NovelToon NovelToon
ADIK ANGKAT JADI ISTRIKU

ADIK ANGKAT JADI ISTRIKU

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Murni / Suami ideal / Istri ideal / Slice of Life
Popularitas:9.8k
Nilai: 5
Nama Author: SariRani

Raden Tresnoka Herlambang Agung memiliki perasaan lebih dari saudara kepada adik angkatnya yang bernama Rindu Hagika Agung. Namun Rindu sangat menghindari hubungan dengan kakaknya itu lebih dari saudara karena tidak ingin mengecewakan orang tua yang telah membesarkannya yaitu orang tua Noka. Saat pulang dari luar negeri selepas menyelesaikan pendidikan S2 di New York, niat Noka ingin menyatakan cinta kepada Rindu malah dikenalkan dengan kekasih adik angkatnya itu. Murka lah Noka hingga kehilangan akal dan mengambil keperawanan sang adik angkat. Bagaimana respon orang tua mereka? Bagaimana Rindu bisa menerima Noka kembali setelah merusak dirinya dan cintanya kepada sang kekasih? Lanjutan Novel "TRESNO KARO KOWE" , anak pertama Saka dan Fina bersama anak angkat mereka.

#konfliketika

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon SariRani, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

KETEGARAN ADIK LAKI LAKI

Beberapa bulan kemudian, kandungan Rindu kini sudah memasuki usia 20 minggu.

Setelah kelulusan intership/magang dokter umum yang dijalani Rindu, Noka membuatkan klinik sendiri untuk sang istri di dekat perusahaannya dan memang ia buat agar wanita hamil anaknya itu tidak jauh jauh darinya.

Klinik ini akan menjadi klinik para karyawan perusahaan Ramansa Group. Rindu pun dengan senang hati menerima pemberian dari sang suami. Ia pun bisa merekomendasikan teman teman yang baru saja lulus profesi dokternya untuk bisa bekerja bersama di klinik tersebut.

Ketika berangkat kerja, Rindu dan Noka hampir selalu berangkat dan pulang bersama kecuali jika Noka ada tugas dinas ke luar kota atau negeri.

Bagaimana soal Karin? Ibu dari Rindu yang terkena kanker serviks stadium akhir?

Sebagai anak, Rindu pada akhirnya menerima wanita itu sebagai ibunya setelah bujuk rayu dari sang suami dan ibu angkatnya. Apalagi mengingat kondisi Karin yang sudah terlihat lemah dalam menjalani proses pengobatan kemoterapi.

Ia pun pergi ke Surabaya setiap 2 minggu sekali dan pastinya diantar oleh Noka untuk menjenguk Karin dan keluarga baru ibunya itu.

Noka dan Rindu sepakat memberikan perawatan terbaik rumah sakit di Surabaya untuk Karin dan suaminya yang juga sedang sakit.

Dan hari ini, hari Jumat, Rindu mendapatkan kabar bahwa suami dari ibu kandungnya telah meninggal dunia karena komplikasi.

Noka yang sedang bersama sang istri untuk makan siang, tau jika wanita itu sedang menerima panggilan dari Reno, adik tirinya, langsung mengajak sang istri untuk berangkat ke Surabaya.

Sesampainya di Surabaya, Noka dan Rindu langsung menuju rumah Karin yang berada di gang kecil. Mereka menaiki mobil yang sudah di sewakan bersama drivernya oleh asisten Noka, Jiman.

"Kamu gapapa kan sayang?" tanya Noka saat sudah berada di mobil.

"Gapapa, Mas. Aku cuma memikirkan kondisi ibu saat tau suaminya sudah tiada" jawab Rindu.

"Kamu udah dikabarin Reno soal proses pemakaman Pak Jainul?" tanya Noka.

"Udah. Ini sedang disholatkan di mushola dekat rumah mereka" jawab Rindu.

"Soal ibu gimana? Ibu Karin masih di rumah sakit atau udah ikut pulang?" tanya Noka lagi.

"Ibu udah dirumah, Mas. Tadi saat bapak kritis, ibu menemaninya hingga nafas terakhir" jawab Rindu.

Noka melihat kesedihan di wajah sang istri lalu memegang tangan Rindu erat.

"Bapak udah gak sakit lagi. Setelah ini, kita akan lebih fokus ngerawat ibu ya. Semoga anak kita bisa ketemu nenek dari mami nya" ujar Noka.

Rindu menatap Noka dengan mata berkaca kaca.

Noka pun dengan kepekaannya yang tinggi terhadap sang istri langsung memeluk Rindu.

"Semua akan baik baik saja, sayang" ucapan Noka benar benar membuat hati Rindu merasa lebih baik.

Setelah beberapa saat menyusuri jalanan Kota Surabaya, akhirnya mereka sampai di depan gang karena mobil tidak bisa masuk.

Noka menggandeng tangan Rindu lalu berjalan beriringan melewati jalan kampung.

Terlihat ramai di rumah Sekar dengan banyaknya orang yang datang.

"Assalamualaikum" salam Noka dan Rindu bergantian.

"Walaikumsalam" sahut orang orang yang berada didepan rumah.

