setelah menyebrang, aku ingin berkultivasi dengan santai tetapi semua orang membuat ku bekerja keras, jadi aku merasa aku sudah bekerja keras namun saat aku berkata bahwa aku berkultivasi dengan bekerja keras, orang-orang ingin menghajar ku berkata bahwa aku orang termalas di dunia
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon kristanto artsx,...., isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
cap 31. kekacauan berakhir
di atap, ary melihat ke sekitar, pertempuran sengit masih terjadi si sekitar ary, baik di halaman maupun di atap.
ary kemudian mengabaikan semua pertempuran itu, hal ini karena setelah mengamati pertempuran di sekitar, iya merasa musuh yang tersisa cukup lemah, iya juga melihat bahwa lin feng yang tak jauh dari sana akan memasuki pertempuran jadi iya terlalu malas untuk ikut campur lebih jauh.
ary kemudian berbalik dan berjalan santai ke arah mayat pemimpin pasukan iblis yang telah terbelah dua.
Setelah itu, tentu saja mencari kantong penyimpanan.
sesaat kemudian, ary akhirnya menemukan kantong penyimpanan yang iya cari, untungnya pemimpin pasukan iblis meletakan kantong penyimpanan nya di bagian kanan pinggang nya sehingga kantong itu tak ikut terbelah oleh tebasan ary.
ary segera membuka kantong penyimpanan itu, iya cukup penasaran dengan kekayaan para kultivator pendiri fondasi.
setelah membukanya, ary segera memejamkan matanya untuk merasakan isi nya.
beberapa saat kemudian, ary akhirnya membuka matanya.
"para iblis sialan ini ayo aku akan membantu untuk membasmi mereka dengan cepat, hey jangan kabur" teriak ary yang terlihat marah seolah para iblis pernah merampok seribu batu spiritual darinya.
setelah berteriak, ary segera menerjang ke arah no 5 yang sepertinya ingin kabur dari tempat itu.
saat ary memeriksa kantong penyimpanan milik pemimpin pasukan iblis, lin feng telah memasuki pertarungan dan membantu patriak Gu menghadapi satu musuh, lin feng sangat kuat dan patriak gu juga kuat, sebelum nya menghadapi dua orang, patriak gu mampu menghadapi mereka dengan mudah, sekarang, lin feng ikut campur membuat situasi menjadi 1 vs 1.
lin feng dan patriak gu tentu segera menekan lawan mereka.
namun, di saat yang sama saat lin feng memasuki pertarungan, semua orang juga langsung menyadari bahwa pemimpin pasukan iblis telah tewas, terlebih lagi, ada seorang kultivator pendiri fondasi tambahan di samping mayat pemimpin pasukan iblis.
No 5 yang merasa situasinya tak baik segera bereaksi, iya segera mendorong rekan nya kehadapan patriak Hu kemudian berbalik dan ingin kabur namun saat itu, iya tiba-tiba medengar teriakan ary.
iya baru saja menoleh hanya untuk melihat bahwa ary sudah sangat dekat dengan nya.
wajah no5 langsung pucat ketakutan, bahkan meskipun tertutupi kain hitam, wajah nya yang memucat masih terlihat jelas dari matanya, saking ketakutan nya, tubuh nya bahkan menegang.
iya telah menyaksikan kengerian ary dan saat melihat pemimpin pasukan iblis telah tewas, dan ary yang berada di samping mayat nya iya langsung tahu bahwa ary lah yang membunuh nya, jadi iya tentu sangat takut pada ary.
pemimpin pasukan iblis adalah orang yang menurutnua sangat kuat namun iya di bunuh begitu saja.
Ary yang melihat No 5 ketakutan saat menatap nya dan tak bergerak sama sekali tak peduli.
iya segera menghajar no 5 beberapa kali hingga iya terluka parah kemudian langsung mengalihkan pandangan nya.
ary melihat bahwa 3 musuh yang tersisa semuanya telah di tekan oleh lawan mereka baik patriak Gu, patriak Hu ataupun lin feng, semuanya terlihat akan menang dengan mudah jika di beri sedikit waktu lagi.
namun Ary tak perduli, iya segera menerjang ke arah musuh patriak hu yang terlihat akan kalah paling cepat." hey akan ku bantu " teriak ary kemudian langsung menghajar musuh patriak hu.
Musuh ini adalah yang terlemah dan iya sudah terluka oleh patriak hu karena di dorong ke depan oleh No 5 sebelum nya, ary dengan mudah menghajarnya beberapa kali membuat beberapa luka tambahan sebelum berganti target.
