NovelToon NovelToon
Tumbal Cinta Tuan Muda

Tumbal Cinta Tuan Muda

Status: tamat
Genre:Romantis / Komedi / Perjodohan / Balas Dendam / Tamat
Popularitas:9.6M
Nilai: 4.8
Nama Author: ZiOzil

Season 1 menegangkan dan Season 2 kocak abis.

Tak pernah Venus bayangkan bahwa dia harus terjebak pernikahan dengan pewaris tunggal sebuah perusahaan terbesar di kotanya dan hanya menjadi tumbal atas kutukan keluarganya.

Segala kesusahan dalam hidupnya dan perlakuan buruk orang orang disekitarnya, menjadikan Venus sosok wanita yang kuat dan berani.

Namun siapa sangka akhirnya dia malah jatuh cinta kepada Tuan Muda tampan itu.
Akankah cintanya berbalas?

IG : nevi_andriani90
FB : Nevi Andriani

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon ZiOzil, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 32

Reino, Venus, Ina dan Diana pun berlalu keluar dari kamar Liana. Lalu wanita itu membanting pintu dan menguncinya.

Ina kembali ke dapur, sementara Reino, Venus dan Diana masih terpaku di depan kamar Liana.

"Tunggu!" Venus menahan langkah Diana yang hendak kembali ke kamarnya.

"Ada apa?" Diana memandang malas Venus.

"Dari mana kau tahu bahwa aku masih hidup?"

"Ak ... aku melihatmu datang bersama Reino tadi." Diana menjadi gugup berusaha menenangkan hatinya.

"Benarkah? Lalu apa yang kalian bicarakan dengan Boy kemarin?" Reino bertanya dengan menyelidik.

"Ti ... tidak ada! Ak ... aku tidak pernah berbicara dengan Boy." Diana semakin gugup.

"Kau yakin tidak mau jujur?" Reino menatap tajam Diana.

"Ak ... aku tidak berbohong!"

"Lalu ini apa?" Reino menunjukkan rekaman kamera saat Liana, Boy dan dirinya berbicara di dekat tangga.

"Apa ...? Da ... darimana rekaman itu? Bukankah CCTVnya ..." Wajah Diana menjadi pucat dan tubuhnya gemetaran.

"Kenapa ...? Kau terkejut? Bukankah CCTV dirumah ini mati dan rusak?" Reino memandang Diana dengan tatapan yang sulit diartikan.

"Hey ... kenapa kau pucat begitu?" Venus tersenyum mengejek. Diana berusaha tak menghiraukan ejekan Venus.

"CCTV di rumah ini memang sengaja aku rusak agar kalian tidak bisa mencari tahu siapa hantu itu sebenarnya, tapi Erik sudah menggantinya dengan kamera pengintai yang dia selipkan disetiap sudut rumah ini tanpa sepengetahuan kalian." Reino membongkar satu lagi rahasianya, membuat Diana terperangah karena terkejut.

"Jadi CCTV yang rusak itu ulahmu?" Kali ini Diana memberanikan diri untuk bertanya.

"Seperti yang kau dengar! Aku belajar dari Boy, dia selalu mematikan CCTV dan menghapus rekamannya saat akan beraksi, termasuk saat kau terjatuh dari tangga lalu kalian memfitnah Venus. Bodohnya aku saat itu percaya kepada fitnah kalian." Pernyataan menohok Reino kali ini benar-benar membuat Diana tak sanggup menelan salivanya.

"Tapi aku benar-benar terjatuh dan cidera." Diana berusaha membela diri.

"Iya, itu karena kau terlalu bersemangat ingin mendorongku dari tangga, tapi malah kau yang terjatuh." Venus tertawa mengejek.

"Itu nggak benar, Rein!" Diana membantah Venus dan berusaha membela dirinya.

"Kau nggak bisa mengelak lagi!" Venus terenyum sinis.

"Kalian nggak punya bukti! Aku tidak melakukannya!"

"Tapi aku punya saksi!" Reino menyunggingkan senyum di bibirnya.

"Si ... siapa?" Tanya Diana penasaran.

"Ina ... dia melihat semua kejadian itu!"

Wajah Diana semakin memucat seakan darah tak mengalir disana, tubuhnya benar-benar bergetar dan lemas. Ketakutan telah menjalar ke seluruh tubuhnya.

