NovelToon NovelToon
Mitsuki Di Dunia MHA (My Hero Academia)

Mitsuki Di Dunia MHA (My Hero Academia)

Status: sedang berlangsung
Genre:Murid Genius / Naruto / Dunia Lain / Persahabatan
Popularitas:1.7k
Nilai: 5
Nama Author: I am Bot

Mitsuki mengerjapkan matanya yang berwarna kuning keemasan, menatap gumpalan awan yang bergeser lambat di atas gedung-gedung beton yang menjulang tinggi. Hal pertama yang ia sadari bukanah rasa sakit, melainkan keheningan Chakra. Di tempat ini, udara terasa kosong. Tidak ada getaran energi alam yang familiar, tidak ada jejak Chakra dari Boruto atau Sarada.

A/N : karena ini fanfic yang ku simpen sebelumnya, dan plotnya akan sama dan ada sedikit perubahaan

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon I am Bot, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 22 : Keberangkatan Menuju sisi terang

Pagi itu, Stasiun Kereta Musutafu dipenuhi oleh seragam abu-abu SMA UA. Hari ini adalah hari keberangkatan para murid menuju agensi pilihan mereka untuk program magang satu minggu. Suasana dipenuhi dengan campuran rasa gugup dan semangat.

Aizawa-sensei berdiri di depan peron dengan koper kecilnya, menatap murid-muridnya dengan tatapan tajam yang masih terbungkus perban di beberapa bagian.

"Kalian membawa nama besar UA," ucap Aizawa dengan suara serak. "Jangan melakukan sesuatu yang bodoh. Jika kalian berada di lapangan, dengarkan instruksi pahlawan pembimbing kalian. Dan satu hal lagi..." ia berhenti sejenak, matanya tertuju pada Izuku, Iida, dan Mitsuki. "Tetaplah waspada. Dunia di luar sana tidak memiliki 'garis batas' seperti di arena festival."

Mitsuki mengangguk pelan. Ia membawa tas punggung hitam sederhana dan pot sukulennya yang ia bungkus dengan hati-hati agar tidak pecah selama perjalanan.

"Mitsuki! Kita satu arah!" seru Kirishima sambil berlari mendekat. Ia terlihat sangat bersemangat. "Aku tidak menyangka kau juga memilih agensi di Distrik Esu! Meskipun aku ke agensi Fourth Kind, setidaknya kita bisa naik kereta yang sama!"

"Senang bisa menemanimu, Kirishima-kun," jawab Mitsuki.

Di dalam kereta yang melaju cepat menuju wilayah Kansai, Mitsuki duduk berseberangan dengan Kirishima. Izuku dan Iida berada di gerbong lain menuju Hosu.

"Kenapa kau memilih Fat Gum, Mitsuki?" tanya Kirishima penasaran. "Maksudku, dengan nilai emasmu, kau bisa masuk ke agensi top seperti milik Endeavor atau bahkan Best Jeanist."

Mitsuki menatap pemandangan kota yang melesat di balik jendela. "Aku sudah belajar banyak tentang bagaimana menjadi kuat. Sekarang, aku ingin belajar bagaimana menjadi 'berguna'. Fat Gum memiliki reputasi untuk menangani masalah langsung di akar rumput. Aku ingin melihat bagaimana pahlawan merangkul orang-orang di tempat yang tidak terjangkau oleh cahaya kamera."

Kirishima terdiam, lalu mengacungkan jempolnya. "Itu sangat jantan, kawan! Kau memang beda."

Namun, di tengah percakapan itu, Mitsuki menyadari perubahan atmosfer pada Iida yang sempat ia lihat di peron tadi. Iida terlihat sangat kaku, matanya penuh dengan kegelapan yang ditekan.

“Balas dendam,” batin Mitsuki. “Iida-kun sedang membawa racun di dalam hatinya. Ular yang terluka biasanya akan menggigit siapa saja, termasuk dirinya sendiri.”

Mitsuki ingin memperingatkannya, namun ia tahu bahwa di dunia ini, beberapa orang harus merasakan tajamnya kenyataan sebelum mereka mau mendengarkan logika.

Sore harinya, Mitsuki tiba di sebuah gedung yang tidak terlalu tinggi namun terlihat sangat sibuk di Distrik Esu. Di depan gedung itu, berdiri seorang pria raksasa dengan tubuh bulat besar yang mengenakan hoodie kuning mencolok. Ia sedang mengunyah takoyaki dengan lahap.

"Oho! Kau pasti anak dari UA itu, kan? Juara festival tahun ini!" seru pria itu dengan suara menggelegar dan ramah.

"Saya Mitsuki. Senang bertemu Anda, Fat Gum-san," ucap Mitsuki sambil membungkuk sopan.

"Panggil Fat saja! Wah, kau terlihat lebih pucat daripada di TV, ya? Apa kau kurang makan? Sini, makan takoyaki dulu!" Fat Gum menyodorkan satu tusuk takoyaki panas ke arah Mitsuki.

Mitsuki menerimanya dan memakannya dalam satu suapan. "Analisis rasa tinggi karbohidrat, protein gurita yang segar, dan suhu yang cukup untuk meningkatkan metabolisme. Terima kasih."

Fat Gum tertawa terbahak-bahak. "Kau lucu sekali! Analisis, katanya? Aku suka gayamu!"

Fat Gum membawa Mitsuki masuk ke dalam agensinya yang penuh dengan kotak makanan dan laporan kriminal. Di sudut ruangan, seorang remaja laki-laki dengan telinga sedikit runcing dan rambut gelap sedang berdiri menghadap dinding, memunggungi mereka. Tubuhnya gemetar kecil.

