NovelToon NovelToon
BALAS DENDAM

BALAS DENDAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Mata-mata/Agen / Bullying dan Balas Dendam / Dendam Kesumat
Popularitas:24k
Nilai: 5
Nama Author: Ayumi

Darren adalah anak yatim piatu yang diangkat anak oleh Jhon Meyer, Owner XpostOne. Prestasinya sangat gemilang sehingga dia sering di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk bertugas di daerah konflik.

Umurnya sudah dua puluh delapan tahun dan belum menikah. Ia berjanji sebelum bisa membalaskan sakit hatinya kepada keluarga Blossom, ia tak mau menikah. Dulu saat berumur sepuluh tahun orang tua dan kakaknya di bakar hidup-hidup oleh keluarga Blossom.

Suatu hari ia di perintahkan oleh Jhon Meyer untuk menyelamatkan tiga orang gadis yang terperangkap didesa Beduwi. Dengan berat hati ia pergi ke Bali, tapi apa yang dia temukan di desa itu? Ilmu hitam atau Le-ak. Sangat mengerikan dan hampir saja ia menjadi tumbal.

Saat mengetahui salah satu dari ke tiga gadis itu adalah putri keluarga Blossom, ia pun membuat rencana jahat untuk menyiksa gadis itu.

Apakah yang direncanakan oleh Darren? silahkan baca sampai tamat.

Trimakasih, jangan lupa like, coment***

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ayumi, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB.34.PRA MENIKAH

Misi ini menyita waktu paling lama bagi Darren, biasanya ia paling lama dua bulan sudah balik ke Indonesia. Tapi ini sudah tiga bulan. Dunia memang tidak baik-baik saja, terjadi penc*likan pejabat dan kepala negara dimana-mana.

Negara di belahan dunia sedang banyak konflik. Pe-rang antar negara dan mulai krisis ekonomi. Situasi memprihatinkan bagi warga yang negaranya sedang dalam keadaan han-cur.

Tapi untunglah misi sudah selesai, Darren tinggal kembali ke Indonesia tanpa beban berat. Ia meninggalkan kenangan pahit ketika orang-orang dibunbun massal dalam sebuah negara mis-kin.

Darren merasa lega saat pesawat landing di Bandara Internasional Soekarno–Hatta.

Rasa rindu kepada Aluna ia simpan dalam hati. Dia tidak akan mengumbar cintanya kepada Aluna, ia ingin keturunan Blossom merasakan ters*ksa bathinnya.

Jika ingin orang tuanya sa-kit, kita s*kiti anaknya. Begitulah prinsip Darren. Masih teringat dan berbekas di hati saat Aluna menamparnya. Sakit hatinya. Rasanya ingin cepat bertemu untuk membalasnya.

Kadang khayalan rontok saat melihat kenyataan. Bayang-bayang kebebasan dari pak Cahya segera luntur saat mobil Rubicon yang menjemputnya masuk ke gedung XpostOne.

Pada saat Darren masuk ke ruang tamu di gedung XpostOne, ia disambut oleh Jhon Meyer dan pak Cahya. Pantas di jalan ada dua orang pengawal berjaga.

Tentu saja dendamnya yang sengaja ia timbun di otaknya mendadak cair saat pak Cahya dengan tulus memeluknya.

"Selamat datang Darren..."

"Selamat sore paa..sudah lama?" sapa Darren sambil menyalami pak Cahya calon mertuanya. Ia juga memeluk Jhon Meyer untuk melepas kangen.

"Jagoan papa sudah pulang. Rasanya papa tidak ingin kamu pergi lagi, takut terjadi hal yang tidak di inginkan. Lebih baik menggantikan papa kerja." ucap pak Cahya menepuk-nepuk punggung Darren.

Darren orangnya sedikit kaku dan sangat waspada, ia hanya bisa sangat akrab dan bercanda dengan Aluna, selebihnya ia kurang bisa membuka hati. Cenderung dingin walaupun dengan anak buahnya sendiri.

"Kadang memang ada rasa jenuh, kalau berada jauh di negara orang, tapi kalau lama tidak menjalankan misi, ingin terjun lagi. Menyelesaikan kasus membuat hati bangga walaupun kadang banyak kendala.

"Itu hal lumrah, berarti sekarang papa bisa ciduk kamu untuk diajak pulang ke Blossom?"

Mendengar nama Blossom d*rah Darren menggila, d*ndamnya muncul. Ingin ia ambil p*stol dan t*mbak da-da pak Cahya. Da-danya berdegup kencang, senyumnya hilang seketika. Melihat situasi itu Jhon Meyer cepat bangun menghampirinya.

"Kamu perlu istirahat sejenak untuk menghilangkan bayangan buruk saat di medan perang. Jangan banyak mikirin tugas." kilah Jhon Meyer mengajak Darren ke ruang istirahat.

"Sabar..sabar..jangan cepat emosi.." bisik Jhon Meyer.

Jhon Meyer keluar dari rest room menuju office memanggil Agus untuk menemani Darren.

"Gus tolong temani bos muda di rest room."

"Siapp...bos."

Jhon Meyer kembali menemui pak Cahya. Menurut gosip di black market calon besannya ini adalah mafià tambang. Dia punya tambang nikel dan batu bara.

Kata orang pak Cahya adalah orang yang k*jam dan sulit bertemu. Ia juga jarang menerima telepon, kecuali dengan orang tertentun.

"Maaf pak Cahya, Darren mengalami keyakinan palsu yang sangat kuat, tidak logis, dan menetap meskipun terdapat bukti nyata yang bertentangan. Delusi sesaat, makanya saya suruh dia istirahat sebentar untuk membuang memory saat bertempur. Kadang ingatan itu membuat dia emosional."

