mencintai mungkin bukanlah sesuatu yang salah....
Tapi....mencintai milik orang lain, apakah itu juga bukan sesuatu yang salah ?!
Xyraisin Collin,
entah dari mana nama itu di peroleh seorang gadis cantik yatim piatu yang tinggal di sebuah yayasan yatim piatu dan akhirnya di nikahi oleh seorang laki laki yang di kemudian hari membawanya keluar dari panti itu.
Namun kehidupan rumah tangga bahagia yang ia impikan nyatanya tak pernah ia dapatkan karena keluarga sang suami yang sama sekali tidak pernah mau menerimanya.
Apalagi ia yang tak kunjung hamil di usia pernikahan mereka yang memasuki usia dua tahun.
Bryan Nikolas Yu,
seorang pria dingin yang tak lagi mau mengenal cinta.
Namun...
tiba tiba ia merasa tertarik dan jatuh hati pada sosok pelayannya yang bertugas merawat sang nenek.
tapi sayang....cintanya jatuh pada orang yang salah,
ia mencintai istri orang.
mampukan Bryan mewujudkan keinginannya memiliki seorang Xyraisin Colins yang notabene adalah istri orang.
CINTA TERLARANG
Karya ini diterbitkan atas izin NovelToon khitara, isi konten hanyalah pandangan pribadi pembuatnya, tidak mewakili NovelToon sendiri
bab 18 mulai frontal
Dengan langkah ragu dan tubuh yang sedikit gemetar,
Xyra yang baru saja menyelesaikan pekerjaannya di kamar nyonya Laura kini wanita itu nampak melangkah menuju kamar Bryan yang ada di lantai dua.
Tok tok tok....
Akhirnya meski dengan tubuh gemetar dan rasa takut yang mencekam, Xyra mengetuk pintu kamar di hadapannya itu.
" masuk saja....pintunya tidak di kunci " terdengar sebuah suara dari dalam ruangan.
Cklek...
Xyra membuka pintu kamar dengan sangat hati hati,
Tak lupa ia berdoa di dalam hati, semoga suasana hati Bryan kali ini sedang baik baik saja.
" tuan muda...ini saya " ucap Xyra pelan, sejenak ia menatap ke arah Bryan yang nampak berdiri di depan jendela kaca kamarnya.
Satu minggu tak lagi bertemu atau sekedar melihat laki laki itu,
Sang tuan muda nampak berbeda di mata Xyra, namun Xyra cepat cepat mengilangkan pikiran itu dengan mengingat Yari sang suami.
Namun tak dapat Xyra pungkiri...
Laki laki yang sedang berdiri tegak tampak begitu gagah,
sinar matahari yang menimpa tubuhnya semakin membuat tubuhnya seperti berkilau.
Bryan yang nampak masih memakai stelan celana bahan dengan kemeja yang ujung lengannya ia lipat hingga ke siku terlihat semakin maskulin.
Jantung Xyra semakin berdetak kencang, dengan cepat ia menundukkan kepalanya kembali dan memilih menatap lantai.
" siapkan air hangat untukku...aku ingin mandi " jawab Bryan tanpa menoleh apalagi menatap ke arah Xyra di belakang sana.
" baik tuan muda..." jawab Xyra dengan cepat dan ia segera wanita itu melangkah ke arah kamar mandi dan masuk ke dalam kamar mandi.
Sepeninggal Xyra, Bryan menoleh....
Perlahan laki laki itu terdengar menghela nafas, keningnya sedikit berkerut dengan tatapannya ke arah kamar mandi yang sulit untuk di artikan.
Xyra sedang menuangkan cairan aroma terapi ke dalam bathup yang telah ia isi air hangat ketika tiba tiba ia merasa sesuatu menyentuh punggungnya.
Sebuah tangan terulur menyentuh air di dalam bathup.
Xyra terkejut bukan main, apalagi saat ia tahu....
Tangan itu milik Bryan.
Laki laki itu berdiri tepat di belakangnya, karenanya ketika ia menunduk menyentuh air, tubuh bagian depannya menyentuh punggungnya.
Apalagi saat ia melihat laki laki itu hanya memakai boxer saja,
Xyra rasanya bagai tertampar, ia tak bisa menghindar selain hanya memejamkan mata demi tak melihat sesuatu yang tak seharusnya ia lihat.
" tambahkan air hangatnya, tubuhku sangat lelah karena bekerja penuh semingguan ini.
aku ingin berendam..."
ucap Bryan sambil menggeser tubuhnya sedikit menjauh dari Xyra.
Laki laki itu memang menggeser tubuhnya, namun ekor matanya terus mengawasi sosok wanita di sekitarnya itu.
" iya tuan.... " jawab Xyra dengan cepat tanpa menoleh ke arah Bryan lagi.
Sungguh ia tak mengerti dengan tingkah laki laki itu saat ini.
Bagaimana bisa dia hanya memakai boxer di hadapan wanita yang bukan siapa siapanya seperti itu....
Rutuk Xyra di dalam hati, walau ia sering melihat hal seperti itu dan tidak asing dengannya,
Tapi itukan milik suaminya....
Bukan orang asing seperti Bryan ini....
Xyra masih sibuk dengan air dan menambahkan aroma terapi ke dalam bathup, sementara Bryan di belakangnya terus saja meliriknya.
Sejujurnya....
