NovelToon NovelToon
You Are My Destiny

You Are My Destiny

Status: sedang berlangsung
Genre:Cinta pada Pandangan Pertama / Cintapertama / Berondong
Popularitas:705
Nilai: 5
Nama Author: nunna namjoon

seorang mahasiswi yang menjalin hubungan yang rumit dengan seseorang tentara .. apakah mereka akan berakhir sampai menikah ? ... entahlah

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon nunna namjoon, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

BAB 22

Pagi -pagi sekali yoona bergegas ke perpustakaan yang berada di tengah kota, ia memerlukan beberapa buku untuk mengisi bab skripsi yang akan ia buat.

Wajar saja ia harus cepat-cepat pergi karena semakin siang semakin banyak mahasiswa yang akan mengantri masuk.

Ia tak mau menyia nyiakan kesempatan epicnya, bisa tak bisa ia harus memperoleh buku tersebut.

Namun hari ini mungkin hari keberuntungan bagi yoona, saat ia sampai di sana, masih sedikit mahasiswa yang mengantri masuk.

Ia pun segera mengantri dan tak membutuhkan waktu lama untuk masuk.

Di telusuri nya setiap rak dan barisan buku hingga ia menemukannya di bagian rak atas tapi tangannya tak sampai untuk meraih buku tersebut.

Secara tiba-tiba ia di kejutkan dengan tangan yang muncul dari belakang yoona meraih buku tersebut.

"Eehhh aku duluan yang menemukan buku itu" Ucap yoona yang langsung memutar balikkan badannya ke arah seseorang yang berdiri di belakang nya.

"Hyunjin untuk apa kau kemari? " Tanya nya.

"Aku sedang mencari buku" Jawabnya sambil memberi buku yang akan yoona ambil tadi.

"Dasar pendek" Lanjutnya sambil mengacak ngacak rambut yoona dan berlalu untuk mencari buku.

"Yaakk kau ini … " Teriak yoona sambil mengacungkan kepalan tangan ke arah hyunjin.

"Ssssstttt bisakah anda diam " Ucap salah satu pengunjung perpustakaan.

"Maaf maaf silahkan lanjutkan" Jawab yoona yang merasa tak enak dengan pengunjung perpustakaan.

Ia segera bergegas mencari bangku dengan membawa beberapa buku yang ia butuhkan.

Lembar demi lembar ia baca dan menulis nya di laptop. Dari kejauhan hyunjin memperhatikan dan segera menghampiri yoona.

"Mau makan siang denganku, kau serius sekali dengan tugasmu" Ucap hyunjin yang duduk di saling yoona yang tengah serius.

"Diamlah, lebih baik kau kerjakan skripsimu daripada mengganggu orang lain" Jawabanya yang masih serius memandangi buku dan laptop secara bergantian.

"Aku sudah selesai mengerjakan nya, cukup mudah untukku" Ucap hyunjin sambil memperhatikan tugas yang yoona ketik di laptop.

"Wahh secepat itu… emm bisa kah kau membantuku" Pinta yoona dengan memelas.

Tak butuh waktu lama hyunjin mengoreksi isi skripsi yoona, ia menemukan banyak kesalahan dan menandai poin- poin penting agar di perbaiki oleh yoona.

"Kenapa sebanyak itu, apa kau mengerjaiku" Ucap yoona dengan kesal.

"Terserah kau saja jika tak ingin mengulang" Jawab hyunjin sambil berlalu meninggalkan yoona.

"Aaaisshh dasar manusia batu"

Entah apa yang membuat yoona sangat kesal setiap bertemu dengan hyunjin. Menurut yoona, hyunjin itu pria paling menyebalkan yang tak punya hati.

*******

Sinar Matahari menyoroti wajah cantik gea yang masih tertidur pulas di atas kasur dengan berbalut selimut tebal.

"Eeemmm sudah pagi ya" Ucapnya menggeliat kan tubuhnya.

Seketika gea melotot mengingat kejadian semalam, ia membuka selimut dan menutupnya kembali dengan cepat.

"Kau sudah bangun sayang" Ucap suga barus saja keluar dari kamar mandi. Dan menghampiri gea yang tengah bersembunyi di balik selimut.

"Untuk apa kau bersembunyi seperti itu hemm" Lanjutnya.

Gea mengeluarkan kepalanya dari selimut dan melihat suga yang sudah duduk di sampingnya.

"Aku malu, aakkkhh aku sangat memalukan tadi malam" Ucap gea.

