NovelToon NovelToon
Mengejar Mantan Istri

Mengejar Mantan Istri

Status: tamat
Genre:Romantis / CEO / Contest / Fanfic / Tamat
Popularitas:849.5k
Nilai: 4.8
Nama Author: Ragazza Belle

Mila Hamid adalah seorang wanita cantik, lembut dan memiliki senyuman yang hangat. Ia juga seorang wanita yang sangat mencintai suaminya, Irsyad Mauza. Mila Hamid dan Irsyad Mauza menikah karena permintaan ibu dari Irsyad yang menderita kanker hati. Irsyad yang sebenarnya telah memiliki kekasih pun dengan patuh menuruti keinginan ibunya. Irsyad menceraikan Mila tepat setelah seminggu kematian ibunya. Pernikahan mereka hanya bertahan selama 6 bulan, dan selama itu Irsyad selalu memperlakukan Mila dengan sangat baik, namun Irsyad tidak pernah menyentuh istrinya itu.

Tepat di hari perceraiannya, Mila mengalami kecelakaan hingga membuat kaki kirinya lumpuh total. Setelah lima tahun berlalu, takdir kembali mempertemukan keduanya.

Akankah mereka bersatu kembali atau justru mereka kembali berpisah untuk kedua kalinya?

Buat yang penasaran seperti apa ceritanya, yuk ikuti kisah mereka disini 💕

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Ragazza Belle, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Lebih Perhatian

Makan siang kali ini benar-benar membuat Mila tidak berselera untuk menyantap makanan yang tersedia di warung langganannya ini. Rasa nasi dan sambal udang yang ia pesan seperti tidak ada rasa saat berada di dalam indera penyecapnya. Saat ia menelan makanan tersebut, Mila merasa semua makanan itu terlalu susah untuk melewati kerongkongannya. Ia merasa makanan yang ia telan terasa tersangkut. Mila yakin semua itu terjadi karena pikiran dan hatinya kini hanya tertuju pada hutang ayahnya yang sudah dilunasi oleh Irsyad, pria yang seharusnya ia buat menjauh dari hidupnya. Tapi kedatangan Irsyad ke tokonya membuat semuanya semakin rumit, rasa bersalah karena telah membuat orang lain menanggung beban keluarganya membuat Mila jadi kesusahan untuk mengusir pergi Irsyad dari hidupnya.

" Apa makananmu tidak enak? " Suara pelan penuh kelembutan itu menyapu indera pendengaran Mila, membuat fokusnya tertarik ke arah suara itu. Tatapan penuh perhatian terlukis jelas di manik hitam milik mantan suaminya itu.

" Tidak, makanan ini enak " Jawab Mila cepat. Irsyad tersenyum sembari menatap piring yang ada di depan Mila.

" Lalu kenapa punyamu masih terlihat banyak? " Irsyad menunjuk piring putih di depan Mila dengan dagunya. Kedua manik besar Mila yang berbinar perlahan bergerak turun pada piringnya yang masih di penuhi dengan nasi dan sambal udang kesukaannya.

" Aku masih merasa kenyang " Ujar Mila dengan suara pelan.

" Apa ada yang mengganggu pikiranmu? "

Mila mendongak dengan cepat. Mulutnya seperti ingin mengatakan sesuatu tapi satu patah katapun tidak ada yang keluar. Irsyad terlihat menunggu jawaban dari Mila, tapi yang dilakukan Mila hanya menatap kedua matanya saja. Entah apa yang sedang di pikirkan oleh Mila, Irsyad sendiri ingin sekali mengetahui isi pikiran wanita itu. Namun, sebagian dari pikirannya mengatakan bahwa Mila mungkin memikirkan masalah uang tersebut.

" Sepertinya memang ada sesuatu yang mengganggu pikiranmu. Tidak maukah kamu menceritakannya padaku ? " Irsyad menautkan jemarinya dengan kedua siku ia tumpukan di atas meja.

" Aku...uang it,--...."

" Tidak apa-apa jangan di pikirkan " Potong Irsyad dengan cepat. Sudah ia duga pasti hal itu yang mengganggu pikirannya. Sejujurnya ia idak ingin mendengar Mila membicarakan hal tersebut, Irsyad ingin menghindari pembicaraan mengenai uang yang sudah ia keluarkan barusan. Irsyad tidak ingin membuat Mila merasa bersalah, ia ingin Mila tidak merasa malu padanya. Irsyad ingin mengatakan pada Mila bahwa jangan memikirkan tentang uang itu, aku ikhlas menolongmu, aku ingin kamu melupakan masalah uang tersebut, biarkan aku membantumu. Tapi semua kata-kata itu tidak pernah berhasil ia sampaikan di hadapan Mila.