Ia memang sengaja melakukan ini, ia ingin wanita di hadapannya itu setidaknya tahu....
Jika di bandingkan dengan sang suami, dirinya bahkan memiliki tubuh yang jauh lebih segala galanya.
Itulah sebabnya...
Bryan terus mengamati Xyra, selain itu...satu minggu sejak malam itu, ia yang tak lagi melihat wanita itu merasakan ada sesuatu yang terasa menyesak di dalam dadanya.
Ia mencoba menahan dengan menyadarkan diri jika apa yang ia rasakan tidaklah benar,
Wanita yang ia rindukan itu milik orang lain...istri orang lain.
Tapi....
Tetap ia tak bisa pungkiri, ia menginginkan Xyra....
Ia menginginkan wanita itu lebih dari apapun, bahkan di banding tender bernilai miliaran rupiah...
rasanya itu tak sebanding dengan hasratnya yang ingin memiliki wanita itu.
Apalagi saat ia memerintahkan Mario dan Jefrey untuk mencari tahu tentang wanita itu.
Dadanya kian bergemuruh dan terasa sesak, hasratnya ingin memiliki Xyra semakin besar ketika ia tahu bagaimana wanita itu di perlakukan tidak adil di rumah laki laki yang ia sebut sebagai suaminya itu.
" sudah tuan muda..." ucap Xyra sambil menunduk.
Tanpa menjawab, Bryan melangkah ke arah bathup dan kemudian masuk ke dalam bathup, bryan merendam tubuhnya ke dalam air hangat di dalam bathup yang di persiapkan Xyra barusan.
" mau kemana ?! " tanya Bryan sambil memejamkan mata ketika Xyra terdengar melangkah.
" sa...ya...."
" bersihkan kamarku dan ganti sepreiku, aku sudah letakkan seprei penggantinya di atas tempat tidur.... "
ucap Bryan masih dengan memejamkan mata menikmati air hangat yang merendam tubuhnya yang beraroma wangi menenangkan.
" iya tuan muda...." jawab Xyra cepat dan segera berlalu dari kamar mandi,
Sampai di luar kamar mandi, Xyra menghela nafas lega.
Ia meraup oksigen sebanyak banyaknya agar darahnya kembali mengalir normal.
Berada dalam situasi seperti itu bersama Bryan, membuat semua organ organ di dalam tubuhnya seperti tak bisa bekerja dengan normal.
Setelah beberapa menit menenangkan diri, Xyra mulai melakukan pekerjaannya membersihkan kamar itu.
Xyra nampak lincah mengganti seprei.
Tentu saja...itu adalah hal yang mudah baginya karena hal itu juga sering ia lakukan di rumah sang mertua.
Mengganti semua seprei di kamar yang ada di rumah itu setiap satu minggu sekali adalah rutinitas tambahannya di hari minggu selain pekerjaan yang sudah ia lakukan setiap harinya.
Jadi...
Di hari minggu....
jika semua orang bersantai dengan hari itu, maka tidak dengan Xyra...
Ia semakin sibuk di hari itu.
Xyra nampak membungkukkan tubuhnya karena ia yang sedang menata selimut di ujung tempat tidur itu ketika tiba tiba sebuah tangan kekar menumpu bada tempat tidur di sisinya dan lagi lagi punggungnya terasa tertindih sesuatu.
Sontak Xyra menoleh dan mendongak, bersamaan dengan itu.
" cherrssss....." ucap Bryan sambil tersenyum ke arah kamera.
Posisi mereka saat ini begitu dekat hingga kedua pipi mereka seperti menempel.
Sedangkan tubuh Bryan agak miring dan sedikit menempel pada tubuh Xyra,
dada bidang dan berotot laki laki itu jelas terlihat karena ia yang hanya memakai kimono mandi saja saat ini.
Tik...
Bryan mengambil gambar dengan pose itu.
Xyra terkejut bukan main, seketika ia menghindar dari Bryan.
Wajahnya pucat pasi dan kemudian berubah pias.
" tuan muda....apa yang kau lakukan... ?! " sentak Xyra dengan wajah penuh emosi dan tatapan mata tajam ke pada Bryan.
Raut wajah wanita itu jelas menunjukkan jika ia seperti ingin menangis saja saat ini.
Bryan duduk di sisi tempat tidur dan menatap Xyra tak berkedip.
baru ini q mendukung yg namanya Pelakor
ayo kak up lagi, esmosi jiwa ini aku🤣🤣🙏🙏
Manusia seperti Yati akan sadar,ketika dia sudah di tinggalkan.
dia akan tahu kekurangannya sebagai laki laki normal.
Bener² suami yg cocok jadi hujatan netizen.
Makasih Kak Thara, hari ini udah up 3 kali. aku kasih kopi deh yah biar lancar ide dongeng dan up lagi wkwkwkw
bikin ilfil tahu kelakuan mu yariii!!!
cobalah jadi laki laki gentleman gitu nah..akui kalau km yg gak bisa menghamili istrimu.
jangan diem ajj nyari aman.
kenapa setiap part "Julid" di buku kak Tara ini bikin hati dongkol..mbayangin yg ngomong persis mulutnya ibu² komplek yg suka ghibah.
rasa pengen ku remes mulut mertuanya xhyra
emosi akuhh🤭🙏🙏
yg ada malah bikin Xyxi jengkel.