NovelToon NovelToon
Bila Esok Ibu Tiada

Bila Esok Ibu Tiada

Status: tamat
Genre:Keluarga & Kasih Sayang / Bepergian untuk menjadi kaya / Janda / Konflik etika / Mengubah Takdir / Tamat
Popularitas:157.7k
Nilai: 4.9
Nama Author: Ima susanti

Satu ibu bisa membesarkan beberapa orang anak tapi belum tentu beberapa anak bisa membesarkan satu orang tua.

Ibu Yarni mempunyai enam orang anak, empat laki - laki dan dua orang anak perempuan. Ia wanita yang kuat bisa membesarkan keenam anaknya tanpa adanya seorang suami.

Suaminya meninggal saat penyakit yang menggerogotinya tidak bisa lagi di sembuhkan karna keterbatasan ekonomi.

Keenam anaknya alhamdulilah bisa sukses tapi lima dari anaknya mulai menjaga jarak, hanya anak bungsu yang selalu setia berada disampingnya.

Bagaimana kisah kehidupan bu Yarni selanjutnya? Apakah ia akan bisa berkumpul kembali bersama anak - anaknya atau tidak sama sekali?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ima susanti, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 34

Sore kembali menyapa. Saatnya para pekerja mengakhiri aktivitasnya dan bersiap kembali kerumah masing - masing setelah seharian bekerja.

Begitu juga dengan Si bungsu yang sudah menyelesaikan pekerjaannya hari ini. Wajah lelah tergambar jelas di mukanya tapi senyum tersungging di sudut bibirnya.

"Ima, mbak duluan ya. Kamu ga pulang?" ujar teman satu devisi dengannya.

"Ooh iya,mbak. Ini aku juga mau pulang juga kok." jawab Si bungsu merapikan mejanya dan buru - buru keluar dari kantor mengikuti yang lain.

Si Bungsu bermaksud memesan ojol agar cepat sampai dirumah tapi ponselnya keburu di rebut seseorang.

"Ayo pulang bareng. " ajak orang itu yang tak lain adalah Ardi. Ardi langsung menarik tangan Si bungsu menuju parkiran.

"Bang aku mau pulang sendiri aja, ga enak di liat orang terus." tolak si bungsu.

"Udah ga usah merasa ga enak. Kalau ga enak lepein aja."ujar Ardi sembari tertawa kecil.

"Masuk." Ardi membukakan pintu untuk si bungsu. Dengan wajah masam si bungsu terpaksa mengikuti perintah Ardi dan duduk manis di bangku samping pengemudi. Ardi menutup pintu perlahan dan berputar menuju arah satu lagi,duduk di belakang kemudi.

"Kamu lapar ga?" tanya Ardi saat mereka sudah berada di jalanan.

"Belum bang, aku maunya langsung pulang aja. Mak pasti sudah nungguin aku pulang." tolak Si bungsu halus.

Ardi tidak bersuara lagi kembali fokus pada jalanan yang nampak macet dimana - mana. Si bungsu menyadari wajah kecewa Ardi dan berusah menghiburnya.

"Abang marah ya, kan tadi siang udah makan siang bareng. " Si bungsu menatap Ardi lekat sementara yang ditatap tetap fokus pada jalanan.

"Ga." jawab Ardi tanpa menoleh sama sekali.

Dari pada nanti jadi berantam Si bungsu memilih diam dan mengalihkan matanya melihat jalanan. Pemandangan sore yang begitu padat, berbagai aneka macam kendaraan lalu lalang menarik perhatian Si bungsu dari yang ukurannya kecil hingga besar.

Jika uangnya sudah cukup si bungsu berniat akan membeli sebuah motor buat transportasi ia dan ibunya. Ga perlu lagi naik angkot atau pesan ojol saat hendak pergi kemana saja.

Si bungsu senyum - senyum sendiri membayangkan dirinya berboncengan berdua dengan ibunya mengelilingi taman kota. Hal itu tak luput dari pandangan Ardi yang kebetulan berhenti saat lampu merah dan melirik kearah si bungsu.

"Cantik." gumam Ardi hampir tidak terdengar membuat Si bungsu menoleh kearah Ardi.

"Abang ngomong apa?" tanya Si bungsu.

"Ga ada." jawab Ardi.

"Masa sih, tapi aku mendengar abang ngomong sesuatu tapi ga begitu jelas." selidik Si bungsu.

"Ga ada, beneran ga ada. Perasaan kamu aja kali." kekeh Aldi menghilangkan malu.

"Ooh, ya sudah lah." Kembali si bungsu diam hingga kendaraan yang membawa mereka sampai di rumah.

"Bang, makasih ya." Si bungsu selalu mengucapkan terimaksih setiap turun dari mobil Ardi sambil tersenyum manis.

Ardi begitu terpukau melihat senyum manis si bungsu. Dan membalas dengan senyum juga. Ardi memandang punggung si bungsu hilang di balik pintu kontrakannya baru ia masuk kedalam rumahnya dengan wajah bahagia.

...****************...

