NovelToon NovelToon
Tasbih Retak Sang Istri Politisi

Tasbih Retak Sang Istri Politisi

Status: sedang berlangsung
Genre:Horor / Ibu Mertua Kejam / Anak Yatim Piatu / Action / Crazy Rich/Konglomerat / Cinta Murni
Popularitas:11.8k
Nilai: 5
Nama Author: Tiga Alif

Nayara, gadis panti yang dianggap debu, terjebak di High Tower sebagai istri politisi Arkananta. Di sana, ia dihina habis-habisan oleh para elit. Namun, sebuah rahasia batin mengikat mereka: Luka Berbagi. Setiap kali Nayara tersakiti, Arkan merasakan perih yang sama di nadinya. Di tengah gempuran santet dan intrik takhta Empire Group, sanggupkah mereka bertahan saat tasbih di tangan Nayara mulai retak dan jam perak Arkan berhenti berdetak?

Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon Tiga Alif, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri

Bab 31: Sumpah Darah

Bau antiseptik yang tajam menusuk indra penciuman, menciptakan dinding steril yang memisahkan kamar perawatan privat di High Tower dengan kekacauan metafisika semalam. Tirai beludru abu-abu ditutup rapat, membiarkan ruangan tenggelam dalam remang yang sunyi karena kornea mata Nayara masih terlalu rapuh untuk menerima cahaya matahari Astinapura. Di atas tempat tidur, Nayara bersandar pada tumpukan bantal sutra, selembar kain kasa tipis melilit kedua matanya, menutupi bekas keringat darah yang sempat mengalir saat ia memaksakan Mata Kebenaran membakar ribuan jarum sihir di pinggiran kota.

Arkananta duduk di kursi kayu di samping tempat tidur. Ia tidak mengenakan jas hitamnya yang sudah terkontaminasi residu sihir, melainkan kemeja putih dengan lengan yang digulung hingga siku, memperlihatkan urat-urat di punggung tangannya yang masih menonjol akibat sisa ketegangan saraf. Di pangkuannya, sebuah kotak kecil berbahan beludru hitam tergeletak, memancarkan aura dingin yang seolah menantang kehangatan napas manusia.

"Anda masih terjaga, Nayara? Dokter sudah memberikan penenang dalam dosis rendah melalui cairan infus," ucap Arkananta. Suaranya rendah, mengalun dengan kelembutan yang dalam dan penuh empati, nada bicara yang hanya ia tunjukkan di dalam ruangan tertutup ini.

"Penenang itu hanya membuat tubuh saya berat, Arkan, tapi batin saya masih mendengar detak jam tangan perak Anda yang tidak beraturan," sahut Nayara lembut. Jemarinya yang pucat meraba permukaan sprei, mencari keberadaan tangan Arkan. "Jangan menyalahkan diri Anda atas kegelapan sementara ini. Saya memilihnya untuk melindungi Anda."

Arkan meraih jemari Nayara, menggenggamnya dengan hati-hati seolah tangan itu adalah porselen yang bisa retak kapan saja. Ia merasakan denyut nadi Nayara yang lemah namun stabil. "Integritas Anda telah menyelamatkan saya dari kehancuran fisik, tapi pengorbanan ini menciptakan hutang darah yang tidak bisa saya abaikan begitu saja. Dewan keluarga harus membayar untuk setiap helai kain kasa yang menutupi mata Anda."

Ia membuka kotak beludru di pangkuannya. Di dalamnya terdapat sebuah cincin logam berat dengan ukiran kuno yang rumit—Segel Utama Empire Group yang telah hilang selama satu dekade. Arkan mengambil tangan kanan Nayara dan menyematkan cincin itu di jari manisnya. Logam dingin itu seketika memancarkan aura otoritas yang membuat suasana ruangan terasa lebih berwibawa.

"Cincin ini adalah kunci otoritas tertinggi. Dengan ini, Anda bukan lagi sekadar istri politisi yang bisa mereka isolasi. Anda adalah Permaisuri Pemegang Saham Pengendali secara hukum," Arkan menjelaskan dengan nada suara yang lengkap, formal, dan sangat tegas, menjaga martabat setiap kata yang ia ucapkan.

Nayara meraba bentuk cincin di jarinya. "Nyonya Besar tidak akan membiarkan ini terjadi dengan mudah. Ia akan menggunakan pengacara senior keluarga untuk membatalkan status saya dengan dalih ketidakstabilan mental."

"Biarkan mereka mencoba," sahut Arkan, senyum tipis yang dingin tersungging di bibirnya. "Saya sudah menyiapkan dokumen tandingan yang membuktikan bahwa serangan sihir semalam disinkronkan oleh sistem internal High Tower. Jika mereka menyerang martabat Anda, saya akan meruntuhkan seluruh gedung ini di atas kepala mereka."