" Sepertinya aku perlu berbicara hanya denganmu. Apa kamu masih punya waktu " Tanya Mila. Ia melirik sekilas ke arah Malik yang juga menatapnya sambil tersenyum.

" Tidak apa-apa Mila, aku tidak tersinggung " Malik tersenyum santai sembari mengangkat kedua tangannya.

" Maaf tapi aku harus kembali ke kantor. Lain kali saja ya " Tolak Irsyad. Ia tahu Mila pasti ingin kembali melanjutkan pembicaraan mengenai uang satu milyar itu. Tapi ia tidak ingin melakukannya.

" Begitu ya " Ujar Mila dengan nada suara yang sedikit kecewa.

" Jangan kecewa, aku pasti akan datang lagi " Goda Irsyad. Mila melirik ke arahnya sembari menahan malu. Mila merasa tubuhnya memanas dan wajahnya bahkan terasa lebih panas.

" Baiklah, aku akan menunggumu " Balas Mila. Irsyad sedikit terkejut dengan reaksi yang di berikan Mila. Wanita itu tidak menolak keinginannya tersebut. Kalau biasanya Mila akan berkata jangan datang kembali. Sekarang wanita itu justru membalas ucapannya dengan sangat baik.

" Kalau begitu habiskan dulu makananmu. Setelah itu aku akan mengantarmu kembali ke toko " Ujar Irsyad sembari tersenyum kecil. Malik yang berada di meja makan itu hanya bisa menyaksikan keduanya dengan tersenyum.

" Iya benar Mila, habiskan dulu makananmu. Bosku ini akan setia menunggumu " Canda Malik sambil melirik ke arah Irsyad. Wajah Mila semakin memerah malu. Ia menundukkan kepalanya berusaha menutupi wajah merahnya dari Irsyad.

" Beraninya kamu mendahuluiku Malik. Harusnya aku yang mengatakannya duluan pada Mila. Apa kamu ingin aku memotong gajimu ? "

" Jangan bos, saya hanya bercanda tadi " Malik terkekeh sambil menepuk lengan bosnya itu. Irsyad menaikkan sebelah alisnya ke atas.

" Apa bos akan tetap memotong gaji saya? " Tanya Malik setelah itu.

" Iya " Jawab Irsyad dengan mantap.

" Waduh, jangan bos. Saya bisa batal nikah ini bos " Ucap Malik dengan panik.

Mila mengangkat kepalanya sambil menatap Malik dengan rasa geli yang luar biasa. Malik tampak tidak peduli sekalipun mereka masih berada di tempat umum seperti ini. Pria itu tetap merengek pada Irsyad agar tidak memotong gajinya.

" Berhenti merengek Malik ! Apa kamu tidak malu " Protes Irsyad sambil menarik sebelah tangannya yang di pegang oleh Malik.

" Biar saja semua orang tahu bos. Tolong jangan potong gaji saya bos ! " Rengek Malik

Mila berusaha menahan diri agar tidak tertawa.

" Hentikan Malik ! Atau aku akan memangkas semua gajimu " Ancam Irsyad sambil melirik ke arah Malik. Pria itu langsung terdiam, wajahnya semakin pias. Ia menoleh ke arah Mila sambil memajukan tubuhnya dari seberang meja.

" Bantu aku Mila " Bisiknya dengan pelan. Mila mendongak lalu menggeleng pelan sembari tersenyum kecil. Malik terlihat gusar, wajahnya semakin merana.

" Dia tidak akan membantumu " Gumam Irsyad pada Malik. Pria itu kembali menghembaskan tubuhnya di atas kursi. Ia kembali menatap Irsyad yang duduk si sampingnya.

" Bos "

" Diamlah ! "

" Bos ! Bos ! " Panggil Malik lagi.

" Baiklah, aku tidak akan memotong gajimu. Sekarang berhentilah ! " Desis Irsyad dengan pelan.

" Terima kasih bos! "

Pukul 13.00

Mereka bertiga baru saja sampai di toko Mila. Malik yang tadinya berwajah gusar kini kembali berseri-seri. Mila yang duduk di belakang bergerak mengambil tongkat kruknya bersiap untuk keluar dari dalam mobil. Tangannya hendak membuka pintu mobil tersebut tapi sedetik kemudian pintu itu sudah lebih dulu terbuka. Tangan besar yang kokoh membuat pintu mobil itu terbuka dengan lebar.