"Segera kemasi barang-barangmu dan keluar dari rumahku sekarang juga!" Suara bentakan Reino membuat kaki Diana gemetaran.

"Rein ... kau tega mengusirku?"

"Kenapa aku harus tak tega?" Reino menautkan kedua alisnya dan melipat kedua tangannya di depan dada.

"Aku ini calon istrimu! Sebentar lagi kita akan menikah!" Diana mulai terisak, sudut matanya mulai basah.

"Aku nggak pernah berharap untuk itu! Lagipula aku sudah menikah sekarang, jadi sebaiknya kau pergi dari hidupku!" Reino berbicara dengan penuh emosi, rasanya kali ini pria itu tak bisa memaafkan Diana lagi.

"Wanita ini hanya tumbal! Kau tidak bisa melakukan ini kepadaku!"

"Cukup, Diana! Jangan membuat kesabaranku habis!" Reino membentak Diana dengan sangat kasar, membuat gadis itu tersentak kaget. Sementara Venus hanya tersenyum samar.

"Rein ... aku tidak bersalah! Kenapa kau melakukan ini kepadaku?" Diana masih berusaha membela diri.

"Berhenti bersandiwara! Aku sudah tahu semuanya, berterima kasihlah kepada Boy karena dia masih melindungi kau dan Mama. Atau kalau tidak, mumgkin sekarang kalian sudah mendekam di penjara." Reino benar-bebar kesal dengan perbuatan Liana dan Diana, tapi dia juga nggak sampai hati memenjarakan mereka. Mungkin menjauhkan Venus dari mereka adalah cara yang terbaik.

"Rein, maafkan aku! Kau boleh mengusirku, tapi aku mohon jangan batalkan perjodohan kita!" Diana berlutut di kaki Reino, memelas dan memohon kepada pria itu.

"Jangan merendahkan dirimu sendiri! Pergilah!" Reino berbalik dan melangkah meninggalkan Diana yang masih tersungut memohon.

"Rein .... Reino ...! Aku mencintaimu! Maafkan aku!" Diana berteriak-teriak seperti orang gila.

"Ciih ... kau terlalu murahan!" Venus yang masih berdiri di hadapan Diana tersenyum mengejek dan berlalu dari hadapan wanita itu.

"Kau ...? Ini semua gara-gara kau!" Diana berteriak kepada Venus yang sudah menjauh darinya.

Aku bersumpah akan membalasmu!

***

Diana sudah membereskan barang-barangnya, dia melangkah gontai sambil menarik kopernya. Diana mengetuk pintu kamar Liana, gadis itu bermaksud untuk berpamitan sekalian mengadu.

"Tante, buka pintunya! Ini aku."

Liana membukakan pintu, seketika wajahnya berubah sedih saat melihat Diana berdiri di depannya dengan membawa koper dan mata yang basah.

"Ada apa? Kau mau kemana?" Liana menangkup wajah Diana dengan kedua telapak tangannya.

"Reino mengusirku, Tante. Dia sudah tahu semuanya." Diana menangis sesunggukan.

"Apa ...? Tante akan bicara dengan Reino." Liana menarik Diana untuk menemui Reino.

Reino, Venus dan Erik sedang mengobrol di ruang keluarga. Liana datang menghampiri mereka dengan wajah yang penuh kemarahan.

"Beraninya kau mengusir Diana!" Liana berteriak tanpa basa basi. Membuat ketiga orang itu serentak memandangnya.

"Memangnya kenapa, Ma? Mama keberatan?" Reino membalas Liana dengan santai.

"Iya, Mama keberatan! Kau tak bisa seenaknya!"

"Kenapa tidak bisa? Ini rumahku, aku berhak mengusir siapapun dari sini!"

"Tapi aku Mamamu, aku juga berhak menentukan siapa yang boleh tinggal disini. Kalau Diana pergi dari sini, wanita sialan ini juga harus keluar dari rumah ini!" Liana semakin menggeram, sorot mata penuh kebenciannya mengarah ke Venus.

"Cukup, Ma! Nggak ada yang bisa mengusir istriku dari rumah ini! Kalau Mama tidak suka, Mama boleh pergi dari sini!" Emosi Reino sudah benar-benar diambang batas, dia nggak bisa sabar lagi menghadapi sikap Mamanya itu.