Selamat malam kk,selamat istirahat. thor udh up lagi ya. Terimakasih sudh menunggu dan terimaksih supportnya kk buat thor. Jangan lupa tinggalkan jejak berupa like dan komen serta votenya yang banyak biar thor makin semangat melanjutkan bab berikutnya 😘😘🙏🙏🙏

1
🍊🍊🍊🍊🍊
apakah akan menjadi sad ending atau happy ending tergantung author 🤣😂
Ima Susanti: 💃💃💃💃💃
total 37 replies
Ita Xiaomi
Keren ceritanya. Ikatan persaudaraan yg tak selalu berakhir bahagia. Kesedihan saat ditinggal ibu. Dan persaudaraan yg merenggang. Dan berpisah utk selamanya di saat blm berdamai.
Tq kk. Semangat berkarya. Berkah&Sukses selalu.
Ita Xiaomi: Sama-sama kk.
total 2 replies
Ita Xiaomi
Tq kk ceritanya. Ada sedihnya😢. Semangat berkarya kk. Berkah&Sukses selalu.
Ima Susanti: aamiin yra
total 1 replies
Ita Xiaomi
Sedihnya berpisah utk selamanya dlm keadaan msh ribut bertengkar.
Ima Susanti: /Cry//Cry//Cry/
total 1 replies
🍊🍊🍊🍊🍊
not bad lah
Ima Susanti: asoy dah😊😊
total 33 replies
Ita Xiaomi
Ku kira kk akan merasakan bahagia ternyata berakhir duka.
Ima Susanti: pikiran sempit
total 1 replies
Ima Susanti
/Facepalm/
🍊🍊🍊🍊🍊
Qiu Qiu mbuk jeru 🤣😂
༺⬙⃟⛅𝓙𝑬𝓜𝑨📴: Halo sahabat pembaca ✨
‎Aku baru merilis cerita terbaru berjudul BUKAN BERONDONG BIASA
‎Semua ini tentang Lucyana yang pernah disakiti, dihancurkan, dan ditinggalkan.
‎Tapi muncul seseorang dengan segala spontanitas dan ketulusannya.
‎Apakah Lucy berani jatuh cinta lagi? Kali ini pada seorang Sadewa yang jauh lebih muda darinya.
‎Mampir, ya… siapa tahu kamu ikut jatuh hati pada perjalanan mereka.
‎Dukung dengan like ❤️ & komentar 🤗, karena setiap dukunganmu berarti sekali buatku. Terimakasih💕
total 1 replies
Ita Xiaomi
Itu rumah klo dijdkan tempat usaha maka Reza dan kk tak akan dpt bagian dr pendapatan. Sedangkan Yos, Aldi dan Dezi msh dpt bagian.
Ima Susanti: betul itu kk, Reza terlalu bodoh😆😂😂🤣
total 1 replies
Suanti
bungsu harus nya di renovasi ulang aja rumah mak nya, bisa buat tinggal sama suami nya 🤣🤣
Ima Susanti: jauh kk, kan rumahnya di kampung. Sedangkan ia tinggal di kota bersama suaminya.
total 1 replies
Ita Xiaomi
😭😭😭. Emak mempercayakan rmh itu pd Bungsu. Benar-benar anak yg berbakti.
Ima Susanti: /Rose/
total 3 replies
Ita Xiaomi
Apakah Bungsu yg akan membelinya?
Ima Susanti: bisa jadi🤔
total 1 replies
antha mom
Reza gendeng 😡😡
Ima Susanti: /Blackmoon/
total 1 replies
antha mom
aku kok jadi emosi liat anak laki laki bu yarni
Ima Susanti: /Smirk/
total 1 replies
antha mom
kok jadinya anaknya bu yarni kok lupa diri ya
Ima Susanti: kebanyakan micin 😂🤣😂
total 1 replies
antha mom
apaan ini thor "mengorbankan Situmorang demi orang banyak"?? maksudnya apa thor 😄😄
Ima Susanti: Maaf salah ketik rupanya,terimakasih koreksinya kk🙏
total 1 replies
Ita Xiaomi
Drpd rumahnya dijual mending Reza yg menempati dan kembali ke desa. Buka usaha di desa atau klo ada sawah dikelola. Kk jg blm punya tempat tinggal klo nanti keluar dr lapas. Maaf aku sotoy😁.
🍊🍊🍊🍊🍊: gk papa sotoy asal hatiku jangan di sotoy²🤣😂✌️
total 2 replies
Ita Xiaomi
Reza berpikir bijaksanalah. Berdoa minta petunjuk yg terbaik. Agar persaudaraan tetap penuh kasih. Jgn sampai menyesal saat ada yg tiada suatu saat nanti. Begitu jg dgn kk berusahalah mengikis rasa benci.
Ima Susanti: betul sekali itu kk👍🙏
total 1 replies
Ita Xiaomi
Aku dulu selalu menanti kotak berkat klo bpk pergi tahlilan.
Ima Susanti: sama, thor juga gitu😂🤣
total 1 replies
Ita Xiaomi
Bungsu anak yg berbakti dan selalu bersama emak.
Ima Susanti: /Kiss//Kiss/
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!