Tiba tiba ada anak remaja laki laki yang mendekati mereka.

"Mas Noka..Mbak Rindu" sapa remaja itu.

"Riyan.." sapa Noka.

Anak laki laki berusia 17 tahun itu terlihat tegar.

"Alhamdulillah mas sama mbak udah disini. Mas Reno masih di musholla dan aku baru datang dari makam" jelas Riyan, adik tiri kedua Rindu.

Grep..

Tidak ada kata kata sebelumnya, Rindu langsung memeluk adiknya itu.

"Maafkan mbak, baru bisa datang, Yan" ucap Rindu dengan air mata yg sudah tidak tertahan lagi saat melihat adiknya begitu tegar tapi ia tau pasti hati anak itu seperti kosong.

Mendapatkan pelukan dari kakak perempuan satu satunya, Riyan pun tidak bisa bersikap tegar lagi. Seakan akan perlindungan dirinya untuk terlihat kuat bagi para tamu dan ibunya sendiri sirna.

Riyan memeluk erat Rindu tanpa menekan perut kakaknya yang sudah membuncit.

Noka sangat tersentuh melihat hubungan adik kakak yang baru bertemu beberapa bulan namun sudah terlihat sangat akrab.

Ada seorang wanita yang sudah terlihat berumur 50 tahunan mendekat.

"Silahkan masuk saja didalam rumah. Sambil menunggu ibu kalian kembali dari musholla" ucap wanita itu.

Rindu melepaskan pelukannya dan menyeka air mata. Riyan juga melalukan hal yang sama.

"Makasih Bulek Sri. Makasih sudah membantu keluarga ibuku selama ini" sahut Rindu.

"Sama sama, nduk. Ayo masuk" ujar wanita yang bernama Sri itu.

Sejak Rindu pertama kali datang untuk mengenal keluarganya, ia sudah dikenalkan oleh Sekar kepada Sri sebagai tetangga dan orang yang sering membantu keluarga.

Maka dari itu, beberapa kali Rindu menghubungi Sri untuk menanyakan keadaan ibu dan adik adiknya serta ayah tirinya melalui wanita ini.

Baru saja Rindu dan Noka duduk, Karin akhirnya kembali ke rumah.

Melihat putrinya datang bersama sang menantu, Ia pun langsung masuk ke dalam rumah.

"Rindu" sapa Karin dengan senyum tipis dari bibirnya yang pucat.

"Ibu" sahut Rindu sambil berdiri lagi dan berjalan menghampiri Karin.

Greep.. Rindu memeluk ibunya dengan erat.

Melihat wajah Karin yang terlihat sedih namun dipaksakan untuk tersenyum padanya, membuat Rindu benar benar tak kuasa menahan keprihatinan hatinya.

"Ibu...aku tau ibu sangat kuat, jadi tetaplah bertahan" bisik Rindu.

Karin benar benar menahan tangisnya dan ia tidak ingin menangis dihadapan putri serta banyak orang lainnya.

"Terima kasih sayang. Kehadiran mu disini sangat membuat ibu merasa beruntung" sahut Karin sambil melepas pelukan putrinya berlahan.

Pelukan anak dan ibu itu hanya berlangsung beberapa detik karena tidak lama sejak kembalinya Sekar kerumah ternyata bersamaan dengan Pak Jainul akan dimakamkan.

Karin kembali kerumah karena berniat memanggil Riyan, anak bungsunya serta mengambil sesuatu.

"Yan, bapak sudah dibawa ke makam, kamu segera kesana ya" ucap wanita itu.

"Baik bu" sahut Riyan.

"Aku ikut boleh?" tanya Noka kepada adik iparnya itu.

"Boleh, ikutlah Mas" jawab Riyan.

"Habis ini ibu menyusul. Ada yang perlu ibu ambil" sahut Karin.

Noka pun pamit kepada sang istri.

"Sayang, kamu temenin ibu yaa.. Aku ke makam duluan" ujarnya.

"Iya mas" sahut Rindu.

Lalu Noka dan Riyan keluar rumah menuju pemakaman.

Karin kembali lagi ke ruang tamu setelah mengambil buku yasin untuk ia bacakan didepan pusaran sang suami nanti.

"Bu, aku temenin ke makam ya. Aku gak mau ninggalin ibu sendiri saat kondisi seperti ini" ujar Rindu.

"Kamu sedang hamil sayang, ibu gak mau bikin kamu kecapekan" sahut Karin.

"Aku gak capek bu. Cucu ibu kuat" ujar Rindu lalu Karin tersenyum mendengarnya.

Akhirnya mereka pun keluar rumah dan berjalan ke arah makam yang tidak jauh dari rumah. Beberapa ibu ibu tetangga pun ikut berjalan di belakang mereka menuju makam.

1
Laarni Ibrahim
Terima kasih , Atas karya hebar ini saya suka jalan cerita nya.
SariRani: Terima kasih banyak kak atas bintang 🌟 5 nyaa, semoga bahagiaa selalu ❤️🥰 ditunggu endingnya yaa hehe
total 1 replies
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!