Sementara Venus hanya memadang Reino dengan tatapan penuh arti, sebutan itu sekali lagi mengusik hatinya.

Dia mengatakannya lagi.

Dia mengakuiku sebagai istrinya?

"Beraninya kau mengusir Mamamu sendiri cuma karena wanita jal4ng ini?" Liana berteriak penuh emosi.

"Seharusnya Mama bersyukur karena aku tidak memenjarakan kalian! Aku tahu kalian tetlibat dengan Boy, walaupun Boy tidak mau mengakuinya. Jadi berhentilah membuat masalah!" Reino berbicara dengan tegas, membuat Liana merasa tertampar dengan kata-katanya itu.

"Teganya kau menuduh Mama?" Liana masih berpura-pura tidak bersalah.

"Sudahlah, Ma ... hentikan drama ini!"

"Kau akan menyesal, Reino!" Liana melangkah kembali ke kamarnya. Sementara Diana tertunduk pasrah, harapan satu-satunya untuk mendapat pembelaan sudah hilang.

"Rein ... maafkan aku!" Suara Diana terdengar lirih.

"Pergilah!" Reino berbicara tanpa memandang Diana.

"Kau dengar? Jadi apa lagi yang kau tunggu?" Venus tersenyum penuh kemenangan.

Sekarang kau tahu bagaimana rasanya diusir.

Sama seperti saat kau memfitnahku.

Kau menginginkan kepergianku bahkan kematianku.

Tapi apa yang kau dapat sekarang?

Diana melangkah pasrah meninggalkan kediaman Brahmansa walau pun hatinya sangat geram. Diana tak henti-hentinya mengupat dan memaki Venus dalam hati.

Aku akan membalasmu!

Aku akan menghancurkanmu.

Dan mengirimmu ke neraka.

***

1
Maa Yanti Maa Yanti
waduh jiwa jomloo ku meronraa liht yg ganteng ini mh 😍😍🤤🤤
Maa Yanti Maa Yanti
semangaat thor ku sayang 🫶💕 cerita nya seru biarin aja mirip jg atuh da ta sama klau bisa mh jngan dibnding"kn cerita na bisa" lierrrr yg pnting hapyy baca na atuh ah 🙏🙏😅😅
Maa Yanti Maa Yanti
tah kitu lawan atuh venus jngan diam wae 💪💪
ione
Luar biasa
Erna Kurniawati
Kecewa
Erna Kurniawati
Buruk
Moza9i
salah Reino jg sih pake dirahasiain segala. harusnya kasih tau aja, gak mgkin venus ninggalin dy walaupun udah ketemu kakaknya, kan mereka udah jadi suami istri sah.
Moza9i
salah sendiri gak mengakui istri sendiri, jd banyak yg naksir deh 🤣🤣
Moza9i
dari pada cari info keluarga kandung venus, mending cari pendonor lain dulu kan?
Moza9i
dasar si venus aja yg bego, gak belajar dr pengalaman
Moza9i
venus ini keluarga atau pembantu sih? masa 1 pun orang di rumah itu gak ada yg baik sama dy?
Moza9i
"baru separuh dia meminum jus jeruk itu, ..." berarti kira² sudah setengah gelas dong yg diminum, masa baru disemburin? harusnya seteguk aja thor
Iin Karmini
🤣🤣🤣🤣bukan kepompong lagi ya udah ganti😅😅😅
Iin Karmini
aku kecewa thor klo erik sma erika...dia jahat ga pantes sma erik yg baik, 21 thn venus d kluarga winata selama itu mereka menjahatinya..cariin jodoh erik yg lain dong
Iin Karmini
utk org yg seumur hidupnya d aniaya terus menerus...penolakanmu trhadap kk mu sgt brlebihan venus meskipun alasannya merasa mustahil karna merasa punya kluarga, nyesel kan skarang???
Iin Karmini
hrsnya kau senang kau bukan bagian dri kluarga kejam itu venus...ah mengecewakn jga karaktermu
Iin Karmini
ck knapa slalu emosi denger" aja kek...d aniaya kluarga winata aja sabar
Iin Karmini
bapanya erik yaa thor
Iin Karmini
sembarangan ganti nama org nih tuan muda🤣🤣vino =kecoa, kenan= siluman laba"...ntah apa lgi nanti jka ada org lain lgi yg bikin dia kesel
Iin Karmini
pasrah amat venus
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!