NovelToon NovelToon
Kakak Itu Jodohku

Kakak Itu Jodohku

Status: tamat
Genre:Romantis / Teen / Tamat
Popularitas:3.3M
Nilai: 4.9
Nama Author: Pajar Wati

"Saya berharap dimasa depan nanti kita akan berjumpa lagi, tapi tidak sebagai teman. melainkan sebagai pasangan yang sudah terikat secara Agama mau pun Negara. Saya akan menjadi seorang Ayah, sedangkan kamu menjadi seorang Ibu bagi anak-anakku kelak." Itulah kata-kata yang diucapkan oleh seorang siswa laki-laki kepada Yuri saat kelulusan sekolah, akankah mereka berdua bisa dipertemukan kembali dikemudian hari? Lalu siapakah siswa laki-laki itu?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Pajar Wati, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

bab 34

"Mba Lia, si Yuri kenapa? Kok tumben enggak masuk? Biasanya kalau

dia lagi enggak enak badan masih dipaksa masuk kerja. Tumben banget dia hari

ini enggka masuk.” Ya begitulah Yuri, walau pun keadaan badanya tidak enak ia

terus memaksa bekerja.

“Saya juga enggak tahu Rin, kemarin pas pulang kerja saya lihat di

keluar dari ruang kosong sambil nangis loh.”

“Hah! Masa sih? Serius Mbak? Dia lagi ngapain tuh di ruang kosong.”

Sebelum Lia melanjutkan ceritanya, ia menoleh ke arah lain agar tidak ada orang

yang mendengar.

“Pas Yuri keluar dari ruang kosong, enggak lama keluar Pak Adi dari

ruang koson juga. Kelihatan aneh banget tahu.” Airin menutup mulutnya dengan

satu tangannya, pikiran dia sudah pergi ke mana-mana tentang Yuri dan juga Adi.

“Pasti ada sesuatu deh, ini pasti ada hubungannya kenapa Yuri sampai

enggak masuk kerja hari ini.”

“Bisa jadi.”

Aku sudah memberithuankan Airin bahwa hari ini aku tidak masuk kerja.seharusnya

aku melapor ke atasan, tapi aku tidak mau jika memberitahukan kepada atasanku.

Selesai mengirim pesan aku kembali memasukan baju ke dalam tas besar, aku sudah

memutuskan untuk pulang ke rumah orang tuaku. Jika mengingat kejadian saat aku

dilecehkan aku selalu menangis dalam kesendirian rasanya aku ingin bertemu

dengan ibu dan memeluknya erat-erat menumpahkan segala keluh kesahku pada orang

tuaku agar aku tenang.

"Uukkhh, Mah. Aku takut, aku mau pulang Mah."

Dulu saat di sekolah aku sudah pernah dilukai oleh kakak kelas hingga

wajah dan tubuku terluka. Sekarang saat di dunia kerja pun aku mengalami hal

yang lebih parah dari saat aku masih di sekolah. Yaitu di lecehkan oleh

atasanya sendiri.

"Pak Alex, anda mau kemana? Jam pulang kerja kan masih lama.”

“Saya mau pulang lebih awal, saya mau ke tempat Yuri.”

“Untuk apa Bapak ke sana?”

“Saya mau melihat keadaannya, saya punya perasaan enggak enak. Seperti

ada sesuatu di hati saya. Tolong kamu urus sisa pekerjaan saya ya.” Bergegas

Alex keluar dari ruang kerjanya menuju parkiran, ia terus berlari terburu-buru

bahkan karyawan lain yang melihat bosnya merasa heran. Baru saja Alex membuka

pintu mobilnya, ada seserang memanggil namanya.

"Alex!"  Setelah Alex

mendengar suara yang memanggil namanya, Alex pun langsung mengalihkan pandagannya

ke arah sesorang ia kenal. Yang tak lain adalah Ratna.