"Saya mengerti masalah itu, pasti tugas inteligen sangat berbahaya, saya tidak bisa bayangkan karena nyawanya berada di ujung senjata."

"Kurang lebih begitu dan untungnya anak buahnya ada yang sudah andal memberi pijatan ringan di bahu. Di sini jarang ada yang gugur saat menjalankan misi."

"Kalau boleh, setelah menikah Darren saya suruh berhenti dari pekerjaan ini. Saya akan suruh dia menjadi CEO di perusahan kami."

"Tidak apa-apa, semoga dia mau. Kadang banyak anak-anak disuruh berhenti tapi tidak mau, mungkin jiwanya sudah menyatu menjadi agen rahasia." ucap Jhon Meyer tersenyum.

Padahal ia tau menjadi inteligen itu harus seumur hidup, kecuali m*ti baru berhenti. Sudah ada perjanjian hitam diatas putih yang tak bisa diganggu gugat, bahwa nyawanya milik XpostOne. Keluarganya menjadi tanggungan Kantor, makanya gajinya besar.

Agen rahasia sekaliber Darren banyak memegang rahasia orang dan rahasia negara. Makanya terpaksa dibunuh bagi pembelot atau mendadak berhenti dari kesatuan dengan alasan jenuh.

Hape pak Cahya berjejer tiga di atas meja, semua berdering setiap saat tapi tak ada yang di angkat. Mungkin bagi pak Cahya orang yang meneleponnya tidak penting. Di otaknya hanya ada calon menantunya.

"Saya berencana minggu ini mereka melangsungkan pernikahan, supaya Aluna tenang. Selama ini ia tertekan karena belum resmi menikah, sedangkan perutnya sudah membesar."

"Nanti saya kasih tau Darren. Coba saya lihat apakah Darren sudah rilex?"

"Coba suruh dia keluar." ucap pak Cahya harap-harap cemas.

Sungguh ia tidak mengerti mengapa perasaannya sangat nyaman dan luluh kalau ketemu Darren. Sayang sekali istrinya tidak begitu suka dengan Darren, ada saja alasannya yang tidak dimengerti.

Ternyata Darren keluar bersama Jhon Meyer, hatinya senang melihat Darren mau menemuinya lagi.

"Duduklah, papa tahu kamu pasti capek, papa hargai kamu bisa meluangkan waktu hari ini. Jarang papa bisa ketemu karena kita saling sibuk, tapi mudah-mudahan setelah menikah Darren bisa sering bertemu."

"Maaf paa..soalnya baru datang dari tugas kadang pikiran belim menyatu dengan alam nyata."

"Begini Darren, perut Aluna tambah besar, dia terlihat sedih dan tertekan karena belum menikah, rencananya minggu ini kamu dan Aluna harus menikah."

"Tidak apa-apa pak Cahya semakin cepat semakin bagus. Malu juga kalau nanti ada gosip miring yang mengatakan Darren menelantarkan Aluna." ucap Jhon Meyer.

Ia tidak ingin Darren menolak lagi, selama ini banyak sekali alasan supaya Darren bisa menghindari pernikahan dengan Aluna.

"Bagaimana menurut Darren, apakah kamu setuju pernikahan dilaksanakan minggu ini?"

"Yach..bagaimana lagi, mumpung masih free, belum ada tugas...ng..aku setuju saja." jawab Darren ragu-ragu.

"Kasihan Aluna, kalau dia terus sedih, bayi dalam kandungannya ikut sedih."

"Ya, nanti aku menemui Aluna." ucap Darren pendek.

"Apa sekarang ikut papa?" ajak pak Cahya membuat Darren kikuk.

"Sana ikut, supaya ada yang menemani calon mertuamu. Papa diam di rumah." bisik Jhon Meyer.

"Aku mau mengambil pakaian dulu..."

"Jangan, Aluna setiap hari membelikanmu pakaian. Nanti sampai di rumah kamu skan tau kesetiaan calon istrimu." ucap pak Cahya tertawa.

"Besan..kami pergi dulu jangan merasa sepi putramu sudah aku ciduk, hehe..."

Mereka tertawa bersama.

*****

1
D²³
kok lama gak lanjut thor?
D2²
mntap ceeitanya thor
D²¹
bikin penasaran
D¹⁹
nice bintang 5
D¹⁷
semoga cepat sembuh
D⁶⁸
mantap thor
D⁶⁷
gak usah aneh -aneh
6⁶
cinta yang indah
☠ᵏᵋᶜᶟ Fiqrie Nafaz Cinta🦂
liat saja intan.. karma pasti tak salah jalan pulang...
✰͜͡v᭄𝐀⃝🥀ᵒᶠᶠ'ᴳᶜ
bisa JD mereka berdua pelaku nya yg membuat nyonya kecanduan nrkba
VicSel 1996
takut juga kan Darren makanya jngn menyakiti Aluna terus...
VicSel 1996
serba salah nya jdi Luna...
VicSel 1996
sakit bnget jdi Luna, entah sampai kapan Darren menyiksa batin nya...
VicSel 1996
Darren ih jnganlah pedas2 kata2nya kasihan Aluna...
VicSel 1996
buat apa menumbuhkan dendam toh kamu juga cinta mati sma Aluna...
mending buang ego masing2 kalian harus bersatu untuk mengalahkan Intan...
VicSel 1996
jangan mudah tepancing Aluna tahan emosi apalgi sedang hamil...
D⁵¹
yuhu hadir
D5⁰
jangan sedih lun
D⁴9
sabar ya lun
D⁴⁸
bu lurahnya gak tau tentang intan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!