"Hey lin feng akan ku bantu" teriak ary kemudian langsung menerjang ke arah musuh lin feng.
setelah beberapa kali menghajar musuh itu, ary kembali mengganti target
Iya menerjang ke arah Patriak Dou yang berhadapan dengan patriak Gu.
patriak dou yang sudah kewalahan menghadapi patriak Gu langsung di hajar hingga terluka parah oleh lin feng hanya dalam beberapa gerakan.
setelah itu, barulah ary berhenti, iya segera menghampiri tuan muda gu kemudian mengambil kantong besar milik nya.
"hey bagaimana bisa kau bermalas-malasan, pergilah dan bantu orang-orang itu" ucap ary santai pada tuan muda gu sambil menunjuk ke arah para kultivator pemurnian qi yang sedang bertarung sengit di halaman.
tuan muda gu yang mendengar perintah ary sama sekali tak marah iya justru langsung mengikuti tanpa ragu dan menerjang ke arah pertempuran di halaman
setelah itu, ary langsung melompat ke atap kemudian melesat ke arah gerbang selatan kota. " lin feng aku akan menunggu mu di luar gerbang selatan, aku akan ke sana dulu dan mencegah para iblis sialan itu melarikan diri. " teriak ary saat melesat ke arah kejauhan.
ary menepuk tonjolan di balik jubah nya dengan senang, tentu saja itu adalah kantong penyimpanan milik para musuh pembangunan fondasi itu.
Kantong penyimpanan milik pemimpin pasukan iblis yang di lihat lin feng sangat kaya, sangat kaya sampai-sampai ary sangat bahagia saat menghajar musuh dan membantu Lin feng dan yang lain nya, tentu saja bantuan itu tak gratis, karena orang baik tentu harus di beri imbalan, kantong penyimpanan milik musuh itu tentu sangat pas jika digunakan untuk imbalan, jadi ary tentu harus mengambil nya.
Sementara itu, saat ary melesat ke arah gerbang selatan, baik patriak gu, patriak hu dan lin feng yang sebelum nya di bantu ary kemudian dengan mudah mengalahkan lawan mereka.
namun, mereka seidkit bingung dengan tingkah ary.
Ary hanya membantu menghajar lawan mereka kemudian langsung berganti lawan, kenapa tak membantu hingga akhir, mengalahkan satu lawan kemudian bersama-sama menghadapi lawan lain nya.
Namun karena ary sudah membantu mereka mereka tentu tak berkata apapun, yang terpenting adalah mereka menang, namun entah kenapa mereka merasa ada sesuatu yang ganjal telah terjadi.
" sudahlah, yang penting menang, ayo selesaikan pertempuran ini secepat mungkin" pikir mereka
Setelah ary pergi, lin feng dan rekannya berhasil mengalahkan lawan mereka dengan cepat, bahkan di halaman, tuan muda gu juga dengan cepat membantu pasukan keluarga Gu mengalahkan pasukan sekte iblis.
pertarungan di halaman itu berakhir dengan cepat namun, kekacauan di seluruh kota masih terjadi, patriak gu kemudian langsung mempimpin pasukan untuk memusnahkan iblis yang masih mengacau di kota, kemudian, pasukan gabungan antara keluarga gu dan ruamh tuan kota juga bergabung untuk menyegel kediaman keluarga dou.
kepala keluarga dou telah bergabung dengan sekte iblis untuk menyerang keluarga Gu, kejahatan bergabung dengan sekte iblis sangat berat jadi, keluarga dou di kepung dan di blokir untuk pemeriksaan apakah hanya patriak dou yang berkolusi dengan sekte iblis atau seluruh keluarga dou juga telah berkolusi dengan sekte iblis.
Hingga saat matahari mulai terbit di timur, barulah kekacauan di seluruh kota akhirnya teratasi.
mayat tergeletak di mana-mana, bau darah menyengat memenuhi seluruh kita.
para penjaga kota dan warga kemudian bersama-sama membersihkan mayat-mayat itu kemudian memcuci noda darah di jalanan, ataupun di dinding dan atap.
di aula keluarga Gu, patriak Gu, tuan kota, tuan mudan gu bahkan lin feng duduk untuk mendengar laporan situasi keseluruhan kota setelah kekacauan.
Banyak korban, kerusakan yang terjadi dan lain nya.
semua laporan itu normal, cukup banyak korban yang jatuh, kemudian banyak bangunan yang rusak, tuan kota dan patriak gu tentu sudah memperkirakannya mengingat skala serangan sekte iblis semalam, sudah sangat bagus kota ini tak dimusnahkan.
jadi laporan itu normal, mereka hanya bisa mengatur kompensasi dan perbaikan sesuai laporan itu.
semua laporan itu normal sampai sebuah laporan yang ganjal dibacakan di aula itu.
Kantong penyimpanan semua musuh yang tumbang di kediaman tuan kota hilang, kemudian kantong penyimpanan para kultivator pembangunan fondasi yang tumbang di kediaman Gu juga telah menghilang.