NovelToon NovelToon
Dragon Emperor: Rebirth Of The Alchemist

Dragon Emperor: Rebirth Of The Alchemist

Status: sedang berlangsung
Genre:Fantasi Timur / Kelahiran kembali menjadi kuat / Action / Fantasi / Balas dendam dan Kelahiran Kembali / Reinkarnasi
Popularitas:4.1k
Nilai: 5
Nama Author: ikyar

Lin Xiao, seorang Supreme Alchemist dan petarung tingkat Dewa di "Alam Kayangan", dikhianati oleh kekasih dan sahabatnya demi merebut "Kitab Keabadian". Ia meledakkan jiwanya sendiri, tetapi bukannya musnah, ia bereinkarnasi 500 tahun kemudian ke tubuh seorang tuan muda yang dianggap sampah di sebuah kota kecil di Benua Bawah.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ikyar, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 25

Hutan kembali sunyi.

Lin Xiao menghembuskan napas panjang. Udara keruh keluar dari mulutnya. Dia merasakan kekuatan yang meluap-luap di setiap sel tubuhnya.

Ranah Pengumpulan Qi Tingkat 6. Fisik: Setara Ranah Pengumpulan Qi Tingkat 9 Puncak.

Dia berbalik dan berjalan menuju Su Mei yang masih bersandar di pohon, menatapnya dengan mulut ternganga.

"Kau..." Su Mei kehabisan kata-kata.

Lin Xiao berjongkok di depannya. Dia melihat luka goresan beracun di lengan Su Mei.

"Racun Ular Darah. Tidak mematikan, tapi melumpuhkan," diagnosa Lin Xiao cepat.

Dia meletakkan telapak tangannya di atas luka itu. Api Roh Ungu keluar sedikit, lembut dan hangat.

Hiss...

Asap hitam keluar dari luka Su Mei saat api itu membakar racunnya tanpa melukai kulitnya. Rasa sakit Su Mei hilang seketika.

"Sudah bersih," kata Lin Xiao, berdiri dan mengulurkan tangan untuk membantu Su Mei bangun.

Su Mei menerima uluran tangan itu. Tangan Lin Xiao terasa hangat, kasar, dan sangat kuat.

"Lin Xiao," kata Su Mei pelan setelah dia berdiri. "Siapa kau sebenarnya? Tidak mungkin kau hanya anggota keluarga cabang."

Lin Xiao menatap bulan yang bersinar di atas hutan.

"Aku Lin Xiao," jawabnya. "Dan besok, kita akan kembali ke Kota Batu Hijau untuk mengakhiri sandiwara ini."

Dia menatap tumpukan mayat Pasukan Bayangan Darah.

"Keluarga Wang telah mengirimkan semua kartu as mereka. Sekarang, giliran kita untuk menutup permainan."

Lin Xiao mengambil topeng tengkorak milik pemimpin pasukan itu.

"Aku akan membawa hadiah ini untuk Wang Tian. Aku ingin melihat ekspresinya saat 'pasukan elit'-nya kembali dalam bentuk kepala di dalam kotak."

Mata Lin Xiao bersinar dingin. Turnamen sudah tidak penting lagi. Besok adalah hari pemusnahan klan.

Matahari sore menggantung rendah di ufuk barat, memandikan alun-alun Kota Batu Hijau dengan cahaya jingga kemerahan yang menyerupai warna darah kering.

Batas waktu tiga hari untuk Fase Kedua Turnamen Berburu telah berakhir.

Di depan gerbang kota yang menghadap langsung ke Hutan Belantara Selatan, sebuah panggung darurat telah didirikan. Ribuan penduduk kota berkumpul, menahan napas menunggu hasil akhir. Tuan Kota Liu Ming duduk di kursi tertinggi, diapit oleh Patriark Lin Hai dan Patriark Wang Tian.

Suasana di tribun VIP sangat kontras.

Lin Hai duduk dengan punggung tegak, namun tangannya mencengkeram lutut dengan erat. Matanya tidak berkedip menatap kegelapan hutan. Xiao'er... kembalilah, doanya dalam hati.

Di sisi lain, Wang Tian tampak santai. Dia menyesap tehnya dengan senyum tipis yang menyembunyikan kekejaman. Dia tahu "Pasukan Bayangan Darah" tidak pernah gagal. Sepuluh pembunuh Tingkat 6 dipimpin oleh veteran Tingkat 8? Itu kekuatan yang cukup untuk meratakan sekte kecil, apalagi membunuh satu bocah ingusan.

"Patriark Lin," Wang Tian memecah keheningan dengan suara yang sengaja dikeraskan. "Matahari hampir terbenam. Sepertinya putramu tersesat lagi. Atau mungkin... dia bertemu dengan 'kecelakaan' yang menyedihkan di dalam sana?"

Lin Hai menoleh, tatapannya tajam. "Simpan omong kosongmu, Wang Tian. Xiao'er akan kembali."

"Optimisme yang menyedihkan," cibir Wang Tian. "Hutan itu kejam. Binatang buas tidak mengenal status pewaris keluarga."

Tiba-tiba, teriakan terdengar dari arah gerbang.

"Ada yang keluar!" "Dua orang!"

Wang Tian tersenyum lebar. Akhirnya, Kapten Bayangan Darah kembali membawa kepala Lin Xiao.