"Tak apa, aku menyukai nya, sekarang bersihkan badanmu, aku akan memasak untuk sarapan, sebentar lagi kan kau akan pergi kuliah kan?"

Ia pun segera bergegas pergi ke kamar mandi dengan melilitkan selimut tebal di badannya. Suga hanya tertawa melihat tingkah gea yang menggemaskan.

Sementara itu suga melangkahkan kakinya menuju dapur dan memasak nasi goreng kimchi kesukaan gea, ada beberapa lauk yang juga di hidangkan suga.

30 menit berlalu gea sudah siap, dan menghampiri suga di dapur.

"Wahhh daebak, ternyata calon suamiku mengerti sekali apa yang aku inginkan" Ucap gea dengan senyum sumringah melihat makanan yang ada di depannya..

"Makanlah yang banyak" Perintah suga sambil mengambilkan sepiring nasi goreng untuk gea.

Saking lahabnya, gea menghabiskan 2 piring dan minum 1 gelas susu.

"Kenyang sekali,, ku rasa aku malas pergi jika kekenyangan seperti " Gerutu gea.

"Mari ku antar, masih ada waktu 30 menit sebelum kelas pertama mu di mulai" Ajak suga.

"Emmm gendong"

"Kau manja sekali hari ini hmm mau ku antar ke kampus atau ke kasur, mumpung masih pagi sepertinya akan jadi sarapan keduaku" Ucap suga mengerjai gea.

Mata gea langsung membuat dan langsung lari menuju pintu keluar.

"Aku tunggu di parkiran sayang" Teriak gea sambil berlalu keluar apartemen.

Suga hanya menggeleng gelengkan kepalanya sambil membereskan piring dan tempat makan mereka.

Sesampainya di kampus gea lupa kalau yoona akan  pergi ke perpustakaan untuk mencari buku.

"Aahh tak semangat rasanya jika tak ada yoona, dia absen pergi ke perpustakaan" Gerutu gea di dalam mobil.

"Telfon aku jika kau kesepian gea, cepatlah masuk sebantar lagi kelasmu akan dimulai" Perintah suga.

"Eemmm" Gea nampak lesu sambil membuka pintu mobil dan berjalan memasuki area kampus.

******

"Gawat tuan tiba-tiba saja beberapa investor menarik kembali saham mereka" Teriak joshua di ruangan hajun.

"AAPAAA!!! cepat selediki siapa dalang di balik itu semua, tak akan ku biarkan kau lepas kali ini" Ucap hajun dengan amarah yang menjadi jadi.

Kabar tersebut seketika menjadi tranding topik di berbagai media offline maupun online di seuruh penjuru negeri.

Pikiran hajun hanya ada satu nama yang bisa melakukan itu semua.

Bbrraakkk!!!

"Bedeb*h si*alan bisa bisanya aku lengah seperti ini" Ucapnya sambil menggebrak meja kerja nya.

Ponsel hajun yang berada di sakunya lantas beerbunyi. Terdapat nama suga yang tertera di layar ponselnya.

suga : "kak kau tak apa? "

hajun : "hhmm aku yakin nenek sihir itu yang melakukannya"

suga : "tenangkan dirimu dulu, kita cari solusinya bersama, sebentar lagi aku akan sampai di kantormu"

Suga sangat mengkhawatirkan hajun setelah melihat berita itu.

Tak mungkin jika hanya semalam pelakunya mempunyai kekuatan meyakinkan kan para investor untuk mencabut sahamnya.

Setelah sampai ia bergergas berlari menuju kantor hajun yang berada di lantai 13.

"kkaaakk.... " Ucap suga setelah memasuki ruangan hajun.

Di sana sudah terdapat joshua yang tengah berkutik dengan laptopnya.

"Bagaimana, apakah bisa kau menemukan pelakunya? " Tanya suga ke joshua.

"Agak sulit tapi aku akan berusaha" Ucap joshua yang masih fokus dengan laptopnya.

Suasana kantor hajun berubah menjadi suram, karena baru pertama ini ia mendapat serangan besar dari musuhnya.

Tak gampang ia membangun perusahaan ayahnya itu, jadi apapun masalahnya hajun tak akan membiarkan sesiapa pun menghancurkan nya begitu saja.

Para karyaawan di sana sempat panik karna takut di PHK dari pekerjaan mereka.

Namun hajun tak mau gegabah mengambil keputusan hingga pelaku utama nya tertangkap, hajun sangat geram dengan kasus ini. Untuk kali ini ia juga yang akan terlibat menangkap Serigala itu.

.

.

.

.

.

.

.

. BERSAMBUNG..... 

1
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!