"Alex sayang."  Ratna

dengan manja dan langsung merangkul lengan Alex. Alex yang saat ini tengah buru-buru

ingin kembali ke tempat Yuri, segara melepaskan tangan Ratna dari lenganya dan

mengabaikan Ratna dengan wajah dinginya

"Alex, kok kamu gitu sih sama aku?” Ia sengaja memperlihatkan wajah

cemberutnya seimut mungkin agar Alex merasa bersalah atas sikapnya terhadap

dirinya, sayangnya semua itu sia-sia  Alex

pun tidak memperdulikan panggilan Ratna, yang saat ini ia fikirkan sekarang

adalah Yuri.

“Alex, kamu ini kenapa sih? Aku sengaja loh datang ke sini buat ketemu

sama kamu, kita jalan-jalan yuk.”

“Jalan-jalan aja sendiri, saya sibuk!”

“Kamu mau pergi ya? Aku ikut ya.”

“Jangan! Saya ada urusan penting, saya mau pergi sendiri.” Biar pun Alex

melarangnya tetap saja Ratna tidak mengidahkan larangan Alex, bukannya pergi

karena dirinya sudah diusir, ia malah pindah tempat untuk membuka pintu mobil

yang lain.

“Kenapa kamu buka pintu mobil saya? Kamu mau ngapain?”

“Aku mau ikut.”

“Enggak boleh, saya, ‘kan sudah bilang. Saya mau pergi sendiri, kuping

kamu tuli ya!” Alex sedikit membentak, ia kesal melihat Ratna yang tidak punya

rasa sopan santun terhadap dirinya.

“Kamu tega banget bilang aku tuli.”

“Ya, habisnya kamu enggak dengar apa yang saya bilang. Sekarang kamu

tutup pintu mobil saya sekarang.” Ratna menghentakan kakinya, karena kesal ia

membanting pintu dengan keras membuat Alex melotot ke arahnya, Ratna tidak

peduli dengan tatapan horror milik Alex ia kesal karena dirinya tidak boleh

ikut bersamanya.

Bergegas Alex masuk ke dalam mobil, dan menancapkan gasnya membuat ban

mobil berdecit kencang hingga kuping terasa ngilu.

“Hari ini gue sial banget sih, Alex susah banget sih kalau didekatin

sama gue, padahal guekan mau jalan-jalan sama dia.” Gerutunya, Ratna yang gagal

mengajak Alex jalan-jalan memutuskan untuk pergi ke tempat lain.

1 jam lewat 15 menit Alex sampai di tempat kostan Yuri, utung saja ia

masih ingat jalan menuju kostanya. Ia ingin melihat keadaan Yuri sekarang, ia

merasa Yuri sedang tidak baik-baik saja.

“Assalammualaikum, Yuri.” Alex mengetuk pintu kostan Yuri, tapi tidak

ada jawaban sama sekali.

“Yuri, ini saya Alex. Kamu ada di dalam?” Ia mengeluarkan ponselnya, ia

menghubungi Yuri. Tersambung tapi tidak dijawab. Alex menarik napasnya dan

mengebuskan napasnya pelan, sepertinya Yuri tidak ingin ditemui saat ini. Alex

pun memutuskan kembali ke kantornya ia akan datang ke sini lagi untuk melihat

keadaan Yuri.

Sudah 1 minggu berlalu, Yuri belum juga masuk kerja. Bahkan tidak

memberikan kabar sama sekali ke tempat kerjanya, teman-teman Yuri juga bingung

kenapa dia tidak masuk kerja selama 1 minggu ini, Airin dan Lia berusaha untuk

menayakan kabar lewat pesan. Sayangnya tidak ada balasan sama sekali.

“Yuri belum masuk juga ya?” Adi bertanya kepada Airin juga Lia.

“Belum, Pak. Saya sudah hubungi dia tapi tidak ada jawaban dari dia,

pesan saya juga hanya dibaca saja.”

