang. Ia melemparkan beberapa jimat kertas kuning yang meledak menjadi bola-bola cahaya suci kecil, membuat para Yuan Ling di dekatnya menjerit dan mundur.

Melihat ini, Tian Feng tahu ia harus bertindak. Ini adalah ujian sempurna untuk teknik barunya.

Ia melangkah maju, melewati Han Xue. Ia mengangkat tangan kanannya. Api keemasan pucat yang membawa serta aura suci dan agung menyala di tinjunya, membentuk seekor burung kecil yang hidup.

Para Yuan Ling, yang merupakan makhluk dari energi negatif murni, seolah merasakan ancaman besar. Mereka berhenti sejenak, mata merah mereka terfokus pada api di tangan Tian Feng dengan rasa takut.

"Menghilanglah," kata Tian Feng dengan dingin.

Ia melesat maju. Tinju Api Roh Langit.

Ia tidak memukul dengan brutal. Gerakannya anggun dan tepat. Setiap kali tinjunya yang menyala menyentuh sesosok Yuan Ling, pemandangan yang aneh terjadi. Roh bayangan itu tidak meledak atau terlempar, melainkan terbakar dari dalam. Api keemasan itu seperti racun bagi mereka, membuat mereka menjerit dengan nada tinggi yang mengerikan sebelum akhirnya menguap menjadi segumpal asap hitam dan lenyap sepenuhnya.

Api roh adalah pemusnah roh. Itu adalah penangkal yang sempurna.

Dalam beberapa detik, Tian Feng membersihkan selusin Yuan Ling di sekitar kelompok kecil mereka dengan mudah. Para murid lain yang melihat ini menatapnya dengan mulut ternganga. Mereka berjuang mati-matian untuk menahan satu roh, sementara anak ini memusnahkan mereka seperti memadamkan lilin.

Setelah gelombang pertama Yuan Ling dimusnahkan, di tempat salah satu roh terbesar lenyap, sebuah kristal hitam seukuran ibu jari yang memancarkan cahaya redup tertinggal di pasir. Tian Feng memungutnya.

"Kristal Jiwa," kata Ling Yue, matanya berbinar. "Energi jiwa murni yang terkondensasi. Benda ini sangat berharga! Ini adalah hadiah karena telah mengalahkan mereka."

Tian Feng mengangguk. Risiko dan hadiah berjalan beriringan di tempat ini.

Setelah menstabilkan posisi mereka, Feng Xuan memberi perintah agar semua orang bergerak maju dengan hati-hati. Dataran tandus ini hanyalah pintu masuk.

Ling Yue mengeluarkan sebuah kompas kuno yang jarumnya tidak menunjuk ke utara, melainkan ke arah konsentrasi energi jiwa terkuat.

"Bunga Jiwa Tujuh Warna kemungkinan besar tumbuh di tempat dengan energi jiwa terpadat," katanya pada Tian Feng dan Han Xue. "Menurut catatan kuno, itu ke arah sana..."

Ia menunjuk ke kejauhan, ke arah barisan pegunungan hitam yang tampak seperti tulang punggung dunia yang mati. Di antara dua puncak tertinggi, ada sebuah celah yang dalam dan gelap, dari mana kabut hitam pekat mengepul tanpa henti.

"...Ngarai Ratapan."

1
Yeye Te
Tian Feng bukan murid akademi,dan TDK juga murid salah satu tetua,,kalo dia bisa berpartisipasi hanya dgn pinjam pakaian murid dalam, berarti akademi Qing Yun yg katanya hebat, kebobolan dong 🤭
Kinjeng
lanjut
Achmad Shultoni arifin
💪💪
Cepi Parli
kenapa api jiwa nya ga diambil juga
Kazuma
keren
Pendekar Kesepian
kl didunia nyata murid2 dr akademi mestinya lari menyelamatkan diri mumpung ada kesempatan lha ini malah ikut nonton
Yeye Te
tp mo Chen saat Tian Feng pergi,,dia masih dikota alkemis yg sangat jauh
Yeye Te
GUI Yan, Xue Jian,mo Chen,,mrk hanya tingkat daoling,, sementara Tian Feng itu tingkat Dao Zong,,, jarak mrk ibarat bumi dan langit,,, seharusnya dgn kentut Tian Feng mrk bisa mati 🤣🤣🤣🤣tapi entahlah,, namanya cerita suka suka author 🙏🙏
Yeye Te
untuk tingkat sekarang,, GUI Yan bukan lagi lawan si bocah,, sekali sentak,, GUI Yan bisa mati,,tp ntah lah,, mungkin nanti author punya bnyak typo lg 🤭🤣🤣🤣
Yeye Te
🤣🤣🤣🤣 author dah tua,,, katanya tingkat si bocil saat keluar dari alam roh udah tingkat Dao Zong,tapi skrg jauh turun di Dao Ling tingkat 4,, makanya sblm update, coba di baca lg,sblm diterbitkan, ini jd bingung pembaca, tingkat si bocah dan nama sektenya ber ubah ubah 🤣🤣🤣🤣
Yeye Te
tapi tetua pertama' tingkat Dao wang,,kok bisa turun ke Dao Ling,,, sedangkan Tian Feng jauh diatas kekuatan tetua Wei,, Krn Tian Feng saat keluar dari alam roh udah tingkat Dao Zong,jadi Dao wang bukan apa2,,knp author sering lupa,bnyak typo
Yeye Te
buat apa takut tingkat daowang,,kan si bocah udah tingkat Dao Zong,,, diatas Dao wang
Yeye Te
ganti lah sesukamu Thor,,mau langit senja,mau langit baru, mau langit lama, langit purba,, terserah,,yg penting saya baca aja 🤣🤣🤣
Yeye Te
🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣🤣
Yeye Te
sekarang jadi lagi langit senja,,, bentar bentar ganti nama sektenya,, nanti langit baru 🤭
Yeye Te
knp bisa hmpir hancur sekte nya,, apa para tetua yg hebat dan master sekte hnya melihat saja saat sektenya dihancurkan,dan hnya menyuruh murid-muridnya utk pertahankan 🤣🤣🤣
Yeye Te
langit senja dalam 2 tahun jadi langit baru 🤣
Yeye Te
rapat yg diikuti anak SD yg tingginya kurang lebih satu meter, bayangkan 😄🤣🤭
Yeye Te
dari sekian ribu murid,, hanya beberapa orang yg tingkat daozhe dan daoling,jd kmn yg murid utama tetua,murid inti dan murid dalam lainnya 🤣🤣
Yeye Te
tingkat empat saat dao zhe,, sekarang tingkat 3 daoling,,, artinya sdh naik tingkat lg,dan ini skrg udah bisa kalahkan tetua sekte,,
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!