NovelToon NovelToon
Obsesi Sang Predator Dingin

Obsesi Sang Predator Dingin

Status: sedang berlangsung
Genre:Obsesi / Beda Usia / Mafia / Enemy to Lovers / CEO / Cinta Seiring Waktu
Popularitas:8.1k
Nilai: 5
Nama Author: your grace

Alana bukan sekadar penebus hutang judi pamannya; dia adalah obsesi gelap Dante Volkov. Di tangan sang Ice King, Alana harus memilih: menjadi mawar yang indah di dalam penjara emas, atau hancur saat musuh mulai mengincar nyawanya.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon your grace, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 12: TERKURUNG DALAM DEKAPAN SANG PREDATOR

Suara deru mesin Lamborghini yang mengerang di halaman mansion menandakan kepulangan sang tuan besar. Dante melangkah melewati pintu utama dengan langkah lebar, mengabaikan tatapan bingung para penjaga yang melihat bos mereka menenteng kantong plastik belanjaan dari swalayan murah. Ia langsung menuju kamar utama, membuka pintu dengan satu sentakan, dan mendapati Alana masih meringkuk di sudut sofa dekat kamar mandi dengan wajah pucat.

Tanpa sepatah kata pun, Dante melemparkan kantong berisi berbagai jenis pembalut itu ke arah Alana. "Pakai itu. Sekarang," perintahnya singkat dengan suara yang masih sarat akan sisa-sisa frustrasi.

Alana menyambar kantong itu dan segera menghilang di balik pintu kamar mandi. Beberapa menit kemudian, ia keluar dengan langkah yang sangat ragu. Ia mengenakan gaun tidur sutra tipis bertali spageti yang merupakan bagian dari fasilitas kamar tersebut, namun ia membungkus tubuhnya rapat-rapat dengan jubah mandi (bathrobe) tebal. Ia merasa gaun tidurnya terlalu transparan, hampir seperti kulit kedua, dan ia tidak sudi membiarkan mata lapar Dante menembusnya begitu saja.

Dante sudah berada di atas ranjang. Kemeja hitamnya sudah tergeletak di lantai, menyisakan tubuh kekarnya yang hanya terbalut bokser hitam. Di bawah cahaya lampu tidur yang temaram, tato-tato di tubuh Dante tampak hidup. Gambar mawar hitam yang merambat dari perut hingga ke dada bidangnya, serta ukiran sayap malaikat maut yang memenuhi seluruh punggungnya, menciptakan pemandangan yang mengerikan sekaligus memikat.

Alana terpaku di dekat pintu. Jantungnya berdegup kencang melihat pemandangan maskulin yang begitu dominan itu. Ia belum pernah melihat tubuh pria sedekat ini, apalagi tubuh yang dipenuhi simbol-simbol kekerasan dan kekuasaan.

"Kemari, Alana. Naik ke ranjang," desis Dante. Matanya yang tajam tidak lepas dari sosok mungil istrinya.

Alana menggeleng pelan, kakinya seolah tertanam di lantai marmer. "A-aku... aku tidur di sofa saja, Tuan."

Rahang Dante mengeras seketika. "Jangan membuatku mengulangi perintahku. Naik ke ranjang dalam hitungan kelima, atau aku akan melupakan kenyataan bahwa kau sedang datang bulan dan memaksamu mêlåɏåñïkµ sekarang juga. Aku tidak peduli dengan Ðåråh itu jika kau terus membangkang."

Ancaman itu bekerja seketika. Alana bergidik ngeri membayangkan kebrutalan Dante. Dengan langkah seribu, ia naik ke atas ranjang besar itu, mengambil posisi paling pinggir, sejauh mungkin dari jangkauan Dante.

"Apa kau akan memakai jubah tebal itu sepanjang malam?" tanya Dante dengan nada mengejek.

"G-gaun tidur ini sangat tipis, Tuan..." jawab Alana sambil mengeratkan ikatan jubahnya, jemarinya memutih karena menggenggam kain itu terlalu kuat.

Dante mendengus sinis, ia bergerak mendekat dengan kecepatan yang tidak sempat diantisipasi Alana. "Memang itu tujuannya, bodoh. Lepas jubah itu."

"Tidak mau!" Alana justru meringkuk membentuk bola, mencoba melindungi dirinya.

Kesabaran Dante yang memang sudah setipis benang akhirnya putus. Ia merangsek maju, tangan besarnya dengan mudah merenggut jubah itu. Meskipun Alana mencoba menahannya, kekuatan Dante jauh melampaui gadis itu. Dengan satu tarikan kasar, jubah itu terlepas dan dilemparkan Dante ke lantai begitu saja.

Alana terpekik kecil, merasa †êlåñjåñg di bawah tatapan Dante yang membakar. Dengan gerakan panik, ia menarik selimut down feather yang tebal dan membungkus seluruh tubuhnya hingga hanya menyisakan kepalanya yang mengintip takut-takut.

Dante tidak menyerah. Ia menyelinap masuk ke balik selimut yang sama, membuat Alana menegang kaku seperti patung. Sebelum Alana sempat protes, lengan kekar Dante sudah melingkar di pinggangnya, menarik tubuh mungil itu hingga punggungnya menempel rapat pada dada bidang Dante yang panas. Aroma maskulin bercampur wangi tembakau mahal dari tubuh Dante langsung mengepung indra penciuman Alana.

"Tidurlah," ucap Dante di dekat telinga Alana.