Namun, senyum itu perlahan membeku, lalu hancur berkeping-keping saat sosok itu semakin jelas.

Itu bukan Kapten Bayangan Darah.

Itu adalah seorang pemuda bertelanjang dada dengan tubuh penuh otot yang memancarkan kilau perunggu, memanggul pedang hitam besar di punggungnya. Di sebelahnya, berjalan seorang gadis cantik dengan jubah biru yang robek di bagian lengan.

Lin Xiao dan Su Mei.

Mereka berjalan keluar dari hutan dengan langkah tegap. Aura yang memancar dari Lin Xiao begitu berat dan menekan, membuat kerumunan penonton secara naluriah membelah jalan, memberi lorong kosong menuju panggung utama.

Lin Xiao tidak membawa karung Inti Monster kali ini. Dia hanya menyeret sebuah kotak kayu besar yang diikat dengan tali kasar di tangan kirinya.

Srak... Srak...

Suara kotak kayu yang terseret di tanah batu terdengar nyaring di tengah keheningan alun-alun.

Lin Xiao berhenti tepat di depan panggung utama, sepuluh meter dari tempat Wang Tian duduk. Dia mendongak, menatap langsung ke mata Patriark Wang dengan tatapan sedingin es kutub.

"Kau..." Wang Tian berdiri, gelas teh di tangannya jatuh dan pecah. "Bagaimana kau... Di mana mereka?!"

"Siapa?" tanya Lin Xiao pura-pura bingung. "Maksudmu tikus-tikus merah yang kau kirim untuk menyambutku?"

Kerumunan gempar. "Tikus merah? Apa maksudnya?" "Apakah Keluarga Wang mengirim orang ke dalam hutan?"

Lin Xiao mengangkat kotak kayu di tangannya.

"Patriark Wang," suara Lin Xiao lantang, diperkuat dengan Qi hingga terdengar ke seluruh penjuru kota. "Kau sangat 'murah hati' mengirimkan pasukan elitmu untuk menemaniku berlatih. Sebagai balasannya, aku mengembalikan mereka padamu."

Lin Xiao melemparkan kotak itu ke atas panggung.

BRAK!

Kotak itu mendarat tepat di kaki Wang Tian. Karena benturan keras, tutup kotak itu terbuka.

Gelundung...

Sebuah benda bulat menggelinding keluar, berhenti tepat di ujung sepatu bot Wang Tian.

Itu adalah kepala. Kepala pemimpin Pasukan Bayangan Darah, masih mengenakan topeng tengkorak yang retak separuh, mata melotot penuh ketakutan abadi.

Dan di dalam kotak itu, terlihat tumpukan topeng besi dan lencana identitas Keluarga Wang yang berlumuran darah kering.

"Hiiiii!" Penonton menjerit ngeri.

Wajah Wang Tian berubah pucat pasi, lalu seketika menjadi merah padam karena aliran darah yang naik ke kepala. Dia mengenali kepala itu. Itu adalah tangan kanannya, pembunuh terbaik yang dia miliki!

Pasukan Bayangan Darah... musnah?

"Kau membunuh mereka..." desis Wang Tian, suaranya bergetar karena amarah yang tak terbendung. "Kau membunuh sepuluh elit keluargaku?!"

"Mereka mencoba membunuhku," jawab Lin Xiao datar. "Aku hanya membela diri. Atau apakah Patriark Wang ingin menyangkal bahwa ini adalah orang-orangmu? Lencana di kotak itu cukup jelas."

Wang Tian tidak peduli lagi dengan penyangkalan. Dia tidak peduli lagi dengan reputasi. Putranya, Wang Lei, lumpuh. Pasukan elitnya musnah. Masa depan Keluarga Wang telah dihancurkan oleh satu orang pemuda ini.

Rasionalitas Wang Tian putus.

"LIN XIAO!!!"

Raungan Wang Tian menggetarkan panggung. Aura Ranah Pengumpulan Qi Tingkat 9 Puncak meledak sepenuhnya. Rambutnya berdiri tegak, matanya merah menyala seperti iblis.

"AKU AKAN MENCINCANGMU HIDUP-HIDUP! HARI INI KAU HARUS MATI!"

Wang Tian melompat dari panggung tinggi itu, menerjang langsung ke arah Lin Xiao seperti elang raksasa. Tangannya membentuk cakar, energi merah darah memadat menjadi cakar raksasa sepanjang tiga meter.

Cakar Elang Darah: Cabikan Pemusnah!

1
jamanku
ga sabar nunggu
Op L
lanjutkan tor
Yuu Li
gas
Yuu Li
oke
Yuu Li
makinnnn seruuuu👍
Lucy Sandy
makin seru👍👍👍
Lucy Sandy
lanjutkan sampai tamat
Roy Kkk
ceritanya menarik
Roy Kkk
bagus👍👍👍👍👍
Roy Kkk
matap bangat karyamu
King Salman
bagus
Jinan 2
cepat update
Raikuu 1
bagus
Rayhan Purwanto
lanjutkan
Lamia Dante
semangat namatin
Lamia Dante
bagus ceritanya👍👍👍
Jake King
luar biasa ceritanya
Jake King
makin sery👍
Op L
ceritannya seru
Op L
makin seru lanjutkan
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!