" Pelan-pelan " Ujar Irsyad sambil menunduk, merendahkan kepalanya sedikit agar bisa menatap Mila. Perhatian lebih yang pria tunjukkan mampu membuat tubuh Mila menegang kaku. Rasa bahagia menyebar perlahan memenuhi sisi hatinya. Perbandingan sifat Irsyad yang dulu dengan sekarang benar-benar membuat Mila semakin kebingungan. Di satu sisi hatinya selalu berusaha menolak setiap kali Irsyad memperlakukannya dengan manis. Tapi di sisi lain, ia begitu menyukai perhatian irsyad yang tidak pernah ia peroleh saat pernikahan mereka dulu.

" Terima kasih " Ucap Mila dengan pelan.

" Sama-sama " Irsyad perlahan bergerak mundur, mempersilahkan Mila untuk keluar. Saat sudah berdiri di depan Irsyad, Mila kembali mengucapkan terima kasih.

" Terima kasih atas makan siangnya "

Irsyad mengangguk pelan sambil memperlihatkan senyuman hangatnya. Setelah mengucapkan terima kasih, Mila perlahan berbalik lalu melangkahkan kakinya menuju tokonya dan Irsyad hanya memperhatikan punggung rapuh wanita itu dari belakang.

" Dia terlihat semakin kurus, terlalu banyak beban yang harus dia tanggung selama ini. Ya Allah, betapa teganya aku dulu yang telah menceraikannya, membiarkanya hidup sendirian tanpa keluarga. Maafkan aku Mila, aku sungguh-sungguh menyesal telah melakukannya padamu. " Gumam Irsyad dari jauh, matanya tak berhenti memandangi tubuh rapuh itu hingga kemudian tubuh itu menghilang pergi di dalam toko.

Setelah Mila sudah tidak terlihat lagi, Irsyad kembali masuk ke dalam mobil lalu tak lama kemudian, mobil mewah itu pun melesat cepat meninggalkan toko Mila.

Bersambung....

Happy reading, Love you guys😘

1
sutiasih kasih
jdi ceritanya mila jdi serep buatmu ya irsyad....
kok enK bgt hidupmu.... km cmpakn mila demi mnikahi kekasih sundalmu itu...
setelah perempuan idamanmu berhianat... km pungut lgi si mila.. buat mngobati luka hatimu...
sutiasih kasih
km pikir mila itu patung tk punya hati & perasaan....
km cmpakan... setelah km hncurkn hati & harapannya.... dgn entengnya km ingin mila kmbali....
sutiasih kasih
msa iya setelah km ceraikn mila.... dn km mnikahi kekasih trcintamu... km msih kpikiran mila....
laki" kucing garong km irsyad😅😅
sutiasih kasih
km aneh irsyad..... tk mncitai mila... tp smpe saat ini mikirin mila...
bukankah kh km mncintai ibu dri ankmu.... 🤔🤔
Nur Aini
masa Alloh, cantik sekali,lisa
Nur Aini: masa Alloh Milan cantik sekali 😘🙏
total 1 replies
Endang Sulistia
bagus banget
Endang Sulistia
harusnya tahan dulu Mila...g usah ketemu Ama si irsad...si irsadnya jadi kepedean
Endang Sulistia
gpp Mila, biar tau si mantan sakit dan hancurnya Mila dulu...Ampe kehilangan sahabatnya
Endang Sulistia
semangat
Endang Sulistia
bagus Mila...
Nurliana Uteh
Kecewa
Nurliana Uteh
Buruk
Bunga Ros
km tu pergi aja muka kk km emang beber beber benci sama irsyad untuk temenmu itu
Bunga Ros
cewek kok g punya pendirian kuat gampang sekali memaafkan usah tau di sakiti.....
Ana Ana
Mila mengapa jadi wanita lemah.yang tegar mila.jangan hanya menangis.
Oh Dewi
Dicari: Naskah yang layak terbit untuk dijadikan buku.
Syarat dan ketentuan:
Sudah tamat dan Penulis belum di kontrak/sedang tidak terikat kontrak dengan penerbit manapun.

Jenis naskah yang dicari:
1. Novel;
2. Kumpulan Puisi;
3. Kumpulan Cerpen;
4. Naskah non Fiksi, dll.

Jika bersedia harap segera menghubungi saya via DM instagram (@dwafril) atau laman chat yang tersedia pada platform ini.

AE Publishing Cab. Gresik

*paling lambat 15 Agustus 2023
masukan kedua orang itu dalam penjara...cocok sekali tapi kenapa Irsyad menceraikan juga kekasih kesayangan nya wpun curang, sedangkan kedua²nya penjahat
sumber kejahatan semua dari Lisa tapi Irsyad menyokong semua perbuatan kekasih tercintanya yang akhirnya curang...hebat sekali
bodoh juga c mila ni, mudah sekali memaafkan..
Ran Aulia
👍👍👍👍👍

terimakasih author, ceritanya bagus , beda alur dgn yg lain 👍👍👍😍😍😍
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!