Namun, Alana tetap membeku. Napasnya tertahan, setiap otot di tubuhnya bersiaga penuh. Dante menyadari reaksi istrinya yang ketakutan itu.

"Tidurlah, Alana... atau kau memang sengaja ingin memancingku melakukan hal-hal yang lebih panas denganku malam ini, hmm?" bisik Dante, suaranya kini terdengar rendah dan serak, penuh gðÐååñ yang berbahaya.

Alana memutar kepalanya sedikit, menatap Dante dengan mata bulatnya yang polos. "Hal-hal panas? Apa maksud Tuan? Tadi aku sudah mandi air dingin, aku tidak merasa kepanasan."

Dante menatap wajah polos itu dan seketika ia ingin mengumpat. Kepolosan Alana benar-benar merusak kewarasannya. Bagaimana bisa gadis yang sebentar lagi berumur dua puluh tahun tidak mengerti apa yang dimaksud dengan "hal panas"? Rasa gemas dan hå§rå† yang tertahan membuat Dante kehilangan kendali sesaat. Ia langsung memajukan wajahnya dan mêlµmå† bibir mungil Alana dalam sebuah ¢ïµmåñ yang dalam dan intens.

"Mmph!" Alana memukul-mukul pelan dada Dante, mencoba mencari celah untuk bernapas. Çïµmåñ Dante kali ini terasa seperti ingin menelan seluruh jiwanya.

Setelah beberapa saat yang terasa sangat panjang, Dante melepaskan pagutannya. Ia menatap Alana yang kini †êrêñgåh-êñgåh dengan pipi yang semerah tomat dan bibir yang membengkak basah. Dante mengusap pipi lembut itu dengan ibu jarinya, gerakannya kini sedikit lebih pelan namun tetap posesif.

"Tidurlah, little girl. Tutup matamu sekarang atau kau mau kita lanjut ke babak selanjutnya?" Dante menyeringai gelap saat melihat kebingungan di mata Alana. "Dengar, untuk membuatku senang, aku tidak hanya membutuhkan lµßåñgmµ yang sedang ßêrÐåråh itu. Tanganmu yang lembut atau mulut mungilmu ini pun bisa melakukannya dengan sangat baik."

Alana mengerjap-ngerjapkan matanya, benar-benar tidak paham dengan kiasan vµlgår yang diucapkan suaminya. "Maksud Tuan... tangan dan mulutku? Untuk apa?"

Dante mengeraskan rahangnya, urat-urat di lehernya menegang. Ia benar-benar menghadapi seorang gadis yang suci tanpa noda. Ada dorongan gila dalam dirinya untuk segera mêrµ§åk kepolosan itu saat ini juga, mengajarinya segala jenis kesenangan di atas ranjang ini. Namun, ia tahu ia harus bersabar. Ia ingin menjadi pria pertama dan satu-satunya yang mêñɏêñ†µh Alana sepenuhnya, dan ia ingin melakukannya saat Alana benar-benar bersih agar ia bisa mêñïkmå†ïñɏå tanpa gangguan.

"Lupakan," geram Dante sambil menarik Alana lebih erat ke dalam pelukannya, membenamkan wajah Alana di dadanya agar gadis itu tidak bertanya lagi. "Tidurlah sebelum aku benar-benar kehilangan akal sehatku dan membuatmu tidak bisa berjalan besok pagi."

Alana akhirnya terdiam, ia bisa merasakan detak jantung Dante yang kuat dan cepat di bawah telinganya. Meskipun takut, rasa lelah yang luar biasa setelah bekerja seharian akhirnya mulai mengambil alih. Dalam pelukan sang predator yang menculik dan menikahinya secara paksa, Alana perlahan-lahan jatuh ke alam mimpi, tidak menyadari bahwa Dante terus terjaga, menatap wajah tidurnya dengan rasa memiliki yang sangat mengerikan.

1
Fitria Syafei
remuk deh ntuh badan 🙄KK cantik kereen 😍😍
@$~~~tINy-pOnY~~~$@
sesak nafas
Fitria Syafei
hadeh kejam juga yaa si Dante 🙄 KK cantik semangat 😍😍
Fitria Syafei
yang sabar ya Alana 😔 KK cantik kereen 😍😍
Mia Camelia
sadis😂😂😂😂
Mia Camelia
sweet banget pasangan inii🥰🥰🥰
lanjut thor👍😄
Fitria Syafei
yang sabar ya Alana 😔 KK cantik kereen 😘😘
Rani Saraswaty
knp gk cara instan dg jebakan2 spt yg laim😄😄😄😄
Rani Saraswaty
🤣🤣🤣🤣🤣 ngakak berjamaah🤣🤣🤣
Rani Saraswaty
gpp mbk, kmu sah dinikahi drpd dicoba dl sblm dipake
Rani Saraswaty
sage grèen kn td?
Mia Camelia
dante lapaaar terus🤣🤣🤣
Fitria Syafei
KK cantik terimakasih 😘😘 kereeeen😍
Fitria Syafei
KK cantik mantaf 😍😍 terimakasih 😘
Fitria Syafei
resmi sudah Alana menjadi Nyonya Dante 😊 KK cantik kereen 😍😍
Bedjho
Counternya Dante cuman ada satu istrinya sendiri🤧
+39 🔕
JANGAN ADA PELAKOR YA 🦖
+39 🔕
merinding 🖕😭
Mia Camelia
akhir nya dante dapet jatah🤣🤣🤣🤣
ayo thor bikin alana jd bucin dong😄
Fitria Syafei
KK cantik kereen 😍😍 terimakasih 🥰
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!