NovelToon NovelToon
ISTRI KEENAM

ISTRI KEENAM

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta setelah menikah / Crazy Rich/Konglomerat / Office Romance
Popularitas:115.9k
Nilai: 5
Nama Author: Melon Milk

Sisi Caldwell dipaksa keluarganya mengikuti pesta kencan buta demi menyelamatkan perusahaan, hingga terpilih menjadi istri keenam Lucien Alastor, miliarder dingin yang tak percaya pada cinta.

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Melon Milk, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

32

Sangat disayangkan Sisi harus melepaskan pria seperti Jericho. Kalau saja ia bisa memutar ulang semua keputusan dalam hidupnya, tanpa ragu ia akan memilih Jericho.

“Kalau terus begini, aku bisa meleleh,” ujar Jericho.

Ternyata sejak tadi Sisi memang menatapnya.

“Memangnya kau es krim?” tanya Sisi sambil mengangkat alis.

“Bukan. Tapi kau bisa menjilatku kalau mau.”

Dasar mesum.

“Gila,” gumam Sisi.

“Sudah selesai. Coba nyalakan mesinnya,” kata Jericho.

Sisi menuruti. Mesin mobil kembali hidup. Ia langsung turun dengan senyum lebar.

“Terima kasih, Jericho. Kau penyelamatku,” ujar Sisi tulus.

“Kapan saja. Selama itu untukmu,” Jericho mengedipkan mata, membuat Sisi tertawa.

“Jadi, bagaimana aku membayarmu?” tanya Sisi.

Jericho memegang dagunya, berpura-pura berpikir, lalu tersenyum cerah.

“Makan malam denganku besok.”

“Oke. Tapi di Restoran sederhana saja,” goda Sisi.

Senyum Jericho langsung menghilang.

“Iya, iya. Kau saja yang pilih tempatnya. Jangan terlalu mahal. Kau tahu aku orang susah, tidak mampu makan di tempat mewah sepertimu,” ujar Sisi panjang lebar.

Jericho tertawa kecil “Baiklah. Sekarang pulanglah. Aku juga ada rapat. Jangan lupa makan malam kita besok.”

Sisi mengangguk dengan senyum, lalu mereka naik ke mobil masing-masing. Jericho sempat membunyikan klakson sebelum pergi. Sisi pun melajukan mobilnya pulang.

***

Lucien kembali ke Italia setelah tiga hari. Padahal seharusnya perjalanan bisnisnya di Turki berlangsung lima hari, tetapi pikirannya terus memaksanya pulang lebih cepat.

“Tuan, Tuan Ruben ingin berbicara dengan Anda,” ujar Draven, sekretarisnya.

“Sudah kukatakan putuskan semua hubungan dengannya. Aku tidak mau ada proyek apa pun dengannya,” tegas Lucien.

Ia mendengar Draven menghela napas sebelum akhirnya mengangguk patuh.

Beberapa jam kemudian, Lucien sudah berada di dalam mobil menuju mansion.

“Bagaimana perjalanan bisnismu?” tanya Lord begitu Lucien tiba di mansion.

“Lancar,” jawab Lucien datar.

“Halo, Kakak tampanku!” sapa Lyra ceria sambil mencium pipi Lucien sebelum duduk kembali.

Di mana dia?

Pertanyaan itu tiba-tiba muncul di benak Lucien saat ia tidak melihat keberadaan Sisi.

“Kau sedang mencari istrimu, Nak?” tanya Lady dengan senyum penuh arti.

“Di mana dia?” tanya Lucien singkat.

Senyum Lady dan Lyra justru semakin melebar, membuat alis Lucien berkerut.

“Dia keluar membeli ponsel baru, seperti yang kau suruh, Lucien,” jawab Lyra sambil menyeringai.

“Jam berapa dia keluar?” tanya Lucien dengan nada menekan.

“Sekitar jam dua siang,” jawab Lady tenang.

Rasa kesal mulai merayap di dada Lucien.

“Tenang saja, Lucien. Aku melihat mobilnya terparkir beberapa meter dari sini. Sepertinya mobilnya sempat rusak, tapi ada temannya yang membantu memperbaikinya, jadi aku tidak repot-repot menolong,” ujar Lyra panjang lebar sambil tetap melanjutkan makannya.

“Laki-laki?”

Astaga. Kenapa ia bertanya begitu? Dan kenapa ia peduli?

Lady menyeringai ke arahnya.

“Kau cemburu, Nak?” goda Lady sambil terkikik bersama Lyra.

“Cih,” gumam Lucien.

Tanpa berkata apa-apa lagi, ia meninggalkan ruang makan.

Entah kenapa dadanya terasa sesak. Ia memilih duduk di beranda tanpa menyalakan lampu. Kegelapan sudah menjadi temannya sejak lama

***

“Mom, aku pulang,” seru Sisi saat masuk ke mansion.

Namun yang menyambutnya adalah salah satu pelayan.

“Nyonya Muda, Nyonya Besar sedang tidak di rumah. Mereka menghadiri jamuan makan malam,” ujar pelayan itu sopan.

“Oh,” gumam Sisi.

“Nona Lyra juga, Nyonya Muda. Ada pesta yang harus dihadiri.”

Sisi mengangguk.

Aneh, semuanya pergi?

“Nyonya Muda, ini ponsel yang dikirim tadi,” lanjut pelayan itu.

“Terima kasih,” jawab Sisi.

1
Mira Hastati
bagus
Enong Nuraini
iyaa kenapa buka selvar sja yg di jodohkan dneg. lucien🤭
Enong Nuraini
kasian sisi
cutriara
seru
Surmanti Surmanti
kenapa gambar novelnya diubah? padahal gambar awal lebih cocok dengan karakter Lucien yg datar, dingin 🤭
Ana Akhwat
Miris juga seorang perempuan berstatus istri tapi kelakuannya pada laki-laki lain seperti perempuan murahan
Ana Akhwat
🤣🤣🤣astage sisi sungguh luar biasa usilmu
Ana Akhwat
Bagus Sisil tingkat kan sifat tengilmu biar si Lucian yang sombong itu bertekuk lutut padamu
Ana Akhwat
Saya suka sikap sisi yang berani😁
kalea rizuky
emang kayak lacur
kalea rizuky
sisi kayak lacur
kalea rizuky
MC sok kuat tp ngemis ngemis males ddh
Nesysila_088
/Drool/
fau.syifa20
seruu
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!