Ye Fan adalah seorang psikopat yang menjadikan orang-orang jahat sebagai target eksekusinya. Ia menikmati perburuan tersebut tanpa rasa bersalah.
Sebelum kematiannya, Ye Fan menghabiskan waktu dengan sebuah game kultivasi yang menurutnya sangat menarik, karena di dalamnya ia bisa memburu dan membunuh para penjahat tanpa batas.
Namun, hidupnya berakhir ketika ia tewas ditembak polisi. Saat membuka mata kembali, Ye Fan mendapati dirinya telah bereinkarnasi ke dalam dunia kultivasi—dunia yang persis seperti game yang pernah ia mainkan, tempat hasrat lamanya kini dapat terwujud sepenuhnya.
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Agen one, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
Bab 32: Altar Pengorbanan Darah
[DING!]
[Proses Ekstraksi Berjalan: 30%... 60%...]
[Peringatan! Target Melakukan Perlawanan Jiwa!]
"Diamlah, kau hanya barang rongsokan." desis Ye Fan.
Tangan Ye Fan yang menempel di ubun-ubun Jenderal Mayat Hidup itu mulai mengeluarkan kilat hitam. Energi hijau tua yang merupakan inti kehidupan makhluk itu ditarik paksa keluar, mengalir masuk ke dalam lengan Ye Fan. Perlahan, zirah raksasa yang tadinya kokoh mulai berkarat dan hancur menjadi debu, hingga akhirnya kuda kerangkanya pun ikut lenyap.
[DING!]
[Ekstraksi Selesai! Host Mendapatkan: Inti Jiwa Jenderal Kuno]
[Energi Terkumpul: Host Naik ke Penyatuan Roh Level 2!]
Ye Fan berdiri di tengah kawah yang baru saja tercipta. Ia mengepalkan tangannya, merasakan aliran Qi yang jauh lebih padat dari sebelumnya. Namun, kabut merah di sekelilingnya tidak menipis; justru, kabut itu mulai berputar membentuk pusaran yang mengarah ke sebuah lembah yang lebih dalam—sebuah jurang yang memancarkan cahaya ungu yang sakit.
Ye Fan melangkah masuk ke lapisan ketiga. Di sini, pemandangannya jauh lebih mengerikan. Ia melihat dinding-dinding tebing yang tidak lagi terbuat dari batu, melainkan tumpukan ribuan tulang manusia yang disusun rapi membentuk formasi kuno.
Di tengah lembah, terdapat sebuah Altar Pengorbanan Darah raksasa. Di atas altar itu, melayang sebuah jantung raksasa yang terbuat dari kristal gelap yang terus berdenyut. Setiap denyutannya mengirimkan gelombang energi yang membuat jiwa siapa pun bergetar.
Namun, yang mengejutkan Ye Fan bukan altarnya, melainkan sosok-sosok yang berdiri di sekeliling altar tersebut. Mereka bukan mayat hidup. Mereka mengenakan jubah putih dengan bordir naga emas—pakaian resmi Pasukan Rahasia Kekaisaran.
"Jadi... ini rahasia Kaisar Qin Tian." ucap Ye Fan, suaranya memecah keheningan yang mematikan.
Salah satu sosok berjubah putih berbalik. Ia adalah seorang pria tua dengan mata yang putih seluruhnya, tanpa pupil. Di tangannya, ia memegang sebuah jantung manusia yang masih berdenyut untuk diberikan pada kristal di altar tersebut.
"Siapa yang berani mengganggu upacara pemberian makan ini?" suara si pria tua itu bergema dingin. "Ah... kau adalah bocah yang dikirim Kaisar untuk menjadi 'pupuk' tambahan. Penyatuan Roh Level 2... lumayan, kristal ini akan sangat menyukai esensimu."
[DING!]
[Analisis Target: Pendeta Bayangan Kekaisaran]
[Ranah: Penyatuan Roh Level 6 (3 Orang), Level 7 (1 Orang)]
[Fakta Terungkap: Kaisar Qin Tian menggunakan Lembah ini untuk memurnikan "Pil Manifestasi" dari jiwa-jiwa prajuritnya sendiri!]
Ye Fan tertawa. Tawa yang dimulai dari kekehan kecil hingga menjadi tawa gila yang mengerikan. "Luar biasa. Kaisar kalian benar-benar seekor tikus yang rakus. Dia mengirimku ke sini bukan untuk mati di tangan monster, tapi untuk dijadikan bahan baku obat?"
Ye Fan melepaskan Jubah Kaisar Bayangan-nya sedikit, membiarkan energi kegelapannya meluap tanpa hambatan. Di mata Ye Fan, para pendeta ini bukanlah ancaman, melainkan botol-botol energi yang siap dibuka.
"Aku punya satu rahasia untuk kalian," Ye Fan menghilang dari tempatnya berdiri.
Sreeet!
Ia muncul tepat di depan salah satu pendeta Level 6. Sebelum sang pendeta sempat merapal mantra api, Ye Fan sudah menusukkan tangannya langsung ke dada pria itu, menembus tulang rusuk dan menggenggam jantungnya.
"Aku sangat lapar." bisik Ye Fan tepat di telinga pendeta itu.
[DING!]
[Mengaktifkan Skill: 'Guguran Nyawa'!]
[Efek: Menyerap 10% Qi lawan setiap detik melalui kontak fisik!]
"TIDAK! LEPASKAN DIA!" teriak pemimpin pendeta Level 7. Ia mengayunkan tongkatnya, memanggil puluhan rantai cahaya untuk mengikat Ye Fan.
Ye Fan tidak menghindar. Ia membiarkan rantai-rantai itu melilit tubuhnya. Dengan satu sentakan kuat, ia menarik pendeta yang jantungnya ia pegang sebagai tameng manusia, membiarkan rantai cahaya itu justru menghancurkan rekan mereka sendiri.
"Darah kalian... rasanya jauh lebih baik daripada mayat-mayat busuk di luar sana." Ye Fan menyeringai, wajahnya kini terciprat darah hangat.
Pertarungan di jantung lembah ini baru saja dimulai. Empat pendeta elit kekaisaran melawan satu monster berambut putih. Di belakang mereka, jantung kristal di altar mulai berdenyut lebih kencang, seolah-olah ia juga haus akan pertumpahan darah yang sedang terjadi.