"Ah, Tamaki! Kemarilah! Ini junior kita yang baru!" panggil Fat Gum.

Remaja itu, Tamaki Amajiki, berbalik dengan sangat lambat. Wajahnya terlihat sangat tertekan, seolah-olah ingin menghilang ke dalam lantai.

"A-aku... aku tidak bisa..." bisik Tamaki dengan suara yang nyaris tak terdengar. "Dia... dia adalah juara satu. Auranya... terlalu menyilaukan. Aku ingin pulang..."

Mitsuki memiringkan kepalanya, menatap Tamaki dengan rasa ingin tahu. "Amajiki-senpai, kau memiliki aliran energi yang sangat besar, tapi kau menutupnya dengan lapisan ketakutan sosial. Itu adalah pemborosan potensi biologis yang menarik."

Tamaki langsung kembali menghadap dinding, menyandarkan dahinya ke tembok. "Dia menyebutku pemborosan... aku benar-benar sampah..."

Fat Gum menepuk bahu Mitsuki sambil nyengir. "Jangan diambil hati, dia memang begitu. Dia adalah salah satu dari 'Big Three' di UA, tapi mentalnya selembut tahu putih. Tapi jangan salah, kemampuannya luar biasa!"

Malam itu juga, Fat Gum mengajak mereka berdua untuk patroli. Bukan di jalan raya besar, melainkan di gang-gang sempit yang gelap.

"Di sinilah pertempuran yang sebenarnya terjadi, Mitsuki," ucap Fat Gum, ekspresinya berubah menjadi sedikit lebih serius. "Bukan tentang siapa yang punya serangan paling hebat, tapi tentang siapa yang bisa menangkap penjahat sebelum mereka melukai warga sipil di kegelapan."

Tiba-tiba, Mitsuki berhenti. Telinganya bergerak kecil. "Dua blok dari sini, arah jam dua. Ada tiga orang dengan peningkatan adrenalin yang tidak wajar. Aroma mesiu dan... sesuatu yang manis namun busuk."

Fat Gum tertegun. "Kau bisa merasakannya dari sini?"

"Insting," jawab Mitsuki singkat.

Mereka berlari menuju lokasi. Di sana, mereka menemukan sekelompok penjahat kecil yang sedang mencoba mengedarkan obat-obatan ilegal yang bisa meningkatkan kekuatan Quirk secara paksa.

"Tamaki! Mitsuki! Ayo bekerja!" seru Fat Gum.

Tamaki menarik napas panjang, memakan sepotong daging kerang dari sakunya, dan tiba-tiba tangannya berubah menjadi tentakel gurita yang kuat. "A-aku akan mencoba... jangan lihat aku..."

Mitsuki tidak menggunakan petirnya. Ia bergerak dalam kegelapan, menggunakan teknik Body Flicker untuk muncul di belakang salah satu penjahat dan melumpuhkan saraf tangannya hanya dengan satu tekanan jari.

“Ini jauh lebih baik daripada turnamen,” pikir Mitsuki sambil menatap penjahat yang jatuh tanpa suara. “Di sini, tidak ada penonton yang bersorak. Hanya ada tugas yang harus diselesaikan.”

Namun, di tengah perkelahian itu, Mitsuki menemukan sebuah brosur kecil yang jatuh dari kantong salah satu penjahat. Di brosur itu terdapat simbol sebuah organisasi yang belum pernah ia lihat sebelumnya. Sebuah simbol berbentuk delapan kaki dengan pusat yang menyerupai mata.

"Fat-san," panggil Mitsuki sambil menyerahkan brosur itu. "Apakah kau mengenali simbol ini?"

Fat Gum melihat brosur itu, dan untuk pertama kalinya, senyuman di wajahnya menghilang sepenuhnya. "Ini... Hassaikai. Yakuza yang seharusnya sudah tidak aktif. Kenapa mereka bergerak lagi?"

Mitsuki menatap kegelapan gang itu. Ia merasa bahwa perjalanannya di agensi ini akan membawanya ke sesuatu yang jauh lebih besar daripada sekadar menangkap pencuri kecil. Sesuatu yang melibatkan sains, modifikasi tubuh, dan kegelapan yang mirip dengan laboratorium Ayahnya.

1
N—LUVV
setiap penjelasan penuh dengan hal hal ilmiah atau berhubungan dengan bidang perhitungan
N—LUVV
cerita Mitsuki yang berkeliling ke semesta anime !! bukan dunia my hero academia
N—LUVV: semangat kak..
total 3 replies
Lyonetta
udh di revisi juga cuxmay lah
Lyonetta
diupdateny lama bgt si (alan)
Lyonetta
sedang revisi/Frown//Frown/, bab 57 akan ada penjelasan
(⁠ノ⁠◕⁠ヮ⁠◕⁠)⁠ノ⁠*⁠.⁠✧
extra chapternya Thor gw mau liat reaksi Orochimaru sama masa depan mereka seperti apa !!
(⁠ノ⁠◕⁠ヮ⁠◕⁠)⁠ノ⁠*⁠.⁠✧
aku like kok
Derai
mitsuki sepertinya terlalu op untuk dunia bnha 😅
Lyonetta: yupp, mangkanya aku masukin mitsuki/Casual//Casual/
total 1 replies
Derai
Oooh, kayaknya seru. Biasanya aku ngehindarin baca fanfic indo krn entah mengapa cringe. Tapi ini kayaknya enggak deh.
Udah gitu nggak ada typo yang mendistraksi. Kereen
Lyonetta: aku juga pas nulis agak krinj juga sih soalnya mitsuki tipikal filosofi nyeleneh untuk sifatnya
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!