“Begitu ya.” Sejujurnya Adi mengkhawatirkan keadaan Yuri, sudah 1 minggu

ia tidak masuk kerja bahkan ponselnya saja susah untuk dihubungi. Ia tahu

penyebab Yuri tidak masuk kerja karena ulah dirinya. Seharusnya ia sadar akan

perbuatannya akan bertampak dengan mental Yuri saat ini. Jika karyawan lain

tidak masuk selama 3 hari berturut-turut tanpa kabar mereka akan diberikan

peringatan melalui surat. Tapi tidak dengan Yuri, Adi masih memberikan

kesempatan untuk kembali bekerja di perusahaan ini

"Aku terlalu cepat

melakukan hal itu pada Yuri. Aku harus bagaimana? Agar Yuri bisa kembali

kerja." Adi yang sudah tidak semangat untuk bekerja, mau tidak mau

dia harus mengadakan meeting di perusahan DM. yang sebentar lagi akan

mengadakan acara besar di sebuah hotel bintang 5, untuk merayakan kesuksesan

kedua perusahaan. Barkat kedua perusahaan bekerja sama keuntungan perusahaan

semakin lama semakin meningkat.

Tok,tok,tok

"Masuk,” ujar Adi.

"Pak, 1 jam lagi kita akan berangkat ke Daya Makmur. Saya sudah

menyiapkan mobil dan laporan.”

“Terima kasih, selesai satu pekerjaan kita akan berangkat ke sana.”

“Kalau begitu saya permisi.”

"Pak Adi?" panggil Ali, terlihat Adi tidak terlalu focus

dengan miting hari ini.

"Iya, ada apa pak Ali."

"Saya perhatikan dari tadi, sepertinya Pak Adi sedang mikirkan hal

lain? Kayanya Pak Adi tidak terlalu focus ya sama miting ini? Apa ada sesuatu

yang sedang mengajal di hati Bapak? Terkait dengan acara pesta yang akan di

adakan di hotel nanti?"

“Mohon maaf jika saya melakukan tindakan yang tidak professional,

seharusnya saat meeting berlangsung saya harus focus. Apalagi ini acara penting

yang akan diadakan sebentar lagi. Tapi Pak Ali tenang saja, Ini tidak ada

hubunganya dengan perusahaan, saya sedang memikirkan bawahan saya yang bernama

Yuri."

"Maksud Pak Adi, Yuri yang minggu lalu datang ke sini untuk

menemani pak Adi meeting?”

1
Sri Mulyani Yani
Luar biasa
Sitikhumairoh
tor ini q yg bingung ato gimana sih....tiba2 ude adegan Sandra menyandra
dewi
mkasih ceritany.
Juliai Ani
nyimak dulu
aurel
hai kak yuk mampir juga di lapak aku, siapa tau kakka tertarik, jangan lupa tinggalkan jejak
Owin Kupon
bikin hami kgi thor biar meerka bahgia jngn kecewa mlulu dari pertma smapi terkhit nggk ada kebhagian sm sekalipun thor
Owin Kupon
semngt thor berikan kesalamt pada bai merka biar bhgia thor kasian aku lihtnya
Owin Kupon
udah lma berpisah seharusnya udah melmar dn menika balik bolak trus ceritanya
Yati Maryati
lanjut lagi dong thor ceritanya biar seru
Siti Mutmainnah
good luck
sansan
Yuri yg dicium AQ yg melting...
Natasya
lanjutt thor
Endang Winarsih
akhirnya nikah juga, ceritanya seru..
Endang Winarsih
mampir kak, kelihatannya seru nih
Siti Rejeki
keren
Aqila Azka
pemeran utama cewek ya terlalu munafik..pgang g ble..cium g bole..sok suci x..ceritanya pn muter2 trus g da titik temunya..
Karyati Yati
olh PO
Bundy Tristan
tor ...tolong deh si Yuri suruh Nerima cinta si Alek..lama lama bosen ,,takut saya klw cek jual mahal nanti ujung ujungnya di kerjain laki laki..
Lena Sari
semoga kk
Rika Khoiriyah
lihat cogan, makanya gk konsen🤭🤭🤭
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!