NovelToon NovelToon
Pesona Adik Angkat

Pesona Adik Angkat

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta Terlarang
Popularitas:1.6k
Nilai: 5
Nama Author: bundaAma

Aaron Alexander Demian Dirgantara, seorang pria sukses yang memiliki perusahaan di Amerika yang bergerak di bidang infrastruktur dengan kekayaan yang tidak terhitung, memiliki paras tampan dengan tinggi badan ideal dan bentuk tubuh yang cukup bagus.

Ia merupakan seorang pria yang sangat di puja puja dan menjadi impian para wanita, namun ia hanya menganggap wanita sebagai tisu basah dan mainannya.

Setelah 10 tahun ia tak pulang ke negaranya, ia malah terpincut pada seorang wanita muda yang sering ia temui di sebuah club, wanita yang membuatnya penasaran dan ingin memiliki nya seutuhnya.

Namun takdir berkata lain, selain saingannya yang lumayan banyak ia tertampar dengan kenyataan jika wanita kecil incarannya adalah adik angkatnya sendiri yang sering ia temui di rumah dengan pakaian syar'i nya.

Bagaimanapun kelanjutannya, yuk ikuti kisahnya...

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon bundaAma, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Eps-23

Demian tercengang mendapat jawaban menohok dari mulut Hadriana. Hatinya yang telah jatuh pada pesona Hadriana merasa sakit saat mendengar ucapan Hadriana yang seolah dirinya penuh dengan luka dan tidak ada seorangpun yang percaya.

"Jika mereka tak ada yang mempercayai mu, maka percayalah padaku, aku akan mencoba percaya pada semua keluh kesah mu..." ucap bibir manis Demian yang seketika membuat Hadriana tertawa geli.

"Sorry, tapi aku tidak mudah jatuh pada perangkap buaya seperti mu?" jawab Hajeera mencolek hidung mancung Demian yang cemas, entah se dewasa apa diri Hajeera hingga semua ucapan Demian terasa seperti gombalan anak kecil yang tengah berada di fase cinta monyet.

"Good bye dem! I love you.." ucap Hajeera berpamitan seraya melangkah meninggalkan Demian dengan kedua tangan yang membentuk love di atas kepalanya.

Demian hanya mematung namun bibirnya berkedut kedut tak bisa berbohong jika dirinya terpesona dengan jiwa polos namun dewasa yang ada dalam diri Hadriana.

Mobilnya melesat pergi berputar balik menuju apartemen pribadi miliknya, dengan hati yang berbunga bunga ia mengendarai mobilnya dengan kecepatan tinggi dan barchetta yang terbuka membuat angin malam menyapu wajahnya yang tengah kasmaran.

Sedangkan di sebuah tempat yang sedikit gelap, seorang wanita tengah berbicara dengan seorang pria tepat di belakang halaman rumah nya.

Plakkkk

"Bagaimana mungkin kamu kehilangan vidio nya sialan!" bentaknya pada pria asing itu dengan suara menekan namun tertahan karena takut ada orang yang mendengar ucapannya.

"Maaf nyonya, tapi benar beberapa orang menghadang mobil kami lalu memukuli kamu habis habisan padahal data dari ponsel saya sudah di sadap dan dikendalikan dari jauh..." jawabnya.

"Ckkk.. Aku tidak ingin mendengar alasan apapun lagi, cari kembali vidio itu atau buat kembali entah kamu mau menggunakan dengan cara apa padanya!"

"Baik Nyonya..."

"Tunggu.." titahnya saat pria itu sudah berbalik dan akan pergi meninggalkan halaman belakang tempat pertemuan mereka berdua.

"Apakah kamu tahu, kira kira siapa yang menyabotase ponsel kalian, dan siapa yang menghadang kalian ditengah jalan?" tanya nya yang mendapat jawaban gelengan kepala dari pria itu

Plakkkkk...

"Dasar sekumpulan kecoa bodoh, capek capek aku memungut mu dari jalanan hingga menjadikan mu seperti ini, namun hingga saat ini kamu masih saja bodoh dan tak memiliki otak..." ucapnya menekan nekan kepala pria itu hingga harga diri sang pria menghilang entah kemana.

Namun tanpa mereka sadari, percakapan nya di dengar oleh seorang wanita muda yang tengah memanjat pohon besar tak jauh dari sana.

Ia hanya tersenyum simpul saat mendengar ucapan mereka berdua, kaki ringannya meloncat ke arah balkon dengan gerakan perlahan ia menginjakkan kakinya di ubin balkon.

"Lihat saja miskin, kali ini aku tidak akan membiarkanmu lepas apalagi kamu berani merasa tidak bersalah setelah apa yang kamu lakukan pada keluargaku..."

Akhhhh...

Brughhh

Hajeera membanting tubuhnya ke atas ranjang untuk beristirahat, badannya benar benar merasa pegal setelah melakukan aktivitas hari ini

"Ahhh siall! Kira kira siapa yang sudah menolongku..." ucapnya gelisah.

Namun ucapan seseorang kembali terngiang ditelinga nya.

~"Semuanya baik baik saja, jadi jangan khawatir aku akan mengurus pria tadi beserta rekaman nya, dan Jack akan ikut mengurus media yang ingin publish video kalian, jadi untuk malam ini, tidur lah yang nyenyak dan akan ku pastikan kakak mu tidak akan pernah tahu kejadian ini yang akan menjadi kesalah pahaman diantara kalian..."~

"Aishh... Apakah benar benar Demian yang membantuku?" tanya Hajeera bertanya tanya pada dirinya sendiri.

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!