Pintu kamar diketuk dua kali dengan ketukan yang ritmis dan singkat. Bayu masuk dengan langkah tegak, membawakan dokumen administratif dan sebuah sapu tangan bersih. Wajahnya menunjukkan profesionalisme yang kaku, namun ada binar kesetiaan yang baru di matanya setelah insiden pengakuan semalam.

"Tuan, unit pembersihan batin sudah menyelesaikan audit di ruang bawah tanah. Kami menemukan bukti bahwa asisten pribadi Nyonya Besar adalah orang yang menanamkan pemancar frekuensi tersebut," lapor Bayu. Ia berbicara dalam poin-poin yang singkat, padat, dan tanpa jeda, menunjukkan efisiensi taktisnya.

Arkan mengambil sapu tangan dari Bayu, lalu menggunakannya untuk menyeka keringat dingin di dahi Nayara dengan gerakan yang sangat perlahan. "Bawa pengkhianat itu ke unit isolasi. Jangan biarkan siapapun menghubunginya, termasuk pengacara keluarga. Saya sendiri yang akan melakukan interogasi setelah ini."

Nayara menarik napas panjang, mencium aroma melati yang samar dari sapu tangan itu. "Arkan, jangan biarkan kebencian mengubah Anda menjadi monster yang sama dengan mereka. Ingatlah panti asuhan, ingatlah kesederhanaan yang kita miliki di Terra."

Arkan terdiam sesaat, menatap wajah istrinya yang terbalut kain kasa. Perbedaan tekstur antara kain kasar itu dengan sprei sutra High Tower menjadi pengingat abadi tentang dari mana mereka berasal dan apa yang sedang mereka perjuangkan.

"Bayu sedang menyiapkan pengamanan ekstra di lantai ini. Tidak ada satu pun pelayan senior yang diizinkan masuk tanpa izin pribadi saya. Untuk beberapa hari ke depan, kau harus beristirahat dalam gelap sampai korneamu pulih sepenuhnya," Arkan berbisik di dekat telinga Nayara.

"Dan Anda? Ke mana Anda akan pergi setelah ini?"

"Saya akan pergi ke pusat komando. Ada sumpah darah yang harus saya selesaikan dengan dewan keluarga. Mereka harus tahu bahwa putra yang dulu mereka injak, kini telah kembali sebagai Komandan yang akan menentukan arah hidup mereka," Arkan bangkit berdiri, posturnya tegak sempurna, memancarkan aura kedaulatan yang absolut.

Nayara mengangguk perlahan. Ia merasakan kekuatan baru mengalir dari cincin di jarinya, sebuah martabat yang tidak lagi dipinjam dari suaminya, melainkan martabat yang kini ia miliki sebagai permaisuri sejati. "Pergilah, Arkan. Selesaikan apa yang harus diselesaikan. Saya akan menunggu di sini, menjaga cahaya kecil yang tersisa di batin kita."

Arkananta melangkah menuju pintu, namun sebelum keluar, ia menoleh sekali lagi ke arah istrinya yang bersandar dalam kegelapan. Ia tahu bahwa mulai besok, Astinapura tidak akan lagi sama. Perang harga diri telah resmi dimulai, dan ia tidak akan berhenti sampai setiap hinaan yang diterima Nayara dibayar dengan kejatuhan musuh-musuhnya.

1
Kartika Candrabuwana
iya. makasih ya.
prameswari azka salsabil
bagus arkan
prameswari azka salsabil
mantap betul
Kartika Candrabuwana: iya. makasih ya.
total 1 replies
prameswari azka salsabil
kasihan mereka
Kartika Candrabuwana: iya. makasih ya.
total 1 replies
prameswari azka salsabil
waduh pengacau lagi
prameswari azka salsabil
sabar nay
Kartika Candrabuwana: iya. makasih ya.
total 1 replies
prameswari azka salsabil
joss arkan
Kartika Candrabuwana: iya. makasih ya.
total 1 replies
prameswari azka salsabil
mantap arkan
Kartika Candrabuwana: iya. makasih ya.
total 1 replies
prameswari azka salsabil
tegar nayara
Kartika Candrabuwana: iya. makasih ya.
total 1 replies
prameswari azka salsabil
miga baik baik saja
Kartika Candrabuwana: iya. makasih ya.
total 1 replies
Kartika Candrabuwana
pasangan yang luar biasa
Kartika Candrabuwana
iya betul arkan
Kartika Candrabuwana
tetao semangat arkan
Kartika Candrabuwana
bagys nayara
Kartika Candrabuwana
semangat arkan
Kartika Candrabuwana
yetap beraholawat nayara
Kartika Candrabuwana
lasangan yang luar biasa
Kartika Candrabuwana
wah ada pahar ghaib
Kartika Candrabuwana
semoga arkan dan nayara baik baik saja
Kartika Candrabuwana
jangan lupa bersholawat nayara
NovelToon
Novel sejumlah besar sedang menunggu Anda baca! Juga ada komik, buku audio, dan konten lain untuk dipilih~
Semua konten GRATIS! Klik di bawah untuk download!